Beranda blog Halaman 15

Pojok Baca Edukasi Polsek Kalibaru : Menumbuhkan Minat Baca dan Kepedulian Gizi Anak Sejak Dini

0

Jakarta Utara, Kompas.sbs – Dalam upaya meningkatkan literasi serta membina generasi muda, Polsek Kawasan Kalibaru Polres Pelabuhan Tanjung Priok menghadirkan program “Pojok Baca Edukasi” sebagai sarana pembelajaran bagi anak-anak di lingkungan sekitar, Rabu (6/5/2026).

Kapolsek Kawasan Kalibaru, AKP Arga Arianda Siregar, S.T.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini sekaligus menyediakan akses terhadap bahan bacaan yang edukatif dan bermanfaat. Program ini disambut antusias oleh anak-anak yang tampak bersemangat mengikuti kegiatan membaca dalam suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.“Melalui Pojok Baca Edukasi, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus menanamkan kebiasaan membaca sebagai fondasi penting dalam meraih masa depan,” ujar AKP Arga.

Tidak hanya berfokus pada literasi, kegiatan ini juga mencerminkan kepedulian terhadap kesehatan anak. Personel Polsek Kawasan Kalibaru turut membagikan susu kotak kepada para peserta sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi serta meningkatkan semangat belajar.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga membantu menjaga kesehatan anak-anak agar dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan kuat,” tambahnya.

Melalui program ini, diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin harmonis, sekaligus mendorong terwujudnya generasi muda yang cerdas, sehat, dan berakhlak baik.

Polsek Kawasan Kalibaru menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung berbagai kegiatan sosial dan edukatif yang bermanfaat.

Sumber : Efo-Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter : Beni ‘Blekok’

Desa Betung Barat Raih Penghargaan Nasional, Kepala Desa Rozali Sebut Berkat Kerja Sama Seluruh Pihak.   

0

 

 

 

Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa ini berhasil meraih predikat Terbaik ke-1 se-Indonesia dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada tahun 2025, serta menjadi satu-satunya desa di Sumsel yang menerima apresiasi langsung dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2025 yang digelar di Jakarta pada Kamis, 18 Desember 2025.

 

Kepala Desa Betung Barat, Bapak Rozali, A.Md, NL.P, menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, dan dukungan penuh masyarakat. Salah satu faktor utama yang menjadi nilai tambah adalah keberadaan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) desa yang telah menangani sekitar 70 kasus masyarakat hingga tuntas, sehingga memberikan perlindungan hukum yang nyata bagi warga.

 

“Kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini bukan hanya prestasi bagi desa, tapi juga bukti bahwa upaya kami dalam meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat mulai terlihat hasilnya. Kami akan terus berkomitmen untuk memajukan Desa Betung Barat menjadi lebih baik lagi,” ujar Rozali.

 

Pemerintah Kabupaten PALI juga menyambut capaian tersebut dengan rasa bangga dan memberikan dukungan penuh agar desa ini terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah tersebut. 6 maret 2026

Gasifikasi Batu Bara Jadi DME, Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Energi Nasional

0

Tanjung Enim, 05 Mei 2026 Kompas.sbs–PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, mendukung ketahanan energi nasional melalui pengembangan hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME). Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita serta amanat Pasal 33 UUD 1945, yang menekankan pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Di tengah dinamika global yang ditandai dengan ketegangan geopolitik, gangguan rantai pasok, dan fluktuasi harga energi, penguatan ketahanan energi menjadi prioritas banyak negara, termasuk Indonesia.

Saat ini, Indonesia masih menghadapi ketergantungan terhadap impor LPG untuk kebutuhan rumah tangga dan sektor produktif, yang berdampak pada tekanan terhadap neraca perdagangan, kebutuhan devisa, serta beban subsidi energi.

Melalui pengembangan hilirisasi batu bara menjadi DME, PTBA bersama Pertamina berupaya menghadirkan energi alternatif berbasis sumber daya dalam negeri, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi industri batu bara nasional.

