Beranda blog Halaman 354

SBNI Sumut Ingatkan Pemerintah Jamin Hak Buruh PT TPL Pasca Pencabutan PBPH

0

 

Kompas SBS – Medan

Bahwa Dewan Pengurus Wilayah Serikat Buruh Nasional Indonesia (Depewil SBNI) Sumatera Utara yang dipimpin Yosafiti Waruhu, SH menghormati keputusan pemerintah pusat mencabut Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) terhadap PT. Toba Pulp Lestari pada tanggal 20 Januari 2026. Dapat dipastikan dengan pencabutan PBPH terhadap PT. Toba Pulp Lestari berdampak pada hubungan kerja antara perusahaan dengan buruh.

Atas hal tersebut Depewil SBNI Sumatera Utara mengingatkan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Sumatera Utara tentang kepastian hubungan kerja pekerja/buruh dengan perusahaan PT. Toba Pulp Lestari untuk diawasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI bersama dengan pemerintah provinsi Sumatera Utara dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara.

Informasi yang kami peroleh, buruh tetap PT. Toba Pulp Lestari per 30 September 2025 rata-rata 1.051 sebagaimana tertuang dalam Laporan Keuangan Triwulan III 2025 PT. Toba Pulp Lestari.

Sementara itu diduga ribuan buruh yang bekerja pada kegiatan pembibitan dan penanaman eukaliptus melalui perusahaan mitra telah memberi kontribusi besar pada kegiatan PT. Toba Pulp Lestari selama ini. Kegiatan hutan tanaman industri tersebar di Kab. Simalungun, Kab. Asahan, Kab. Toba, Kab. Pakpak Barat, Kab. Tapanuli Utara, Kab. Tapanuli Selatan Kab. Tapanuli Tengah, Kab. Humbanghasundutan, Kab. Dairi, Kab. Samosir, Kab. Padanglawas Utara dan Kota Padang Sidempuan.

Untuk itu kami mendesak pemerintah:

1. Memastikan hak para buruh baik di PT. Toba Pulp Lestari maupun hak para buruh pada perusahaan mitra PT. Toba Pulp Lestari seperti upah, jaminan sosial dan hak normatif lainnya dilaksanakan sepenuhnya oleh perusahaan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di bidang ketenagakerjaan.

2. Meminta kepengawasan ketenagakerjaan untuk segera melakukan identifikasi jumlah buruh yang sebenarnya di PT. Toba Pulp Lestari baik buruh yang berstatus PKWTT atau PKWT atau penyebutan dalam bentuk lain seperti buruh harian lepas dan/atau borongan mesti dapat diketahui dan diumumkan oleh pemerintah karena menyangkut hak dan kelangsungan hidup para buruh warga Sumatera Utara.

3. Meminta kepengawasan ketenagakerjaan untuk melakukan identifikasi perusahaan mitra PT. Toba Pulp Lestari yang mempekerjakan buruh dan tersebar dibeberapa kabupaten/kota. Identifikasi ini penting untuk memastikan jumlah buruh, hak para buruh selama ini hingga pasca pencabutan PBPH terhadap PT. Toba Pulp Lestari. Tentunya kepengawasan memiliki data awal karena kepengawasan telah atau akan memperoleh wajib lapor perusahaan

Reporter Warianto

Pengadaan Pojok Baca Digital 141 Desa, Modus Baru Gerogoti Keuangan Daerah Secara Berjamaah

0

Kompas.sbs Batu Bara – Bantuan Keuangan Khusus dari Pemkab Batu Bara kepada Pemerintahan Desa sebesar Rp.15 juta per desa berlaku sama untuk 141 Desa Se-kabupaten Batu Bara sesuai Surat Keputusan Bupati Batu Bara No.721/DPMD/2025 tentang Penetapan Besaran Alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada pemerintahan desa untuk pembangunan pojok baca digital desa tahun anggaran 2025 tertanggal 2 Desember 2025, dan Penawaran dari Asia UPVC No.A.2763_PVC/ER/SFL/0925, tertanggal 9 Desember 2025 yang lalu.

