Beranda blog Halaman 410

Proyek Sekolah SMPN 1 Pinoh Selatan : Menyimpang Dari Bestek Dan Bakal Molor

0
Oplus_16908288

Kalbar, Melawi : Banyak yang menilai Pekerjaan Revitalisasi SMPN 1 Pinoh Selatan, menyimpang dari acuan tehnis. Proyek enak gila sebesar Rp. 2,4 M dari celengan DAK tahun anggaran 2025, dinilai bakal molor dan tidak sesuai petunjuk tehnis.

” Paket ini bakal terlambat dan meleset dari target. Progresnya masih minim, sementara anggaran sudah hampir tutup tahun. Kalaupun tuntas, kualitas dan kwantitasnya tetap jelek. Material yang digunakan juga standar rendahan, ” ungkap penduduk sekitar.

Lemotnya pengawasan internal sekolah, katanya menjadi peluang bagi pelaksana untuk mengeliminir material yang ada, sehingga volume maupun jenis bahan bangunan yang terpasang, sedikit melenceng dari dokumen RAB.

” Kemungkinan itu, jelas mas. Apalagi Kepsek, memiliki peran strategis tetapi justru jarang datang. Satu atau dua minggu sekali baru muncul. Padahal job itu dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), ” singgung penduduk tersebut.

Terkait dengan itu, masyarakat tadi meminta, agar pengelola proyek rutin melakukan cek lapangan dan memantau jalannya pekerjaan. Begitu juga dengan APH, ikut menelusuri lebih dalam, berdasarkan spesifikasi tehnis atau tidak realisasinya.

” Biasanya, kalau anggaran itu totalnya miliaran rupiah, kondisi fisik bangunan tentu mantap, kuat dan kokoh. Jika ternyata lempeng, berarti di proyek tersebut ada unsur tipikornya. Ya ! mereka harus diperiksa, ” tegasnya.(007/D.arifin)

Ada Apa dengan Pengadilan Agama Poso? Putusan Sengketa Tanah Dinilai Janggal

0

 

Poso – kompas.sbs//Tragedi keadilan kembali mengoyak lembaga pengadilan. Kali ini terjadi dalam perkara sengketa tanah
atas nama Ambo Mase, yang berhadapan dengan Kardia (istri pertama) dan Rismayanti (istri ketiga) sebagai tergugat di Pengadilan Agama Poso.
Ironisnya, perkara ini telah bergulir hampir lima bulan lamanya. Namun hingga kini, putusan yang dinanti pihak ahli waris belum juga dibacakan. Bahkan, putusan yang seharusnya dibacakan justru kembali ditunda dengan alasan menunggu hasil musyawarah majelis hakim.
“Kasus ini sudah berjalan hampir lima bulan. Kami mempertanyakan, mengapa sampai hari ini putusan belum juga dibacakan,” ujar Paisal, perwakilan ahli waris, dengan nada kecewa.
Paisal menegaskan bahwa pihak ahli waris telah memenuhi seluruh alas hak atas objek tanah yang disengketakan. Semua dokumen kepemilikan telah diserahkan, diperlihatkan, dan diteliti oleh pihak Pengadilan Agama Poso.
“Kami sudah memenuhi semua persyaratan hukum. Surat-surat kepemilikan juga sudah diperiksa dan diteliti keabsahannya oleh pengadilan,” terang Paisal.
Sementara itu, Teguh, selaku kuasa hukum ahli waris, menegaskan bahwa perkara dengan Nomor 139/Pdt/G/2025/PA telah memenuhi seluruh ketentuan hukum acara, termasuk proses mediasi di Pengadilan Agama Poso.
“Secara prosedur hukum, perkara ini sudah lengkap. Tidak ada tahapan yang dilanggar, termasuk proses mediasi yang telah dijalankan sesuai aturan,” tegas Teguh.
Namun seiring berjalannya waktu, pihak ahli waris mulai melihat adanya kejanggalan dalam proses penanganan perkara. Paisal menyebut, berdasarkan fakta persidangan dan alat bukti yang telah diajukan, seharusnya majelis hakim sudah dapat menjatuhkan putusan yang berpihak kepada ahli waris.
“Akan tetapi, putusan justru kembali ditunda hingga tanggal 24 dengan alasan menunggu hasil musyawarah majelis hakim. Ini tentu menimbulkan pertanyaan besar bagi kami,” tukas Paisal.
Paisal berharap agar Pengadilan Agama Poso benar-benar menjalankan fungsinya sebagai benteng terakhir pencari keadilan, dengan memutus perkara secara seadil-adilnya tanpa tekanan dan kepentingan apa pun.
“Kami ini masyarakat kecil. Kami masih percaya pada legitimasi dan integritas hakim Pengadilan Agama Poso,” imbuhnya.
Lebih jauh, pihak ahli waris berharap kasus yang mereka alami dapat berujung pada keadilan yang sesungguhnya.
“Kami yakin masih banyak hakim yang berhati bersih dan berpihak kepada masyarakat kecil. Apabila pengadilan memenangkan pihak ahli waris, kami akan menyisihkan sebagian untuk pembangunan masjid, sedekah amal jariyah almarhum, serta membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

