*KABAWETAN, KOMPAS SBS*
Pemerintah Desa Air Sempiang, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang menggelar Rembuk Stunting dalam rangka Pencegahan dan Penurunan Stunting Tingkat Desa pada Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna desa ini dihadiri unsur Forkopimcam, yakni Camat Kabawetan, Kapolsek, Danramil diwakili Babinsa, KUA Kecamatan Kabawetan, Kepala Desa Mugianto, serta perwakilan BPD. Rembuk ini menjadi langkah awal penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027.
Kepala Desa Air Sempiang, Mugianto, dalam sambutannya menegaskan komitmen desa untuk menekan angka stunting secara serius.
“Stunting ini urusan masa depan anak-anak kita. Saya minta rembuk hari ini tidak berhenti jadi catatan di kertas saja. Harus ada program nyata yang kita kunci di RKPDes 2027,” tegas Kades Mugianto.
Mugianto juga meminta seluruh kader dan perangkat desa turun langsung ke lapangan. “Data harus akurat, by name by address. Kita intervensi dari ibu hamil, balita, sampai sanitasi rumah. Dana desa akan kita prioritaskan untuk ini,” tambahnya.
Camat Kabawetan yang turut hadir mengapresiasi langkah cepat Pemdes Air Sempiang. “Pencegahan stunting harus konvergen. Libatkan posyandu, kader, PKK, sampai rumah tangga. Forkopimcam siap mengawal,” ujar Camat.
*Hasil Rembuk Stunting menyepakati beberapa prioritas RKPDes 2027:*
1. *Penguatan Posyandu* – PMT balita & ibu hamil, lengkapi alat antropometri
2. *Edukasi 1000 HPK* – Pendampingan ibu hamil & baduta oleh kader
3. *Sanitasi & Air Bersih* – Pembangunan jamban sehat & perbaikan SPAM desa
4. *Ketahanan Pangan Keluarga* – Pemanfaatan pekarangan untuk sayur & ternak ayam
Babinsa dan Bhabinkamtibmas menyatakan siap mendukung pengawalan program agar tepat sasaran sampai ke dusun-dusun.
Kompas SBS*
*Ray zam*