Namun sangat ironis, fakta dilapangan pengadaan hanya berupa sekat berbentuk L bahan dari Asia UPVC, bahan kaca biasa, tidak dilengkapi literasi dan digitalisasi, serta bukan kaca film
Bagi sebahagian warga pengrajin kusen kaca menafsir secara kasar bernilai bahan baku dan ongkos pasang dan transport, pajak 12.5% diduga hanya berbiaya Rp.10 juta.

Beberapa kepala desa yang dikonfirmasi menyatakan harga yang mereka bayarkan Rp.15 juta dipotong pajak, “Karena kami yang bayar pajak, dan pembayaran melalui perpanjangan tangan pengusaha terindikasi pengondisian melalui kordinator disetiap kecamatan”, ucap para kades, pada Selasa.(27/01/2026)

Menurut Keterangan kades di kecamatan Datuk Tanah Datar saat dipertanyakan manajemen administrasi pengadaan barang dan jasa, oknum kades berinisial AG mengatakan, “Kami tidak ada menerima penawaran, dan juga kami tidak pernah mengajukan pesanan barang atau bahan tersebut ke salah satu rekaman atau pihak ketiga, namun tiba-tiba sudah sampai di kantor desa, tapi karena kata korlap itu perintah bos,ya gimana lagi,kami tinggal bayar saja, tapi pajak kami yang bayar”, Katanya.

Beberapa kades di wilayah kecamatan Talawi yang ditemui untuk konfirmasi berinisial ‘MT’ dan ‘AM’ juga mengatakan hal yang sama, “Jangankan menerima penawaran atau mengeluarkan pesanan barang, kenal pun tidak sama sekali, siapa pihak ketiganya, namun karena perintah maka kami bayarkan dari dana BKK, karena kalau di Dana Desa tidak ada anggaran nya untuk pojok baca tersebut”, tuturnya di kantor desa.

Saat oknum kadis PMD kabupaten batu bara dikonfirmasi melalui WhatsApp dan telepon selulernya, namun disayangkan, oknum kadis tidak menjawab telepon dan tidak membalas chat WhatsApp terkait beberapa pertanyaan dari awak media, diduga oknum kadis sengaja menghindar dari pertanyaan awak media.

Salah satu oknum kades di kecamatan Nibung hangus yang dikonfirmasi berinisial ‘Y’ mengatakan bahwa, “Saya menolak barang tersebut, saat ditanyakan kenapa menolak, oknum kades mengatakan 140 desa adinda, desa jatimulia menolak, sebab itu namanya desentralisasi korupsi yang mana pihak tertentu menitip kejahatan melalui desa, sehingga kades yg harus bertanggung jawab, Kita sudah kordinasi dengan Kajatisu, disitu kades hanya mempertanggung jawabkan aja yg mengelola bukan kades, Cuman kita belum bisa deteksi aktor intelektualnya, tulisnya melalui chat WhatsApp kepada awak media yang bertugas.

Pengamat Sosial aktivis LSM MITRA (Lembaga Swadaya Masyarakat Monitoring Independen Transparansi Realisasi Anggaran) Alaiaro Nduru Mengamati hal tersebut masuk kategori dugaan modus Baru penggerogotan keuangan daerah diduga melibatkan kolaborasi pengusaha dan penguasa, hal tersebut terlihat seluruh kepala desa belanja disatu toko atau badan usaha terindikasi layaknya dikondisikan atau diarahkan ke salah satu pihak ketiga.

Mereka menduga adanya tindak kejahatan ekonomi perdagangan monopoli,Bagi penguasa/pejabat melakukan pengkondisian dengan iming-iming Sukses Fee merupakan tindakan kejahatan korupsi influenser hirarkhi kekuasaan absolut, ucap Ketua LSM MITRA.

Lanjutnya bersama tim,mereka mengatakan bahwa sudah mengambil kesimpulan dalam hal peristiwa itu, LSM MITRA membuat laporan atau Dumas kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk proses hukum lebih lanjut, guna mengetahui isu dugaan Tindak Pidana Korupsi dan penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan yang di akibatkan sebuah peristiwa hukum yang terindikasi melawan hukum, tegasnya.

