Beranda blog Halaman 4

Wakil Wali Kota & Dandim 0112/Sabang Hadiri Indonesian Coral Day 2026 || Kompas.sbs.-News.

0

BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS.

Wakil Wali Kota & Dandim 0112/Sabang Hadiri Indonesian Coral Day 2026, Perkuat Komitmen Pelestarian Laut dan Lingkungan

MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH

KOMPAS.SBS.-NEWS || 9 MEI 2026 || Sabang – Pemerintah Kota Sabang bersama Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI-KLHI) Aceh menggelar kegiatan Indonesian Coral Day 2026 yang berlangsung di Hawk’s Nest Resort, Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 16.30 WIB tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sabang, Drs. H. Suradji Junus bersama unsur Forkopimda, para kepala OPD, tokoh masyarakat, mahasiswa, komunitas lingkungan serta tamu undangan lainnya.

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Sabang dalam kegiatan tersebut di antaranya Asisten II Setdako Sabang, Kepala Bappeda, Kepala DLHK, Kepala Dinas Kelautan, Kepala Dinas Pariwisata serta Camat Sukakarya. Hadir pula Ketua TP PKK Sabang, Keuchik Gampong Krueng Raya, unsur TNI-Polri serta masyarakat setempat yang menunjukkan dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan dan ekosistem laut di Kota Sabang.

Kegiatan yang diprakarsai oleh DPW LPLHI Aceh dan DPD LPLHI Sabang itu mengusung tema kepedulian terhadap terumbu karang serta pelestarian kawasan pesisir dan laut Sabang yang dikenal memiliki kekayaan biota laut kelas dunia.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sabang, Drs. H. Suradji Junus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan laut dan pesisir di Kota Sabang.

“Sabang merupakan daerah wisata bahari yang sangat kaya akan keindahan alam bawah laut. Karena itu, menjaga terumbu karang dan ekosistem laut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Suradji Junus.

Ia menambahkan, kawasan laut Sabang yang berbatasan langsung dengan Laut Andaman memiliki keanekaragaman hayati yang sangat luar biasa, termasuk ratusan spesies ikan hias, ikan Nemo, serta terumbu karang tepi (fringing reef) yang menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Pemerintah Kota Sabang mendukung penuh program-program pelestarian lingkungan yang dilakukan LPLHI dan seluruh komunitas peduli lingkungan. Kita ingin Sabang tetap hijau, bersih, lestari dan menjadi destinasi wisata unggulan berbasis konservasi,” tambahnya.

Sementara Itu Senada Serupa Oleh Komandan Kodim (Dandim)0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto,S.I.P.,mengatakan bahwa Indonesian Coral Day menjadi momentum penting membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem laut dan hutan di Pulau Weh.
Menurutnya, Pulau Klah dan kawasan pesisir Sabang menyimpan lebih dari 133 spesies biota laut serta ekosistem terumbu karang campuran Indo-Pasifik dan Samudra Hindia yang harus dijaga secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua DPD LPLHI Sabang, Syukri atau Tengku Bayu menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong gerakan peduli lingkungan melalui edukasi dan keterlibatan masyarakat.

Selain kekayaan laut, kawasan hutan Sabang juga masih menjadi habitat sejumlah satwa seperti burung punai, burung elang, burung beo hingga rusa yang sesekali terlihat pada musim angin timur.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan hidup Gampong Krueng Raya. Komitmen itu mencakup larangan membuang sampah plastik ke laut, tidak merusak dan mengambil terumbu karang, menjaga habitat satwa liar serta melindungi kawasan hutan lindung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW LPLHI Aceh,Nasri Saputra, Sekretaris DPW LPLHI Aceh, H. Elmuava Sani dan Sekretaris DPD LPLHI Sabang, Malahayati bersama mahasiswa, komunitas lingkungan dan pelaku wisata di Kota Sabang.

Kegiatan Indonesian Coral Day 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai pihak dan sponsor, di antaranya The Hawk’s Nest Resort, Mars Resort, BSI, Koperasi Sabang Mandiri serta komunitas peduli lingkungan lainnya.

