Beranda blog Halaman 350

Di duga penyalah gunaan dana desa Tanjung kurung

0

Pertanyakan PENYALURAN DANA DESA TANJUNG KURUNG. DI Pertanyakan masarakat

PALI, KOMPAS -SBS//Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatra Selatan, masarakat Tanjung kurung meminta Audit dana desa tahun 2019 Sampai Tahun 2023, Diduga banyak yang disala gunakan,

Tujuan dana yg deasa adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan meningkatkan kualitas hidup warga desa. Manfaat dana desa antara lain:
– Meningkatkan infrastruktur desa (jalan, jembatan, irigasi)
– Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan
– Meningkatkan ekonomi desa (pertanian, peternakan, UMKM)
– Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa

Dana desa juga bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antara desa dan kota, serta meningkatkan kualitas hidup warga desa.
Kemudian untuk dana desa tanjung kurung masyarakat meminta agar pengunaan dana desa jelan dan transparan, sehingga tidak prasangka buruk bagi masyarakat banyak tersebut.

Masyarakat desa tanjung kurung yang engan di sebutkan

DANA DEPENYALURANSA TANJUNG KURUNG. DI masarakat 

PALI, KOMPAS -SBS//Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatra Selatan, masarakat Tanjung kurung meminta Audit dana desa tahun 2019 Sampai Tahun 2023, Diduga banyak yang disala gunakan,

Tujuan dana yg deasa adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan meningkatkan kualitas hidup warga desa. Manfaat dana desa antara lain:-

-Meningkatkan infrastruktur desa (jalan, jembatan, irigasi)

– Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan

– Meningkatkan ekonomi desa (pertanian, peternakan, UMKM)

– Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa

Dana desa juga bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antara desa dan kota, serta meningkatkan kualitas hidup warga desa. 

Kemudian untuk dana desa tanjung kurung masyarakat meminta agar pengunaan dana desa jelan dan transparan, sehingga tidak prasangka buruk bagi masyarakat banyak tersebut. 

 

Masyarakat desa tanjung kurung yang engan di sebutkan nama kami tetap mengawal terkait dana desa di desa kami. 

Daftar dana desa tanjung kurung sebagai berikut  :

 

Informasi Penyaluran Dana Desa tahun anggaran 

2019, Diduga banyak yang diselewengkan,

 

Tahun

Rp. 1.091.998.000

Pagu

Rp. 1.091.998.000, 

Penyaluran

Tahapan Penyaluran

Status Desa: –

1 Rp 218.399.600 20.00

2 Rp 436.799.200 40.00

3 Rp 436.799.200 40.00

Detail data penyaluran

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jembatan Milik Desa Rp 130.393.350

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jembatan Milik Desa Rp 71.206.350

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jembatan Milik Desa Rp 45.368.450

Penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa (Obat-obatan, Tambahan Insentif Bidan Desa/Perawat Desa, Penyediaan Pelayanan KB dan Alat Kontrasepsi bagi Keluarga Miskin, dst) Rp 263.756.650

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) ** Rp 308.273.650

Pelatihan dan Penguatan Penyandang Difabel (penyandang disabilitas) Rp 22.999.500

Penyertaan Modal Rp 250.000.000. 

 

Informasi Penyaluran Dana Desa tahun 

2020, Diduga banyak yang disalahgunakan,

 

Tahun

Pembaruan data terakhir pada : –

Rp. 1.355.145.000

Pagu

Rp. 1.355.145.000

Penyaluran

Tahapan Penyaluran

Status Desa: –

1 Rp 546.380.800 40.32

2 Rp 542.058.000 40.00

3 Rp 266.706.200 19.68

Detail data penyaluran

Penyuluhan dan Pelatihan Bidang Kesehatan (untuk Masyarakat, Tenaga Kesehatan, Kader Kesehatan, dll) Rp 42.446.000

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Lingkungan Permukiman/Gang ** Rp 402.924.000

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani ** Rp 257.675.000

Keadaan Darurat Rp 50.000.000

Keadaan Mendesak Rp 602.100.000

 