CEO/Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya percepatan proyek strategis nasional dalam memperkuat fondasi ekonomi dan energi Indonesia.

“Pengembangan DME di Tanjung Enim menjadi langkah penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, yang saat ini masih mencapai sekitar 80% dari kebutuhan nasional,” paparnya dalam acara Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase II, Kamis (29/04/2026).

Komisaris Utama MIND ID Fuad Bawazier menegaskan bahwa hilirisasi batu bara menjadi DME merupakan langkah strategis yang memberikan manfaat dan keuntungan besar bagi negara, baik manfaat yang bersifat langsung (tangible) maupun tidak langsung (intangible). Ia menggarisbawahi bahwa sebagian besar manfaat tersebut tidak seluruhnya dapat tercermin dalam laporan keuangan korporasi. Oleh sebab itu, dirinya menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak terhadap percepatan proyek hilirisasi tersebut demi kepentingan nasional yang lebih luas.

“Proyek DME memberikan keuntungan yang besar bagi negara. Namun banyak keuntungan negara yang tidak dapat dicatat dalam pembukuan korporasi. Mudah-mudahan proyek ini bisa terwujud dan dijalankan sesuai target supaya kita bisa jadi negara yang mandiri energi dan pangannya,” ujar Fuad.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin mengatakan proyek hilirisasi batu bara menjadi DME merupakan bagian dari strategi besar dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral dan batu bara Indonesia.

“MIND ID akan terus mendorong sinergi antar anggota grup dan mitra strategis untuk memastikan proyek hilirisasi berjalan optimal dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan energi nasional” ujar Maroef.

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail menekankan bahwa hilirisasi batubara menjadi DME ini merupakan bentuk kesiapan Perseroan dalam menjawab tantangan energi nasional sehingga bukan hanya sekadar proyek industri saja.

“Proyek ini juga sejalan dengan Asta Cita, khususnya dalam memperkuat kedaulatan energi, mendorong industrialisasi nasional, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta menciptakan lapangan kerja yang produktif dan berkelanjutan,” jelas Arsal.

Senada, Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA Turino Yulianto menyatakan pengembangan DME menjadi bagian dari transformasi bisnis perusahaan dan juga bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memiliki peran penting untuk menciptakan sumber energi baru sekaligus menjawab tantangan ketahanan energi nasional.

“Pengembangan DME merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, menghemat devisa, serta memperkuat industri domestik,” kata Turino.

Selain mengurangi ketergantungan impor, proyek ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan industri pendukung, hingga peningkatan aktivitas ekonomi di daerah.

Melalui sinergi dengan berbagai pihak dan dukungan langsung dari pemerintah, proyek hilirisasi ini diharapkan diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam upaya mewujudkan ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.

———–oooooo———–

Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:
Eko Prayitno
Corporate Secretary Division Head
PT Bukit Asam (Persero) Tbk
corsec@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

(SETHO  Kompas.sbs)

Persidangan lanjutan sengketa lahan antara Haji Makawi dan PT Summarecon Agung Tbk kembali digelar pada 4 Mei

0

KOMPAS.SBS.JAKARTA 6 MEY 2026,– Persidangan lanjutan sengketa lahan antara Haji Makawi dan PT Summarecon Agung Tbk kembali digelar pada 4 Mei 2026 di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Dalam agenda sidang kali ini, seluruh pihak yang terlibat telah menyerahkan bukti-bukti terkait perkara kepada majelis hakim. Namun, polemik baru muncul setelah pihak penggugat mengungkap adanya dugaan penggunaan dokumen tidak sah dalam persidangan.

Penggugat Soroti Dugaan Bukti Palsu

Usai persidangan, pihak ahli waris menyampaikan bahwa majelis hakim seharusnya menolak dan mengesampingkan seluruh bukti dari para tergugat apabila terbukti tidak valid.

