Top 5 This Week

Related Posts

FLS3N O2SN Dan LKS Resmi Ditutup Lahirkan Generasi Berprestasi Meski Dalam Keterbatasan

Kupang, Ajang festival dan lomba FLS3N, O2SN dan LKS, wilayah MKKS SLB se-Kota Kupang tahun 2026, yang di laksanakan SLB Asuhan Kasih, Kelapa Lima, Kota Kupang, akhirnya selesai dan resmi ditutup hari, Rabu(13/05/2026)

Menandai berakhirnya ajang kompetisi ini, kegiatan resmi ditutup hari Rabu 13 Mei 2026, oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosia Mimu S.Pd,M.M selaku Pengawas Pembina SLB se Kota Kupang.

Para peserta terdiri dari
1. SLBN Pembina Kota Kupang
2. SLBN Kota Radja Kupang
3. SLB Negeri Kota Kupang
4. SLBN Autis Kota Kupang
5. SLB Asuhan Kasih Kota Kupang

Berbagai jenis perlombaan baik di bidang seni, ketrampilan juga olahraga untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus dilaksanakan pada event yang dibuka oleh asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Kupang, mewakili Wakil Walikota Kupang, pada 11 Mei lalu.

Kepala Sekolah SLB Asuhan Kasih, Amini, S.Pd, juga selaku ketua MKKS, saat ditemui media tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya, dirinya dengan bangga mengungkapkan bahwa ajang kegiatan ini berhasil dan sukses, menurutnya itu semua tak lepas dari campur tangan Tuhan YME, juga niat kemauan serta peran serta para guru pembimbing para kepala sekolah dari SLB yang jadi peserta, dukungan dari pemerintah daerah serta dukungan dari semua pihak.

“Jujur saya sangat senang terharu dan bangga, pokoknya berbagai perasaan bercampur saya rasakan saat ini, intinya kegiatan yang kami laksanakan selama 3 hari ini berhasil dan sukses, saya bersyukur ini semua pastinya karena Tuhan yang maha kuasa, sehingga kegiatan ini bisa sukses, semua jenis perlombaan baik dari bidang seni, olahraga maupun ketrampilan semua bisa dilaksanakan dan diikuti dengan baik oleh para peserta, antusias dari para peserta sangat luar biasa, juga yang tak kalah penting peran para guru pembimbing, para kepala sekolah SLB yang jadi peserta, karena tanpa mereka mustahil kegiatan ini dapat terlaksana, lalu peran para dewan juri dan peran pemerintah yang selalu mendukung kami selama ini” tegas Amini.

Orang nomor satu di SLB Asuhan Kasih tersebut juga bersyukur karena sekolahnya keluar sebagai juara umum, namun demikian dirinya tetap netral sebagai ketua MKKS SLB se-Kota Kupang, menyerahkan sepenuhnya keputusan kemenangan peserta kepada para dewan juri.

“Tentunya kami juga merasa bangga dan bahagia, karena sekolah kami berhasil mendapatkan predikat juara umum, banyaknya pemenang dari sekolah kami yang berhasil memenangkan banyak jenis perlombaan menjadi bukti bahwa usaha tidak mengkhianati hasil, jadi hasil rincian anak-anak yang mendapatkan juara 1 sebanyak 13, juara 2 ada 6, sedangkan juara 3 ada 3, jadi total ada 22 juara yang berhasil diboyong para siswa siswi SLB Asuhan Kasih, namun yang perlu digaris bawahi adalah bukan karena SLB Asuhan Kasih yang tuan rumah lantas kami yang dominan tidak seperti itu, karena semua hasil perlombaan adalah keputusan mutlak ditangan para dewan juri yang profesional di bidangnya, tambah Amini.

Masih menurut ketua MKKS SLB se-Kota Kupang tersebut, dirinya sangat mengapresiasi semangat para guru pembimbing juga para peserta dari semua SLB yang ada di Kota Kupang.

“Tentu saya sangat mengapresiasi para guru pembimbing dari
SLBN Pembina Kota Kupang, SLBN Kota Radja Kupang, SLB Negeri Kota Kupang, SLBN Autis Kota Kupang, SLB Asuhan Kasih Kota Kupang keberhasilan dan kesuksesan ini tak lepas dari dukungan para guru pembimbing, para orang tua dan semua yang mendukung serta memberikan semangat kepada anak untuk berani tampil, soal kalah menang itu urusan nanti, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menumbuhkan rasa percaya diri pada anak, untuk bisa berekspresi dan mengembangkan bakatnya, sekali lagi terimakasih untuk semua para guru dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini.

Popular Articles