Informasi Penyaluran Dana Desa thn

2021, Diduga ada yang piktif atau tidak dilak

Tahun

Pembaruan data terakhir pada : –

Rp. 1.215.679.000

Pagu

Rp. 1.215.679.000

Penyaluran

Tahapan Penyaluran

Status Desa: BERKEMBANG

1 Rp 681.571.600 56.07

2 Rp 346.771.600 28.52

3 Rp 187.335.800 15.41

Detail data penyaluran

Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp 67.895.000

Pemeliharaan Sistem Pembuangan Air Limbah (Drainase, Air limbah Rumah Tangga) Rp 695.991.000

Keadaan Mendesak Rp 334.800.000

Peningkatan kapasitas perangkat Desa Rp 54.788.000

Pelatihan/Penyuluhan Perlindungan Anak Rp 22.840.000

*Bila ada perbedaan antara data di JAGA dan data yang dimiliki oleh walidata, maka yang menjadi acuan adalah data yang dimiliki oleh walidata.

 

Informasi Penyaluran Dana Desa tahun

2022, dalam dugaan ada yang tidak dilaksanakan,

 

Tahun

Pembaruan data terakhir pada : –

Rp. 913.590.000

Pagu

Rp. 913.590.000

Penyaluran

Tahapan Penyaluran

Status Desa: BERKEMBANG

1 Rp 585.756.000 64.12

2 Rp 218.556.000 23.92

3 Rp 109.278.000 11.96

Detail data penyaluran

Keadaan Mendesak Rp 367.200.000

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sistem Pembuangan Air Limbah (Drainase, Air limbah Rumah Tangga)** Rp 88.525.800

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa ** Rp 153.096.600

Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan Rp 21.563.200

Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa (Lumbung Desa, dll) Rp 182.718.000

Pelatihan/Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan Rp 48.962.400

 

Informasi Penyaluran Dana Desa tahun 

2023, diduga ada yang tidak dikerjakan

 

Tahun

Rp. 899.497.000

Pagu

Rp. 899.497.000

Penyaluran

Tahapan Penyaluran

Status Desa: BERKEMBANG

1 Rp 464.249.100 51.61

2 Rp 269.849.100 30.00

3 Rp 165.398.800 18.39

Detail data penyaluran

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Balai Desa/Balai Kemasyara, 

 

Kepada aparat penegak hukum (APH) dan BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan) untuk meminta Audit dana desa tanjung kurang, untuk memastikan keuangan dana desa yang tercantum diatas,

sanakan

 

Henuk dan Dua Husin Bertemu, Diskusi Tukar Gagasan Dalam Semangat Kebersamaan

0

Kompas.sbs-Rote Ndao-Merasa terlahir dari kerahiman yang sama, yakni tanah kelahiran nusa fua funi Rote Ndao, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, Saleh Husin, (mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia), dan Usman Husin, (Anggota Komisi III Fraksi DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, (PKB), bertemu dan berdiskusi bertukar gagasan  semangat kebersamaan, Jumat, (30/01/2026), di Jakarta.

 

Pertemuan tiga orang putera terbaik asal Pulau terselatan Indonesia tersebut juga untuk mencari solusi serta langkah kolaboratif dalam membangun Kabupaten Rote Ndao.

 

Selepas pertemuan, Bupati Henuk mengaku  telah bersepakat agar ke depan, ketiga akan bekerjasama, berkolaborasi dengan mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat sebagai kunci untuk membangun daerah Kabupaten Rote Ndao.

 

“Dukungan masyarakat merupakan kunci untuk membawa Rote Ndao ke arah yang lebih baik” ungkapnya.

 

Lebih jauh, disampaikan Paulus, dahulu para sesepuh orang Rote Ndao telah menggagas semangat, “mai Ita fali”. Dalam semangat Itu, tambah dia, untuk memanggil kembali seluruh anak Rote agar bersama-sama membangun dan mengisi struktur pemerintahan di awal terbentuknya Kabupaten Rote Ndao.

 

“Hari ini, Rote kembali memanggil kita semua untuk memberikan hati dan pikiran”, melalui Ide, gagasan, saran dan pendapat yang konstruktif demi membangun Kabupaten Rote Ndao,” pungkas dia. *

Pemdes Pringgacala Gelar Musrembangdes Tahun Anggaran 2027

0

Indramayu, Kompas.sbs –
Pemerintah Desa Pringgacala, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk tahun anggaran 2027. Jumat, (30/01/2026).

Bertempat di Aula Kantor Desa Pringgacala dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, perangkat desa, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan perempuan.

