Beranda blog Halaman 311

Masyarakat Tanyakan Izin Operasi PT. Intelinsis Tritratama

0

Kalbar,Sanggau: Masyarakat Desa Balai Kecamatan Tayan Hilir mempertanyakan dasar keabsahan pengalihan nama dari perusahaan A ke B, termasuk izin operasi mereka.

Seperti diketahui bahwa pada tanggal 15 Desember 2025, PT Intelintis Tritratama (IT) telah melakukan pembebasan lahan alias modas di dusun ambong keresik RT 12 titi amang. Awalnya lahan tersebut milik PT IJG di wilayah Desa Balai Ngin Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau.

” Ini menjadi Pertanyaan Kami, lewat aturan main apa kok bisa dan terlalu mudah dialihkan. Kemudian apakah PT. Intelinsis Tritratama memiliki izin pembukaan lahan termasuk IUP. Sementara alat alat mereka sudah stanbay dilokasi, ” tanya warga sekitar sedikit heran.

Ia meminta PT. Intelinsis Tritratama dan Pemerintah menjelaskan izin-izinnya, sebelum perusahaan yang HGU nya kami ragukan itu, beroperasi secara intens. ” pihak Perusahaan tidak bisa sembarangan bergerak, paling tidak kami harus tahu dulu ada atau tidak izinnya, ” tekan Warga tadi.( Red.Tim)

Proyek Diknas Sanggau Menyimpang Dari RAB. Bupati Diminta Terjun Lapangan

0
Oplus_16908288

Kalbar, Sanggau: Masyarakat menuding pembangunan rumah dinas kepsek guru dan penjaga sekolah SDN 44 Terentang Kabupaten Sanggau, menyimpang dari acuan bestek. ” Proyek Diknas ini tidak sesuai dengan RAB bang. Mereka menggunakan seng spandek ketebalan 20 mili. Pelapon bukan GRC SNI, tetapi merk tak jelas, yaitu Genet, ” terang masyarajat sekitar.

Selain itu, katanya, pemasangan instalasi listrik asal asalan tidak ditanam menggunakan pipa kabel. Kemudian rehab ruang kelas dan kantor guru tanpa memasang papan plang proyek. Hampir semua pekerjaan melanggar aturan.

” Kami mohon ini menjadi perhatian serius bagi Bupati, APH maupun DPRD setempat. Cek kelapangan setelah itu panggil pengelola dan pelaksana, mengingat kaitannya dengan keuangan negara, ” tegas warga tadi.( 007/ Danil.A )

Sampah Di Jalan Raya lintas Negara

0

Keberadaan Sampah yang berada dipinggir Jalan raya lintas negara Indonesia Malaysia entikong kabupaten Sanggau yang tidak mendapat tata kelola yang baik.

Sangat miris sekali yang seharusnya jalan raya tersebut tidak terjadi pemandangan tumpukkan sampah di sepanjang jalan lintas negara.

Dengan demikian titik pembuangan sampah tersebut bersentuhan lansung dengan bahu jalan aspal tanpa tempat penyiapan wadah tempat yang layak.

Demi menciptakan lingkungan yang sehat,asri dan ramah lingkungan dihimbau diharapkan sekali instansi dinas terkait sesegera mungkin menanggulangi masalah sampah tersebut yang seolah olah terjadi tata kelola yang tidak baik dan tepat waktu.

Sy Agus Fesal

Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) tersangka Ricky Sandy (RS)

0

Pontianak – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat melalui Jaksa Penyidik pada Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kalbar telah melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pengadaan tanah pada Bank Milik Pemerintah Daerah Kalbar atas nama tersangka Ricky Sandy (RS) kepada Penuntut Umum, pada hari Selasa tanggal 16 Desember 2025, sekira pukul 14.00 wib bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Pontianak.

Penyerahan Tahap II ini dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh Penuntut Umum. Dalam kegiatan tersebut, tersangka diserahkan bersama dengan barang bukti yang berkaitan dengan perkara dimaksud, untuk selanjutnya dilakukan proses penuntutan di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Diketahui kasus dugaan korupsi pengadaan tanah milik Bank Pemerintah Daerah Kalbar Tahun 2015, Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp. 39.866.378.750 (tiga puluh sembilan milyar delapan ratus enam puluh enam juta tiga ratus tujuh puluh delapan ribu tujuh ratus lima puluh rupiah)

RS disangka melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 jo. Pasal 18 ayat (1), (2), (3) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Emilwan Ridwan dalam kegiatannya di Jakartan, membenarkan kegiatan Tahap II, dan dalam keterangannya menyampaikan bahwa penanganan perkara ini merupakan bagian dari komitmen Kejaksaan dalam menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Penyerahan tersangka dan barang bukti Tahap II ini menandai kesiapan perkara untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat berkomitmen untuk menuntaskan perkara tindak pidana korupsi ini secara objektif dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tegas Kajati.

