Beranda blog Halaman 304

ALN Diduga Jual BBM Subsidi Ke Tauke PETI. Masyarakat Pinta Polda Bergerak

0
Oplus_16908288

Kalbar, Sanggau : Dugaan praktek penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite maupun Solar kembali terbongkar. Kali ini terjadi di Desa Melobok, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau.

Hasil dokumentasi photo dan vidio lapangan oleh Tim Media sekaligus keterangan pekerja, bahwa Bahan Bakar Minyak subsidi yang disimpangkan tersebut milik Bos papan atas, inisial ALN.

” Iya mas, omongan masyarakat menyebut kalau BBM subsidi yang dijual ke cukong PETI itu punya ALN, pengusaha sembako. Orang-orang disini sih kenal semua dengan dia, ucapa warga yang minta namanya dirahasiakan.

Kami juga heran, sambungnya, kok Bahan Bakar Minyak bersubsidi milik rakyat susah, bisa bebas dipasarkan secara aman dan lancar ke Tauke PETI tanpa ada hambatan sedikitpun. Aparat pada kemana semuanya.

” ALN sampai saat ini tetap aman. Bahkan usahanya yang jelas sangat merugikan masyarakat banyak, terus berjalan seperti air mengalir. Begitu juga dengan Bos Tambang emas ilegal yang rutin mendapat jatah suplay BBM subsidi dari ALN, semakin tumbuh subur, ” terangnya.

Warga tadi berharap agar Polda Kalbar terjun kelokasi dan mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang bikin masyarakat sulit serta merusak lingkungan sekitar. Bila perlu proses juga para petugas yang membiarkan praktek itu beroperasi.(007/ Danil.A)

Proyek Tidak Ada Ae Transparan Bagi Masyarakat BGN DEPUTI BIDANG PENYEDIAAN DAN PENYALURAN. PT. AMYTHAS. 

0

Sumatra Selatan (PALI)

KOMPAS. SBS

Pali – pembangunan satuan pelayanan pemenuhan Gizi ( SPPT) badan gizi nasional Sumatra Selatan paket volume 20 kali 20 meter. Waktu pekerjaan 50 hari, tahun 2025 di kerjakan oleh PT. Tantra Sukma Negara, Konsultan MK. : AMYTHAS.

Pelaksanaan pembangunan gedung penuhan gizi nasional sedang melaksanakan pekerjaan, yang bertempat di lokasi pelapangan kantor camat abab di Desa Betung kecamatan abab kabupaten Pali.

Dalam pelaksanaan pembangunan gedung gizi nasional tersebut menuai kritikan kontroversi bagi masyarakat abab kabupaten Pali, terkhusus masyarakat desa betung kecamatan abab kabupaten Pali.

Karena menyebabkan tidak memakai jumlah dana yang di butuhkan terlampir tertera di papan informasi proyek sehingga ada kejanggalan program pembangunan satuan pelayanan pemenuhan gizi ( SPPG) . tersebut.

Selanjutnya media ini mengkompensasi pelaksanaan proyek di lokasi perkerjaan untuk mempertanyakan bahwa pengerjaan pembangunan gedung tersebut sudah di atur paketan peralatan ( bahan bangunan) sehingga tidak  di perlukan  mitra dari unsur masyarakat terkait bagi pelaksanaan pembangunan yang saat ini sedang di kerjakan  pembangunan gedung Satuan pemenuhan gizi nasional (  SPPG)  berlokasi di kantor camat abab Pali.

Menurut UU , nomor 14 tahun 2008 keterbukaan informasi publik ( KIP) Terkait mengunakan uang rakyat, di prioritaskan transparansi supaya tidak menimbulkan hal- hal yang tidak membuat ke-tidak kepercayaan bagi masyarakat.

Menurut LSM – Macam, Setiap Negara Republik bertujuan untuk mensejahterakan rakyat, terbentuknya negara ini adalah untuk rakyat.