Menurut penggugat, dalam persidangan terungkap adanya indikasi penggunaan berkas yang diduga palsu oleh pihak tergugat.

Haji Makawi juga menyoroti keterangan salah satu tergugat bernama Asikin, yang disebut menjadi satu-satunya pihak yang memberikan jawaban dalam sidang.

“Dari tujuh tergugat, hanya satu yang bisa menjawab, yaitu Asikin. Dia mengatakan punya surat kuasa khusus dan surat pernyataan jual beli berdasarkan transaksi dengan Muhammad Jen. Tapi kalau memang merasa beli, harusnya kenal dong,” ujar Makawi dalam konferensi pers usai sidang.

Ia menambahkan, dalam pertemuan yang disebut dihadiri puluhan anggota DPR, Asikin justru tidak mengenali sosok Muhammad Jen yang disebut dalam dokumen tersebut.

“Di hadapan 24 anggota DPR, saat dipertemukan, Asikin tidak mengenal Muhammad Jen,” lanjutnya.

Keabsahan Dokumen Dipersoalkan

Makawi juga mempertanyakan dasar keabsahan dokumen yang digunakan dalam transaksi tersebut. Menurutnya, dokumen yang dibawa tergugat tidak mencantumkan nomor girik yang menjadi dasar kepemilikan tanah.

“Yang kami tuntut itu AJB-nya, tapi yang dibawa tidak mencantumkan nomor girik, hanya luas 11 ribu meter. Ada tanda tangan lurah dan cap, tapi nomor tidak ada,” ungkapnya.

Ia menilai kondisi tersebut memperkuat dugaan adanya cacat administratif hingga indikasi pelanggaran hukum dalam dokumen yang digunakan.

Lebih lanjut, Makawi juga menyinggung bahwa dalam proses sebelumnya, pihak tergugat sempat memenangkan berbagai tahapan hukum seperti Peninjauan Kembali (PK), Pengadilan Tinggi (PT), hingga kasasi di Mahkamah Agung.

Namun, menurutnya, kemenangan tersebut patut dipertanyakan apabila didasarkan pada alat bukti yang diragukan keabsahannya.

“Dengan bukti seperti ini, beberapa kali tergugat menang di PK, PT, sampai kasasi MA. Nih, biar para pejabat ngerti, sah dari mana alat bukti palsu ini?” tegasnya.

Pernyataan Kuasa Hukum Penggugat


Sementara itu, kuasa hukum Haji Makawi, Agata Ascourlina Mourin, SH, menegaskan bahwa kliennya tidak pernah menandatangani dokumen yang dipersoalkan dalam perkara tersebut.

“Klien kami tidak pernah menandatangani dokumen tersebut. Hal ini juga akan kami sampaikan dalam persidangan, termasuk menghadirkan saksi. Baik Pak Haji Makawi maupun keluarganya tidak pernah merasa menandatangani surat itu,” ujar Agata kepada TeropongRakyat.co.

Ia menambahkan, pihak keluarga baru mengetahui keberadaan dokumen tersebut saat muncul dalam forum di DPR.

“Keluarga Haji Makawi baru mengetahui adanya surat itu di DPR, dan disebut diterima melalui saudara Asikin yang kini telah almarhum. Dari dasar itulah klien kami mempertanyakan keabsahan dan kebenaran dokumen tersebut,” lanjutnya.

Sidang Dilanjutkan Pekan Depan

Sidang ini menjadi salah satu fase krusial dalam perkara, mengingat seluruh bukti dari kedua belah pihak telah diserahkan. Keputusan majelis hakim nantinya akan sangat menentukan arah sengketa yang telah berlangsung panjang ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Summarecon Agung Tbk maupun pihak tergugat lainnya belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan yang disampaikan oleh penggugat.

Sidang perkara ini akan kembali dilanjutkan dalam waktu satu minggu ke depan, dengan agenda tambahan penyampaian bukti guna memperkuat masing-masing argumentasi di hadapan majelis hakim.