Tim LSM MITRA bersama beberapa pimpinan Redaksi media online membuat komitmen bersama untuk bertindak secara bersama-sama melaporkan peristiwa hukum tersebut kepada kejati Sumut dalam Minggu ini.

Adapun yang mereka laporkan atau Dumas kan adalah dugaan Tindak Pidana Korupsi berjemaah, dugaan penyalahgunaan wewenang yang terindikasi pengkondisian rekanan atau pihak ketiga, dugaan adanya indikasi data palsu dalam menyelesaikan laporan keuangan yang bersumber dari BKK tersebut.

Beberapa desa di pantau awak media untuk melihat barang berupa pojok baca digital yang dimaksud, dan hasilnya diduga tidak sesuai dengan besaran harga yang di anggarkan, dan yang lebih menonjol adalah kaca nya tipis tidak kaca film, dan bahan yang digunakan diduga bahan yang tidak berkualitas atau terindikasi tidak sesuai dengan spesifikasi pojok baca digital secara nasional atau perpustakaan nasional. (RP)

Panen Raya Padi Sawah di Kecamatan Mardingding, Bukti Nyata Upaya Pemkab Karo Pulihkan Lahan Terdampak Banjir

0

 

MARDINDING KARO,Kompas.SBS|Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, BSc., melaksanakan Panen Raya Padi Sawah di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Selasa (20/01/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karo menegaskan bahwa panen raya ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi bukti nyata kebangkitan sektor pertanian di Kabupaten Karo.
“Panen raya ini merupakan hasil kerja bersama dalam membangkitkan sektor pertanian, khususnya di kawasan Paya Lah Lah yang selama ini menjadi sentra pangan penting di Kabupaten Karo,” ujar Bupati Karo.

Bupati Karo menjelaskan bahwa kawasan Paya Lah Lah memiliki luas 3.300 hektare yang mencakup beberapa desa. Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Karo memfokuskan penanganan lahan seluas 1.500 hektare (hasil dari penanganan ini, petani sudah dapat memanen padi sawah) dengan tingkat produktivitas padi sawah berada pada kisaran 6 hingga 7 ton per hektare. Potensi tersebut dinilai sangat strategis dalam menjaga ketersediaan stok pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para petani.

*Wagub Sumut: Panen Raya Indikator Keberhasilan Pemulihan Irigasi*

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, BSc., yang menyampaikan sambutan Gubernur Sumatera Utara, menegaskan bahwa panen raya ini memiliki makna strategis.
“Panen raya ini menjadi indikator keberhasilan pemulihan dan penguatan jaringan irigasi di kawasan terdampak banjir. Dengan irigasi yang kembali berfungsi optimal, petani dapat menanam tepat waktu dan menjaga produktivitas padi secara berkelanjutan,” ucap Wakil Gubernur.

Sebagai bentuk dukungan nyata dalam membangun sektor pertanian di Kabupaten Karo, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2025 sudah menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada petani, berupa 6 unit corn sheller mobile, 5 unit solar dryer dome, 5 unit gudang pascapanen, 4.000 unit perangkap lalat buah, 4 unit handtraktor, serta 9 unit cultivator, Bantuan Benih Padi Sawah Seluas 1.040 ha, Bantuan Benih Jagung Hibrida seluas 550 ha.

Banjir Oktober 2024 Sempat Rendam 743 Hektare Sawah

Kawasan Paya Lah Lah sebelumnya sempat mengalami masa sulit akibat banjir yang terjadi pada 10 Oktober 2024. Banjir tersebut menggenangi sekitar 743 hektare sawah dan menyebabkan puso serta kerugian besar bagi para petani.

Menjawab kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo mengambil langkah nyata melalui kolaborasi dan kerja bersama lintas sektor. Pada April 2025, Pemkab Karo bersama Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI melalui Direktur Serealia, Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si., meninjau langsung lokasi terdampak banjir di kawasan Paya Lah Lah. Dalam peninjauan tersebut disampaikan apresiasi atas semangat dan upaya Pemkab Karo dalam mencari solusi serta membangun sinergi dalam satu komando untuk pertanian.