shd

Wabup Subang Pimpin Upacara Peringatan Hari Ibu Ke -97 Tahun 2025 Tingkat Kabupaten

0

*WAKIL BUPATI SUBANG PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARI IBU KE-97 TAHUN 2025 TINGKAT KABUPATEN SUBANG*

*SUBANG* – Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., memimpin Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Subang, yang dilangsungkan di Aula Oman Syahroni, Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, pada Senin (22/12/2025).

Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.” yang menjadi pengingat bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga sebagai motor utama perubahan.

Peringatan Hari Ibu merupakan sebuah momentum bersejarah yang lahir dari perjalanan panjang perjuangan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak, kesetaraan, dan kebebasan untuk bergerak bersama laki-laki dalam membangun bangsa.

Peringatan Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember, dan merupakan wujud penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan Indonesia.

Menyampaikan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Wakil Bupati Subang memaparkan bahwa dalam lintasan sejarah bangsa, perempuan Indonesia telah menjadi agen perubahan menggerakkan inovasi, memperjuangkan keadilan, san menguatkan nilai-nilai kemanusiaan.

Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menambahkan bahwa peringatan Hari Ibu tahun ini juga menjadi ruang refleksi dan apresiasi bagi seluruh perempuan di Indonesia tanpa memandang latar belakang sosial, profesi, budaya, maupun wilayah.

Beliau juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh perempuan Indonesia atas kekuatan, daya juang, kasih sayang, kontribusi, dan karya nyata yang telah mewarnai perjalanan bangsa.

Terakhir, Kang Akur juga mengajak untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan Nasional demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.

Dalam Upacara Peringatan Hari Ibu tersebut juga dilaksanakan pelepasan Kontingen Kabupaten Subang dalam Kejuaraan Nasional Lomba Baris Berbaris Indonesia (FORBASI), serta pemberian penghargaan

Pemberian penghargaan dan pelepasan kontingen Kabupaten Subang dalam Kejuaraan Nasipnal Lomba Baris Berbaris Indonesia (FORBASI).

Adapun daftar penerima penghargaan sebagai berikut:
1. Aida Aulia, Juara Duta Baca Jawa Barat Tahun 2025.
2. Fadli Tsaniyatul Fauzi, Top 10 Duta Baca Jawa Barat Tahun 2025
3. Dlyan Owin Barreto, Siswa Kelas 5 SD Islam Plus Al-Madani sebagai Juara 3 World Robotik Competition di Multimedia University (MMU) Malaysia dan Juara 2 Kategori Kreatif Junior dalam Ars Robotic Battle of Technology 2025.
4. M. Sidik Faturahman, Juara I Honda Dream Cup 2025 Kelas Reguler

Selain itu, Kontingen Kabupaten Subang dalam Kejuaraan Nasional Lomba Baris Berbaris Indonesia (FORBASI) akan diwakili oleh:
1. Kategori U12 diwakili oleh SDN Kalapa kembar.
2. Kategori U 15 diwakili oleh SMPN 1 Tanjungsiang
3. Kategori U 19 diwakili oleh SMKN 2 Subang
4. Kategori Variasi musik oleh SMKN 1 Subang.