The Baretta

PELAYANAN CEPAT DAN RAMAH DI UPTD PUSKESMAS MONCONGLOE

0

UPTD Puskesmas moncongloe kecamatan moncongloe kabupaten maros sul-sel terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Salah satu keunggulan layanan yang dirasakan langsung oleh warga adalah pelayanan tenaga kesehatan yang ramah, sigap, serta ketersediaan layanan selama 24 jam. Rabu / 06/05/26

Keberadaan layanan 24 jam di Puskesmas dinilai sangat membantu masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan di luar jam kerja maupun dalam kondisi darurat.

Salah seorang warga,Suryati 42 tahun mengungkapkan, kepuasannya terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas UPTD moncongloe menurutnya, tenaga kesehatan di puskesmas tersebut menunjukkan sikap profesional dan cepat tanggap dalam menangani pasien.

“Pelayanan di sini sangat bagus dan sigap. Para perawatnya ramah serta benar-benar memperhatikan kebutuhan pasien. dengan adanya layanan 24 jam, warga bisa berobat kapan saja, baik pagi, siang, sore, bahkan malam hari,” ungkup Ibu Suryati ke media Kompas.sbs

Selain itu kompas.sbs menghubungi kepala UPTD puskesmas moncongloe Ibu Muliati, SIM, M. Kes. melalui sambungan via wa dan beliau menjawab kami dari pihak puskesmas moncongloe meminta maaf apa bila pelayanan kami terhadap masyarakat belum sempurna,Ucapnya Maros rabu / 6/05/26

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh warga lainnya, Dg. Jamal 45 tahun warga moncongloe maros menurutnya, layanan Puskesmas UPTD moncongloe memberikan kemudahan akses kesehatan bagi masyarakat,

Kajati Sumut Lantik 7 Kajari, Salah satunya Kajari Karo Edmon Novvery Purba, SH, MH.

0

 

MEDAN SUMUT,Kompas.SBS| Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara Muhibuddin, SH.,MH secara resmi melantik Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Asisten Tindak Pidana Umum hingga tujuh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Cipta Kerta lantai III Jalan Jenderal Besar AH Nasution Medan pada Selasa 5/5/2026.

Pelantikan yang dirangkai dengan pengucapan sumpah jabatan dihadapan pemuka atau tokoh agama dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 488 Tahun 2026 dan Nomor 347 Tahun 2026 yang ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung R.I perihal Pemberhentian serta Pengangkatan pada jabatan di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.

Dalam petikan surat keputusan Jaksa Agung tersebut, Abdullah Noer Denny, SH., MH dipromosikan sebagai Direktur IV pada Jaksa Agung Muda Intelijen Kejagung R.I digantikan oleh Eko Adhyaksono, SH.,MH, kemudian Jurist Precisely yang dipromosikan menjadi Koordinator pada Jampidum Kejagung R.I digantikan oleh Suhendri, SH.,MH sebagai Aspidum Kejati Sumut.

Sementara itu, Kajari Batubara yang sebelumnya dijabat Fransisco Tarigan kini dijabat oleh Syahrir Jasman, SH.,MH, kemudian Kajari Padang Sidempuan yang sebelumnya dijabat Dr.Lambok Marisi Sidabutar kini diamanahkan kepada Dr.Hartadi Christitanto, lalu Kajari Labusel yang dijabat oleh Victoris Parlaungan Purba kini dijabat oleh Alexander Zaldi.

Selain itu, Kajari Tapanuli Selatan juga berganti, yang sebelumnya dijabat oleh Muhammad Indra Muda Nasution kini dijabat oleh M.Emri Kurniawan, lalu Kajari Labuhan Batu yang sebelumnya dijabat Pelaksana tugas (PLT) Dr.Ricky Syahputra kini dijabat oleh Jeffry Paultje Maukar, SH.,MH, serta Kajari Karo yang sebelumnya dijabat Danke Rajagukguk digantikan oleh Edmon Novvery Purba, SH.,MH.