Kajati menambahkan bahwa Kejaksaan tidak akan mentolerir setiap bentuk penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan dan penggunaan aset perbankan daerah.

Selanjutnya, terhadap tersangka dilakukan penahanan oleh Penuntut Umum guna kepentingan penuntutan selama 20 (dua puluh) hari mulai hari ini di Rutan kelas II A Pontianak, dan perkara akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pontianak untuk disidangkan.

Kasi Penkum Kejati Kalbar I Wayan Gedin Arianta, SH.MH, menyampaikan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah.

Mari kita bersama-sama mengawal perkara ini sampai tuntas dan mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht).

Wabup Subang Menerima Audiensi Kemenekraf Pengembangan ekonomi D

0

*WAKIL BUPATI SUBANG TERIMA AUDIENSI KEMENEKRAF, PENGEMBANGAN EKONOMI KREARIF SUBANG KIAN DIPERKUAT”

*SUBANG* – Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.SI., M.M., menerima audiensi Deputi Bidang Pengembangan Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, S.Sos., M.B.A., pada Selasa, (16/12/2025) bertempat di Ruang Rapat Bupati (RRB) I.

Audiensi tersebut membahas permohonan surat persetujuan hibah serta penandatanganan berita acara sebagai bagian dari dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Subang, khususnya yang terintegrasi dengan sektor destinasi wisata.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif kepada Kabupaten Subang.

“Pemerintah Daerah Subang tentu menyambut baik dan berterima kasih atas dukungan yang selama ini telah diberikan oleh pemerintah pusat. Kolaborasi ini sangat penting untuk memperkuat pengembangan ekonomi kreatif di daerah, terutama yang berbasis potensi lokal dan partisipasi generasi muda,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perhatian Bupati Subang terhadap ekonomi kreatif dan anak muda menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.

Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, termasuk penyelenggaraan Subang Festival setiap bulan sebagai ruang ekspresi seni, budaya, dan kreativitas masyarakat.

“Ekonomi kreatif ini menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak muda Subang. Karena itu, kami terus membuka ruang kolaborasi dan berharap dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif dapat berlanjut ke depan,” tambahnya.

Kang Akur juga menyampaikan bahwa dukungan dari pemerintah pusat memiliki arti strategis di tengah tantangan fiskal daerah, termasuk adanya penyesuaian dana transfer ke daerah.

Ia mengapresiasi bantuan pembangunan gedung kesenian di Subang yang dinilai sangat mendukung penguatan ekosistem kreatif masyarakat.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan pembangunan gedung kesenian di Subang. Fasilitas ini menjadi ruang penting bagi kreativitas masyarakat dan akan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, menyampaikan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam mendukung arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita.

“Ekonomi kreatif merupakan salah satu penggerak pembangunan nasional melalui penciptaan nilai tambah, lapangan kerja, serta peningkatan daya saing daerah, termasuk melalui pengembangan ekonomi digital,” jelas Cecep.

Ia menambahkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif dilakukan melalui berbagai subsektor prioritas dengan pendekatan rantai nilai yang terintegrasi, mulai dari proses kreasi hingga konservasi.

Selain itu, pemetaan potensi ekonomi kreatif daerah melalui Program Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) dinilai penting sebagai dasar penyusunan kebijakan dan penguatan ekosistem kreatif di daerah.

“Penguatan kelembagaan ekonomi kreatif di daerah menjadi kunci agar pengembangannya berkelanjutan dan terintegrasi dengan perencanaan pembangunan. Sinergi pusat dan daerah kami harapkan mampu memberi dampak nyata bagi perekonomian lokal, termasuk di Kabupaten Subang,” pungkasnya.

Turut hadir pada agenda tersebut Kepala Disparpora, Sekretaris Disparpora, Kabid Aset BKAD, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bidang Destinasi dan Produk Pariwisata, serta jajaran Deputi Bidang Pengembangan Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif (***).

