Top 5 This Week

Related Posts

Oknum Guru SD 3 Lembang Cina Diduga Catut Nama Bupati dan Kadis

BANTAENG — KOMPAS.Dunia pendidikan Kabupaten Bantaeng mendadak diguncang isu tak sedap Seorang oknum guru Sekolah Dasar (SD) 3 Lembang Cina berinisial AS diduga kuat nekat menjual gertakan manis dengan mengaku sebagai ‘Tim Sukses Murni’ pejabat daerah demi mengumbar janji manis penempatan jabatan Kepala Sekolah (Kepsek).

Tak tanggung-tanggung, oknum guru ini diduga sesumbar bahwa dirinya mampu mengatur penerbitan Surat Keputusan (SK) Kepsek hanya dengan sekali telepon ke Ibu Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, hingga Kepala Bidang (Kabid).Kamis 23/07/2026

“Saya tinggal telepon IBU, Kepala Dinas, serta Kabid. Tunjuk saja sekolah mana yang mau ditempati, tinggal tunggu SK-nya keluar,” bunyi pengakuan salah satu sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya menirukan ucapan sang oknum.

Rekam jejak AS pun kini ikut disorot. Berdasarkan informasi yang beredar, oknum guru tersebut disinyalir memiliki rekam jejak kelam saat dahulu pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah di salah satu SD di Bantaeng Ia diduga sering meminta pungutan uang kepada siswa maupun orang tua murid.

Kini, muncul kekhawatiran besar di kalangan pendidik bahwa modus operandi serupa akan terulang kembali dan merugikan calon-calon kepala sekolah yang jujur.

Saat coba dikonfirmasi oleh awak media, nomor telepon maupun keberadaan Guru AS tidak aktif hingga berita ini ditayangkan.

Kepala Sekolah Kaget, Dinas Pendidikan Meradang

Kepala Sekolah SD 3 Lembang Cina, Hj. Siti Nuralam, S.Pd., M.M., mengaku sangat terkejut saat dimintai tanggapan mengenai tingkah laku bawahannya tersebut.

“Saya baru tahu informasi ini. Walaupun guru tersebut adalah bawahan saya, sama sekali saya tidak tahu-menahu soal tindakan itu,”ungkap Hj. Siti Nuralam saat ditemui media.

Reaksi lebih keras datang dari Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, M. Yusuf, S.Pd., M.M. Ditemani Kabid Ketenagakerjaan Pendidikan Dasar, Burhanuddin, S.Pd., pihaknya menegaskan tidak akan tinggal diam dan segera memanggil oknum AS untuk meminta pertanggungjawaban.

“Kami siap memanggil Ibu Guru AS untuk mempertanggungjawabkan informasi ini, benar atau tidaknya. Sebab tindakan ini jelas mencoreng nama baik saya, Bupati, dan pihak-pihak lain yang dicatut,” tegas M. Yusuf di ruang kerjanya.

“Bahasanya seolah dia pimpinan besar, cukup telepon Pak Kadis dan Kabid langsung keluar SK penempatan Kepsek.

Kalau begitu caranya, kenapa bukan dia saja yang sekalian jadi Kepala Dinas atau Bupati? Padahal, sampai detik ini saya belum pernah mengeluarkan SK tersebut!” pungkasnya geram.

Kasus ini kini menjadi perbincangan hangat dan publik mendesak pihak berwenang untuk menindak tegas oknum yang merusak integritas dunia pendidikan di Bantaeng tersebut.

 

 

Laporan.  : Suarni Kabiro Bantaeng Sulsel

Popular Articles