Hasil peninjauan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pelaksanaan Program Optimasi Lahan Rawa Tahun 2025 melalui pekerjaan normalisasi saluran dan sungai sepanjang 15,4 kilometer. Program ini didukung oleh APBN melalui Kementerian Pertanian, dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta keterlibatan Kodim 0205/Tanah Karo dan perangkat daerah teknis terkait.

Panen 400 Hektare, Hasil Nyata Kolaborasi Pemerintah

Sebagai hasil dari upaya tersebut, hingga Januari 2026 luas panen padi sawah di kawasan Paya Lah Lah telah mencapai sekitar 400 hektare dengan rata-rata produksi 6 hingga 7 ton per hektare. Luas panen ini akan bertambah karena beberapa desa belum melaksanakan panen. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu menghadirkan kesejahteraan yang nyata bagi para petani dan mampu memberikan Efek pengganda (multiplier effect) ke sektor lain.

Turut hadir pada kegiatan panen raya tersebut, Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP., Kepala BRMP Tanaman Pangan PJ Satgas Swasembada Pangan Prov Sumatera Utara., Dr. Haris Syahbuddin, DEA., Forkopimda Kabupaten Karo, Danbrigif TP 37/HS, Kolonel Inf Saiful Rizal, S.Hub.Int., M.H.I., Danyon TP 904 Garamata, Letkol Inf Anom Wahyu Sasmita, S.I.P., M. Tr. Mil., Para Asisten Setda Kab.Karo,Kepala Perangkat Daerah, Camat Mardingding, Camat Laubaleng, Ketua TP PKK Kab.Karo, Ketua 1 TP PKK Kab.Karo, Forkopimcam Mardinding Laubaleng, Para PPL dan Kepala Desa se Kecamatan Mardingding dan Laubaleng, serta Petani pada kawasan Paya Lah Lah.

Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN.

Dituntut Hukuman Mati, Terdakwa Ganja 214 Kg Kabur Usai Sidang

0

Kompas.sbs Medan – Seorang terdakwa kasus ganja dengan barang bukti 214 Kg, Syalihin GP alias Lihin (39), dilaporkan melarikan diri usai mengikuti persidangan, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Terdakwa kabur sesaat setelah sidang agenda pledoi (pembelaan) selesai digelar.

Diduga kuat, pelarian tersebut dibantu pihak lain, memanfaatkan kelengahan pengamanan di komplek PN Lubuk Pakam.

Informasi yang dihimpun, Rabu (28/1) menyebutkan, Syalihin kabur dengan mengendarai sepeda motor keluar dari area pengadilan.

Mengetahui adanya tahanan kabur, Kejaksaan Negeri Deliserdang langsung berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk melakukan pengejaran dan pencarian intensif terhadap terdakwa. Hingga kini, belum ada informasi resmi apakah Syalihin telah berhasil ditangkap kembali.

Sebelumnya diketahui, Syalihin warga Dusun Atu Peltak, Desa Penomon Jaya, Kecamatan Rikit Gaib, Gayo Lues, Aceh, merupakan salah satu dari 9 terdakwa kasus narkotika jenis ganja dengan barang bukti mencapai sekira 214 kilogram, hasil pengungkapan BNN Provinsi Sumatera Utara pada Mei 2025 lalu. Kasus ini termasuk dalam kategori narkotika skala besar yang menyita perhatian publik.

Dalam persidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Deliserdang menuntut hukuman mati terhadap Syalihin bersama delapan terdakwa lainnya. Rencananya, pada sidang berikutnya, para terdakwa dijadwalkan mendengarkan putusan vonis majelis hakim.

Kaburnya terdakwa narkotika dengan ancaman hukuman mati ini menimbulkan pertanyaan serius terkait pengamanan tahanan selama proses persidangan, sekaligus menjadi sorotan publik terhadap sistem pengawalan di pengadilan.

Sistem pengamanan tahanan dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) hanya dilakukan oleh petugas Kejaksaan dan tidak melibatkan pihak keamanan lain termasuk saat berada di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam sementara Para terdakwa yang sidang cukup banyak setiap harinya.