Dengan semangat “Peduli Lingkungan, Selamatkan Kehidupan”, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian laut dan lingkungan demi masa depan Sabang yang bersih, hijau dan berkelanjutan.

-Reporter/Perss Media KOMPAS.SBS.Wilayah Sabang : MJ Novi Karno 

-Sumber/Photo : Kompas.sbs. Sabang 

-Rilis/RedaksiNasional : Gabungnya Wartawan Indonesia.co.id.

SMAN 1 Way Tenong Lepas 286 Siswa Angkatan 2026 Bertema Murid Religius, Unggul, dan Berwawasan Global

0

, SMAN 1 Way Tenong Lepas 286 Siswa Angkatan 2026 Bertema Murid Religius, Unggul, dan Berwawasan Global

Jakarta -MEDIA Kompas,Way Tenong — Tema “Terwujudnya Murid Religius, Unggul dan Berwawasan Global” sukses menarik perhatian para tamu undangan dalam kegiatan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas XII SMAN 1 Way Tenong Tahun 2026 yang digelar di Aula SMAN 1 Way Tenong, Kamis (7/5/2026). Sebanyak 286 siswa resmi dilepas dalam suasana khidmat, meriah, dan penuh haru setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah atas.

Kegiatan pelepasan tahun ini menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar SMAN 1 Way Tenong. Selain berhasil meluluskan seluruh siswa kelas XII, sekolah juga mencatat prestasi membanggakan dengan 83 siswa diterima di berbagai perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi atau Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Capaian tersebut menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan pembinaan akademik yang terus berkembang di SMAN 1 Way Tenong.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Sumber Jaya AKP Rekson Sahrul, perwakilan Dandim Lampung Barat, Camat way Tenong Bu Erna Risnawati S.E, mm ,kepala Puskesmas Fajar Bulan Desmalia, Ketua MKKS SMA Kabupaten Lampung Barat Budi Irawan, para Peratin se-Kecamatan Way Tenong, para guru dari jenjang SD, SMP, dan SMA se-Wilayah Way Tenong, Komite Sekolah, serta para wali murid kelas XII SMAN 1 Way Tenong.

Kehadiran unsur Forkopimcam, tokoh pendidikan, serta para pemangku kepentingan lainnya menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kecamatan Way Tenong. Suasana kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak semakin memperkuat makna pelepasan siswa sebagai bagian dari proses mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Kepala SMAN 1 Way Tenong, Supandi, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para siswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia mengatakan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras siswa, dedikasi dewan guru, serta dukungan penuh dari orang tua.

“Alhamdulillah, tahun ini SMAN 1 Way Tenong melepas 286 siswa. Yang membanggakan, dari jumlah tersebut banyak di antara siswa dan siswi telah diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNBP. Ini bukti kerja keras anak-anak, guru, dan dukungan orang tua,” ujar Supandi di hadapan para tamu undangan.

Dalam kesempatan itu, Supandi juga menegaskan bahwa tema pelepasan tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan refleksi dari visi sekolah dalam membentuk generasi yang religius, unggul secara akademik, serta mampu bersaing di era globalisasi.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kemampuan adaptasi siswa terhadap perkembangan zaman. Oleh sebab itu, SMAN 1 Way Tenong terus berupaya menghadirkan pendidikan yang seimbang antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial.

“Kalian adalah duta SMAN 1 Way Tenong di luar sana. Tunjukkan bahwa lulusan dari Way Tenong mampu bersaing. Teruslah belajar, jangan pernah berhenti tumbuh dan berprestasi,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh dewan guru, komite sekolah, dan wali murid yang telah mendampingi serta membimbing para siswa selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMAN 1 Way Tenong.

Rangkaian acara pelepasan berlangsung semarak dengan berbagai penampilan seni dan budaya dari para siswa. Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian tamu undangan adalah tari piring khas Sumatra Barat yang dibawakan sebagai tari pembuka. Penampilan tersebut mendapat apresiasi meriah dari seluruh hadirin karena mampu menampilkan kekompakan, kedisiplinan, serta kreativitas siswa.