Musrenbangdes merupakan forum penting bagi masyarakat desa untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan. Agenda ini bertujuan:

Menyusun prioritas program pembangunan desa tahun 2027.
Menyelaraskan rencana pembangunan desa dengan kebijakan pemerintah daerah.
Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan.
Mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala Desa Pringgacala, Kodirin yang menekankan pentingnya Musrenbangdes sebagai wadah demokrasi lokal.

“Ini juga bentuk keterbukaan Pemerintah Desa Pringgacala dalam menyusun rencana agar masyarakat memahami kondisi keuangan desa,” ujarnya.

Beliau menjelaskan, tantangan anggaran saat ini ditandai dengan adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, yang berdampak pada penurunan dana desa.

“Kondisi ini menuntut kita untuk lebih selektif dalam menentukan program prioritas,” katanya.

Meski Dana Desa menurun, lanjut Kodirin, semangat pembangunan tidak boleh surut. Dengan Musrenbangdes, masyarakat diharapkan tetap aktif berkontribusi dalam perencanaan, sehingga setiap rupiah anggaran dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bersama.

Beliau mengajak seluruh peserta untuk aktif memberikan masukan demi kemajuan desa.

Dengan terselenggaranya Musrenbangdes 2027, Pemerintah Desa Pringgacala berharap seluruh program yang disepakati dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Musrenbangdes juga diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun desa.” Pungkasnya.

Saimin

Bambang Widjojanto Menilai Kasus Kakanwil BPN Bali Made Daging, Dibaliknya Ada Kejanggalan Dalam Proses Hukum

0

KOMPAS.SBS # Denpasar – Bali || Sidang praperadilan kedua kembali di gelar, penetapan status tersangka terhadap Kepala Kanwil BPN Bali I Made Daging kembali diserang dari sisi paling sensitif.Melihat fenomena tersebut, Mantan Komisioner Bambang Widjojanto secara terbuka menyebut ada kejanggalan serius dalam proses hukum yang menjerat pejabat pertanahan tersebut.

Didampingi tim kuasa hukum yang dipimpin Gede Pasek Suardika, Bambang Wodjojanto menegaskan bahwa perkara ini bukan perkara pidana murni.

Sengketa yang sama sebelumnya telah diproses melalui jalur perdata, PTUN, bahkan sempat dihentikan dengan SP3. Fakta ini seharusnya menjadi alarm keras bagi aparat penegak hukum.

Kalau perkara yang sama sudah diuji di perdata, diuji di PTUN, lalu dihentikan, kemudian dihidupkan lagi dengan pendekatan pidana, pastinya ini bukan soal teknis.

“Ini soal kepastian hukum yang sengaja dikaburkan,” tegasnya di Pengadilan Negeri Denpasar, Jumat (30/1/2026).

Dikatakan, sektor pertanahan tidak bisa dipisahkan dari isu investasi dan aset negara. Ketika hukum pidana digunakan secara serampangan terhadap pejabat pertanahan, yang rusak bukan hanya individu, tetapi kepercayaan sistemik terhadap tata kelola tanah.

Bambang Widjojanto juga menyoroti ironi keberadaan Satgas Mafia Tanah. Menurutnya, BPN dan aparat penegak hukum seharusnya berada di garis yang sama, bukan saling berhadapan.

“Yang terjadi sekarang justru anomali. BPN berhadapan dengan penegak hukum. Pertanyaannya sederhana: siapa sebenarnya yang sedang dilindungi, dan siapa yang sedang dikorbankan?”

Lebih jauh, ia memperingatkan bahaya jika kriminalisasi dijadikan alat legitimasi. Narasi “mafia tanah” bisa dengan mudah dipakai untuk membenarkan penetapan tersangka, tanpa pernah benar-benar menyentuh aktor mafia yang sesungguhnya.

Sidang praperadilan atas penetapan tersangka ini digelar di Pengadilan Negeri Denpasar dan dipimpin oleh hakim tunggal I Ketut Somanasa. Bambang menyatakan keyakinannya bahwa persidangan akan berjalan objektif, selama tidak ada intervensi kekuasaan di balik layar.

“Pertanyaan kuncinya: apakah hukum hanya alat, atau ada kepentingan lain yang bekerja di balik pasal-pasal ini? Siapa bohirnya?” ujarnya.

Lanjutnya, dalam persidangan tersebut, Polda Bali akhirnya hadir setelah sebelumnya mangkir tanpa keterangan.