Saat menyampaikan sambutannya, kepada para pejabat yang baru dilantik, Kajati menegaskan bahwa jabatan adalah amanah sebagai jembatan amal bhakti dan kesempatan untuk berbuata yang terbaik demi negara dan institusi, oleh karena itu segera lakukan pemetaan situasi kondisi di wilayah penugasan, bekerja keras dan profesional demi menegakkan hukum yang berlandasakan Nurani dan rasa keadilan. Ujar Kajatisu.

*”jangan cederai rasa keadilan di masyarakat, lakukan penegakan hukum secara berani namun tetap mengedepankan nurani serta rasa kemanusiaan demi menjaga dan merawat kepercayaan publik kepada institusi Kejaksaan dan yang paling penting bentengi dirimu dengan iman dan taqwa untuk menghindari penyalahgunaan kewenangan termasuk tindakan transaksional wajib di hindari dalam melaksanakan tugas”*, tegas Kajati.

Upacara pelantikan dan serahterima jabatan tersebut turut dihadiri dan di ikuti seluruh Pejabat utama pada Kejati Sumatera Utara hingga para Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri se Sumatera Utara.

Bapak Edmon Novvery Purba SH MH dilantik Menjadi Kajari Karo, Media Kompas.SBS Mengucapkan Selamat Dalam Mengemban Tugas

Ada 7 dilantik menjadi Kajari Kota/Kabupaten di Sumatera Utara, salah satunya Bapak Edmon Novvery Purba, beliau dilantik menjadi Kajari Karo.

Dalam kesempatan in, Keluarga Besar Media Kompas.SBS dibawah naungan PT Redaksi Siber Indonesia mengucapkan selamat bertugas di Tanah Karo, semoga amanah dan tetap menegakkan kebenaran dan kami tetap mendukung sebagai mitra kedepannya.” Pungkas salah satu reporter yang bekerja liputan diwilayah Sumatera Utara, Erianto Perangin-Angin.

Erianto juga berharap Kajari Karo ini bisa beradaftasi, dan menjadi mitra para jurnalis, saling kordinasi dan membangun komunikasi, “Jelas Erianto Perangin-Angin.

Erianto yang juga Wakil Sekretaris Forwaka Kabupaten Karo,.mengatakan bisa bersinergi dengan para jurnalis, dan tidak alergi sama wartawan, tapi tetap menjadi mitra yang berkesinambungan.”Tutupnya.

Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN.

Viral! Guru Terjatuh di Jalan Lumpur, Akses Pendidikan Terancam — Aktivis Soroti Dugaan Pembiaran

0

Talang Ubi – Video viral di Facebook yang memperlihatkan seorang ibu guru terjatuh di jalan berlumpur di Dusun 4, Desa Benuang (Kampai), Kecamatan Talang Ubi, memicu keprihatinan luas. Peristiwa ini dinilai bukan sekadar insiden, melainkan gambaran nyata buruknya infrastruktur yang diduga dibiarkan tanpa penanganan serius.

Jalan tersebut diketahui merupakan akses utama warga sekaligus jalur operasional menuju area migas milik Pertamina. Kondisinya rusak parah, berlumpur, dan dipenuhi lubang, bahkan disebut berada tak jauh dari titik aktivitas pengeboran.

Dalam video yang beredar, sang guru tampak berjuang menembus medan licin demi menjalankan tugasnya, hingga akhirnya terjatuh. Kondisi ini disebut telah berlangsung lama tanpa perbaikan signifikan.

Aktivis muda Desa Benuang, Haris Munandar, angkat suara. Ia menilai kondisi jalan tersebut sebagai bentuk kelalaian yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Ini bukan lagi soal kenyamanan, tapi keselamatan. Guru saja bisa jatuh, bagaimana dengan anak-anak sekolah? Ini jelas harus jadi perhatian serius,” tegas Haris.

