Beranda blog Halaman 16

Muspika, Pemdes Talang Pito Gelar Musdes Pra APBDes 2026 & Salurkan BLT-DD ke 10 KPM*

0

Media Kompas. Sbs-Kabupaten-Kepahiang*

Pemerintah Desa Talang Pito, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Pra Pelaksanaan dan Sosialisasi APBDes Tahun Anggaran 2026, Rabu /06/ mei/2026.

Kegiatan di Balai Desa Talang Pito itu juga dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran dilakukan bertahap, 5 bulan dalam sekali penyaluran agar tertib.Musdes dipimpin langsung oleh Kepala Desa Talang Pito, Supardi dan dihadiri lengkap unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) serta pendamping desa. *Tampak hadir Camat Bermani Ilir, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Dinas PMD Kabupaten Kepahiang, Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Ketua BPD, Sekretaris BPD, dan Anggota BPD Talang Pito.*

_”Musdes ini wajib kita gelar terbuka. Semua program APBDes 2026 kita sampaikan di awal. Biar masyarakat tahu, ikut awasi. Dana Desa harus transparan,”_ tegas Kades Talang Pito di hadapan peserta.

*Total 10 KPM penerima BLT-DD sudah ditetapkan melalui Musdes Khusus dan verifikasi ketat.* _”Kita bagi 5 bulan sekali salur biar tidak berkerumun dan tetap kondusif,”_ jelas Sekretaris BPD Talang Pito.

Camat Bermani Ilir mengapresiasi Pemdes Talang Pito yang melaksanakan tahapan APBDes tepat waktu. Babinsa dan Bhabinkamtibmas menyatakan siap mengawal penggunaan Dana Desa agar tepat sasaran dan menjaga kondusifitas.Tenaga Ahli Kabupaten bersama Dinas PMD mengingatkan agar program 2026 mengutamakan padat karya tunai dan pemberdayaan ekonomi warga. BPD Talang Pito berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan sejak perencanaan.

Musdes berjalan lancar dan diakhiri penandatanganan berita acara sebagai dasar hukum pelaksanaan APBDes TA 2026 Desa Talang Pito.

*Pewarta: Ray Zam*

.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Muspika, Pemdes Talang Pito Gelar Musdes Pra APBDes 2026 & Salurkan BLT-DD ke 10 KPM*

0

Media Kompas. Sbs-Kabupaten Kepahiang.

Pemerintah Desa Talang Pito, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Pra Pelaksanaan dan Sosialisasi APBDes Tahun Anggaran 2026, Minggu 5/5/2026.

Kegiatan di Balai Desa Talang Pito itu juga dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran dilakukan bertahap, 5 bulan dalam sekali penyaluran agar tertib.Musdes dipimpin langsung oleh Kepala Desa Talang Pito dan dihadiri lengkap unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) serta pendamping desa. *Tampak hadir Camat Bermani Ilir, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Dinas PMD Kabupaten Kepahiang, Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Ketua BPD, Sekretaris BPD, dan Anggota BPD Talang Pito.*

_”Musdes ini wajib kita gelar terbuka. Semua program APBDes 2026 kita sampaikan di awal. Biar masyarakat tahu, ikut awasi. Dana Desa harus transparan,”_ tegas Kades Talang Pito di hadapan peserta.

*Total 10 KPM penerima BLT-DD sudah ditetapkan melalui Musdes Khusus dan verifikasi ketat.* _”Kita bagi 5 bulan sekali salur biar tidak berkerumun dan tetap kondusif,”_ jelas Sekretaris BPD Talang Pito.Camat Bermani Ilir mengapresiasi Pemdes Talang Pito yang melaksanakan tahapan APBDes tepat waktu. Babinsa dan Bhabinkamtibmas menyatakan siap mengawal penggunaan Dana Desa agar tepat sasaran dan menjaga kondusifitas.

Tenaga Ahli Kabupaten bersama Dinas PMD mengingatkan agar program 2026 mengutamakan padat karya tunai dan pemberdayaan ekonomi warga. BPD Talang Pito berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan sejak perencanaan.

Musdes berjalan lancar dan diakhiri penandatanganan berita acara sebagai dasar hukum pelaksanaan APBDes TA 2026 Desa Talang Pito.

*Pewarta: Ray Zam*

.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Langkah Preventif, Spanduk Larangan Balap Liar Dipasang di Jalan Lintas Baturaja

0

Muara Enim,lansir Kompas.sbs – Kegiatan preventif dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan oleh Polsek Lawang Kidul Polres Muara Enim Polda Sumsel. Kali ini, upaya tersebut diwujudkan melalui pemasangan spanduk himbauan larangan aksi balap liar yang dilaksanakan di wilayah Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, pada Selasa (5/5/2026) siang.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Jalan Lintas Baturaja RT 06 Dusun 2 Desa Keban Agung yang kerap dijadikan lokasi balap liar oleh sejumlah remaja.