Turut hadir Forkopimda Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Ketua TP PKK Kabupaten Subang, para Asisten Daerah, para Staff Ahli Bupati, para Kepala OPD Kabupaten Subang, para Kepala Bagian lingkup Setda Subang, para Camat se-Kabupaten Subang, serta para peserta Upacara (***).

“Pemko Buka Peluang Sinergi Dan Kemitraan Strategis Dengan Macan Asia Indonesia Medan”

0

Medan, kompas.sbs – Pemerintah Kota (Pemko) membuka peluang sinergi dan kemitraan strategis dengan organisasi kemasyarakatan Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan dalam rangka mendukung program pembangunan daerah serta memperkuat peran masyarakat dalam berbagai sektor.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, saat menerima audiensi pengurus Macan Asia Indonesia Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan di Kantor Pemerintah Kota Medan, Senin (22/12/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung harmonis itu, Wakil Wali Kota didampingi Plt. Kadis Ketahanan Pangan, Ahmad Untung Lubis, S.Sos. M.M., Plt. Kadis Kesehatan, dr. Irliyan Saputra, Sp.OG., Sekretaris Disdikbud, Andy Yudistira, S.Pd., M.Pd., dan Kabid Kesbangpol, Muara Dongoran. Sementara dari Macan Asia Indonesia, hadir Ketua DPD Sumut, R.M. Khalil Prasetyo, STI., M.Kom., Ketua DPC Medan, Suwarno, S.E., M.M., Sekretaris DPC, Zullifkar AB, S.T., Bendahara DPC, Said Ilham Assegaf, S.H., M.IKom., Kabid Advokasi dan Hukum DPC, Andrean F. Situmorang, S.H., serta Kabid Koperasi dan UMKM DPC, Ibrahim Ahmad Tanjung, S.E.

Mengawali sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi dan menyambut baik inisiatif MAI Medan yang ingin berkontribusi aktif dalam mendukung kebijakan dan program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.

Seperti program Rumah Pangan Murah (RPM) dan pendampingan MAI Medan dalam kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya. Wakil Wali Kota menyampaikan dukungan atas peran strategis organisasi yang secara nyata ikut membantu menjaga kondusivitas, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

“Dalam program RPM, kita ajak MAI Medan hadir bersama Pemko untuk membantu warga kurang mampu di 21 kecamatan dan 121 kelurahan Kota Medan. Karena kegiatan pasar murah ini tidak hanya positif dalam membantu program pemerintah, tetapi juga strategis untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, termasuk menekan angka inflasi daerah,” jelasnya.

Begitu juga pendampingan MAI Medan dalam optimalisasi program MBG yang diimplementasikan dengan menjalin komunikasi dua arah kepada Kepala Dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG). Menurut Wakil Wali Kota, kehadiran MAI Medan di program strategis nasional ini akan semakin memberikan dampak positif kepada penerima manfaat. “Untuk program MBG ini, MAI Medan harus ikut membantu. Karena kegiatan ini merupakan salah satu visi misi dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” urai H. Zakiyuddin Harahap.

Untuk berbagai bidang lain yang menjadi konsen dari program kerja MAI Medan lima tahun ke depan, seperti pendampingan hukum, pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup, Wakil Wali Kota juga menyampaikan dukungan pihaknya. “Silakan berkoordinasi dan bekerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan untuk tindak lanjut dan aksi kegiatan yang lebih konkrit di lapangan. Kita secara prinsip memberikan dukungan penuh,” tegas H. Zakiyuddin Harahap.

Sebelumnya, Ketua DPD MAI Sumut, R.M. Khalil Prasetyo, STI. M.Kom., menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan waktu Wakil Wali Kota Medan menerima kehadiran pihaknya bersama DPC MAI Medan. “Kami harapkan pertemuan ini membawa output strategis, khususnya dalam membantu pemerintah kota menjalankan program-program yang berpihak pada kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat,” ucap Mastyo – sapaan akrab R.M. Khalil Prasetyo.

Hal senada disampaikan Suwarno. Dikatakannya, MAI Medan berkomitmen untuk mendukung program pemerintah kota dan siap bersinergi dalam berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kami dari MAI Medan juga berharap kerja sama yang terjalin dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan persatuan masyarakat,” ujarnya.