Dalam pelaksanaan pembangunan, pemerintah seringkali mendorong kemitraan dengan pengusaha lokal untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan meningkatkan ekonomi lokal. Hal ini dapat dilakukan melalui beberapa cara, seperti:

Pengadaan barang dan jasa  Pemerintah dapat memprioritaskan pengusaha lokal dalam pengadaan barang dan jasa untuk proyek pembangunan.

Kerja sama  Pemerintah dapat menjalin kerja sama dengan pengusaha lokal untuk melaksanakan proyek pembangunan.

Bantuan teknis Pemerintah dapat memberikan bantuan teknis kepada pengusaha lokal untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam melaksanakan proyek pembangunan.

Pemberian lisensi  Pemerintah dapat memberikan lisensi kepada pengusaha lokal untuk melaksanakan kegiatan usaha di daerah tertentu.

Pengusaha lokal dapat berperan aktif dalam pembangunan dan meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian lokal.

Ujar ketua LSM – Macan, ( HendraSaputra)

kamis 25 Desember 2025 .

Natal 2025 Dimaknai Sebagai Momentum Introspeksi dan Kepedulian Sosial

0

Kompas.sbs | Jakarta — Perayaan Natal 2025 dimaknai secara sederhana dan penuh empati oleh Dr. Drs. Eddy Ramon Torong, S.H., M.M.M., Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), di tengah berbagai bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Natal tahun ini tidak dirayakan secara berlebihan, melainkan dijadikan momentum refleksi diri serta ungkapan syukur kepada Tuhan dengan berbagi kepada sesama.

Dr. Drs. Eddy Ramon Torong menyampaikan bahwa kegiatan Natal bersama keluarga dan warga sekitar, Jl, Toar II blok 4 No, 9, RT/RW/012/02 Tugu Utara, Kec, Koja, Jakarta Utara, telah menjadi tradisi yang rutin dilaksanakan hampir setiap tahun sebagai bentuk ucapan syukur atas kesehatan dan kekuatan yang masih diberikan Tuhan.

Menurutnya, kondisi bangsa yang tengah dilanda berbagai bencana menuntut setiap elemen masyarakat untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial, khususnya kepada saudara-saudara yang terdampak musibah.
“Natal tahun ini kita maknai dengan introspeksi diri. Banyak saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah, sehingga tidak elok jika dirayakan secara berlebihan. Yang terpenting adalah empati dan kepedulian,” ujar Dr. Drs. Eddy Ramon Torong.

Ia mengungkapkan, bersama sejumlah organisasi yang diikutinya, telah berhasil menghimpun dana bantuan sosial puluhan juta rupiah. Dana terakhir sebesar Rp13.250.000 telah disalurkan ke Provinsi Sumatera Utara untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Padang, dan Sumatera Utara.

Di tengah kesibukannya sebagai advokat PERADI yang menangani berbagai perkara hukum, mulai dari sengketa pertanahan hingga perkara pidana di Jakarta dan Bali, Dr. Drs. Eddy Ramon Torong menegaskan bahwa komitmen berbagi tetap menjadi prinsip hidup yang terus dijaga.

Ia juga menekankan bahwa kepedulian terhadap korban bencana merupakan tanggung jawab bersama sebagai warga negara Indonesia, tanpa harus dilakukan secara berlebihan atau dipublikasikan secara luas.

“Berbagi itu tidak perlu digembar-gemborkan. Yang terpenting adalah ketulusan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” katanya.

“Natal 2025 bagi saya adalah momentum untuk bersyukur dan berbagi. Selama Tuhan masih memberi kesehatan dan rezeki, saya berkomitmen untuk terus membantu sesama. Inilah cara saya memaknai Natal sebagai seorang Nasrani,” pungkas Dr. Drs. Eddy Ramon Torong, S.H., M.M.M.