Selain itu, acara juga diisi dengan persembahan lagu dari paduan suara sekolah, penampilan musik, hingga berbagai kreasi seni dari anggota ekstrakurikuler SMAN 1 Way Tenong. Setiap penampilan berhasil menciptakan suasana hangat sekaligus menunjukkan potensi dan bakat siswa di bidang nonakademik.

Momen paling haru terjadi saat prosesi sungkeman kepada orang tua dan dewan guru. Dalam suasana penuh emosional, para siswa menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas perjuangan serta doa yang telah diberikan selama menempuh pendidikan. Tidak sedikit wali murid dan guru yang tampak meneteskan air mata haru menyaksikan prosesi tersebut.

Prosesi dilanjutkan dengan pemberian medali kenang-kenangan dari pihak sekolah yang secara langsung diserahkan oleh Kepala SMAN 1 Way Tenong, Supandi, kepada perwakilan siswa. Momen tersebut menjadi simbol penghargaan atas perjuangan dan pencapaian para siswa selama menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 1 Way Tenong.

Salah satu wali murid mengaku bangga dan terharu atas pelaksanaan kegiatan pelepasan yang berlangsung meriah namun tetap sarat makna pendidikan dan kekeluargaan.

“Terima kasih untuk Bapak Ibu Guru SMAN 1 Way Tenong yang sudah mendidik anak-anak kami. Acaranya bagus, tertib, dan sangat berkesan,” ujarnya.

Daging Beku Kemasan Australia Kode India : Perlu Atensi APH

0

Pontianak Timur : Rasa curiga masyarakat spontan muncul tatkala melihat keberadaan daging beku dengan kemasan bertuliskan Australia dan kode produk asal India di gudang depan komplek Villa Elektric Jalan Ya M Sabran No 17 Tanjung Hulu Kecamatan Pontianak Timur.

” Kami baru sebatas curiga saja dengan barang-barang yang ada digudang tersebut. Karna kemasannya tertulis nama Negara Australia dan India, ” ucap warga sekitar yang menolak namanya disebutkan.

Pemilik, katanya, inisial HK. Terkait resmi atau ilegal, kita tidak tahu. Mudah-mudahan masuknya daging beku tersebut sudah sesuai aturan. Nah untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut, tentu menjadi tugas Aparat Hukum.

Ia meminta Bea Dan Cukai maupun Polsek setempat melakukan penyelidikan secara diam-diam guna membuktikan semua dugaan yang muncul dimasyarakat.(007/Danil.A)

Massa Segel Pabrik CPO PT MPS di Ngabang, PHK Sepihak Picu Kemarahan Warga

0

Landak, Kalimantan Barat — Aktivitas Pabrik Pengolahan CPO milik PT Multi Perkasa Sejahtera (MPS) di wilayah Tebedak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, lumpuh setelah disegel massa aksi dari Forum Komunikasi Masyarakat Pantu Seratus dan Selibong, Kamis (7/5/2026).

Aksi penyegelan dipicu dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap seorang karyawan bernama Supriyanto.

Massa menilai perusahaan bertindak tidak profesional karena menerbitkan Surat Peringatan Ketiga (SP3) tanpa didahului surat peringatan tahap pertama maupun kedua, sebelum akhirnya mengeluarkan surat PHK tertanggal 22 April 2026.

Menurut perwakilan massa, persoalan bermula dari insiden pada 9 Maret 2026 ketika istri Supriyanto disebut membakar sampah di area mess karyawan. Namun warga menilai alasan tersebut tidak layak dijadikan dasar pemecatan permanen.

Mereka menduga perusahaan telah mengabaikan prinsip pembinaan pekerja serta prosedur ketenagakerjaan yang semestinya dijalankan secara bertahap dan manusiawi.

Dalam aksi tersebut, massa mendirikan plang kayu di area perusahaan dan melakukan ritual adat sebagai simbol penghentian sementara aktivitas operasional pabrik.

Tindakan itu disebut sebagai bentuk protes keras masyarakat terhadap sikap perusahaan yang dianggap tidak menghargai hak pekerja dan kearifan lokal masyarakat sekitar.