Suwarno optimistis, sinergi Pemko dan MAI Medan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan, akan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan program-program yang sejalan dengan visi pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan dalam suasana kebersamaan di antara kedua pihak, diakhiri dengan prosesi pertukaran cinderamata sebagai wujud rasa hormat, persahabatan, dan rasa terima kasih dalam simbol ikatan yang terus terjaga.

Sumber: Humas MAI Medan

Proyek Irigasi Desa Batu Ampar Melawi : Banyak Retak Dan Pecah. Lazarus Wajib Terjun Lapangan

0

Kalbar, Melawi:Pekerjaan P3-TGAI kembali jadi sorotan tajam. Paket irigasi milik Anggota DPR-RI Komisi V Dapil Kalbar 2, dinilai banyak kalangan, penuh penyimpangan dan tidak mencerminkan unsur kualitas maupun kwantitas.

” Proyek P3-TGAI di Desa Batu Ampar Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi, yang katanya digarap P3A Taruna Tani ini, banyak yang retak bahkan pecah. Papan lantai yang seharusnya dicetak malah pakai cor, ” ujar warga awam, yang menolak namanya ditulis.

Ia mengklaim kalau proyek basah kuyup ini, cuma buang buang anggaran. Karna dilapangan, cara kerjanya asal jadi tanpa mengikuti pedoman bestek, sehingga kondisi fisiknya mudah retak dan pecah. Umurnya diprediksi paling lama 5 bulan, setelah itu ya berderai.

Terkait dengan hal tersebut, warga tadi meminta P3-TGAI ini dievaluasi kembali. Nah Anggota DPR-RI Komisi V selaku pemilik, kalau bisa juga turun gunung jangan cuma terima laporan bagus.( 007/ Danil.A )

Polres Indramayu Imbau Pengelola Wisata Pesisir Tingkatkan Keselamatan Pengunjung

0

INDRAMAYU, Kompas.sbs – Menyambut meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Indramayu Polda Jabar melaksanakan kegiatan imbauan keselamatan kepada para pengelola tempat wisata pesisir. Langkah ini menjadi bagian dari Operasi Lilin Lodaya 2025/2026 guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan menyasar sejumlah destinasi wisata pantai di Kabupaten Indramayu, di antaranya Pantai Bali 2 (Balongan Indah), Pantai Tirtamaya, Pantai Junti, Pantai Glayem, Pantai Karangsong, serta Pantai Tirta Ayu Balongan.

Dipimpin oleh KBO Satbinmas Polres Indramayu Ipda Tasim, personel Polres Indramayu tampak berdialog langsung dengan para pengelola wisata.

Dalam kesempatan ini petugas memberikan arahan secara persuasif, kepada pengelola dan petugas pantai.

Dalam imbauannya, petugas menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan pengunjung, seperti pemasangan batas aman area berenang, penyediaan petugas pengawas pantai, kesiapsiagaan tim SAR, serta penyampaian imbauan keselamatan secara berkala melalui pengeras suara.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal, menjaga barang bawaan, serta mematuhi aturan lalu lintas saat menuju dan meninggalkan kawasan wisata. Aspek kesehatan pun turut menjadi perhatian, mengingat tingginya mobilitas pengunjung di ruang publik selama masa libur panjang.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui KBO Satbinmas Polres Indramayu Ipda Tasim mengatakan, kegiatan imbauan ini merupakan upaya preventif untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan gangguan keamanan di kawasan wisata.

“Operasi Lilin tidak hanya fokus pada pengamanan ibadah dan lalu lintas, tetapi juga pada keselamatan masyarakat yang berlibur. Kami mengimbau para pengelola wisata agar benar-benar memperhatikan faktor keselamatan pengunjung dan segera berkoordinasi dengan petugas apabila terjadi situasi darurat,” ujarnya. Minggu (21/12/2025)

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pengelola wisata, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana libur Natal dan Tahun Baru yang aman, tertib, dan menyenangkan.

Dengan kegiatan ini, pihaknya berharap seluruh pengelola tempat wisata semakin meningkatkan kepedulian terhadap aspek keselamatan pengunjung, sehingga aktivitas wisata selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung aman, nyaman, dan minim risiko kecelakaan.