(red)

Natal 2025 Dimaknai Sebagai Momentum Introspeksi dan Kepedulian Sosial

0

Kompas.sbs | Jakarta — Perayaan Natal 2025 dimaknai secara sederhana dan penuh empati oleh Dr. Drs. Eddy Ramon Torong, S.H., M.M.M., Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), di tengah berbagai bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Natal tahun ini tidak dirayakan secara berlebihan, melainkan dijadikan momentum refleksi diri serta ungkapan syukur kepada Tuhan dengan berbagi kepada sesama.

Dr. Drs. Eddy Ramon Torong menyampaikan bahwa kegiatan Natal bersama keluarga dan warga sekitar, Jl, Toar II Gblok 4 No, 9, RT/RW/012/02 Tugu Utara, Kec, Koja, Jakarta Utara, telah menjadi tradisi yang rutin dilaksanakan hampir setiap tahun sebagai bentuk ucapan syukur atas kesehatan dan kekuatan yang masih diberikan Tuhan.

Menurutnya, kondisi bangsa yang tengah dilanda berbagai bencana menuntut setiap elemen masyarakat untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial, khususnya kepada saudara-saudara yang terdampak musibah.
“Natal tahun ini kita maknai dengan introspeksi diri. Banyak saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah, sehingga tidak elok jika dirayakan secara berlebihan. Yang terpenting adalah empati dan kepedulian,” ujar Dr. Drs. Eddy Ramon Torong.

Ia mengungkapkan, bersama sejumlah organisasi yang diikutinya, telah berhasil menghimpun dana bantuan sosial puluhan juta rupiah. Dana terakhir sebesar Rp13.250.000 telah disalurkan ke Provinsi Sumatera Utara untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Padang, dan Sumatera Utara.

Di tengah kesibukannya sebagai advokat PERADI yang menangani berbagai perkara hukum, mulai dari sengketa pertanahan hingga perkara pidana di Jakarta dan Bali, Dr. Drs. Eddy Ramon Torong menegaskan bahwa komitmen berbagi tetap menjadi prinsip hidup yang terus dijaga.

Ia juga menekankan bahwa kepedulian terhadap korban bencana merupakan tanggung jawab bersama sebagai warga negara Indonesia, tanpa harus dilakukan secara berlebihan atau dipublikasikan secara luas.

“Berbagi itu tidak perlu digembar-gemborkan. Yang terpenting adalah ketulusan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” katanya.

“Natal 2025 bagi saya adalah momentum untuk bersyukur dan berbagi. Selama Tuhan masih memberi kesehatan dan rezeki, saya berkomitmen untuk terus membantu sesama. Inilah cara saya memaknai Natal sebagai seorang Nasrani,” pungkas Dr. Drs. Eddy Ramon Torong, S.H., M.M.M.

(red/tim)

Bantuan Bibit Padi Di Kurangi Kelompok Tani Kecewa, Dengan UPTD BPP Karangampel

0

INDRAMAYU, Kompas.sbs – Bantuan bibit padi untuk kelompok Tani kecamatan karangampel, Kabupaten Indramayu yang di bagikan melalui UPTD BPP mengalami pengurangan kuota untuk para kelompok Tani, Rabu (24/12/2025).

Seperti yang di alami salah satu kelompok Tani dari Desa mundu dengan jumblah 125 orang dengan luas lahan 31 hektare kini hanya mendapat 175 kilo.

“Ia pak, tahun ini bantuan benih padi di kurangi biasanya kelompok Tani kita itu mendapatkan kurang lebih 250 kilo, ko sekarang hanya mendapat 175 kilo, untuk 125 orang ” ujar salah satu kelompok Tani yang tidak mau di sebutkan namanya.

Menurut nya, ini jelas merugikan petani karena bantuan bibit ini tidak sesuai dengan jumblah petani dan luas lahan nya, jadi saya berharap, kepada dinas DKPP untuk mengevaluasi ulang, “ungkapnya.