Pemerintah Diminta Tingkatkan Produksi Jagung Untuk Pakan Ternak

0

Sumut, kompas.sbs – Ketua Asosiasi Peternak Unggas Sejahtera (ASPEGASS) Kabupaten Deliserdang, Seng Guan menyambut baik pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penguatan Akses Jagung untuk Stabilisasi Harga Jagung dan Telur serta Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara” yang berlangsung pada, Senin (24/11)di Gedung Yayasan Nava Dhamasekha, Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang. Seng Guan berharap pemerintah terus menyalurkan jagung Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) untuk para peternak petelur agar bisa terus bertahan dalam menghadapi tingginya harga jagung di pasaran.

“FGD yang telah berlangsung cukup baik, untuk saling bertukar informasi dan membantu menyampaikan kendala dan keluhan para peternak agar mendapat solusi dan bisa diakomodir oleh pemerintah. Penyaluran jagung SPHP sebenarnya tujuannya baik untuk membantu para peternak yang terkendala pasokan jagung,” jelasnya pada wartawan baru-baru ini.

Dikatakan, dengan penyaluran jagung SPHP para peternak sangat berterimakasih pada pemerintah, karena peternak bisa bertahan dalam menghadapi tingginya harga jagung dan stoknya yang terbatas. “Harapan peternak setelah digelar FGD pemerintah harus bisa berperan banyak dan bisa meningkatkan produksi jagung, sehingga para peternak tidak kekurang stok pakan (jagung), ketersediaan lahan yang luas di dalam negeri seharusnya bisa dimanfaatkan dan ini kesempatan pemerintah untuk swasembada jagung,” jelasnya.

Peternak petelur di Sumut, kata Seng Guan, memasok pasokan kebutuhan telur dari Aceh sampai ke Jawa. Sedangkan basis peternak petelur di Sumut paling banyak berada di Pantai Labu (Deliserdang), Brahrang (Binjai) dan Asahan.

Sebelumnya, ASPEGASS telah menggelar FGD “Penguatan Akses Jagung dan Stabilitas Harga Telur Untuk Kendali Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara” yang menjadi bagian dari upaya strategis mendukung pengendalian inflasi daerah Sumatera Utara, khususnya dari komoditas pakan ternak dan pangan strategis sektor peternakan unggas.

FGD tersebut menghadirkan narasumber dari Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara, Budi Cahyanto, Ketua Perhimpunan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Petelur Nasional (PPN) Sumut, Drh, Fadillah, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, M Zakir Syarif Daulay, S.Hut, MM dan Dinas Pertanian Kabupaten Deliserdang, Elinasari Nasution, SP, MM dan Kadis Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumut, Chandra Dalimunthe, S.STP, M.SP. Keterlibatan lintas sektoral mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sinergi kebijakan dan operasional guna memperkuat ketahanan pangan daerah.

Lebih jauh, kegiatan FGD ini bertujuan untuk menghimpun pandangan, data lapangan, serta rekomendasi kebijakan terkait permasalahan ketersediaan, keterjangkauan, dan distribusi jagung pakan yang selama ini menjadi faktor utama fluktuasi biaya produksi peternak unggas.

Secara khusus, FGD ini dimaksudkan untuk, memperkuat akses peternak unggas terhadap kebutuhan bahan dasar pakan ternak dari produksi jagung yang berkelanjutan, terjangkau, dan tepat sasaran, baik melalui produksi lokal maupun dukungan penyaluran jagung Pemerintah. Mendorong stabilisasi harga jagung pakan dan telur ayam melalui koordinasi kebijakan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BUMN Pangan, dan asosiasi peternak.

Mengidentifikasi hambatan struktural di sektor hulu hingga hilir, termasuk produksi jagung, tata niaga, distribusi, dan pola serapan oleh peternak mandiri. Menyusun rekomendasi strategis sebagai masukan bagi pemerintah daerah Sumatera Utara dalam rangka pengendalian inflasi pangan berbasis komoditas unggas. Mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor pertanian jagung, peternakan mandiri, UMKM pakan, dan sentra produksi jagung di Kabupaten Deli Serdang dan wilayah Sumatera Utara.

(Tim-Red)

Polwan Tapteng Lupakan Evakuasi Harta Demi Selamatkan Tetangga dari Longsor

0

Sumut, kompas.sbs – Brigadir Polisi Mei Indah Naibaho, Polwan Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), menunjukkan jiwa Bhayangkara sejati saat bencana tanah longsor melanda Komplek Perumahan Pandan Permai pada Selasa, 25 November 2025.