Kaburnya terdakwa terpidana mati, Salihin terlihat sudah di rencanakan secara rapi, dengan kelengahan petugas Jaksa hingga terdakwa melarikan diri menggunakan sepeda motor yang sudah standby di Parkiran Kantor Pengadilan Negeri Lubuk Pakam. Hal tersebut harus dijadikan bahan evaluasi kinerja Jaksa dalam hal ini Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam dalam mengawasi dan menjaga tedakwa. (RP)

Pemkab Indramayu Lakukan Antisipasi, di Antaranya Buat Sodetan dan Evakuasi Pohon Tumbang

0

Indramayu, Kompas.sbs – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menunjukkan komitmen serius dalam menangani persoalan bencana hidrometeorologi di sejumlah titik strategis kota, termasuk kawasan Sport Center dan permukiman warga. Langkah konkret diambil mulai dari monitoring titik-titik genangan air yang tinggi, pengecekan saluran pembuangan, hingga penanganan dampak sosial, pada Rabu (28/01/2026).

Berdasarkan hasil Patroli yang dipimpin oleh Satpol PP Kabupaten Indramayu, ditemukan penyumbatan masif pada saluran utama di Jalan Jenderal Sudirman. Saluran air berdimensi besar yang seharusnya menjadi urat nadi drainase kota tertutup oleh bangunan kios permanen. Kondisi ini disinyalir menjadi dalah satu penyebab terhambatnya aliran air selama bertahun-tahun.

Tak hanya fokus pada saluran air, Satpol PP Kabupaten Indramayu juga bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang di beberapa ruas jalan protokol akibat cuaca ekstrem, seperti di Jalan Tembaga Kecamatan Indramayu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso mengatkan, personel diterjunkan untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon yang sempat menghambat akses lalu lintas, guna memastikan keselamatan pengguna jalan dan mencegah kerusakan infrastruktur lebih lanjut.

Di saat yang sama, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu melaksanakan normalisasi dengan membuat Sodetan Kali Ceblok di kawasan Pantai Pataya. Dengan mengerahkan alat berat excavator, pembuatan sodetan ini bertujuan untuk memperlancar pembuangan air menuju laut.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, memantau langsung pengerjaan di lapangan dengan didampingi perangkat desa dan masyarakat setempat. Upaya ini diharapkan secara signifikan dapat mengurangi dampak banjir yang kerap merendam wilayah Jalan Pahlawan, Jalan Samsu, hingga kawasan Tambak.

Maulana Malik menegaskan, rangkaian penanganan bencana hidrometeorologi ini dilakukan secara terintegrasi antarlembaga. Pihaknya melakukan pengecekan dan pembersihan di simpul-simpul saluran, terutama di Sungai Ceblok, melakukan mitigasi dan menindaklanjuti aduan-aduan masyarakat, serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Cimanuk manakala bencana hidrometeorologi itu menjadi berada dalam kewenangan BBWS.

“Kami tidak hanya fokus pada pembersihan rutin, tetapi juga melakukan tindakan korektif terhadap infrastruktur yang terhambat. Pembuatan Sodetan dan normalisasi ini krusial agar kapasitas tampung serta aliran drainase kembali optimal. Kami memohon dukungan masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di atas saluran air demi kepentingan bersama, menuju Indramayu yang bebas genangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar mengatakan, pihaknya mendirikan Posko Pengungsian bagi warga yang terdampak genangan air seperti di kompleks perumahan.

“Kami membantu mengevakusi warga yang terdampak, juga mendirikan Posko Pengungsian,” katanya.

Baik Teguh, Maulana, Oce berharap, air segera surut, dan warga dapat kembali ke rumahnya dengan nyaman.

Saimin

Ada oknum pupuk cetak sewah masih di duga

0

Ada Dugaan Oknum Jual Pupuk Cetak sawah. 

PALI kompas sbs – Pembangunan cetak sawah adalah program nasional masyarakat sangat mendukung dalam peran cetak sawah berlokasi di desa pengabuan timur kecamatan abab kabupaten pali. 