Di sisi lain perwakilan dari UPTD BPP karangampel, Ridho Mardianto, yang pada saat itu sedang melakukan pembagian benih padi pada kelompok Tani, menanyakan pada kami,
” Bapak dari mana, di jawab oleh kami, dari media pak, langsung kami ditanyakan nama nya masing masing dan nama media nya juga, lalu Rhido juga memfoto kami dengan alasan untuk laporan ke dinas.

Tak sampai di situ, kami yang berjumlah tiga media online langsung menanyakan berapa, puluh ton bantuan yang turun, dan berapa jumblah untuk pembagian masing masing kelompok Tani,

Maaf Pak gak tentu juga sih ya, tergantung dari beberapa kelompoknya, kalau yang turun bantuan bibit ini berjumlah 12.425 kg, atau sebanyak 12 ton untuk satu kecamatan karangampel pak, ujar Rhido.

Namun saat tim media dari kami mau wawancara langsung lewat video, Rhido menolak, gak usah di rekam video lagi pak,
Begitu pun salah satu dari kami juga hendak meminta foto kertas salinan nama nama kelompok Tani pun kami di tolak oleh Ridho, sehingga kami awak media mencurigai adanya dugaan terkait pengurangan bantuan untuk kelompok Tani, sehingga ini di jadikan acuan pemikiran oleh kami, kenapa saudara Rhido Selalu memfoto Kami dengan alasan untuk laporan ke dinas, Tapi kenapa saat dirinya di wawancara atau di ambil gambar nya menolak.

Di saat yang bersamaan ada pemerhati hukum yang bernama haji Sapingi, SH
Beliau sempat kami tanyakan mengenai tanggapan nya terkait perwakilan BPP karangampel yang bernama Rhido tersebut,

” Menurut H sapingi, media itu punya hak menanyakan, ya tinggal jawab saja, mau di rekam, mau di video, kalau anda merasa benar, dan tidak adanya unsur menyimpang,
“kalau bersih kenapa risih”, pungkasnya.

Pada tahun 2025 jenis bibit padi yang di salurkan ke petani bervariasi tergantung kebijakan daerah, dan kebutuhan, namun variates unggulan seperti inpari 32,inpari 42,ciherang, mekongga, supadi, IR 64,hingga galur baru seperti padi CBDO4(hasil tinggi), AGT 303(hibrida), dan Gamagora 7( UGM) sering menjadi primadona, karena keunggulannya seperti tahan penyakit.

Perlu diketahui, untuk bantuan benih padi 2025 di Indramayu, fokus pemerintah daerah ( DKPP) lebih ke perlindungan petani melalui asuransi usaha Tani Padi ( AUTP) senilai 6 juta/ hektare untuk lahan rawan gagal panen, bukan pengurangan bantuan benih, melainkan memastikan ketersediaan benih dan sarana prasarana pendukung seperti pupuk bersubsidi agar produktifitas naik dan petani sejahtera. Hasil rapat DPRD Indramayu dan DKPP menunjukkan komitmen menjaga Indramayu sebagai lumbung pangan nasional, dengan mengupayakan peningkatan produktivitas, bukan pengurangan bantuan benih.***(Saimin)

Kapolres Labusel Bersama Forkopimda Tinjau Pos PAM dan Pos Yan hingga Jalur Rawan

0

Labusel, kompas.sbs – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring Muham, S.I.K., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kunjungan dan pengecekan Pos Pengamanan (Pos PAM) serta Pos Pelayanan (Pos Yan) di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang, S.H., Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, S.H., Wakapolres KOMPOL Ramsen Samosir, S.H., M.H., Kabag OPS AKP Nelson Silalahi, S.H., M.H., Sekdakab Reza Pahlevi Nasution, S.S.T.P., M.A.P., Ketua Bhayangkari Cabang Labuhanbatu Selatan Ny. Olivia Aditya Sembiring beserta pengurus, Ketua II TP PKK Kabupaten Labuhanbatu Selatan, PJU Polres Labuhanbatu Selatan, OPD Pemkab Labuhanbatu Selatan, Si Humas, serta MCP Polres Labuhanbatu Selatan.