Selain itu, diharapkan terbangun kesadaran bersama antara pengelola, petugas, dan masyarakat untuk saling menjaga keamanan serta ketertiban di kawasan wisata, agar momentum libur akhir tahun benar-benar menjadi waktu yang menyenangkan tanpa mengesampingkan keselamatan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau call center 110,” pungkasnya.***( Saimin )

Syahrihan Ngaji bareng MUI Tingkat Kecamatan Di Mesjid Nurul Iman Desa Sindangsari Cikaum

0

*Syahriahan Ngaji Bareng MUI Tingkat Kecamatan di Mesjid Nurul Iman Desa Sindangsari Cikaum*

Subang – Pengajian rutin tingkat Kecamatan MUI adalah kegiatan keagamaan rutin bulanan atau berkala yang diselenggarakan oleh MUI Kecamatan bersama unsur Pemerintah Kecamatan Cikaum.

Tujuannya adalah untuk mempererat silaturahmi, memperdalam ilmu agama, menjaga kerukunan umat, serta menjadi wadah pembinaan umat di kecamatan Cikaum,
Kabupaten Subang. Kegiatan Syahriahan kali ini dilaksanakan oleh pemerintah Desa
(Pemdes) Sindangsari bersama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kecamatan berkolaborasi dalam menyelenggarakan, acara keagamaan, bertempat di Mesjid Nurul Iman.Dusun Babakan Pabuaran,acara dipimpin langsung oleh ketua MUI Kecamatan Cikaum Mama KH, Sulaeman,Minggu (21/12/2025).

Kepala Desa Sindangsari yang diwakili oleh Sekdes Suryana mengatakan kegiatan pengajian bareng ini merupakan kegiatan rutin. Tentunya sesuai jadwal yang telah ditentukan , kegiatan pengajian rutin ini dilaksanakan satu bulan sekali, pengajian ini, bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi antar warga, karena pengajian rutin tiap bulannya berkeliling di masing-masing DKM yang ada di wilayah Kecamatan Cikaum tuturnya.

Ia berpesan kepada masyarakat khususnya masyarakat sindangsari untuk selalu lebih ditingkatkan lagi kehadirannya dalam kegiatan pengajian Bulanan ini.

Ketua MUI kecamatan Cikaum Mama KH Sulaeman mengemukakan beberapa pesan bermakna dalam pengajian rutin, agar meningkatkan amal ibadah dan ajaran Islam.
Dengan mengikuti pengajian, tidak hanya sekedar menambah ilmu, tetapi juga mendorong jamaah untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari ujarnya.

Adapun, beberapa tamu undangan yang hadir, Camat Cikaum, Agus Saepulah, SE, Kp.
Kades Sindangsari diwakilkan, perwakilan Lurah lainnya, beserta sejumlah tokoh agama, ketua Majelis Ta,lim sekecamatan Cikaum, ketua DKM , Para Guru ngaji, Ketua MUI, Mama KH Sulaeman, dan para Masyarakat Desa Sindangsari. Pungkasnya (D.Jekiw).

Wabup Subang Hadiri Milangkala Kelurahan Dangder Ke – 44 Tahun

0

*Wakil Bupati Subang Hadiri Milangkala Kelurahan Dangdeur, Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama*

Subang – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri peringatan Milangkala Kelurahan Dangdeur yang digelar di Kantor Kelurahan Dangdeur, Kecamatan Subang, Minggu, 21 Desember 2025.

Ketua Panitia Milangkala dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa peringatan hari lahir Kelurahan Dangdeur dilaksanakan secara swadaya, tanpa menggunakan anggaran pemerintah, dan sepenuhnya bertumpu pada partisipasi masyarakat serta para donatur. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan terus berkesinambungan sebagai wujud penguatan nilai kebersamaan, kesehatan, kreativitas, dan religiusitas warga Dangdeur.

Camat Subang Sumardi, S.STP., M.AP., menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga Dangdeur yang mampu menyelenggarakan kegiatan secara meriah meskipun kelurahan tidak memiliki skema pendanaan seperti desa. Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama masyarakat kelurahan, sekaligus berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi positif bagi generasi muda. Atas nama Pemerintah Kecamatan Subang, ia mendoakan agar masyarakat Dangdeur senantiasa diberi kesehatan, kesejahteraan, dan keberkahan.

