Top 5 This Week

Related Posts

Doa Bersama Lintas Agama, Polres Minahasa Tenggara Semarakkan HUT Bhayangkara Ke-80 Tahun

Mitra, Kompas :Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Minahasa Tenggara menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (4/6/2026) pukul 10.00 WITA bertempat di Aula Polres Minahasa Tenggara, sebagai wujud rasa syukur dan memperkuat kerukunan di lingkungan institusi kepolisian.

Acara dihadiri langsung oleh Kepala Kepolisian Resor Minahasa Tenggara, AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han, didampingi Wakapolres Kompol Melky Makawaehe, S.E., serta seluruh Pejabat Utama dan anggota Polres Minahasa Tenggara.

Turut hadir sebagai pemuka agama dan pemberi doa masing-masing perwakilan dari agama Kristen yaitu Pendeta Priskila Legi, S.Th, agama Islam diwakili oleh AKP Agus Julianto, dan agama Hindu oleh Bripda I Gede Jaunuarsa.

Dalam sambutannya, Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk merenungkan kembali perjuangan dan pengabdian institusi Polri selama ini.

Menurutnya, Semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Melalui doa bersama ini, kita panjatkan rasa syukur atas segala perlindungan dan kekuatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada seluruh jajaran Polri. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa meskipun kita berbeda keyakinan, kita tetap bersatu dalam satu tujuan yang sama, yaitu mengabdi kepada negara dan melayani masyarakat,” ujar Kapolres.

Lanjut Kapolres menambahkan bahwa, “Kami berharap, di usia Bhayangkara yang ke-80 ini, semangat pengabdian semakin membara, integritas tetap terjaga, dan kinerja semakin profesional.

Semoga Polri senantiasa diberi kekuatan dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas, serta mampu menjadi penengah dan perekat persatuan bangsa di tengah keberagaman yang ada di wilayah hukum Minahasa Tenggara. Semoga kita senantiasa diberi keselamatan dan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Setelah rangkaian doa bersama sesuai keyakinan masing-masing, kegiatan ditutup dengan momen kebersamaan dan foto bersama.

Popular Articles