Selain melakukan pengecekan kesiapan personel dan kelengkapan pos, Kapolres dan rombongan juga menyerahkan paket bingkisan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan moril kepada petugas yang berjaga selama Operasi Lilin Toba 2025.

Kunjungan dimulai dari Pos Yan 2 Sei Kanan yang berada di Jalinsum Kotapinang–Gunung Tua, Kelurahan Langga Payung, Kecamatan Sungai Kanan. Selanjutnya rombongan menuju Pos Yan 1 di Desa Tolan, Kecamatan Kampung Rakyat, sebelum melanjutkan pengecekan ke wilayah Bukit Kodok, Kecamatan Torgamba.

Di kawasan Bukit Kodok, Kapolres bersama Forkopimda menyempatkan diri berinteraksi dengan komunitas masyarakat konten kreator Bukit Kodok yang selama ini aktif membantu memberikan informasi lalu lintas serta pertolongan bagi pengguna jalan di jalur rawan kemacetan dan kecelakaan.

“Kami bersama Bupati, Wakil Bupati dan seluruh stakeholder melakukan pengecekan Pos Pengamanan dan Pelayanan dalam rangka Operasi Lilin Toba 2025, sekaligus memantau jalur lalu lintas yang merupakan pintu masuk dari provinsi lain,” ujar AKBP Aditya didampingi Forkopimda.

(Tim-Red)

Gregorius “Fallo” Fallo, Putra Timur Dipercaya Menjadi Ketua Keamanan Gereja Bersejarah Santo Yosef Denpasar

0

KOMPAS.SBS #
Denpasar – Bali || Gereja Santo Yosef Denpasar (Kepundung), gereja Katolik tertua di Pulau Bali yang berdiri sejak tahun 1935, tidak hanya menjadi saksi awal hadirnya iman Katolik di Bali, tetapi juga terus melahirkan kisah-kisah pelayanan yang menginspirasi lintas generasi.

Salah satu kisah yang kini menarik perhatian publik adalah kehadiran Gregorius Fallo, seorang anggota Brimob Polri yang bertugas di Kesatuan Brimob Tohpati, Polda Bali, yang dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Keamanan Gereja Santo Yosef Denpasar.

Gregorius Fallo, pria asal Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, merupakan putra dari pasangan Theresia Lenama dan Domi Fallo. Kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengamankan salah satu gereja Katolik paling bersejarah di Bali menjadi simbol kuat akan dedikasi, integritas, dan semangat pelayanan yang melampaui sekat asal-usul.

Lebih dari 30 tahun mengabdi sebagai anggota Brimob, Fallo dikenal sebagai sosok yang disiplin, rendah hati, dan konsisten dalam pelayanan kemanusiaan.

Tidak hanya fokus pada tugas keamanan, ia juga aktif membantu masyarakat, baik warga Timur maupun masyarakat Bali, melalui berbagai aksi sosial dan kemanusiaan yang menekankan nilai perdamaian dan persaudaraan.
“Hidup harus memiliki arti, berguna dan bermanfaat bagi banyak orang,” ungkap Fallo, yang akrab disapa singkat dengan nama belakangnya.

Prinsip inilah yang menjadi dasar langkahnya, baik sebagai aparat negara maupun sebagai pelayan Gereja.
Kisah pengabdian Fallo menarik perhatian salah satu media online nasional yang secara khusus menyambanginya untuk melakukan wawancara.

Wartawan menilai perjalanan hidup dan pengabdian Fallo sebagai Ketua Keamanan Gereja Santo Yosef Denpasar merupakan cerita inspiratif yang layak diangkat ke ruang publik. Selain perannya di gereja, Fallo juga dikenal sebagai pembina dan penasihat komunitas Timur Bali, yang selama ini menjadi ruang pembinaan dan pendampingan bagi generasi muda asal Nusa Tenggara Timur di Bali.

