Beranda blog Halaman 389

Prihatin Siswa -Siswi MI AL Zahroh Menjalankan Upacara Bendera di Jalan Gang Bubutuh Perhatian Pemerintah

0

Prihatin Siswa Siswi MI AL Zahroh,Melaksanakan Upacara Bendera Dijalan Gang,Dinas Terkait DimohonKabulkan Pembangunannya

Subang – Pada Senin 12 Januari 2026,nampak puluhan siswa dan siswi berseragam keatas menggunakan pakaian putih dan kebawah celana merah berderet rapi di jalan gang di depan bangunan sekolah,pada kesempatan tersebut di depan barisan ada seorang anak

bertindak sebagai Pemimpin berdiri menghadap bendera yang di kibarkan diatas tiang sederhana,memimpin barisannya untuk menghormat bendera Merah Putih yang dikibarkan.

Mereka adalah siswa siswi MI AL Zahroh yang beralamat Kp.Campaka RT 14 RW 03 Desa Buniara Kecamatan Tanjungsiang Kabupaten Subang yang sedang melaksanakan upacara bendera kegiatan rutinitas mingguan yang dilaksanakan setiap hari Senin di jalan gang tersebut pasalnya keberadaan MI AL Zahroh tidak memiliki halaman sekolah/lapangan sekolah untuk pelaksanaan upacara bendera.

Ati Pitriati,S.Pd.I selaku Kepala Madrasah ( Kamad ) saat di temui mengakui awak media bahwa pihaknya terpaksa memanfaatkan jalan umum untuk upacara bendera karena sekolah tidak memiliki lapangan atau pun halaman sekolah untuk pelaksanaan kegiatan sekolah termasuk kegiatan upacara bendera,ucapnya.

Kamad menerangkan bahwa MI AL Zahro berdiri sejak tahun 1981selain tidak memiliki halaman sekolah juga kondisi pisik bangunan sudah pada lapuk dan atap pada bocor,menurutnya MI AL Zahroh pada tahun 2007 pernah mendapat bantuan DAK sejak itu sampai sekarang belum ada lagi bantuan untuk pembangunannya.

Kamad MI AL Zahroh saat di tanya jumlah siswa dan tenaga pengajar di Madrasah yang di bawahinya,menerangkan jumlah siswa ada118 orang,dan jumlah guru ada 12:orang,terangnya.

“Sekolah kami memiliki 5 rombel dan kekurangan 1 rombel,untuk kekurangannya 1 rombel,Kami menyewa rumah warga”

Masih tutur Kamad Ati Pitriati,” Yang menjadi kendala Kami pada saat ini belum memiliki lapangan sekolah/ lapangan madrasah sehingga melaksanakan upacara bendera dilaksanakan di jalan gang,selanjutnya untuk mengatasi permasalahan ini Kami mohon kepada dinas terkait menurunkan bantuan sarana lapangan sekolah untuk pelaksanaan upacara bendera dan kegiatan sekolah lainnya.” Harap Kamad Ati Supriarkti.

Lebih lanjut Ati Supriarkti,S.Pd.I menyampaikan rencana selanjutnya untuk permasalahan Madrasalnya belum memiliki lapangan sekolah dirinya memiliki solusi menjadikan bangunan MI AL Zahroh menjadi 2 lantai,karena tidak memiliki lahan ke kosong baik ke depan,ke belakang maupun pinggir kiri dan pinggir kanan merupakan lahan warga,ujarnya

” Solusi satu – satunya menjadikan bangunan sekolah Kami dua lantai,dan bangunan yang sebelah timur yang terpisah dijadikan lapangan sekolah agar bisa di gunakan untuk kegiatan upacara bendera dan kegiatan sekolah lainnya.”Jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut tidak ketinggalan Ati Supriati,S.Pd.I selaku Kamad MI AL Zahroh berulang- ulang bermohon kepada instansi terkait,baik dinas pendidikan,Kemenag maupun Ke Kang Dedi Mulyadi ( KDM ) Gubernur Jawa Barat untuk meninjau MI AL Zahro yang di bawahinya,dan sekaligus menurunkan dana bantuan untuk pembangunannya,demi menciptakan putra putri yang berkualitas dan berkualitas.