Terkait dengan ada cerak sawah di desa pengabuan timur  bahwa ada dugaan mobil dinas angkut BBM yang melibatkan oknum KSM, maka media ini konfirmasi lagsung ke ketua KSM (saputra) beliau memberikan keterangan

Bahwa mobil dinas tersebut digunakan untuk ambil pupuk yang informasi dari masyarakat banyak pengabuan timur  dituga mau dijual pupuk berhamburan di lokasi cetak sawah tersebut, menurut ketua KSM  Saudara (  Saputra) 

Perintahkan driver armada  ( E) KSM datang ke lokasi  cetak sawah wilayah desa pengabuan timur tersebut untuk membeli pupuk yang mau dijual berlokasi di cetak sawah desa pengabuan timur tempat timbunan pupuk yang berhamburan di lokasi.Keterangan driver armada KSM desa  betung barat saudara ( E ) 35 . Setelah  di perintahkan oleh ketua KSM, lansung datang ke lokasi pupuk tersebut. Driver  Armada   inisial ( E )  hanya menjalan perintah pak ketua ternyata di lokasi tersebut untuk angkut  pupuk  yang ada dugaan untuk diperjual belikan. Ungky Ketua KSM. 

Kepada pihak yang berwenang agar datang kelokasi  cetak sawah di desa pengabuan timur untuk di hitung kembali pupuk tersebut. 

Ungkapan. 28/1 / 2026.

Kementerian Agama Kabupaten Karo Hadiri Muskab PDBI Karo 2026

0

 

KABANJAHE KARO, Kompas.SBS|Bukti dan komitmen memberikan dukungan penuh atas kemajuan drum band di tanah karo dan ikut menyukseskan musyawarah kabupaten Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Karo, Kementerian Agama Kabupaten Karo menghadiri Muskab PDBI Karo, Selasa (27/01/2026) di Bob Cafe & Kulunir Jalan Pahlawan Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Kepala Kemenag Kabupaten Karo Drs Hj. Saparuddin M.A hadir di Muskab didampingi Kepala MTsN Karo, M.Ihksan dan Kepala Man Karo,Ashari Fahmi S.Pd, MM.

Drs.Hj Sapparudin M.A selaku Kepala Kemenag Kabupaten Karo mengatakan kepada Media Kompas.SBS, kalau mereka mendukung penuh pemilihan pengurus PDBI Kabupaten Karo Periode 2026-2031, semoga hasil Musyawarah ini berdampak baik dan membawa kemajuan Drum Band di Kabupaten Karo, serta pengurus yang terpilih mempunyai program yang baik juga, dan bisa membawa Drum Band Karo ke lebih baik lagi yang kita akui sebelumnya juga sudah baik.” Ujarnya.

Sapruddin juga optimis ditangan Ketua terpilih Dharma Efrijon Situmorang, pasti akan berprestasi, karena sosok beliau mempunyai kepedulian yang luar biasa.” Pungkasnya.

Kami juga mewakili Kemenag Karo dan Sekolah yang dibawah naungan Kemenag mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua Dharma Efrijon Situmorang, kami yakin ditangan beliau Drum Band pasti mempunyai kemajuan
pesat.” Katanya.

Hal yang sama diucapkan oleh seorang Konten Creator, Pelita Monald S.Pd, Selamat buat bang Dharma Situmorang atas terpilih menjadi Ketua PDBI Karo Periode 2026-2031, sentuhan tangan dingin bang Dharma pasti menggireskan prestasi Drum Band Tanah Karo.” Katanya.

Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN.

Kantor Pertanahan (BPN) Kota Administrasi Jakarta Utara Komitmen Berikan Pelayan

0

 

jakarta  kompas.sbs Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima yang profesional, transparan, cepat, dan berintegritas kepada seluruh masyarakat. Komitmen ini merupakan wujud nyata pelaksanaan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik di bidang pertanahan, Jalan, Melur No.10, RT.5/RW.13, Rawabadak Utara, Kecamatan Koja, jakarta utara

 

Dalam setiap proses pelayanan, BPN Jakarta Utara menjunjung tinggi prinsip kepastian hukum, akuntabilitas, keterbukaan informasi, serta keadilan. Seluruh layanan pertanahan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, dengan memanfaatkan sistem digital guna mempercepat proses dan meminimalisir praktik maladministrasi.