Menurutnya, dampak kerusakan jalan tidak hanya dirasakan tenaga pendidik, tetapi juga para pelajar yang kesulitan mengakses sekolah. Bahkan, dalam kondisi tertentu, anak-anak terpaksa tidak masuk sekolah karena jalan tidak bisa dilalui.

Tak hanya itu, jalan tersebut juga menjadi jalur utama aktivitas ekonomi warga. “Masyarakat menggantungkan hidup dari akses ini. Kalau jalannya seperti ini, aktivitas ekonomi ikut lumpuh,” tambahnya.

Haris juga menyoroti dugaan kurangnya tanggung jawab dari pihak-pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun perusahaan yang menggunakan akses tersebut.

“Kalau ini jalan yang dilalui aktivitas migas, harusnya ada tanggung jawab perawatan. Jangan sampai masyarakat hanya jadi penonton di tengah kerusakan yang terus dibiarkan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan jalan tersebut. Warga berharap ada langkah nyata secepatnya, sebelum insiden serupa kembali terulang.

Warga Apresiasi Respons Cepat Polsek Rote Barat Daya Tangani Kasus Penembakan Ternak

0

 

Kompas.sbs-Rote Ndao — Sejumlah warga di Desa Lekik, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, menyampaikan apresiasi kepada atas respons cepat dalam menangani kasus penembakan ternak yang terjadi di wilayah tersebut, Rabu (06/05/2026).

Peristiwa penembakan itu terjadi pada hari yang sama di lokasi kejadian perkara (TKP) di Desa Lekik. Kambing tersebut diketahui milik warga setempat, yakni Bpk Yes Nalle . Hingga saat ini, pelaku penembakan belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Berdasarkan hasil pengecekan awal, aparat kepolisian menduga penembakan dilakukan menggunakan senapan angin jenis PCP. Di lokasi, petugas menemukan bekas tembakan serta sisa darah yang masih terlihat.

Dua personel kepolisian, yakni Aiptu Edwin seran dan Bripda Lenggu, turun langsung ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar.

Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah cepat turun ke lokasi dan menindaklanjuti laporan kami. Kehadiran polisi membuat kami merasa lebih aman, ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Warga menjelaskan, kasus penembakan dan kehilangan ternak di wilayah tersebut bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah warga di Desa Lekik, Desa Batutua dan desa sekitarnya melaporkan kehilangan hewan ternak, seperti kambing, babi, sapi, hingga kuda.

Menurut warga, kejadian tersebut terjadi berulang kali dan menimbulkan kerugian yang cukup besar. Bahkan, terdapat ternak milik warga yang sedang bunting dan hampir melahirkan turut menjadi korban.

Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat berharap aparat kepolisian dapat menindak tegas pelaku serta meningkatkan pengawasan di wilayah rawan. Selain itu, warga juga mendorong adanya pendataan kepemilikan senjata angin di masyarakat.

Pihak berencana berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mendata warga yang memiliki senjata, khususnya jenis PCP. Langkah ini dilakukan guna memastikan kepemilikan senjata sesuai dengan aturan yang berlaku, termasuk kewajiban memiliki izin resmi.

Selain penanganan kasus, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menyampaikan setiap keluhan melalui program “Jumat Curhat” yang dilaksanakan secara bergilir di desa-desa Wilayah hukum Polsek Rote Barat Daya.

Warga berharap, melalui langkah-langkah tersebut, kasus penembakan dan kehilangan ternak dapat segera diungkap serta tidak terulang kembali di kemudian hari.YH

Muspika, Pemdes Talang Pito Gelar Musdes Pra APBDes 2026 & Salurkan BLT-DD ke 10 KPM*

0

Media Kompas. Sbs-Kabupaten-Kepahiang*

Pemerintah Desa Talang Pito, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Pra Pelaksanaan dan Sosialisasi APBDes Tahun Anggaran 2026, Rabu /06/ mei/2026.

