Kupang – Batalyon Arhanud 32 Pasgat menggelar kegiatan media gathering bersama insan pers di Kupang sebagai upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergitas antara satuan pertahanan udara TNI AU tersebut dengan kalangan media.
Komandan Batalyon Arhanud 32 Pasgat, Letkol Pas Tunggul Dwi Asmoro menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah komunikasi, diskusi, serta sharing informasi antara jajaran TNI AU dan awak media di Nusa Tenggara Timur.

“Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan para media dan meningkatkan sinergitas antara Batalyon Arhanud 32 Pasgat dengan insan media, kami mengundang rekan-rekan media untuk hadir dalam kegiatan media gathering,” ujar Letkol Pas Tunggul Dwi Asmoro dalam keterangannya.
Kegiatan tersebut berlangsung di Markas Batalyon Arhanud 32 Pasgat, Penfui, Kupang, Rabu (13/5/2026) pukul 15.00 WITA hingga selesai.
Sebagai satuan pertahanan udara di bawah Korps Pasukan Gerak Cepat TNI AU, Yonarhanud 32 Pasgat memiliki peran strategis dalam menjaga wilayah udara di Nusa Tenggara Timur, khususnya melindungi aset vital Lanud El Tari dan kawasan sekitarnya.
Satuan elite ini bertugas menghadapi berbagai ancaman udara seperti pesawat musuh, helikopter, rudal hingga drone. Posisi geografis NTT yang berbatasan langsung dengan Australia dan Timor Leste menjadikan Yonarhanud 32 Pasgat sebagai salah satu garda depan pertahanan udara Indonesia di wilayah selatan.
Selain kemampuan pertahanan udara, personel Pasgat juga dibekali kemampuan tempur darat dan mobilitas udara. Prajurit Yonarhanud 32 Pasgat diketahui rutin menjalani latihan terjun statik maupun free fall sebagai bagian dari kesiapan operasi.
Dalam mendukung tugasnya, satuan ini menggunakan sejumlah alutsista pertahanan udara jarak pendek seperti Meriam Oerlikon 35 mm, rudal QW-3, rudal Mistral, serta radar pengawasan udara mobile untuk deteksi dini ancaman udara.
Di wilayah NTT, Yonarhanud 32 Pasgat juga kerap dilibatkan dalam berbagai operasi pengamanan VVIP, latihan gabungan TNI, hingga misi kemanusiaan saat terjadi bencana alam, termasuk penanganan dampak Siklon Seroja pada 2021.
Melalui kegiatan media gathering tersebut, Yonarhanud 32 Pasgat berharap hubungan kerja sama dengan insan pers dapat terus terjalin baik sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat berlangsung lebih efektif dan konstruktif.