 

BPN Jakarta Utara juga terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar mampu memberikan pelayanan yang ramah, responsif, dan solutif, serta terbuka terhadap kritik dan saran masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

 

Melalui komitmen pelayanan prima ini, BPN Jakarta Utara bertekad menjadi instansi yang bersih, melayani, dan dipercaya masyarakat, demi terwujudnya tertib administrasi pertanahan dan kepastian hak atas tanah di wilayah Jakarta Utara.

 

Sesepuh Wartawan jakarta utara sekaligus Ketua Perkumpulan Wartawan Online (PWO) Dwipantara Jakarta Utara, *Chaerul Syah Hasibuan,* biasa disapa *Opung* Angkat Bicara, mengapresiasi komitmen BPN Jakarta Utara dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat guna menjamin kepastian hukum di bidang pertanahan,”ujar Opung

 

Untuk itu, jika ada hal-hal yang perlu diketahui masyarakat terkait persyaratan maupun tahapan dalam pengurusan sertifikat tanah agar datang langsung ke Kantor Pertanahan Jakarta Utara atau melalui laman yang tersedia,”tutupnya

 

“Untuk menghindari miss informasi sebaiknya bertanya langsung kepada petugas kami. Kami siap melayani dengan sepenuh hati. Hal ini sebagai wujud komitmen kami dalam peningkatan pelayanan,” ujar Kepala Kantor, Sontang Coin Manurung melalui Kasubag TU, Adi S kepada media, Selasa 27 Januari 2026.

 

Atas informasi yang beredar terkait adanya keluhan dari Ahmad Hasmi Sitompul, warga Jl Bakti, Cilincing Jakarta Utara hal tersebut merupakan kesalah pahaman dalam menerima informasi.

 

“Yang bersangkutan konsultasi dan ada syarat yang kurang lengkap yakni PBB (Pajak Bumi Bangunan). Nah merasa kurang paham untuk mengurus PBB dia bertanya. Ternyata yang ditanya adalah Notaris. Jadi itu di luar pengetahuan kami. Hanya memang harusnya tidak dilakukan di kantor ini,” jelasnya.

 

Menurut Adi, yang bersangkutan dalam hal ini sudah mengklarifikasi dan memberikan penjelasan bahwa itu merupakan kesalah pahaman informasi serta meminta maaf kesalahan informasi yang beredar.

 

“Kami tentu tetap concern kepada kualitas palayanan kami dan terus menghimbau kepada seluruh masyarakat yang mengurus surat-surat tanahnya agar langsung menghubungi petugas kami,” tambah Adi.

 

 

Report, suhendi

Kepedulian : Tausiah dan Santunan 224 Anak Yatim Piatu Siap Digelar di Kota Bakti

0

Kepedulian : Tausiah dan Santunan 224 Anak Yatim Piatu Siap Digelar di Kota Bakti

          MediaKompas.sbs.-Wilayah Aceh
KOMPAS.SBS.-NEWS || PIDIE,ACEH— Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Sakti Peduli Anak Yatim dan Piatu akan melaksanakan kegiatan Tausiah dan Santunan Anak Yatim Piatu pada Jumat malam Sabtu, 30 Januari 2026, bertempat di Pasar Kota Bakti, Kabupaten Pidie.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda sosial-keagamaan yang secara konsisten telah dilaksanakan dua kali setiap tahun, yakni pada Bulan Suci Ramadhan dan Bulan Rabiul Awal, yang selama ini dipusatkan di Masjid Istiqamah Kota Bakti. Selain itu, kegiatan pada malam Sabtu ini merupakan pelaksanaan untuk kedua kalinya, yang menjadi penanda komitmen panitia dalam menjaga keberlanjutan program santunan.

