Top 5 This Week

Related Posts

Ultah PAKUREJO Yang Ke-10, Akan Isi Dengan Santuni Yatim Piatu Dan Dzuafa Serta Pentas Seni.Budaya.

KEMIRI, KOMPAS.SBS – Paguyuban Keluarga Purworejo (PAKUREJO) kini memasuki momen istimewa: genap berusia 10 tahun atau satu dekade kebersamaan. Didirikan atas inisiatif tiga serangkai,
Keberadaan PAKUREJO tidak lepas dari visi dan kerja keras tiga tokoh yang dikenal sebagai “Tiga Serangkai”. Mereka adalah Susanto, Bambang Kasino, dan Hartati Sri Wuryandari. Ketiga sosok inilah yang menjadi penggerak awal dan fondasi kuat berdirinya paguyuban ini hingga kini berkembang pesat dengan ribuan anggota yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Dari Kiri Ke Kanan
Bambang Kasino, Hartati Sri Wuryandari, dan Susanto

Nama “PAKUREJO” sendiri memiliki makna mendalam, yaitu **Awal Kerukunan Yang Makmur*. Dengan semangat gotong royong dan nilai-nilai kekeluargaan, mereka bertiga bersepakat mendirikan wadah yang tidak hanya mempertemukan orang-orang Purworejo, tetapi juga menjadi sarana untuk saling mendukung, berbagi, dan memajukan daerah tercinta.

Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang, dengan pasang surut perkembangan organisasi, kini tongkat estafet kepemimpinan PAKUREJO kini dilanjutkan oleh Eko Priyono yangblebih dikenal dengan.Eko SBE. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimilikinya, Dia berkomitmen untuk melanjutkan visi dan misi yang telah diletakkan oleh para pendiri.

                                           Eko Priyono

Paguyuban PAKUREJO ini kini telah tumbuh menjadi wadah yang mempererat persaudaraan sekaligus menjaga jati diri masyarakat Purworejo melalui seni dan budaya, dalam semangat persatuan Bhinneka Tunggal Ika.

Menyambut peringatan ulang tahun ke-10 tersebut, panitia telah menggelar rapat koordinasi persiapan pada Minggu (14/6/2026) di kompleks ruko kios Desa Bedono Pageron, Kecamatan Kemiri. Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua PAKUREJO, Eko SBE, didampingi Ketua Panitia Pelaksana, Suparman, serta dihadiri segenap pengurus dan perwakilan anggota.

Seluruh peserta menyatakan kesiapan penuh untuk berkontribusi demi kesuksesan acara, mulai dari penyusunan susunan acara, persiapan lokasi, konsumsi, hingga pengamanan. Puncak perayaan direncanakan digelar pada Minggu, 26 Juli 2026 bertempat di Lapangan Pageron, Desa Bedono Pageron, Kecamatan Kemiri, Purworejo.

“Ulang tahun ke-10 ini bukan sekadar perayaan rutin, melainkan bukti nyata kebersamaan yang telah terjalin selama satu dekade. Kami berharap acara ini semakin mempererat ikatan persaudaraan seluruh keluarga besar PAKUREJO,” ujar Eko SBE.

                             Sponsorship Baznas Dan Eko SBE

Perayaan kali ini dirancang khusus untuk menampilkan kekayaan budaya sekaligus kepedulian sosial. Rangkaian acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan penampilan menyanyi dari komunitas PAKUREJO.

Memasuki acara inti pukul 09.00 WIB, suasana akan diiringi instrumen Rabana/Terbangan di setiap pergantian sesi. Susunan acara meliputi: pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Purworejo, serta Lagu PAKUREJO. Kemudian dilanjutkan penampilan seni dari siswa-siswi berupa Tari Ndolalak, Tari Jaranan, Tari Merak, hingga atraksi bela diri.

Deretan sambutan akan disampaikan oleh Ketua Panitia, Ketua PAKUREJO, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bupati/Wakil Bupati, dan Pembina PAKUREJO. Acara juga diisi dengan penyerahan santunan secara simbolis bagi anak yatim piatu, pembacaan doa, dan ditutup dengan penampilan lengkap Jaran Kepang Krido Budoyo hingga selesai.

Menjelang malam tepat pukul 19.00 WIB, suasana akan berlanjut dengan hiburan Orjen Tunggal oleh Komunitas PAKUREJO sebagai penutup perayaan.

Panitia saat ini terus menyelesaikan berbagai persiapan teknis dan mengundang seluruh keluarga besar PAKUREJO, pihak Sponsorship baik dari Pemda maupun Swasta, serta warga sekitar untuk hadir dan merayakan momen ini bersama-sama.

(SBE)

Popular Articles