Pemasangan spanduk dilakukan sebagai langkah antisipatif guna menekan potensi gangguan kamtibmas serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat merugikan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Keban Agung Aipda Toni Andika Putra bersama Babinsa Sertu Buldani serta Kepala Desa Keban Agung Fajrol Bahri, S.M.NL.P., turut bersinergi dalam memberikan himbauan secara langsung kepada masyarakat sekitar.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., melalui Kapolsek Lawang Kidul Iptu Zakwan Rifqi, S.Tr.K., menerangkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. “Kami terus berupaya melakukan langkah pencegahan terhadap aksi balap liar yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keterlibatan berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, hingga pemerintah desa menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat. “Sinergitas ini sangat penting agar pesan-pesan kamtibmas dapat tersampaikan dengan efektif kepada masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Keban Agung Fajrol Bahri, S.M.NL.P., menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap dengan adanya spanduk himbauan, masyarakat khususnya para remaja dapat lebih sadar akan bahaya balap liar. “Kami sangat mendukung langkah ini demi keselamatan bersama,” katanya.

Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama pada waktu-waktu rawan terjadinya balap liar. “Kami mengajak para orang tua untuk berperan aktif dalam mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang membahayakan,” ucapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Keban Agung semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta menjauhi segala bentuk aktivitas yang dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan bersama.

(SETHO  Kompas.sbs)

90 Siswa Ikuti Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Dan Nasional Tahun 2026

0

KOMPAS.SBS # Denpasar – Bali || Sebanyak 90 siswa dari sembilan kabupaten/kota se-Bali mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi dan nasional tahun 2026. Seleksi yang dipusatkan di Aula UPTD Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Provinsi Bali ini dibuka secara resmi pada Selasa (5/5/2026). Pembukaan seleksi Paskibraka ditandai dengan penandatanganan fakta integritas.Ketua Panitia Seleksi Paskibraka Tahun 2026, I Komang Kusuma Edi, menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan 90 siswa-siswi pilihan dari kabupaten/kota se-Bali. “Mereka terdiri dari 45 putra dan 45 putri. Seleksi dilaksanakan mulai 5 Mei hingga 7 Mei 2026,” ujarnya. Kusuma Edi menambahkan, dalam seleksi ini para peserta akan mengikuti sejumlah tes, yaitu psikotes, wawasan kebangsaan, intelegensi umum, kesehatan, peraturan baris-berbaris, kesamaptaan, hingga penilaian kepribadian melalui wawancara. Seleksi ini akan memilih 74 peserta dengan nilai terbaik untuk menjadi Paskibraka Provinsi, serta tiga pasang putra dan putri dengan nilai tertinggi yang akan dikirim untuk mengikuti seleksi nasional pada bulan Juni 2026. “Sebanyak 16 peserta yang tidak lolos seleksi akan dikembalikan ke kabupaten/kota asal untuk menjadi Paskibraka setempat,” ungkapnya, sembari menginformasikan bahwa hasil seleksi akan diumumkan pada 7 Mei 2026.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Provinsi Bali, Gede Suralaga, dalam sambutannya mengingatkan bahwa seleksi ini bukan sekadar agenda tahunan. “Ini merupakan proses strategis dalam menyiapkan generasi muda Bali yang berkarakter kuat, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kokoh,” ujarnya. Suralaga menambahkan, Paskibraka bukan hanya tentang baris-berbaris pada prosesi pengibaran bendera, tetapi juga merupakan simbol kehormatan, tanggung jawab, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pada akhir sambutannya, Kaban Kesbangpol mengajak para peserta seleksi untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Menurutnya, ini merupakan peluang dan kehormatan yang tidak dimiliki oleh setiap siswa. “Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Perhatikan sikap dan karakter, karena yang dinilai bukan hanya kemampuan fisik, tetapi juga keteguhan mental, kedisiplinan, kerja sama, dan integritas. Melalui proses ini, kalian akan belajar arti tanggung jawab, kebersamaan, dan pengabdian. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal penting dalam perjalanan hidup kalian,” urainya. (Kesbangpol Bali)

Warga Apresiasi Respons Cepat Polsek Rote Barat Daya Tangani Kasus Penembakan Ternak Kompas.sbs-Rote Ndao, —

0

Kompas.sbs-Rote Ndao — Sejumlah warga di Desa Lekik, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, menyampaikan apresiasi kepada atas respons cepat dalam menangani kasus penembakan ternak yang terjadi di wilayah tersebut, Rabu (06/05/2026).