Panitia berharap, kegiatan ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya, seiring dengan meningkatnya partisipasi masyarakat serta bertambahnya jumlah anggota Sakti Peduli Anak Yatim dan Piatu yang memiliki kepedulian dan komitmen yang sama.

Pada pelaksanaan kali ini, kegiatan tersebut turut mendapat dukungan langsung dari para pedagang Pasar Kota Bakti, yang dengan penuh keikhlasan dan keterbukaan hati mengumpulkan dana setiap hari Jumat, untuk kemudian disalurkan kepada anak-anak yatim dan piatu yang membutuhkan.

Sebanyak 224 anak yatim dan piatu yang berasal dari 49 gampong di Kecamatan Sakti, dengan kategori anak-anak yang lahir pada tahun 2013 ke bawah, telah terdata sebagai penerima santunan pada kegiatan tersebut.

Tausiah akan disampaikan oleh Tgk Syukrullah asal Pidie Jaya, yang akan mengulas makna Isra Mi’raj sebagai momentum penguatan iman dan kepedulian sosial. Sementara pembacaan ayat suci Al-Qur’an akan dibawakan oleh Tgk Muhammad Asyraf selaku qori, guna membuka rangkaian kegiatan dengan suasana yang khidmat.

Ketua Umum kegiatan, Muhammad Saleh, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat kebersamaan dan niat tulus untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi anak-anak yatim dan piatu.

“Alhamdulillah, kegiatan ini kami laksanakan untuk kedua kalinya pada malam Sabtu ini. InsyaAllah kami berharap dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, dengan dukungan masyarakat serta bertambahnya anggota Sakti Peduli Anak Yatim dan Piatu yang memiliki kepedulian yang sama,” ujar Muhammad Saleh.

Sementara itu, Ali Langga selaku Ketua Pelaksana memastikan bahwa seluruh persiapan teknis telah dimatangkan agar kegiatan berlangsung tertib, aman, dan khidmat, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah yang hadir.

Di sisi lain, Faisal Kamal selaku Sekretaris menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara tokoh agama, masyarakat, panitia, dan para pedagang, sehingga nilai kebersamaan benar-benar terasa dalam setiap rangkaian kegiatan.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap tradisi kepedulian yang telah terbangun dapat terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam kegiatan sosial-keagamaan yang memberi manfaat nyata bagi anak-anak yatim dan piatu.

Panitia mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Pidie untuk hadir, berdoa bersama, dan berbagi keberkahan dalam suasana yang sederhana, khidmat, serta sarat makna.

~Reporter Pers Kompas.sbs.-Aceh (Novi Karno)

~RedaksiNasional-Kompas.SBS.

Kedalaman Pipa Tidak Semua Satu Meter Tergantung Ukuran Dan Diameternya

0
Oplus_16908288

Pontianak Barat: Ternyata proyek pengelolaan dan pengembangan sistem penyediaan air minum di Jalan Nipah Kuning Dalam arah ke Jalan Karet, yang sempat dinilai miring, sudah sesuai ketentuan.

Pelaksana proyek menjelaskan, memang galian tanah tersebut tidak semua 1 meter, tergantung ukuran pipa dan diameter kedalamanya. ” Ya ada satu meter, ada juga yang tidak, semuanya berdasarkan ukuran maupun diameter pipa tersebut, ” terangnya.

Awalnya, Paket bangunan air bersih atau air baku tahun anggaran APBD 2025 milik PUPR Kota Pontianak, yang digarap oleh CV. Empat Saudara Berkah ini, dianggap tidak mengikuti protap. Namun ketika adanya penjelesan baru mengerti.

Menurutnya, dugaan jika air pasang tiba, permukaan tanah timbunan bakal tergerus, kemungkinan besar tidak. ” Kami sangat apriori atas kritikan dan masukan positif, sehingga kedepannya semua bisa berjalan lebih baik lagi, terima kasih, ” ujar staf Perusahaan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas PUPR Kota Pontianak yang rutin melakukan kordinasi dan memberikan petunjuk secara tehnis dilapangan saat proses pekerjaan.(007/ Danil.A)