Kegiatan di Balai Desa Talang Pito itu juga dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran dilakukan bertahap, 5 bulan dalam sekali penyaluran agar tertib.Musdes dipimpin langsung oleh Kepala Desa Talang Pito, Supardi dan dihadiri lengkap unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) serta pendamping desa. *Tampak hadir Camat Bermani Ilir, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Dinas PMD Kabupaten Kepahiang, Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Ketua BPD, Sekretaris BPD, dan Anggota BPD Talang Pito.*

_”Musdes ini wajib kita gelar terbuka. Semua program APBDes 2026 kita sampaikan di awal. Biar masyarakat tahu, ikut awasi. Dana Desa harus transparan,”_ tegas Kades Talang Pito di hadapan peserta.

*Total 10 KPM penerima BLT-DD sudah ditetapkan melalui Musdes Khusus dan verifikasi ketat.* _”Kita bagi 5 bulan sekali salur biar tidak berkerumun dan tetap kondusif,”_ jelas Sekretaris BPD Talang Pito.

Camat Bermani Ilir mengapresiasi Pemdes Talang Pito yang melaksanakan tahapan APBDes tepat waktu. Babinsa dan Bhabinkamtibmas menyatakan siap mengawal penggunaan Dana Desa agar tepat sasaran dan menjaga kondusifitas.Tenaga Ahli Kabupaten bersama Dinas PMD mengingatkan agar program 2026 mengutamakan padat karya tunai dan pemberdayaan ekonomi warga. BPD Talang Pito berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan sejak perencanaan.

Musdes berjalan lancar dan diakhiri penandatanganan berita acara sebagai dasar hukum pelaksanaan APBDes TA 2026 Desa Talang Pito.

*Pewarta: Ray Zam*

.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Muspika, Pemdes Talang Pito Gelar Musdes Pra APBDes 2026 & Salurkan BLT-DD ke 10 KPM*

0

Media Kompas. Sbs-Kabupaten Kepahiang.

Pemerintah Desa Talang Pito, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Pra Pelaksanaan dan Sosialisasi APBDes Tahun Anggaran 2026, Minggu 5/5/2026.

Kegiatan di Balai Desa Talang Pito itu juga dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran dilakukan bertahap, 5 bulan dalam sekali penyaluran agar tertib.Musdes dipimpin langsung oleh Kepala Desa Talang Pito dan dihadiri lengkap unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) serta pendamping desa. *Tampak hadir Camat Bermani Ilir, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Dinas PMD Kabupaten Kepahiang, Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Ketua BPD, Sekretaris BPD, dan Anggota BPD Talang Pito.*

_”Musdes ini wajib kita gelar terbuka. Semua program APBDes 2026 kita sampaikan di awal. Biar masyarakat tahu, ikut awasi. Dana Desa harus transparan,”_ tegas Kades Talang Pito di hadapan peserta.

*Total 10 KPM penerima BLT-DD sudah ditetapkan melalui Musdes Khusus dan verifikasi ketat.* _”Kita bagi 5 bulan sekali salur biar tidak berkerumun dan tetap kondusif,”_ jelas Sekretaris BPD Talang Pito.Camat Bermani Ilir mengapresiasi Pemdes Talang Pito yang melaksanakan tahapan APBDes tepat waktu. Babinsa dan Bhabinkamtibmas menyatakan siap mengawal penggunaan Dana Desa agar tepat sasaran dan menjaga kondusifitas.

Tenaga Ahli Kabupaten bersama Dinas PMD mengingatkan agar program 2026 mengutamakan padat karya tunai dan pemberdayaan ekonomi warga. BPD Talang Pito berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan sejak perencanaan.

Musdes berjalan lancar dan diakhiri penandatanganan berita acara sebagai dasar hukum pelaksanaan APBDes TA 2026 Desa Talang Pito.

*Pewarta: Ray Zam*

.