Peristiwa penembakan itu terjadi pada hari yang sama di lokasi kejadian perkara (TKP) di Desa Lekik. Kambing tersebut diketahui milik warga setempat, yakni Bpk Yes Nalle . Hingga saat ini, pelaku penembakan belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Berdasarkan hasil pengecekan awal, aparat kepolisian menduga penembakan dilakukan menggunakan senapan angin jenis PCP. Di lokasi, petugas menemukan bekas tembakan serta sisa darah yang masih terlihat.

Dua personel kepolisian, yakni Aiptu Edwin seran dan Bripda Lenggu, turun langsung ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar.

Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah cepat turun ke lokasi dan menindaklanjuti laporan kami. Kehadiran polisi membuat kami merasa lebih aman, ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Warga menjelaskan, kasus penembakan dan kehilangan ternak di wilayah tersebut bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah warga di Desa Lekik, Desa Batutua dan desa sekitarnya melaporkan kehilangan hewan ternak, seperti kambing, babi, sapi, hingga kuda.

Menurut warga, kejadian tersebut terjadi berulang kali dan menimbulkan kerugian yang cukup besar. Bahkan, terdapat ternak milik warga yang sedang bunting dan hampir melahirkan turut menjadi korban.

Menanggapi kondisi tersebut, masyarakat berharap aparat kepolisian dapat menindak tegas pelaku serta meningkatkan pengawasan di wilayah rawan. Selain itu, warga juga mendorong adanya pendataan kepemilikan senjata angin di masyarakat.

Pihak berencana berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mendata warga yang memiliki senjata, khususnya jenis PCP. Langkah ini dilakukan guna memastikan kepemilikan senjata sesuai dengan aturan yang berlaku, termasuk kewajiban memiliki izin resmi.

Selain penanganan kasus, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menyampaikan setiap keluhan melalui program “Jumat Curhat” yang dilaksanakan secara bergilir di desa-desa Wilayah hukum Polsek Rote Barat Daya.

Warga berharap, melalui langkah-langkah tersebut, kasus penembakan dan kehilangan ternak dapat segera diungkap serta tidak terulang kembali di kemudian hari.YH

Pemeriksaan Menyeluruh, Wujud Komitmen Polairud Sulut Jaga Kualitas Personel

0

Kota Bitung, Kompas :Dalam upaya memastikan kesiapan dan kebugaran personel dalam melaksanakan tugas operasional di lapangan, Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan menyeluruh.

Kegiatan berlangsung di Markas Komando (Mako) Ditpolairud Polda Sulut, Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, pada Selasa (05/05/2026).

Acara dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., didampingi oleh Kepala Sub Direktorat (Kasubdit), Kompol Karel Tangay, S.H.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh jajaran personel Ditpolairud mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan secara tertib. Pemeriksaan meliputi:

Pengecekan kondisi fisik secara umum.

Pengukuran tekanan darah.

Pengambilan sampel darah untuk mengetahui kondisi kesehatan internal.

Serta pemeriksaan penunjang lainnya guna mendapatkan gambaran kesehatan yang lengkap.

Dalam arahannya, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menekankan bahwa kesehatan adalah modal utama seorang prajurit Polri, khususnya di lingkungan Polairud yang sering bertugas di medan berat dan wilayah perairan.

“Saya menghimbau kepada seluruh personel, agar selalu menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan. Tugas kita di Polairud menuntut fisik yang kuat dan mental yang prima. Jangan sampai tugas terhambat hanya karena kondisi kesehatan yang tidak terjaga,” ujarnya.

“Pemeriksaan ini bukan sekadar rutinitas, tapi bentuk kepedulian institusi agar kita tahu kondisi tubuh masing-masing. Jika ada indikasi penyakit atau kelainan, segera lakukan penanganan dan pola hidup sehat,” tambahnya.

“Melalui pemeriksaan rutin ini, seluruh personel dapat selalu dalam kondisi fit dan siap dikerahkan kapan saja. Personel yang sehat adalah aset berharga yang akan mendukung kelancaran tugas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.”

“Mari kita jaga pola makan, istirahat yang cukup, dan tetap disiplin. Semoga Ditpolairud Polda Sulut selalu menjadi satuan yang solid, sehat, dan berprestasi,” tegas Kombes Pol Bayuaji.

*Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau Kebut Perbaikan dan Pelebaran Jalan Penghubung Desa*

0

Sanggau – Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau terus menggeber pekerjaan perbaikan dan pelebaran jalan yang menghubungkan Desa Semayang menuju Desa Persiapan Tanak. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan akses transportasi dan memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Fokus pekerjaan saat ini adalah penimbunan pada titik-titik jalan yang selama ini menjadi langganan lumpur, terutama saat musim hujan. Dengan menggunakan alat berat excavator, material tanah pilihan didistribusikan dan diratakan guna memperkuat badan jalan agar lebih kokoh dan mudah dilalui.

Anggota Satgas TMMD bekerja tanpa mengenal waktu demi memastikan pekerjaan selesai sesuai target. Selain itu, keterlibatan masyarakat setempat juga menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pembangunan di lapangan.

Komandan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya., S.I.P menyampaikan bahwa perbaikan dan pelebaran jalan ini sangat dibutuhkan oleh warga, mengingat kondisi sebelumnya cukup memprihatinkan dan kerap menghambat aktivitas sehari-hari.

“Melalui program TMMD ini, kami berupaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Dengan perbaikan dan pelebaran jalan, diharapkan akses antar desa menjadi lebih lancar dan aman,” ujarnya.

Dengan terus dikebutnya pekerjaan ini, diharapkan hasil pembangunan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Kabupaten Sanggau.

Pendim 1204/Sanggau

Libatkan Muspika, Pemdes Kembang Seri Gelar Musdes Pra APBDes 2026 & Salurkan BLT-DD ke 4 KPM*

0

Kompas. Sbs~Kabupaten Kepahiang.

Pemerintah Desa Kembang Seri, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Pra Pelaksanaan dan Sosialisasi APBDes Tahun Anggaran 2026, Rabu 06/052026.

Kegiatan di Balai Desa Kembang Seri itu juga dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 4 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk alokasi 3 bulan sekaligus.Musdes dipimpin Kepala Desa Kembang Seri, Rian Hidayat, dan dihadiri unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika). Tampak hadir Camat Bermani Ilir, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Dinas PMD Kabupaten Kepahiang, Tenaga Ahli Kabupaten, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta Ketua dan Anggota BPD Kembang Seri.

Musdes prapelaksana ini bentuk keterbukaan kita. Semua program APBDes 2026 kita sampaikan di awal. Masyarakat wajib tahu, wajib awasi. Transparansi harga mati,”_ tegas Kades Rian Hidayat di hadapan peserta musdes.Pada kesempatan itu, Pemdes menyalurkan BLT-DD kepada 4 KPM yang telah ditetapkan melalui Musdes Khusus. _”4 KPM ini murni warga miskin ekstrem. Sudah diverifikasi. Kita bagikan untuk 3 bulan sekaligus biar langsung dimanfaatkan,”_ tambah Rian.

Camat Bermani Ilir mengapresiasi langkah Pemdes Kembang Seri yang cepat dan terbuka. Sementara Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang hadir menyatakan siap mengawal penggunaan Dana Desa agar tepat sasaran dan kondusif.

Tenaga Ahli Kabupaten dan perwakilan Dinas PMD Kepahiang mengingatkan agar pelaksanaan APBDes 2026 tetap mengacu regulasi, mengutamakan padat karya tunai, dan menyentuh program prioritas warga.Kegiatan berlangsung lancar, diakhiri dengan penandatanganan berita acara musdes dan foto bersama unsur Muspika, perangkat desa, BPD, serta perwakilan masyarakat.

*Pewarta: Ray Zam*

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kejaksaan Negeri Bantaeng Gelar Upacara HUT ke-75 PERSAJA, Teguhkan Komitmen Penegakan Hukum Berintegritas

0

Bantaeng – KOMPAS.  Kejaksaan Negeri Bantaeng melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) Tahun 2026 dengan khidmat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Bantaeng, Rabu (6/5/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng, Hadi Sukma Siregar, S.H., C.N., selaku inspektur upacara, dan diikuti oleh para jaksa serta seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Bantaeng.

Dalam kesempatan tersebut, Kajari Bantaeng membacakan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin, yang menekankan bahwa usia 75 tahun PERSAJA merupakan cerminan perjalanan panjang pengabdian dan dedikasi dalam memperkuat institusi Kejaksaan sebagai pilar penting penegakan hukum di Indonesia.

Disampaikan bahwa PERSAJA memiliki peran strategis sebagai organisasi profesi yang tidak hanya menjadi wadah pemersatu insan Adhyaksa, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam menjaga integritas, profesionalisme, serta kehormatan profesi jaksa.

Peringatan HUT ke-75 PERSAJA tahun ini mengusung tema “PERSAJA sebagai Hiposentrum Penguatan Kejaksaan Republik Indonesia dalam Mengawal Kedaulatan dan Stabilitas Nasional”, yang mencerminkan tekad bersama untuk memperkuat peran Kejaksaan sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum.