Kuasa hukum Made Daging secara tegas meminta majelis hakim menilai serius ketidakhadiran tersebut.

“Pihak Polda Bali beralasan masih menunggu perintah atasan dan mengklaim waktu persiapan materi tidak memungkinkan,” imbuhnya.

Bambang Widjojanto menambahkan, alasan itu dinilai tidak elegan dan problematik, mengingat perkara ini menyangkut legalitas penetapan tersangka dan masa depan pejabat publik.

“Sidang praperadilan ini pun menjadi uji nyali peradilan: apakah hukum berdiri sebagai penjaga keadilan, atau sekadar instrumen kekuasaan yang dipoles prosedur,” pungkasnya. (Bud)

Ketegangan Antarwarga di Dumoga Berhasil Diredam, Polisi Siapkan Tindakan Tegas

0

Sulut, Kompas-Situasi di wilayah Dumoga Timur dan Dumoga Tengah kini mulai kondusif setelah sempat terjadi bentrokan antarwarga pada Jumat (30/01/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA.

“Kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah setempat bergerak cepat untuk menenangkan massa dan melakukan mediasi,” ujar Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono yang turun langsung memantau situasi di lapangan.

Bentrokan diduga dipicu oleh aksi provokasi sekelompok pemuda yang menggeber sepeda motor (knalpot bising) pada pukul 03.00 WITA. Selain itu, terdapat indikasi bahwa para pemuda tersebut berada di bawah pengaruh minuman keras (miras), yang kemudian memicu gesekan fisik beberapa jam setelahnya.

 

“Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 11 orang menjadi korban dalam insiden ini. Beberapa korban mengalami luka akibat tembakan senapan angin. Korban lainnya menderita luka-luka akibat lemparan batu,” lanjutnya.

Personel gabungan dari berbagai unsur telah disiagakan di lokasi untuk mencegah bentrokan susulan, di antaranya Polres Bolmong dan BKO Polres Kotamobagu, Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara, unsur TNI dari Kodim dan Koramil setempat.

 

“Total sekitar 200 personel disiagakan untuk menjamin rasa aman masyarakat. Selain pengamanan fisik, kita akan melakukan penegakan hukum secara tuntas terhadap para pelaku guna mencari akar permasalahan dan memberikan efek jera,” ujarnya.

 

Wakapolda juga meminta masyarakat untuk menahan diri dan tidak terprovokasi. Masyarakat diminta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang agar situasi Kamtibmas di wilayah Dumoga tetap terjaga.

Pemkab Karo Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Letnan Jenderal TNI (Purn.) Amir Sembiring

0

 

KARO, Kompas.SBS| Pemerintah Kabupaten Karo menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Letnan Jenderal TNI (Purn.) Amir Sembiring, yang telah berpulang ke Rumah Bapa di Surga pada Senin, 26 Januari 2026, pukul 02.30 WIB di Jakarta, dalam usia 78 tahun.

Jenazah disemayamkan di Jambur Merga Silima Cibubur, dan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Rabu, 28 Januari 2026.

Pemerintah Kabupaten Karo turut berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan penghiburan dan kekuatan, serta menerima segala amal dan pengabdian almarhum.

Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN.

Pererat Sinergitas, Babinsa Krueng Raya Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Kantor Keuchik

0

Pererat Sinergitas, Babinsa Krueng Raya Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Kantor Keuchik

MediaKompas.sbs.-Wilayah Aceh
KOMPAS.SBS.-NEWS || SABANG-ACEH – Babinsa Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dan masyarakat binaan. Pada Jumat, 30 Januari 2026, Babinsa 04 Gampong Krueng Raya, Sertu Hendra, melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan di seputaran Kantor Keuchik Gampong Krueng Raya, Jurong Lhok Drien, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan bersama aparatur gampong sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman. Pembersihan difokuskan pada area sekitar kantor keuchik, halaman, serta fasilitas pendukung lainnya yang sering digunakan untuk pelayanan masyarakat.

Sertu Hendra tampak aktif terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, mulai dari membersihkan halaman hingga membantu penataan lingkungan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai penggerak dan teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Sertu Hendra, gotong royong merupakan budaya luhur bangsa yang harus terus dipelihara. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kerja sama antara Babinsa dengan aparatur gampong dalam mendukung tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menambahkan, kebersihan lingkungan kantor keuchik memiliki peran penting karena menjadi pusat aktivitas dan pelayanan publik. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, diharapkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.

Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan terbangun semangat kebersamaan, kepedulian, serta sinergitas yang kuat antara TNI dan aparat gampong. Babinsa Koramil 02/Sukakarya berkomitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam setiap kegiatan positif di wilayah binaannya demi terciptanya lingkungan yang aman, bersih, dan harmonis.

~Reporter Perss Kompas.sbs.-Aceh (Novi Karno 

~Sumber -Kodim 0112/Sabang

~RedaksiNasional-Kompas.sbs

Respon Cepat ! Bupati Karo Tinjau Lokasi Kebakaran dan Salurkan Bantuan di Desa Lingga

0

 

SIMPANG EMPAT KARO, Kompas.SBS|  Sebagai bentuk respon cepat dan rasa empati yang mendalam terhadap musibah yang menimpa warganya, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat. Senin (26/01/2026)

​Dalam kunjungannya, Bupati Karo yang didampingi oleh sejumlah jajaran pejabat terkait melihat langsung kondisi rumah warga yang kini hanya menyisakan puing-puing bangunan. Area lokasi yang telah dipasangi garis polisi tersebut menjadi saksi bisu musibah yang menghanguskan tempat tinggal warga beberapa waktu lalu.

Suasana haru menyelimuti pertemuan saat Bupati Karo berdialog langsung dengan para korban. Beliau tampak menggenggam erat tangan warga sebagai simbol dukungan moral agar keluarga yang terdampak tetap tabah menghadapi cobaan ini.

​”Kami hadir di sini bukan sekadar menjalankan tugas, tapi sebagai keluarga yang merasakan pedihnya musibah ini. Saya berpesan kepada bapak dan ibu untuk tetap kuat. Pemerintah Kabupaten Karo tidak akan tinggal diam dan akan terus mendampingi proses pemulihan bapak dan ibu sekalian,” ujar Bupati Karo di hadapan para korban.

Tidak sekadar meninjau, Bupati Karo juga menyerahkan bantuan paket kebutuhan pokok dan logistik secara simbolis kepada para korban. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga yang terdampak dalam masa transisi pascabencana.

​Di akhir kunjungan, Bupati bersama perangkat desa dan para korban melakukan foto bersama di depan lokasi kebakaran dengan pose mengepalkan tangan, menyimbolkan semangat “Bangkit Bersama” untuk membangun kembali apa yang telah hilang.

Bupati juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Karo, khususnya di Desa Lingga, agar senantiasa waspada terhadap potensi bencana kebakaran, terutama dalam memeriksa instalasi listrik dan penggunaan kompor di rumah masing-masing.

​Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen dari Pemkab Karo untuk segera melakukan koordinasi lanjutan guna memastikan langkah-langkah rehabilitasi bagi para korban kebakaran di Desa Lingga dapat berjalan dengan cepat dan tepat sasaran.

Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN.

“Tumbangkan Arogansi Pemilik Modal, Macan Asia Medan Kawal Eksekusi Ruko ‘Kebal Hukum’ di Titi Kuning” 

0

Kompas.sbs | Medan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan menunjukkan taringnya dalam mengawal supremasi hukum di Kota Medan. Pada Jumat pagi (30/1/2026), ormas ini mengawal langsung personel Satpol PP Kota Medan untuk menyegel sebuah ruko berlantai dua di Jalan Brigjen Zein Hamid, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor.

Langkah tegas ini diambil sebagai tindak lanjut atas hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi IV DPRD Medan yang digelar Selasa (27/1/2026). Bangunan milik pengusaha Michael Chandra (Michael Audio) tersebut diketahui tetap nekat melanjutkan pembangunan meski tidak mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno, S.E., M.M., yang hadir langsung di lokasi memberikan apresiasinya kepada Tim Satpol PP Kota Medan yang dipimpin J. Tamba. Dengan penyegelan ini, Macan Asia Indonesia tidak hanya mengirim sinyal keras kepada para pengusaha di Kota Medan agar tidak bermain-main dengan aturan tata ruang, tetapi juga sebagai respon cepat atas arahan dari Ketua DPD MAI Sumut, R.M. Khalil Prasetyo, STI., M.Kom., bahwa organisasi harus selalu hadir terdepan untuk mengawal hak-hak publik dan mendukung pemerintah melakukan pembangunan secara inklusif.