“Kalau memang ada pelanggaran, kenapa langsung SP3 dan PHK? Di mana pembinaan dan mediasi? Kami meminta perusahaan membuka ruang dialog, bukan mengambil keputusan sepihak,” tegas salah satu peserta aksi di lokasi.

Massa juga meminta Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Landak turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap proses PHK tersebut. Mereka menilai langkah perusahaan berpotensi bertentangan dengan prinsip perlindungan tenaga kerja sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan junto Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, yang menegaskan penyelesaian perselisihan hubungan industrial wajib mengedepankan mekanisme bipartit dan mediasi.

Sementara itu, pihak HRD PT MPS menyatakan telah menerima aspirasi masyarakat dan akan meneruskan tuntutan tersebut kepada jajaran manajemen perusahaan untuk dibahas lebih lanjut. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak direksi terkait tuntutan pencabutan PHK maupun penghentian aksi penyegelan.(Tim Investigasi)

Marak Modus Panggilan Hening Dirpolairud Sulut: Jangan Jawab, Jangan Beri Data Diri

0

Sulawesi Utara, Kompas:Maraknya kejahatan siber dan penipuan dengan cara yang makin beragam dan canggih menjadi perhatian serius Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara. Terbaru, muncul modus yang disebut sebagai «Panggilan Hening», di mana penjahat menghubungi korban dari nomor tak dikenal tanpa mengeluarkan suara, bertujuan merekam nada bicara atau ciri suara korban untuk kemudian digunakan memeras atau menipu kerabat dan keluarga.

Untuk mencegah kerugian yang lebih luas, Ditpolairud Polda Sulut menyebarluaskan informasi lengkap mengenai ciri khas, cara kerja, serta langkah pencegahannya kepada seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali warga di wilayah pesisir dan perairan yang menjadi wilayah tanggung jawab utamanya.

“Kami mengimbau dan mengingatkan seluruh masyarakat, mulai dari warga kota hingga masyarakat pesisir dan nelayan, untuk sangat berhati-hati terhadap panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal. Modus ini bekerja dengan cara penjahat menelepon tanpa mengeluarkan suara sedikitpun, tujuannya semata-mata untuk merekam suara anda, yang nantinya akan disunting dan digunakan untuk meminta uang atau barang berharga kepada keluarga dan kerabat dengan alasan bohong dan beragam dalih yang menyedihkan.

Jangan pernah menjawab atau menanggapi panggilan semacam itu, sebaiknya langsung diakhiri atau diabaikan begitu saja. Lebih penting lagi, jangan pernah memberikan data diri, nomor identitas, nomor rekening, atau informasi pribadi lain kepada siapa pun melalui telepon, karena hal itu akan mempermudah penjahat melakukan tindak pidana. Jika anda atau kerabat menerima permintaan pengiriman uang atau bantuan mendesak, wajib melakukan pengecekan dan verifikasi lewat jalur lain yang jelas dan dapat dipercaya, jangan langsung menuruti permintaan tersebut,” Ujar Dirpolairud Polda Sulut.

“Apabila hal ini terjadi kepada anda, tetap tenang, jangan panik dan jangan langsung merespons dengan emosi atau tindakan terburu-buru, karena justru itulah yang diharapkan oleh pelaku. Segera laporkan kepada aparat kepolisian terdekat agar dapat ditindaklanjuti secepatnya», tegasnya.

 

Informasi ini dapat tersebar luas hingga ke pelosok daerah, sehingga seluruh warga Sulawesi Utara paham, sadar, dan mampu melindungi diri sendiri maupun keluarga dari ancaman penipuan yang makin canggih ini. Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat adalah senjata paling ampuh untuk mengalahkan berbagai kejahatan, karena tanpa adanya kesempatan dan celah, penjahat tidak akan bisa bertindak.»

Kami berharap masyarakat juga turut menjadi penyebar informasi, berbagi pengetahuan ini dengan kerabat, tetangga, dan sesama, sehingga perlindungan menjadi menyeluruh dan kita bisa menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan jauh dari berbagai ancaman kejahatan. Polairud Sulut akan terus hadir, mengawasi, dan melayani serta melindungi masyarakat di darat maupun di laut», pungkas Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H.,M.H, dalam keterangan, Sabtu (9/05/2026).