Meskipun rumahnya ikut hancur, Brigadir Mei mengesampingkan upaya menyelamatkan barang-barang berharganya demi mengevakuasi tetangganya yang terjebak: seorang ibu bersama dua anaknya yang masih balita (usia 2 tahun dan 3 bulan).

“Keselamatan mereka adalah prioritas utama,” ujar Brigadir Mei. la bergegas mengevakuasi keluarga tersebut, bahkan hanya sempat mengambil perlengkapan susu bayi dan beberapa pakaian di jemuran. “Selebihnya semua habis tertimbun tanah longsor.”

Atas tindakan heroik yang mengutamakan tugas kemanusiaan ini, Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, S.IK., M.Si., menyampaikan apresiasi dan penghargaan.

“Ini adalah jiwa Bhayangkara sejati,” tutur Kapolres saat menyerahkan bantuan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Brigadir Mei yang juga menjadi korban longsor.

Sumber: Humas Polres Tapanuli Tengah

Sebagai Tempat Pementasan, Open Stage Taman Darsana Prakerti Juga Untuk Mengembangkan Bakat Seni Budaya

0

 

KOMPAS.SBS #

Denpasar – Bali || Yayasan Dwijendra baru saja mendirikan dan meresmikan panggung teater (open stage) dengan taman darsana prakerti yang langsung ditanda tangani oleh Gubernur Bali Wayan Koster di saat acara piodalan sekaligus pelaksanan upacara menek kelih dan metatah masal untuk siswa di yayasan Dwijendra.

Tujuan adanya open stage adalah sebagai wadah atau wahana untuk nantinya bisa menampilkan bakat seni budaya terutamannya dikalangan para siswa yang ada di SMP Dwijendra.

“Sekalipun untuk kegiatan pergelaran seni budaya ataupun sekedar untuk latihan, para siswa SMP Dwijendra bisa menggunakan open stage taman darsana prakerti,” kata Kepala Sekolah SMP Dwijendra  I Made Ari Mertha Yasa, S.Pd., M.Pd, Senin (15/12/2025).

Disampaikan juga kalau keberadaan open stage merupakan salah pendukung dalam kegiatan seni budaya yang dilakukan para siswa SMP Dwijendra.

Sebelum adanya open stage, kita di Yayasan Dwijendra juga sudah punya aula megah yang juga mendukung kegiatan pembelajaran dan pergelaran seni budaya.

“Keberadaan open stage juga dirasakan mampu mengundang banyak orang yang dikarenakan keberadaannya berada didepan halaman lapangan Yayasan Dwijendra,” ucapnya.

Lanjutnya, adanya open stage ini tentu ada manfaatnya untuk siswa SMP Dwijendra yakni, selain untuk kegiatan seni budaya keberadaan open stage juga bisa dijadikan sebagai penunjuang kegiatan ekstrakulikuler.

“Direncanakan pada perayaan Hut Yayasan Dwijendra di bulan Januari 2026 nanti, akan mengunakan open stage ini sebagai tempat perayaannya,” imbuhnya.

Terkait Program Gubernur Bali Wayan Koster mengenai Bali Id tentang bagaimana menggitalisasi aksara Bali. Kita di SMP Dwijendra dari dulu sudah sepenuhnya mendukung hal tersebut.

Yayasan Dwijendra membuat program aksara Bali menggunakan komputer yang disebut dengan “Aksara Bali Simbar Dwijendra”.

SMP Dwijendra juga menyambut pembuatan program tersebut dengan melaksanakan pelatihan aksara Bali untuk siswa SD, dan kegiatan pelatihan tersebut sudah dilaksankan dengan baik.

“Tujuan untuk dapat terus memperkenalkan dan melestarikan sejak dini keberadaan aksara Bali untuk siswa SD agar memahami pentingnya apa itu aksara Bali secara digital,” terangnya.

I Made Ari Mertha Yasa menambahkan, selama ini bahasa Bali di SMP Dwijendra sudah masuk sebagai mata pelajaran muatan lokal, karena berdasarkan peraturan Gubernur yang telah dikeluarkan

Kemudian mengenai prestasi yang dihasilkan oleh siswa SMP Dwijendra di tahun 2025 ini sudah mulai ada bermunculan juara-juara baru yang diperoleh.