Lurah Dangdeur Alit Sugiantoro, S.AN., M.M., menyampaikan rasa bangga atas antusiasme warga dan kehadiran Wakil Bupati Subang di tengah berbagai agenda lain yang padat. Ia berharap semangat “Dangdeur Waluya, Dangdeur Berseka” terus terjaga dan membawa kelurahan menuju kondisi yang semakin sejahtera, sehat, dan bersih.

Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan dan semangat gotong royong warga Dangdeur. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi contoh nyata kekuatan masyarakat yang bergerak bersama tanpa bergantung pada anggaran pemerintah.
“kegiatan ini tidak memakai APBD, tapi jalinan rasa gotong royong ingin memperbagus desa atau kelurahan Dangdeur. Masyarakat bergerak sumbangan, dan untuk warga dan ke sponsor terima kasih yang sebesar-besarnya. Mudah-mudahan yang sudah diberikan dibalas Allah SWT dengan yang lebih besar.”

Kang Akur juga mendorong seluruh perangkat kelurahan untuk terus mendukung program Pemerintah Daerah serta menjaga semangat kolaborasi lintas elemen.
“Dengan gotong royong, desa atau kelurahan ini akan maju. Kehidupan gotong royong masih terasa. Maka dari itu mari sok rojong ke kita semua dari perangkat kelurahan dan tokoh lainnya agar selalu sesuai dengan tagline Dangdeur sekarang, yakni Waluya Berseka.”

Ia menekankan pentingnya mempertahankan nilai dan semangat yang sudah terbangun, meskipun ke depan terjadi pergantian kepemimpinan.
“Yang sudah baik maka pertahankan. Mudah-mudahan tagline Subang Gotong Royong juga tetap bertahan walaupun nanti berganti kepemimpinan.”

Dalam momentum Milangkala tersebut, Kang Akur mengingatkan bahwa Kelurahan Dangdeur telah berdiri sejak tahun 1981 dan kini berusia 44 tahun. Ia berharap peringatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekaligus membawa kebahagiaan bagi warga setiap tahunnya.
“Saya doakan mudah-mudahan masyarakat Dangdeur sehat semua, bahagia dan berkah, dilapangkan rezekinya, panjang umur, insya Allah anak-anaknya menjadi orang yang sholeh dan sholehah.”

Rangkaian kegiatan Milangkala Kelurahan Dangdeur turut diisi dengan penyerahan bantuan sembako kepada anak yatim dan lansia, serta ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol peringatan hari lahir kelurahan.

Turut hadir dalam acara ini Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan Bp. Bayu Satya Prawira, S.H. Hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Subang Victor Wirabuana Abdurrachman, SH., beserta Anggota DPRD Kabupaten Subang Ibu Hj. Eni Garyani. Selain itu, acara juga dihadiri oleh Camat Subang, unsur Forkopimcam Kecamatan Subang, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Lurah Dangdeur beserta jajaran, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga masyarakat Dangder (***).

Masjid Al Ikhlas Kini Berada Di Lokasi Yang Lebih Layak

0

Medan, kompas.sbs – Humas Badan Kemakmuran (BKM) Masjid Al Ikhlas Komplek Veteran, Medan Estate, Bambang Herianto menegaskan pada masyarakat khususnya jamaah masjid Al Ikhlas agar tidak terprovokasi dengan pihak-pihak yang sengaja menunggangi polemik pemindahan Masjid Al Ikhlas. Pemindahan masjid, sebelumnya sudah melalui musyawarah dan seusai prosedur bahkan masjid yang baru sekarang berada di tempat yang lebih layak dengan kondisi bangunan yang juga jauh lebih layak.

“Karena semuanya warga setuju Masjid Al Ikhlas pindah ke lokasi yang lebih layak lagi. Bukan dikurangi malah dilebihkan. Dari yang awalnya bangunan semi permanen jadi permanen. Kelas Tahfiz dari yang sebelumnya 3 lokal kini menjadi 4 lokal. Dari kubah masjid yang awalnya terbuat dari besi, kini sudah di beton,” ungkap Bambang pada wartawan, Sabtu (20/12/25).