Oknum Polisi Polres Maros Didakwa Kasus Kekerasan Seksual terhadap Keponakan Sendiri

0

MAROS — Publik Kabupaten Maros diguncang oleh mencuatnya perkara dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang menyeret seorang oknum anggota kepolisian aktif berpangkat Aipda berinisial Himawan, personel yang diketahui bertugas di lingkungan Polres Maros. Perkara tersebut kini telah bergulir di meja hijau dengan nomor perkara 30/Pid.Sus/2026/PN Mrs di Pengadilan Negeri Maros Kelas IB.

Terdakwa disebut terlibat dalam dugaan tindak pemaksaan hubungan seksual disertai kekerasan terhadap korban yang disebut masih memiliki hubungan keluarga dekat, yakni keponakannya sendiri. Tidak hanya itu, terdakwa juga diduga melakukan upaya percobaan aborsi menggunakan obat-obatan atau jamu guna menggugurkan kandungan korban. Kasus ini menuai perhatian luas masyarakat karena melibatkan aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat, bukan justru diduga menjadi pelaku kejahatan serius terhadap anak dan perempuan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, saat ini terdakwa telah berstatus tahanan kejaksaan dan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Maros, yang beralamat di Jalan Poros Kariango, Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Proses hukum masih terus berjalan dan sidang lanjutan dijadwalkan berlangsung secara tertutup pada Senin, 6 April 2026, di Pengadilan Negeri Maros Kelas IB.

Kasus ini dinilai dapat dijerat dengan sejumlah ketentuan pidana berat, di antaranya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), serta ketentuan dalam KUHP terkait pemerkosaan, kekerasan seksual terhadap anak atau keluarga sedarah, dan dugaan percobaan menggugurkan kandungan secara ilegal. Apabila terbukti bersalah melalui putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, terdakwa terancam hukuman pidana berat serta sanksi etik dan pemecatan dari institusi kepolisian.

Masyarakat kini menanti sikap tegas aparat penegak hukum dan institusi Polri dalam menangani perkara ini secara transparan dan tanpa perlindungan terhadap pelaku. Banyak pihak mendesak agar proses hukum dilakukan secara profesional demi menjamin keadilan bagi korban serta menjaga marwah institusi kepolisian di tengah sorotan publik yang semakin tajam terhadap kasus-kasus kekerasan seksual yang melibatkan aparat negara.(Red)

SPBN Nelayan di Benua Kayong Diduga Salurkan BBM Subsidi ke Aktivitas PETI

0

Ketapang — SPBU Nelayan (SPBN) di Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, diduga menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak sesuai peruntukan. BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi nelayan, diduga dipindahkan ke dalam drum dan jerigen berukuran besar untuk selanjutnya dibawa ke aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) atau tambang emas ilegal.

 

Dari dokumentasi yang dihimpun tim liputan, terlihat petugas SPBN melakukan pengisian BBM subsidi ke sejumlah wadah besar. Aktivitas tersebut memicu kecurigaan warga sekitar karena pengisian tidak dilakukan langsung ke kapal nelayan sebagaimana prosedur penyaluran BBM subsidi pada umumnya. Warga menduga BBM itu ditampung terlebih dahulu sebelum didistribusikan ke lokasi tambang ilegal yang masih marak beroperasi di wilayah Ketapang.

 

Praktik penyaluran BBM subsidi yang tidak tepat sasaran dinilai melanggar ketentuan hukum dan merugikan masyarakat, khususnya nelayan kecil yang berhak menerima subsidi pemerintah. Berdasarkan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, setiap penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM subsidi dapat dipidana dengan hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar.

 

Selain dugaan penyalahgunaan BBM subsidi, distribusi bahan bakar untuk mendukung aktivitas PETI juga berpotensi melanggar sejumlah ketentuan hukum lainnya. Aktivitas pertambangan tanpa izin bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Pelaku PETI dapat dikenakan pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar sebagaimana diatur dalam Pasal 158 UU Minerba. Aparat penegak hukum diminta segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyaluran BBM tersebut untuk memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pihak tertentu.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola SPBN maupun pihak terkait mengenai dugaan penyaluran BBM subsidi tersebut.