“Hari ini kami tegaskan, Kota Medan bukan hutan rimba di mana yang punya uang bisa mengatur hukum. Kami mendesak tidak hanya penyegelan, tetapi juga pembongkaran sebagai wujud supremasi hukum. Untuk itu, kami pastikan setiap ruko tanpa PBG tidak punya tempat di kota ini! Jika pengusaha berani main mata dengan oknum, kami yang akan berdiri paling depan untuk melawannya,” tegas Suwarno di sela-sela penyegelan.

Selain masalah perizinan, bangunan tersebut memicu amarah warga karena diduga telah menembok gang kebakaran dari semula setinggi 3 meter, kini telah bertambah menjadi 12 meter lebih. Tindakan ini dinilai sebagai bentuk arogansi pemilik modal yang merampas akses publik dan mengancam keselamatan warga sekitar.

Perwakilan warga, Muklis, S.H., yang ikut menyampaikan apresiasi termasuk kepada Macan Asia Medan yang terus konsisten membela hak masyarakat. “Ini adalah bentuk arogansi nyata. Kami mengapresiasi Macan Asia Medan yang tidak tinggal diam melihat hak masyarakat dirampas oleh kepentingan komersial,” ujarnya.

Aksi pengawalan ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus inti MAI Medan, termasuk Sekretaris Zullifkar AB, S.T., Bendahara Said Ilham Assegaf, S.H., Kabid Hukum Andrean F Situmorang, S.H., serta Wadan Satgas Adi Syahputra.

Suwarno menambahkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh anggota di wilayah Medan Johor untuk memantau lokasi tersebut selama 24 jam guna mencegah adanya aktivitas “kucing-kucingan” atau perusakan segel setelah petugas meninggalkan lokasi.

Senada dengan itu, Katim Satpol PP, J. Tamba menambahkan bahwa ada sanksi pidana bagi siapapun yang masuk atau bahkan merusak segel yang telah dipasang. “Kita akan melaporkan ke pihak Kepolisian bila segel terhadap bangunan ini dirusak. Dan kita berharap, pemantauan juga bisa dilakukan oleh Macan Asia Medan, sehingga penegakan aturan benar-benar dipatuhi dan marwah Wali Kota Rico Waas untuk menjadikan ‘Medan untuk Semua’ berjalan sesuai harapan,” tegasnya.

Kini, penyegelan bangunan yang di bagian atas pintunya dipasangi banner bertuliskan “Mumtaz Auto Film” tersebut resmi berhenti beroperasi. Sebuah stiker dengan tulisan merah mencolok bertuliskan “Bangunan Gedung Ini Ditutup/Disegel” menempel ketat di pintu besi yang menjadi simbol kemenangan bagi warga dan ketaatan hukum di Kota Medan.

(Sumber: Humas MAI Medan)

Proyek SD 01 Ngabang : Kadis Dan Kabid Tidak Profesional, Bupati Perlu Evaluasi

0
Oplus_16908288

Kalbar, Landak: Kembali masyarakat mempertanyakan proyek pembangunan ruang kelas baru beserta perabotannya di Sekolah Dasar Negeri 01 Ngabang Kabupaten Landak.

” Kami menilai perencanaan awal oleh Dinas dan realisasi pekerjaan garapan CV Jaya Kembar itu gagal. Paket segede Rp. 1Miliar 300 juta tersebut seharusnya batas akhir 6 Januari 2026, tetapi sampai dengan tanggal 30 Januari belum juga kelar, ” tegas warga sekitar.

Disini, kata dia, menunjukkan kalau Dinas Pendidikan agak lemah dalam planning maupun pengawasan tehnis. Begitu pula dengan pelaksana yang tampak tidak profesional menangani proyek pemerintah.

” Itu semua merupakan gambaran lemotnya pengelola dan pelaksana. Disini Bupati perlu mengevaluasi kembali jabatan struktural dilingkungan Diknas, terutama posisi Kadis dan Kabid yang cukup strategis, ” harapnya.

Ia juga ragu dengan kualitas dan kwantitas hasil bangunan, apakah sesuai spesifikasi tehnis. ” Kalau ingin melihat mutu, ya uji materil aja, benar atau tidak volume maupun besteknya. Jika meleset, Pengelola dan kontraktor wajib dipanggil dan diperiksa, ” ujarnya.(007/ Tim. Danil.A)