Di tengah banyaknya putra-putri Timur yang merantau dan berkarya di Bali, terpilihnya seorang anak Soe, TTS, sebagai Ketua Keamanan di gereja Katolik tertua dan bersejarah di Bali menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Timur, sekaligus bukti bahwa kepercayaan, dedikasi, dan ketulusan akan selalu menemukan jalannya.

Dalam rangka Perayaan Natal 24–25 Desember 2025, Gregorius Fallo bersama jajaran petugas keamanan lainnya bertugas penuh untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Misa Natal di Gereja Santo Yosef Denpasar berjalan aman, tertib, dan khidmat, sehingga umat dapat merayakan Natal dengan penuh damai dan sukacita.

Kisah Gregorius Fallo menjadi pengingat bahwa pelayanan sejati bukan hanya soal jabatan, melainkan tentang kesetiaan, pengabdian, dan keberanian untuk menjadi berkat di mana pun Tuhan menempatkan seseorang.(Bung)

Nataru Berjalan Kondusif Bupati Subang Bersama forkopimda Subang Laksanakan Patroli Malam

0

*PASTIKAN NATARU BERJALAN KONDUSIF DAN PENUH TOLERANSI, BUPATI SUBANG KANG REY BERSAMA FORKOPIMDA SUBANG LAKSANAKAN PATROLI MALAM*

*SUBANG* – Dalam rangka cipta kondisi dan situasi yang aman dan kondusif pada Perayaan Malam Natal Tahun 2025 di Wilayah Kabupaten Subang, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita melaksanakan Patroli bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), pada Rabu malam (24/12/2025)

Adapun rute yang ditempuh, titik Start dari Mako Polres Subang menuju Gereja Maranatha, kemudian menuju Gereja Sang Penabur, dan berakhir di Gereja HKBP.

Dalam patroli malam Nataru tersebut, nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama turut menjadi perhatian. Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan komitmennya untuk menjamin pelaksanaan kehidupan beragama yang tertib dan saling menghormati, serta menjaga keberagaman sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan damai.

Pasa saat ditemui, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan (_stakeholder_) yang telah mendukung terciptanya kondusivitas perayaan Natal dan Tahun Baru, termasuk seluruh masyarakat Kabupaten Subang

“Perayaan Natal tahun ini berjalan lancar, aman, kondusif”ungkapnya

Selain itu, Kang Rey mengimbau kepada seluruh masyarakat ataupun wisatawan yang akan berkunjung pada momen Natal dan Tahun Baru, agar bersama-sama menjaga kondusivitas selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Harap jaga kondusivitas keamanannya ini, menjelang baru” jelasnya

Tidak hanya itu, Kang Rey juga menegaskan bahwa keberagaman agama di Kabupaten Subang, termasuk dalam izin mendirikan bangunan (IMB) tempat ibadah, harus terus terjaga dengan baik demi mewujudkan kehidupan yang rukun dan saling menghormati, melalui koordinasi yang baik serta tetap mengedepankan ketentuan tata ruang yang berlaku.

“Semua itu bagi kami sama, selama itu sesuai prosedur, tempatnya sesuai dengan tata ruang kami, kami tidak akan pernah mempermasalahkan itu,” pungkasinya

Turut mendampingi, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Kadishub Subang, Kepala Kesbangpol dan para Kepala OPD yang hadiri (***).

Di Penghujung Tahun Wabup Subang Lantik 11 Pengawas Sekolah

0

*WAKIL BUPATI SUBANG LANTIK 11 PENGAWAS SEKOLAH, TEGASKAN KOMITMEN TATA KELOLA PENDIDIKAN YANG BERSIH, BERINTEGRITAS, DAN PROFESIONAL*

*SUBANG* — Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., melantik sebelas (11) Pejabat Fungsional Pengawas Sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, yang berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Subang, pada Rabu (24/12/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar bagi para pengawas sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Subang.

“Pelantikan ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab dan tantangan yang besar untuk menjaga mutu, arah, dan integritas penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Subang,” ujar Kang Akur.