“Kami mohon permohonan ini terkabulkan oleh Alloh SWT.Amin.” Pungkasnya.

D Jekiw/Asep Nasa.

Sidang Kedua Pembunuhan Putri Apriyani, Toni RM Tegaskan Eksepsi Terdakwa Dinilai Tak Berdasar

0

Toni RM Tegaskan Eksepsi Terdakwa Dinilai Tak Berdasr

Indramayu, Kompas.sbs – Sidang kedua perkara pembunuhan berencana terhadap mahasiswi Putri Apriyani dengan terdakwa mantan anggota Polres Indramayu, Alvian Maulana Sinaga, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Indramayu, Senin (12/1/2026).

Dalam persidangan tersebut, kuasa hukum terdakwa resmi mengajukan eksepsi terhadap surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

Kuasa hukum keluarga korban menegaskan bahwa eksepsi tersebut tidak berdasar secara hukum dan tidak memenuhi alasan untuk membatalkan dakwaan.

“Surat dakwaan jaksa sudah disusun secara cermat, jelas, dan lengkap sesuai KUHAP. Eksepsi yang diajukan penasehat hukum terdakwa tidak memiliki dasar hukum,” tegas kuasa hukum keluarga korban, Toni RM.

Saimin

Penumpang Kecewa Dengan KM Sabuk Nusantara 102 Dalam Berlayar Tidak Nyaman.

0

Gorontalo,Kompas –Sejumlah calon penumpang KM Sabuk Nusantara 102 yang melalui Agen PT. Sinar Saritama Mandiri yang memiliki rute Bitung – Gorontalo – Pasokan – POPOLII – Malenge – Wakai – Ampana –  Poso.

KM Sabuk Nusantara 102 melakukan Keberangkatan dari pelabuhan samudera bitung tujuan ke rumah pelabuhan Gorontalo.

Keberangkatan KM Sabuk Nusantara 102 dari pelabuhan samudera Bitung Minggu (11-01-2026) membawa penumpang tujuan ke Gorontalo.

Saat KM Sabuk Nusantara 102 melakukan pelayaran tiba-tiba KM Sabuk Nusantara 102 masuk di area lintas pulau Salongo terjadi kejadian pencurian di salah satu penumpang dek 2.

“Sewaktu Saya tidur jam 22.00 Wita, saya memutar lagu pakai handphone tiba-tiba handphone saya sudah hilang kalau saya tidak kaget dengan anak kecil nganis begini saya sudah tidak tau handphone saya,” Kata Riska Salah Satu Penumpang Di Dek 2,, Senin <span;>12/01-2026<span;>.

Namun saat handphone hilang saya langsung membangunkan para penumpang di sekitar dek 2 dan kami langsung menuju ke ABK kapal Sabuk Nusantara 102 untuk meminta supaya bisa memeriksa kejadian kehilangan handphone saya.

Di waktu 00.30, ABK kapal Sabuk Nusantara 102 hanya habis menyampaikan 05.30 saja pak nanti bapak dan ibu melapor ke Kapten supaya kami akan membuka bukti Cctv Atas kejadian tersebut,” Ujar ABK Kapal Sabuk Nusantara 102.

Ironisnya, Kapal Sabuk Nusantara 102 tiba-tiba lampu penerang Mati total kurang lebih 1 Menit tetap waktu 01.59 dan kapal tersebut tidak mati tetapi kapal tersebut berjalan lancar tanpa ada penerangan lampu,  jadi ini aneh bin ajaib dengan kapal sabuk Nusantara 102 tiba-tiba lampu penerang sudah menyala kembali.

Dalam pelayaran KM Sabuk Nusantara 102 terjadi di pulau Salongo tetapnya di waktu 02.00 sudah menyala dan pelayaran tersebut sebuah penumpang heran dengan kejadian KM Sabuk Nusantara 102 yang terjadi  Pencurian dan lampu penerang lampu mati.