 

Masyarakat berharap Pertamina, BPH Migas, serta aparat kepolisian segera turun tangan melakukan pengawasan dan penindakan tegas agar distribusi BBM subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk mendukung aktivitas ilegal.(Tim Investigasi)

Bendungan ampang tulak kurang pengawasan

0

Bendungan ampang tulak Tapan laporan awak media dan masarakat masalah bendungan yg berada ampang tulak Tapan isi laporan masalah pintu air bendungan di rutupi sampah dan potongan kayu dan Tah pernah di bersih kan oleh pihak pegolola bendungan Apang tulak Tapan kalau di biyar kan bisa. Menimbulkan kan pintu bendungan rusak dan jebol dan juga penjangah  bendungan yg di bikin oleh xsapator tumpuk kan batu setigi  empat  meter itu juga di ambil oleh oknum yg tidak bertanggung   jawap paret pun kering jarang di masukin air   kalau paret itu ada air nya banyak sekali mapaat nya  kalau paret kering bisa juga menimbulkan kerusakan paret  oknum pun megabilbatu penjangah bendungan udah berajalela para DPRD   kepala dinas yg terkait dan juga pemerintah kb.   pesisir selatan memperhatikan kan bedugan ampang tulak  kerna itu asek negara setiap masarakat wajib menjaga nya para pemerintah tindak kan tegas para pelaku dan oknum yg merusak bendungan ampang tulak kerna udah kena udang udang. Yg berlaku di NKRI  atas kerja sama nya terimakasih   Tapan 5 mai 2026

module: NormalModule;
touch: (0.9763889, 0.9763889);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 131.0;

Audiensi Fokuswada DKI Jakarta dengan Dinas Sosial DKI Jakarta, Dipimpin Bapak Haji Sahrinta tarigan 

0

 

JAKARTA –  kompas.sbs Forum Komunikasi Warga DKI Jakarta (Fokuswada) menggelar audiensi dengan Dinas Sosial DKI Jakarta pada bertempat di Kantor Dinas Sosial DKI Jakarta,. Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Fokuswada DKI Jakarta, Bapak Haji Sahrinta tarigan kamis 7 mei 2026 jalan gunung Sahari 2 no 6, RT.13/RW.07 jakarta selatan

Pertemuan ini bertujuan mempererat sinergi antara unsur masyarakat dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya dalam hal penanganan masalah kesejahteraan sosial di ibu kota. Rombongan Fokuswada diterima langsung oleh Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta beserta jajaran.

Dalam pemaparannya, Bapak Haji Sahrinta tarigan tarigan menyampaikan bahwa Fokuswada siap menjadi mitra strategis Dinsos DKI Jakarta dalam menjangkau dan membantu warga yang membutuhkan. Fokus pembahasan meliputi penanganan PMKS, lansia terlantar, anak jalanan, penyandang disabilitas, serta optimalisasi program bantuan sosial agar tepat sasaran.

“Kami dari Fokuswada hadir bukan untuk mengkritik, tapi untuk membantu. Kami punya jaringan sampai ke tingkat basis di 5 wilayah kota. Data dan informasi dari lapangan bisa kami sampaikan agar program Dinsos lebih tajam dan menyentuh warga yang benar-benar perlu,” ujar Bapak Haji Sahrinta tarigan

*Beberapa poin penting yang mengemuka dalam audiensi:*

1. *Validasi Data DTKS:* Fokuswada mengusulkan pelibatan aktif unsur masyarakat dalam pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar tidak ada warga miskin yang terlewat maupun yang tidak berhak tapi masih menerima bantuan.

2. *Penguatan LKS:* Dibahas pula penguatan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) binaan Fokuswada agar bisa bersinergi dengan program Dinsos, terutama dalam pembinaan anak terlantar dan pemberdayaan eks PMKS.

3. *Respon Cepat Aduan Warga:* Disepakati pembentukan jalur komunikasi khusus antara pengurus Fokuswada di tingkat wilayah dengan Dinsos DKI Jakarta untuk percepatan penanganan aduan warga terkait masalah sosial.