Dalam amanatnya, Jaksa Agung juga menegaskan bahwa di tengah dinamika penegakan hukum yang semakin kompleks, PERSAJA dituntut untuk mampu memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjadi pengawal moral bagi seluruh insan Adhyaksa melalui penegakan nilai-nilai kejujuran, independensi, dan tanggung jawab profesional.

Selain itu, momentum tahun 2026 yang ditandai dengan implementasi KUHP dan KUHAP baru menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para jaksa untuk beradaptasi dengan paradigma hukum yang lebih humanis, restoratif, dan berorientasi pada keadilan substantif.

“Jaksa tidak hanya menjalankan fungsi penuntutan, tetapi juga memiliki peran sentral dalam menjaga kepastian hukum, kemanfaatan, dan rasa keadilan di tengah masyarakat,” sebagaimana disampaikan dalam amanat tersebut.

Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, mencerminkan semangat kebersamaan, soliditas, serta jiwa korsa seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Bantaeng.

Melalui peringatan ini, seluruh insan Adhyaksa diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk menjaga kepercayaan publik, meningkatkan profesionalisme, serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi penegakan hukum dan kemajuan bangsa.

Peringatan HUT ke-75 PERSAJA ini juga menjadi momentum untuk mempererat solidaritas serta meneguhkan peran PERSAJA sebagai pilar penting dalam mewujudkan Kejaksaan yang modern, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.

Dirgahayu PERSAJA ke-75. PERSAJA Solid, Kejaksaan Berintegritas, Indonesia Berdaulat.

 

 

Laporan : Suarni Kabiro Bantaeng Sulsel 

Miris! Remaja 16 Tahun di Tanjung Morawa Ditembak OTK Pakai Senapan Angin, Peluru Bersarang di Dada

0

 

Kompas SBS – DELI SERDANG

Sebuah insiden penembakan mengerikan mengguncang ketenangan warga di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Seorang remaja berusia 16 tahun bernama Budaya, warga Desa Tanjung Morawa B, harus berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban tindakan brutal orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu malam lalu. Peluru dari senapan angin menembus dada korban, memaksanya menjalani operasi darurat di rumah sakit.

Peristiwa nahas ini terjadi di Jalan Sei Belumai Hilir, tepatnya di depan Gang H Amir, wilayah Desa Tanjung Morawa A. Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian korban sedang melintas sendirian di lokasi tersebut. Tiba-tiba, langkahnya dihadang oleh sekelompok delapan orang pemuda yang tidak dikenali. Salah satu anggota kelompok tersebut terlihat membawa senjata tajam berupa senapan angin laras panjang.

Tanpa peringatan, salah satu pelaku langsung mengarahkan senjata dan menembak korban. Peluru tersebut melesat tepat ke bagian dada Budaya, membuatnya terjatuh dan terkapar kesakitan. Melihat korban sudah tidak berdaya, para pelaku segera melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian dalam kegelapan malam.

“Korban ditembak hingga terkapar, lalu para pelaku langsung melarikan diri ke arah yang belum diketahui,” ujar Anggi, seorang kerabat korban, saat ditemui di lokasi, Selasa (5/5/2026).

Usai kejadian, korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Tim dokter segera melakukan tindakan operasi untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di dada korban. Hingga berita ini diturunkan, Budaya masih berada dalam perawatan intensif di ruang ICU dan kondisinya masih dipantau ketat oleh tim medis.

Hingga kini, motif di balik penembakan sadis tersebut belum diketahui secara pasti. Apakah ini aksi premanisme, salah sasaran, atau dendam pribadi, masih menjadi tanda tanya besar. Pihak keluarga korban dikabarkan telah melaporkan peristiwa ini ke Polresta Deli Serdang dan mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini serta menangkap para pelaku.

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H Damanik, membenarkan terjadinya peristiwa penembakan tersebut. “Kami telah menerima laporan dan langsung turun ke lokasi. Saat ini penanganan kasus telah dilimpahkan kepada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang untuk penyelidikan lebih lanjut,” tegas Kapolsek.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Morawa B, Nazarianti, juga turut memastikan bahwa korban adalah benar-benar warga desanya. “Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Korban saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kami berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang dan warga merasa aman kembali,” ungkapnya prihatin.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius jajaran kepolisian di Deli Serdang. Masyarakat sekitar berharap adanya patroli gabungan yang lebih intensif di malam hari untuk mencegah aksi kriminalitas yang kian meresahkan.

(Warianto)