Lebih Lanjut, Dia menambahkan bahwa untuk Kapten dan ABK Kapal lebih harus tegas dan memperhatikan kenyamanan penumpang yang ada di Beberapa Dek di KM Sabuk Nusantara 102 dan bukan di biarkan seperti binatang saja yang tanpa pengawasan dari Kapten dan ABK kapal.

Dan yang di herankan di waktu Penerangan kapal sudah nyala kami para penumpang melakukan penggeledahan barang berupa handphone Infinix yang Dugaan salah satu penumpang opsi yang tidak memiliki tiket berlayar di KM Sabuk Nusantara 102  yang melakukan Pencurian, tapi Alhamdulillah dalam penggeledahan barang di temukan handphone Infinix di salah satu tempat tidur yang berdekatan dengan dinding.” Ujarnya.

Dengan ada temuan nya handphone, maka kami sebagai penumpang meminta lebih Bertanggung jawab kepada kapten dan ABK kapal Untk melakukan patroli di atas kapal Sabuk Nusantara 102 dan jangan di biarkan begitu karena yang takutnya nantinya terjadi pembunuhan, Penganiayaan, dan lain’ maka penumpang merasa tidak nyaman berlayar dengan kapal dan percuma torang so bayar tapi kenyamanan di atas kapal tidak ada” Harapnya.

Terpisah, Ketua Umum Persatuan Organisasi Lintas Adat Agama Dan Budaya ( POLA ) Puboksa Hutahean menegaskan bahwa, Kepada Pihak KM Sabuk Nusantara 102 yang bernaung di agen PT. Sinar Saritama Mandiri harus memiliki sekuriti di atas kapal untuk melakukan patroli di setiap dek-dek kapal supaya tidak terjadi hal yang diinginkan kedepannya,” Ujarnya.

Namun, kami Selaku Ketua Umum Ormas yang melakukan hearing di DPRD untuk pemanggilan kepada kapten kapal dan pihak agen PT. Sinar Saritama Mandiri, KSOP untuk kejelasan terhadap KM Sabuk Nusantara 102 Yang mana ada beberapa kesalahan yang di lakukan KM Sabuk Nusantara 102 kepada penumpang dan sampai penumpang kapal merasa tidak nyaman untuk berlayar dengan kapal sabuk Nusantara 102.

Apabila dalam waktu dekat ini pihak KM Sabuk Nusantara 102 dan Pihak agen PT. Sinar Saritama Mandiri tidak menyelesaikan dan tidak memberikan permohonan maaf kepada penumpang, maka kami selaku Ormas akan membuatkan surat resmi kepada menteri Perhubungan, Menteri Keuangan dan Presiden RI Prabowo Subianto,” Kata nya.

” Kami Sebagai Ormas meminta keadilan kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk bisa melakukan sidak di setiap kapal tol yang berlayar khusus nya di KM Sabuk Nusantara 102 yang mana banyak opsi-opsi yang tidak memiliki tiket dalam berlayar,” Harap Puboksa Hutahean di saat konfirmasi awak media ini lewat via WhatsApp. Senin 12/01-2026.

Anggota DPRD Indramayu Kiki Arindi Kunjungi Warga Ujung Bendok Jaya Blok Bonjot

0

Indramayu, Kompas.sbs – Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PKB, Kiki Arindi, didampingi ibu ulwiyah melakukan kunjungan ke rumah warga Desa Ujungpendok Jaya, Blok Bonjot, Kecamatan Widasari,Senin (12/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat sekaligus melihat langsung kondisi warga yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, Kiki Arindi menyambangi kediaman Ibu Walekah, warga RT 12 RW 03 yang membutuhkan bantuan fasilitas kesehatan berupa kursi roda.

Melihat kondisi tersebut, Kiki Arindi menyatakan siap membantu proses pengajuan bantuan ke Dinas Sosial Kabupaten Indramayu.

“Saya akan berupaya membantu Ibu Walekah agar bisa mendapatkan bantuan kursi roda dari Dinas Sosial.

