Top 5 This Week

Related Posts

Perwira Muda Polres Mitra Bawa Angin Segar Pelayanan Publik Untuk Masyarakat Mitra 

Minahasa Tenggara, Kompas|Upaya mewujudkan wilayah yang damai dan aman dari segala bentuk kriminalitas dilakukan melalui pendekatan humanis, edukasi masif, dan kehadiran langsung di tengah keluhan warga.

Polri tidak lagi berdiri sebagai penegak hukum yang berjarak, tetapi hadir sebagai sahabat yang siap melayani, mengayomi, dan melindungi dengan sepenuh hati.

Sentuhan personal ini terlihat jelas dari dedikasi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Mitra, AKP Lutfi Arinugraha Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.H. Sebagai lulusan Akpol Angkatan 2017, ia menjalankan tanggung jawab besar di bidang reserse dengan gaya kepemimpinan yang membumi.

Baginya, keberhasilan penindakan pidana tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang terungkap, tetapi dari seberapa besar rasa aman yang dirasakan masyarakat setelah polisi hadir di lingkungan mereka.

Dalam keterangannya, AKP Lutfi Arinugraha Pratama menyampaikan himbauan tegas namun empatik kepada seluruh warga Minahasa Tenggara. Ia mengingatkan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan kewaspadaan dini adalah benteng pertama melawan kejahatan.

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap modus kejahatan terbaru, baik pencurian, penipuan online, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Jangan ragu melaporkan sekecil apa pun indikasi mencurigakan kepada kami. Kami ada di sini untuk kalian,” ujar AKP Lutfi dengan nada serius namun ramah.

 

Ia menekankan bahwa pendekatan persuasif dan edukatif lebih efektif daripada represif semata dalam mencegah kriminalitas. “Keamanan sejati lahir ketika masyarakat percaya bahwa polisi adalah mitra, bukan musuh.

Oleh karena itu, kami terus turun ke kampung-kampung, mendengarkan aspirasi, dan memberikan pemahaman tentang cara melindungi diri dan aset. Edukasi adalah investasi keamanan jangka panjang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim berharap di usia ke-80 Polri dapat menjadi titik tolak penguatan kolaborasi antara aparat dan masyarakat. Ia mengajak semua elemen untuk saling bahu-membahu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

“Harapan saya, jadikan Polres Mitra sebagai rumah kedua bagi warga yang membutuhkan perlindungan. Mari kita bangun komunikasi dua arah yang terbuka dan jujur.

Dengan sinergi ini, Minahasa Tenggara akan menjadi wilayah yang tidak hanya aman secara statistik, tetapi juga nyaman secara perasaan. Karena pada akhirnya, tujuan tertinggi kepolisian adalah kebahagiaan rakyat,” pungkasnya.

Popular Articles