Kang Akur menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dan pengangkatan pejabat fungsional pengawas sekolah dilakukan tanpa pungutan biaya apapun alias Zero Rupiah.

“Saya menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dan pengangkatan ini dilaksanakan dengan zero rupiah. Hal ini merupakan komitmen kita bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan bebas dari korupsi,” tegasnya.

Menurut Kang Akur, pengawas sekolah memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas pendidikan di setiap satuan pendidikan.

“Pengawas sekolah memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kualitas dan profesionalisme satuan pendidikan. Diharapkan para pengawas dapat menjadi pendamping yang solutif, objektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan,” jelasnya.

Kang Akur menambahkan bahwa pendidikan berkualitas merupakan fondasi utama dalam pembangunan di Kabupaten Subang.

“Pendidikan yang berkualitas menjadi kunci terwujudnya Kabupaten Subang yang unggul, maju, dan kompetitif. Hal ini penting untuk melahirkan generasi yang berkarakter dan religius, sejalan dengan misi Kabupaten Subang dalam membangun sumber daya manusia sebagai kekuatan masa depan daerah,” ungkapnya.

Selain itu, Kang Akur mengajak seluruh pengawas untuk menjalankan tugas dengan sepenuh hati, berintegritas, dan kolaborasi.

“Saya mengajak seluruh pengawas yang dilantik untuk bekerja dengan hati, menjaga integritas, dan menguatkan kolaborasi,” ajaknya.

Menutup sambutannya, Kang Akur menekankan tiga kunci utama yang harus menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas yaitu Integritas, Inovasi, dan Inspiratif.

“Ada tiga kunci yang harus diteladani, yaitu integritas, inovasi, dan inspiratif,” pungkasnya.

Turut hadir dalam agenda tersebut, para Asisten Daerah Lingkup Setda Kabupaten Subang, Kepala BKPSDM Subang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, serta para Kepala OPD atau yang mewakili (***).

Pastikan Ibadah Natal Aman, Unit Jibom Gegana Brimob Sterilisasi Gereja di Indramayu

0

INDRAMAYU,Kompas.sbs — Untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Natal dengan aman dan tenang, Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan sterilisasi di sejumlah gereja di wilayah Kabupaten Indramayu, Rabu (24/12/2025).

Sterilisasi dilakukan di gereja-gereja yang berada dalam wilayah hukum Polres Indramayu sebagai bagian dari rangkaian pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2025.

Kegiatan sterilisasi dipimpin Kasubden Jibom Sat Brimob Polda Jabar IPTU Irfa Herfian, S.H., didampingi Karendal Ops Res Indramayu KOMPOL Eko Susilo, S.H., M.H.

Adapun lokasi yang dilakukan sterilisasi meliputi Gereja Santo Mikail, Gereja GKI Indramayu, Gereja Pantekosta, Gereja Bethel Indonesia (GBI), Gereja GKI Jatibarang, Gereja Santo Yusup, serta Gereja Filadelfia.

Proses sterilisasi dilakukan secara menyeluruh, baik di dalam maupun di sekitar area gereja, untuk memastikan tidak terdapat benda mencurigakan atau berpotensi membahayakan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan satu pun barang yang diduga bahan peledak atau benda berbahaya lainnya.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, pengamanan rumah ibadah menjadi fokus utama kepolisian dalam rangkaian pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Pengamanan dan sterilisasi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan umat dapat melaksanakan ibadah Natal dengan rasa aman, nyaman, dan khidmat,” ujar AKP Tarno.

Menurutnya, kehadiran kepolisian tidak hanya bertujuan mengantisipasi potensi ancaman, tetapi juga memberikan rasa tenang kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah.

AKP Tarno juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama, khususnya pada momentum perayaan hari besar keagamaan.

Di samping itu, Polres Indramayu mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi kamtibmas selama masa libur akhir tahun.

“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui call center 110,” pungkasnya.***(Saimin)