Sebelum memindahkan Masjid Al Ikhlas ke lokasi yang lebih layak, kata Bambang, pihak BKM sudah membuka forum musyawarah 4 bulan sebelumnya. Dalam musyawarah tersebut, pihaknya mengundang dan melibatkan masyarakat setempat, remaja masjid, ormas Islam dan para tokoh masyarakat. “Kalau mau melakukan penolakan saat musyawarah berlangsung. Sedangkan saat musyawarah berlangsung oknum-oknum yang melakukan penolakan tidak pernah ada. Tiba-tiba saat masjid sudah di bangun menjadi lebih baik lagi mereka melakukan aksi penolakan. Selama ini kemana saja?” ungkap Bambang.

Dikatakan Bambang, kuat dugaan oknum-oknum yang menolak perpindahan Masjid Al Ikhlas bisa dipastikan bukan warga setempat atau jamaah Masjid Al Ikhlas.

Hal senada disampaikan Kepling Dusun VIII, Desa Medan Estate, Sunar, menurutnya, perpindahan Masjid Al Ikhlas sebelumnya sudah dilakukan berdasarkan kesepakatan warga yang menyetujui kalau Masjid Al Ikhlas dipindahkan tak jauh dari lokasi sebelumnya ke tempat yang lebih layak. Sebab menurut Sunar, kalau tidak dipindahkan, di posisi masjid sebelumnya sudah banyak masyarakat yang pindah dari lokasi tersebut.

“Karena sudah tidak ada penghuni di sana jadi masyarakat sepakat agar Masjid Al Ikhlas dipindahkan. Perpindahan masjid sudah melalui persetujuan warga dan sudah sesuai prosedur. Pihak-pihak yang menolak pergeseran masjid sebenarnya bukan warga sekitar. Warga tidak mau ditunggangi oleh orang-orang yang punya kepentingan dalam polemik ini,” sebutnya.

Menanggapi polemik perpindahan Masjid Al Ikhlas ini, sebelumnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Deliserdang, Drs. H Kaya Hasibuan menegaskan bahwa perpindahan atau pergeseran Masjid Al Ikhlas dapat dibenarkan menurut agama dan ketentuan yang berlaku, sepanjang memenuhi unsur-unsur yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Dijelaskannya, menanggapi adanya aksi sekelompok orang yang mengatasnamakan Aliansi Pengawal Masjid Indonesia (APMI) yang mendatangi dan melaksanakan salat Jum’at di Masjid Al Ikhlas, di Ex Komplek Veteran, Dusun VIII, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, menolak pemindahan serta meminta agar fasilitas masjid yang telah dibongkar atau diambil agar segera dikembalikan dan dipasang kembali.

Ustaz Kaya menjelaskan, setidaknya terdapat tiga unsur utama yang menjadi dasar diperbolehkannya perpindahan atau pergeseran masjid.

“Pertama, harus jelas terkait hak kepemilikan masjid, dasar hak, atau status wakafnya. Kedua, masjid tersebut harus memberikan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat dan jama’ah. Ketiga, masjid dibangun semata-mata untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua MUI Deliserdang menegaskan bahwa proses pergeseran Masjid Al Ikhlas telah melalui tahapan musyawarah, kesepakatan, serta penandatanganan resmi oleh berbagai pihak terkait. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Ketua BKM Masjid Al Ikhlas bersama masyarakat sekitar yang rumahnya telah menerima ganti rugi dari pihak pengembang PT. United Orto Berjaya (UOB), yang disaksikan dan ditandatangani oleh unsur Muspika Kecamatan Percut Seituan, Ketua MUI dan KUA Kecamatan Percut Seituan, Perwakilan Ormas Islam serta Kepala Desa Medan Estate dan Kepala Desa Sampali.

Dengan adanya kesepakatan dan penandatanganan tersebut, Ketua MUI menilai bahwa proses pergeseran masjid telah dilakukan secara terbuka, sah, serta sesuai dengan ketentuan agama dan prinsip musyawarah mufakat di tengah masyarakat.