“Rencananya hasil prestasi yang dicapai siswa SMP Dwijendra di tahun 2025 akan kembali ditingkatkan di tahun 2026,” pungkasnya. (Bud)

Nyoman Suwirta Menegaskan, Pendidikan Demokrasi Dan Politik Harus Ditanamkan Sejak Usia Dini

0

KOMPAS.SBS #

Denpasar – Bali || Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta menyampaikan, masih dirasakan rendah tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dikarenakan pemahaman akan pendidikan politik masih kurang.

Saatnya pendidikan demokrasi dan politik dikembangkan mulai dari tingkat SMP, walau di tersebut masih dirasakan belum memasuki usia pemilih.

Karena belajar pendidikan demokrasi dan politik sejak usia dini sangat diprioritaskan sekali, mengingat selama pelaksanaan Pemilu partisipasi masyarakat masih dirasakan kurang sekali.

“Kalau turus seperti ini, bagaimana bisa menciptakan sebuah demokrasi yang bersih ketika Pemilu. Kalau tingkat pemilih saja masih kurang,” kata Nyoman Suwirta, Selasa (16/12/2025).

Menurutnya, sekolah harusnya juga bisa memiliki peran strategis untuk membangun kesadaran untuk bisa lebih memacu pendidikan demokrasi dan politik mulai dari tingkat SMP.

“Dari pendidikan demokrasi dan politik ditingkat SMP bisa dipacu melalui program kokulikuler seperti halnya dalam proses pemilihan OSIS,” terangnya.

Nyoman Suwirta menjelaskan, dalam proses pemilihan OSIS bisa lebih ditanamkan tentang tata cara memilih calon OSIS pelaksanaan bisa dilakukan secara sistematis, mulai dari persiapan dan sosialisasi, penetapan calon, hingga pelaksanaan pemungutan suara.

“Pemilihan OSIS ini juga bisa menjadi dasar utama dalam menerapkan pendidikan demokrasi dan politik sejak usia dini,” jelasnya.

Ditambahkan, kalau pendidikan demokrasi dan politik bisa diterapkan dengan baik di sekolah yang di mulai sejak usia dini. Dipastikan dalam pelaksanaan Pemilu partisipasi masyarkat akan lebih meningkat.

“Karena sudah ditanamkan pendidikan demokrasi dan politik dari sejak usia dini, dan semoga kedepanya peranan Kepala Sekolah dan guru dalam menanamkan pendidikan demokrasi dan politik di sekolah bisa lebih dimaksimalkan,” pungkasnya. (Bud)

Libatkan 250 Orang Peserta Dari Berbagai Club, Surabaya Community Bali Gelar Event Tennis Meja

0

KOMPAS.SBS #

Denpasar – Bali || Surabaya Community Bali menggelar event tennis meja bertajuk “Surabaya Community Table Tennis Meja Open Tournament 2025”.

Event tennis meja yang diselenggarakan ini adalah untuk memperinganti Hut Ke-12 Surabaya Community Bali dan juga memperingati hari Pahlawan 10 November 2025.

Acara event tennis meja yang diselenggarakan dari tanggal 12-14 Desember 2025 ini diadakan di Graha Yowana Suci Art and Community dengan melibatkan beberapa peserta dari club tennis meja dari beberapa kabupaten di Bali yang jumlahhya mencapai 250 orang peserta.

Untuk tennis meja U13 Putra di menangkan oleh Arya dari klub Bintamar Buleleng dan U13 Putri di menangkan oleh Athalia dari klub APC Denpasar.

Sementara untuk tennis meja U15 Putra di menangkan oleh Khafi dari klub Beta Badung dan U15 Putri dimenangkan oleh Athalia dari klub APC Denpasar.

Sedangkan untuk tennis meja ganda 90 di menangkan oleh Klecek & Agus Doktr dari klub Uka – Uka Badung.

Tujuan diadakannya event tennis meja ini, selain untuk memperkenalkan keberadaan Surabaya Community Bali kepada masyarakat, juga untuk mempererat tali Silaturahmi sesama anggota SC Bali.

” Event ini dilaksanakan untuk memperingati hari Pahlawan dan Ulang Tahun Surabaya Community, tegas Kadek Ervy selaku Pembina SC Bali.

Event tennis meja ini juga bagian dari pencarian bibit atlet yang akan dipersipkan untuk bisa berlaga ditingkat nasional maupun internasional. (CVS)