4. *Edukasi dan Sosialisasi:* Fokuswada menyatakan siap membantu Dinsos menyosialisasikan program-program bansos, Kartu Lansia Jakarta, KJP Plus, hingga program penanganan stunting ke masyarakat.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta menyambut baik inisiatif Fokuswada. “Kami butuh mata dan telinga di lapangan. Fokuswada dengan jaringan yang luas tentu sangat membantu kami. Prinsipnya Dinsos terbuka untuk kolaborasi demi warga Jakarta,” tegasnya.

Audiensi ditutup dengan penyerahan dokumen usulan program dari Fokuswada kepada Dinsos DKI Jakarta dan foto bersama. Kedua pihak berkomitmen menindaklanjuti hasil audiensi ini dengan rapat teknis dalam waktu dekat.

suhendi

Audiensi Fokuswada DKI Jakarta dengan Dinas Sosial DKI Jakarta, Dipimpin Bapak Haji Sahrinta tarigan

0

 

JAKARTA – kompas.sbs Forum Komunikasi Warga DKI Jakarta (Fokuswada) menggelar audiensi dengan Dinas Sosial DKI Jakarta pada bertempat di Kantor Dinas Sosial DKI Jakarta,. Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Fokuswada DKI Jakarta, Bapak Haji Sahrinta tarigan kamis 7 mei 2026 jalan gunung Sahari 2 no 6, RT.13/RW.07 jakarta selatan

 

Pertemuan ini bertujuan mempererat sinergi antara unsur masyarakat dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya dalam hal penanganan masalah kesejahteraan sosial di ibu kota. Rombongan Fokuswada diterima langsung oleh Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta beserta jajaran.

 

Dalam pemaparannya, Bapak Haji Sahrinta tarigan tarigan menyampaikan bahwa Fokuswada siap menjadi mitra strategis Dinsos DKI Jakarta dalam menjangkau dan membantu warga yang membutuhkan. Fokus pembahasan meliputi penanganan PMKS, lansia terlantar, anak jalanan, penyandang disabilitas, serta optimalisasi program bantuan sosial agar tepat sasaran.

 

“Kami dari Fokuswada hadir bukan untuk mengkritik, tapi untuk membantu. Kami punya jaringan sampai ke tingkat basis di 5 wilayah kota. Data dan informasi dari lapangan bisa kami sampaikan agar program Dinsos lebih tajam dan menyentuh warga yang benar-benar perlu,” ujar Bapak Haji Sahrinta tarigan

 

*Beberapa poin penting yang mengemuka dalam audiensi:*

 

1. *Validasi Data DTKS:* Fokuswada mengusulkan pelibatan aktif unsur masyarakat dalam pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar tidak ada warga miskin yang terlewat maupun yang tidak berhak tapi masih menerima bantuan.

 

2. *Penguatan LKS:* Dibahas pula penguatan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) binaan Fokuswada agar bisa bersinergi dengan program Dinsos, terutama dalam pembinaan anak terlantar dan pemberdayaan eks PMKS.

 

3. *Respon Cepat Aduan Warga:* Disepakati pembentukan jalur komunikasi khusus antara pengurus Fokuswada di tingkat wilayah dengan Dinsos DKI Jakarta untuk percepatan penanganan aduan warga terkait masalah sosial.

 

4. *Edukasi dan Sosialisasi:* Fokuswada menyatakan siap membantu Dinsos menyosialisasikan program-program bansos, Kartu Lansia Jakarta, KJP Plus, hingga program penanganan stunting ke masyarakat.

 

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta menyambut baik inisiatif Fokuswada. “Kami butuh mata dan telinga di lapangan. Fokuswada dengan jaringan yang luas tentu sangat membantu kami. Prinsipnya Dinsos terbuka untuk kolaborasi demi warga Jakarta,” tegasnya.

 

Audiensi ditutup dengan penyerahan dokumen usulan program dari Fokuswada kepada Dinsos DKI Jakarta dan foto bersama. Kedua pihak berkomitmen menindaklanjuti hasil audiensi ini dengan rapat teknis dalam waktu dekat.

suhendi