Mudah-mudahan pengajuannya dapat segera diproses dan direalisasikan,” ujar Kiki Arindi.

Suami ibu walekah menyampaikan terima kasih sudah dikunjungi anggota dewan dari PKB bapak Kiki arindi,
Kunjungan dewan ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang berharap perhatian pemerintah terhadap masyarakat dapat terus ditingkatkan, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan kesehatan.

Dengan adanya kunjungan langsung anggota dewan dari pkb tersebut, diharapkan kebutuhan masyarakat dapat tersampaikan dan mendapat penanganan yang tepat dari pihak terkait. Pungkasnya

Saimin

0

Kalbar, SanggauSatu lagi SPBU melakukan penyimpangan BBM subsidi milik rakyat miskin. Tidak peduli waktu, siang bolongpun, mereka beroperasi melayani konsumen jerigen maupun drum yang konon katanya untuk konsumsi PETI.

” Kami heran, kok tiap hari praktek penyelewengan yang dilakukan oleh SPBU 64.785.03 Simpang Ampar Desa Cempedak Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau, berjalan aman. Mana APH, ” kata warga begitu heran.

Ia bertanya, fungsi Pertamina dan Hiswana Migas itu apa. Kalau sekiranya tidak bisa berbuat banyak dalam membantu masyarakat kere, ya bubarkan saja. Kan percuma 2 lembaga tersebut ada tetapi vakum, ketika melihat SPBU berengsek.

Warga tadi meminta Polres maupun Polda Kalbar bergerak dan menangkap pelaku maupun pemilik yang sengaja menjual Bahan Bakar Minyak subsidi ke pihak ketiga. ” Wajib bagi Polres maupun Polda Kalbar untuk terjun kelokasi, mengingat BBM tersebut pesanan Tauke PETI.(Ridwan) 007/ Danil.A )

Borong Juara! Tim Pencak Organisasi UNEJ Raih Emas hingga Predikat Pesilat Terbaik di Kejurnas IV/2025*

0

Jember – Kompas.sbs – Tampil trengginas di gelanggang sendiri, skuad UKM Pencak Organisasi Universitas Jember (UNEJ) sukses mendulang prestasi manis dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Organisasi IV/2025. Dalam kompetisi yang berlangsung di GOR PKSPO Jember tersebut, para atlet kampus Tegalboto ini berhasil mengamankan satu medali emas, lima perak, hingga predikat Pesilat Terbaik.

Ananda Bintang Ferdiansyah, mahasiswa angkatan 2023 dari Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), sukses meraih Medali Emas pada kategori Tanding Kelas B Dewasa Putra. Penampilan gemilangnya di partai final membuatnya dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik dalam kejurnas tersebut.

Bintang mengungkapkan bahwa partai final berlangsung dengan tensi tinggi. Menghadapi lawan yang bermain agresif, ia dituntut untuk bermain taktis.

“Pertandingan final berlangsung cukup menegangkan. Lawan bermain agresif, jadi saya harus tetap tenang, fokus pada strategi yang sudah disusun pelatih, dan memanfaatkan momen untuk menyerang balik. Alhamdulillah strategi itu berhasil dan saya bisa mengunci kemenangan,” ungkap Bintang saat diwawancarai di kampus pada Senin (12/01/2026).

Selain Bintang, lima atlet UNEJ lainnya juga berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang Medali Perak (Juara 2) di berbagai kategori. Mereka adalah:

1. Andrian Ramadani (Pendidikan Fisika, FKIP angkatan 2023) – Juara 2 Tanding Kelas H Dewasa Putra.
2. Nur Laely Adenata (PG PAUD, FKIP angkatan 2023) – Juara 2 Seni Tunggal Dewasa Putri.
3. Bayu Algozi (Pendidikan IPA, FKIP angkatan 2024) – Juara 2 Seni Tunggal Dewasa Putra.
4. Feby Rizqika Valintina (Ilmu Sejarah, FIB angkatan 2024) – Juara 2 Seni Tunggal Dewasa Putri.
5. M. Fahril Dwi Firmansyah (Teknik Pertanian, FTP angkatan 2025) – Juara 2 Tanding Kelas E Dewasa Putra.

Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Bintang menuturkan bahwa tim UKM Pencak Organisasi UNEJ telah melakukan persiapan intensif selama kurang lebih satu bulan agar dapat berlaga di pertandingan yang berlangsung pada 5–7 Desember 2025.

“Kami berlatih 3 kali dalam seminggu, fokus pada fisik, teknik, strategi, serta sparring untuk persiapan mental. Menjelang hari H, intensitas latihan terus ditingkatkan,” jelasnya.

Tantangan terbesar yang dihadapi para atlet mahasiswa ini adalah manajemen waktu antara kuliah dan latihan, serta kondisi fisik yang rentan cedera. Bintang mengaku harus pintar-pintar membagi prioritas.

“Cara saya membagi waktu adalah dengan membuat jadwal yang jelas, memprioritaskan kuliah dan tugas, lalu memaksimalkan waktu senggang untuk latihan. Kadang memang berat, tetapi dengan manajemen waktu yang baik dan dukungan teman serta dosen, semuanya bisa dijalankan,” tambah Bintang.

“Jangan ragu untuk mencoba dan berprestasi di bidang apa pun yang kalian minati. Mulailah dari langkah kecil, terus konsisten, dan jangan takut gagal. Kampus menyediakan banyak fasilitas dan wadah untuk berkembang, yang penting kita berani mencoba,” pungkasnya.

Prestasi di Kejurnas IV ini diharapkan menjadi motivasi bagi UKM Pencak Organisasi UNEJ maupun mahasiswa-mahasiswa lainnya untuk membidik target yang lebih tinggi di tahun mendatang. Dukungan penuh dari pihak universitas akan terus mengalir agar talenta-talenta muda UNEJ dapat terus berkembang dan mempertahankan tradisi juara Universitas Jember. (And/Sbr)

Kompak, Masyarakat Desa Bulak Kidul Giat Gotong Royong Kuras Selokan yang Dangkal

0

Indramayu, Kompas.sbs – Mengingat datang nya musim penghujan, Masyarakat desa bulak kidul gang gebros Rt/07/02, Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu, kompak bersihkan Selokan.

Giat tersebut berawal dari obrolan santai diwarung kopi milik saudara Tasripin, namun secara sepontan saling menyetujui sehingga disepakati dan dilaksanakan, Minggu (11/1/2026).

Dalam kegiatan nampak terlihat antusias, dengan inisiatif sendiri masing-masing ada yang menguras, membersihkan rumput dan membuang limbah selokan.

Masyarakat desa bulak kidul yang kerap disapa Bapur dirinya mengatakan, Kalo bukan kesadaran diri sendiri mau siapa lagi yang akan perduli lingkungan.

“Coba lihat selokan yang dangkal sudah lama tanpa ada normalisasi, kalo hujan besar apakah air bisa mengalir,”ujarnya.

Tidak menutup kemungkinan, kalo dibiarkan begitu saja tentunya akan menyebabkan banjir. Selain itu bisa menjadi sarang jentik nyamuk yang akan berdampak menimbulkan penyakit demam berdarah (DBD), Pungkasnya.

Saimin

Warga Gang Disel Blok Jawet Desa Juntinyuat Swadaya Bangun Senderan, Pemdes Dinilai Tutup Mata

0

Indramayu.Kompas.sbs – Warga Gg. Disel Blok Jawet RT 07/01 Desa Juntinyuat Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu,Justru harus memikul beban pembangunan infrastruktur secara mandiri, Warga membangun senderan lingkungan mereka yang sudah lama tidak disentuh oleh Pemerintah Desa.(11/1/2026).

Aksi warga ini bukan sekedar bentuk keprihatinan, Melainkan simbol dari kekecewaan mendalam terhadap Pemerintah Desa yang dianggap tidak peduli, meski lokasi Gang Disel Blok Jawat hanya berjarak ratusan meter dari kantor Desa Juntinyuat kondisi Solokan lingkungan memprihatinkan kotor dan penuh dengan sampah.