Berdasarkan ketiga unsur tersebut, Ketua MUI Deli Serdang menilai bahwa pergeseran atau perpindahan Masjid Al Ikhlas telah sesuai dengan ketentuan agama dan dapat dibenarkan secara syar’i.

Oleh karena itu, ia meminta kepada pihak-pihak yang masih mempersoalkan pergeseran Masjid Al Ikhlas agar tidak memancing polemik yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah umat. Menurutnya, perbedaan pandangan hendaknya disikapi dengan bijak dan mengedepankan musyawarah serta ketenangan.

“Kami mengimbau masyarakat luas dan jama’ah agar dapat menahan diri dan tidak terpancing oleh perbuatan atau ajakan yang bertentangan dengan hukum dan norma agama,” tegasnya.

Ketua MUI Deliserdang juga mengajak para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam serta seluruh elemen umat untuk tidak memantik kekisruhan. Ia berharap para tokoh dan pimpinan umat dapat melihat persoalan ini secara utuh, objektif, serta memberikan pemahaman yang benar dan menyejukkan kepada pengikut dan jama’ahnya.

“Umat membutuhkan kesejukan, bukan provokasi. Mari kita jaga persatuan dan ukhuwa Islamiyah demi kemaslahatan bersama,” pungkasnya.

(Tim-Red)

H. Buyung Ajak Kader FKPPI Bersatu

0

Medan, kompas.sbs – Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-47 FKPPI yang digelar PD II FKPPI Sumut berlangsung sederhana tapi penuh makna. Dalam momen peringatan HUT ke-47 FKPPI tersebut, panitia juga memberi taliasih 200 paket sembako kepada kaum ibu (Lansia).

Ketua PD II FKPPI Sumut, Kharuddin Syah, SE, dalam sambutannya, Sabtu (20/12) mengatakan, HUT kali ini sengaja digelar secara sederhana, singkat tapi tetap penuh makna. Karena saat ini kondisi, masih dalam suasana duka akibat bencana Sumatera.

“Acara HUT kali ini memang kita buat sederhana saja, singkat tapi penuh hikma. Karena kita masih dalam suasana duka bencana Sumatera. Mari kita jadikan HUT ke-47 FKPPI ini sebagai momentum memperkokoh soliditas organisasi dalam merawat semangat kebangsaan dan mengajak kader FKPPI membangun negeri,” jelasnya.

Sebelumnya, PD II FKPPI Sumut juga telah melaksanakan rangkaian kegiatan mulai dari, ziarah ke makam pahlawan, pembagian nasi bungkus pada pengguna jalan dan penyaluran 200 paket sembako kepada yang membutuhkan. “Sekitar 40 persen penerima paket sembako sudah berusia lanjut. Ini tanda cinta kami pada para orangtua kami. Ini yang bisa kami buat dalam suasana duka di Sumut,” jelas Khairuddin Syah atau yang akrab disapa H. Buyung.

Dalam kesempatan itu, H. Buyung juga mengajak semua kader FKPPI untuk bersatu dan jangan terpecah belah. “Jangan lagi terpecah-pecah. Mari kita bangun FKPPI. Regenerasi perlu, kami mengharapkan regenerasi yang benar. Semoga Allah memberikan yang terbaik kepada kita semua,” jelasnya.

Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas melalui, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Medan, Andy Mario Siregar dalam sambutannya, mengucapkan Dirgahayu ke-47 FKPPI. Dalam 47 tahun perjalanannya, FKPPI telah menunjukkan komitmennya dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Saya berharap kepengurusan yang baru dapat menguatkan konsolidasi serta menjadi mitra strategis Pemko Medan dalam mengawal pembangunan. Dirgahayu FKPPI Ke-47,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Panitia HUT ke-47 FKPPI, Ibrahim Martabaya, SP mengatakan, perjalanan ini tidak terlepas dari kerja keras bersama. Dalam semangat memperkuat solidaritas dan merawat kebhinekaan. “Dalam kesempatan ini kami menyampaikan duka cita mendalam untuk korban bencana Sumatera. Terimakasih semua pihak yang sudah membantu menyukseskan acara HUT Ke-47 FKPPI,” tukasnya.

(Tim-Red)