Kompas SBS- LANGKAT
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Langkat menggelar kegiatan bertema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara berlangsung khidmat di Aula Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan diawali dengan partisipasi dalam rapat daring bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol. Dr. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Dalam arahannya, Kepala BNN RI secara resmi mencanangkan empat pilar Gerakan Bersinar: Ananda Bersinar, Sekolah Bersinar, Kampus Bersinar, dan Desa Bersinar.

Ia juga menyampaikan upaya nyata perubahan di wilayah Gayo Lues, di mana lahan yang dulunya digunakan sebagai ladang ganja kini dialihkan menjadi lahan produktif perkebunan kopi. “Satu hektar kopi menghasilkan sekitar Rp140 juta, sedangkan ganja bisa mencapai Rp250 juta. Namun menanam ganja membuat pikiran tidak tenang dan merusak masa depan anak bangsa. Lebih baik hasil sedikit namun hati tenang dan bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya mengutip keterangan warga Aceh. Suyudi juga menambahkan, sejak tahun 2024 hingga saat ini, total aset dan barang bukti terkait narkoba yang berhasil diamankan mencapai nilai Rp165 miliar.

Setelah sesi daring selesai, acara dilanjutkan secara luring yang dihadiri sejumlah pejabat utama daerah, antara lain:
– Plt. Bupati Langkat Tiorita Surbakti, S.H.
​
– Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin-angin, S.E.
​
– Sekretaris Daerah H. Amril, S.Sos., M.AP.
​
– Ketua DPC Al-Washliyah Kabupaten Langkat Drs. H. Syarizal, M.Z.
​
– Perwakilan Polres Langkat, Kodim 0203/Langkat, Kejaksaan Negeri Langkat, Pengadilan Negeri Stabat, Kementerian Agama Langkat, Pengadilan Agama Langkat, KUPT Pendidikan Binjai-Langkat, jajaran kepala sekolah, siswa-siswi SMP dan SMK se-Kabupaten Langkat, serta perwakilan Lapas/Rutan Tanjung Pura, Batalyon Raider 100, Batalyon Marinir, dan Purnabakti BNN.

Acara dibuka dengan tarian persembahan dari siswa SMK Negeri 1 Stabat, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars BNN, serta doa yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Langkat Ustadz H. Zulkifli Ahmad Dian, Lc., M.A.

Ketua Panitia Tim P2M Hj. Henni Purwanti, S.Sos., M.AP., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Sementara itu.

Kepala BNNK Langkat dalam sambutannya menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukanlah tugas satu lembaga saja, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. “Kegiatan positif seperti seni tari, puisi, hingga bela diri adalah cara terbaik untuk mengisi waktu luang dan menjauhkan generasi muda dari jeratan narkoba,” ujarnya.

Ketua DPRD Langkat dalam arahannya meminta BNNK Langkat untuk lebih aktif turun ke tingkat kecamatan dan desa. “Saya siap turut serta memastikan pesan bahaya narkoba sampai ke seluruh lapisan masyarakat, karena narkoba adalah musuh bersama yang harus kita lawan,” tegasnya.
Kemudian, siswa SMK Negeri 1 Stabat menampilkan pertunjukan drama anti-narkoba yang menyentuh hati seluruh hadirin.

Plt. Bupati Langkat Tiorita Surbakti, S.H., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan yang memadukan edukasi dengan seni dan budaya. “Pemerintah daerah berkomitmen penuh memberantas peredaran narkoba di Langkat. Mari kita jaga keluarga dan lingkungan kita agar terhindar dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Puncak acara ditandai dengan deklarasi bersama pelajar SMP dan SMK se-Kabupaten Langkat yang menyatakan kesiapan berperan aktif memberantas narkoba, serta penandatanganan komitmen bersama dari seluruh instansi terkait.

Kegiatan ditutup dengan paparan bahaya penyalahgunaan narkoba dari Ketua Al-Washliyah Kabupaten Langkat Drs. H. Syahrizal, M.Z. Ia mengingatkan para pelajar: “Jauhi narkoba sebelum narkoba menjeratmu. Sekali terjerat, masa depanmu akan suram.” Seluruh rangkaian acara berjalan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan.
Pewarta Warianto