“Kami gotong royong warga semua semangat bekerja, Warga Swadaya membeli bahan bahan, Batu, Pasir, Semen, Kayu, dan alat alat lainnya ini murni swadaya tidak pakai Dana Desa (DD) atau bantuan Pemerintah”, Ujar Tarjo.

Dalam waktu yang sama salah satu warga lainnya kepada awak media menyebut bahwa mereka sudah berkali-kali menyampaikan keluhan dan pembangunan ke pihak instansi terkait, Namun tak pernah ada tindak lanjut nyata, Kondisi ini berlangsung bertahun-tahun tanpa kejelasan.

Kalau hanya mengandalkan janji, Desa Kami tidak akan maju, Pemerintah Desa seharusnya malu karena kami yang membangun senderan dengan murni swadaya, bukan Pemerintah Desa.Tutup Warga.

Saimin

“Ketum DPP PWDPI Dukung Langkah KPK dalam Penetapan Tersangka Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas”

0

Jakarta, 9 Januari 2026 – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tahun 2024.

Penetapan status tersangka ini diumumkan setelah melalui proses penyidikan panjang dan dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, yang menyatakan surat penetapan telah diterbitkan. Isu ini telah menjadi spekulasi selama berbulan-bulan terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pembagian kuota haji tambahan.

“Kami sangat mendukung langkah tegas yang dilakukan KPK dalam menangani perkara ini. Pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa, dan tidak ada satu pun institusi atau individu yang boleh berada di luar hukum,” ujar Ketum DPP PWDPI pada Jumat (9/1/2026).

Pihaknya menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan urusan negara, termasuk di bidang urusan agama seperti pelaksanaan ibadah haji, merupakan hal yang mutlak diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Proses hukum yang adil dan objektif harus berjalan maksimal, baik untuk menjaga keadilan maupun sebagai bentuk pembelajaran agar tidak terjadi praktik yang sama di masa depan,” tambahnya.

Ketum PWDPI juga menghimbau seluruh pihak untuk tidak melakukan spekulasi yang tidak bertanggung jawab dan memberikan ruang penuh kepada KPK dalam menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(Tim Media Group PWDPI)

“DPP PWDPI Akan Gelar Bazar UMKM Merah Putih, Koperasi PWDPI, dan Pasar Malam Selama 20 Hari di Kalianda”

0

LAMPUNG – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (Ketum DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah RS akan menyelenggarakan rangkaian acara berupa Bazar UMKM Merah Putih, Pameran Produk Koperasi PWDPI, dan Pasar Malam selama 20 hari berturut-turut.

Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 2 hingga 21 Februari 2026 di Lapangan Cipta Karya, Kalianda, Lampung Selatan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor DPP PWDPI, Ketum PWDPI, Nurullah menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi rakyat kecil dan memperkuat peran UMKM serta koperasi sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

“Kita ingin memberikan wadah yang luas bagi para pelaku UMKM lokal untuk mempromosikan dan memasarkan produk mereka, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan barang kebutuhan dengan harga terjangkau,” ucapnya.

Bazar UMKM Merah Putih dan Koperasi PWDPI akan menghadirkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dari berbagai daerah di Lampung dan sekitarnya termasuk dari pulau jawa, dengan produk yang beragam mulai dari makanan dan minuman khas daerah, kerajinan tangan, pakaian, hingga produk pertanian olahan. Sementara itu, Pameran Produk Koperasi PWDPI akan menampilkan hasil kerja sama antar koperasi anggota PWDPI dari berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, Pasar Malam yang akan beroperasi setiap malam mulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB akan menghadirkan hiburan ringan seperti musik daerah, pertunjukan seni tradisional, dan permainan anak-anak untuk menambah suasana meriah.

“Kami berharap rangkaian kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar masyarakat serta pelaku usaha,” tambah Ketum PWDPI.

Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama berlangsungnya kegiatan.

(Humas Media Group PWDPI)