Sulawesi Utara, Kompas:Maraknya kejahatan siber dan penipuan dengan cara yang makin beragam dan canggih menjadi perhatian serius Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara. Terbaru, muncul modus yang disebut sebagai «Panggilan Hening», di mana penjahat menghubungi korban dari nomor tak dikenal tanpa mengeluarkan suara, bertujuan merekam nada bicara atau ciri suara korban untuk kemudian digunakan memeras atau menipu kerabat dan keluarga.
Untuk mencegah kerugian yang lebih luas, Ditpolairud Polda Sulut menyebarluaskan informasi lengkap mengenai ciri khas, cara kerja, serta langkah pencegahannya kepada seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali warga di wilayah pesisir dan perairan yang menjadi wilayah tanggung jawab utamanya.
“Kami mengimbau dan mengingatkan seluruh masyarakat, mulai dari warga kota hingga masyarakat pesisir dan nelayan, untuk sangat berhati-hati terhadap panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal. Modus ini bekerja dengan cara penjahat menelepon tanpa mengeluarkan suara sedikitpun, tujuannya semata-mata untuk merekam suara anda, yang nantinya akan disunting dan digunakan untuk meminta uang atau barang berharga kepada keluarga dan kerabat dengan alasan bohong dan beragam dalih yang menyedihkan.
Jangan pernah menjawab atau menanggapi panggilan semacam itu, sebaiknya langsung diakhiri atau diabaikan begitu saja. Lebih penting lagi, jangan pernah memberikan data diri, nomor identitas, nomor rekening, atau informasi pribadi lain kepada siapa pun melalui telepon, karena hal itu akan mempermudah penjahat melakukan tindak pidana. Jika anda atau kerabat menerima permintaan pengiriman uang atau bantuan mendesak, wajib melakukan pengecekan dan verifikasi lewat jalur lain yang jelas dan dapat dipercaya, jangan langsung menuruti permintaan tersebut,” Ujar Dirpolairud Polda Sulut.
“Apabila hal ini terjadi kepada anda, tetap tenang, jangan panik dan jangan langsung merespons dengan emosi atau tindakan terburu-buru, karena justru itulah yang diharapkan oleh pelaku. Segera laporkan kepada aparat kepolisian terdekat agar dapat ditindaklanjuti secepatnya», tegasnya.
Informasi ini dapat tersebar luas hingga ke pelosok daerah, sehingga seluruh warga Sulawesi Utara paham, sadar, dan mampu melindungi diri sendiri maupun keluarga dari ancaman penipuan yang makin canggih ini. Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat adalah senjata paling ampuh untuk mengalahkan berbagai kejahatan, karena tanpa adanya kesempatan dan celah, penjahat tidak akan bisa bertindak.»
Kami berharap masyarakat juga turut menjadi penyebar informasi, berbagi pengetahuan ini dengan kerabat, tetangga, dan sesama, sehingga perlindungan menjadi menyeluruh dan kita bisa menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan jauh dari berbagai ancaman kejahatan. Polairud Sulut akan terus hadir, mengawasi, dan melayani serta melindungi masyarakat di darat maupun di laut», pungkas Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H.,M.H, dalam keterangan, Sabtu (9/05/2026).

