Top 5 This Week

Related Posts

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Dirpolairud Polda Sulut: Jangan Berlayar Jika Cuaca Tidak Aman

Sulawesi Utara,Kompas :Menyikapi potensi peningkatan curah hujan lebat, angin kencang, dan cuaca ekstrem yang berpeluang memicu bencana hidrometeorologi, Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat, khususnya para nelayan, warga kepulauan, dan masyarakat pesisir di seluruh wilayah Sulut .

Peringatan ini disampaikan mengingat kondisi iklim yang tidak menentu dan risiko banjir, genangan air, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang mengancam keselamatan jiwa dan harta benda .

Melalui keterangan resminya, Ditpolairud Polda Sulut mengingatkan bahwa anomali cuaca saat ini memerlukan kesiapan dan kewaspadaan ekstra dari semua pihak, mengingat wilayah Sulawesi Utara yang terdiri dari daratan berbukit, pesisir, dan kepulauan sangat rentan terdampak perubahan iklim dan gelombang laut tinggi.

Berikut langkah antisipasi yang disarankan agar masyarakat tetap aman dan terhindar dari risiko bencana:

1. Hindari lokasi rawan: Jauhi lereng tebing, pinggiran sungai, atau daerah curam yang berisiko longsor; jangan berteduh di bawah pohon besar saat hujan lebat disertai angin kencang.

 

2. Bersihkan saluran air: Pastikan selokan, parit, dan drainase di sekitar rumah tidak tersumbat sampah agar air mengalir lancar dan tidak menimbulkan genangan.

 

3. Amankan dokumen berharga: Simpan surat berharga, dokumen penting, dan barang bernilai tinggi di tempat yang lebih tinggi, kering, dan aman dari jangkauan air.

 

4. Cek instalasi listrik: Pastikan sambungan dan peralatan listrik aman, terhindar dari risiko korsleting jika terjadi banjir atau genangan air.

 

5. Pantau cuaca & kelayakan kapal: Cek informasi cuaca dan tinggi gelombang laut sebelum melaut; pastikan kapal laik laut, mesin prima, serta peralatan keselamatan pelayaran lengkap dan berfungsi baik.

 

Dalam keterangan Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menegaskan, keamanan dan keselamatan warga pesisir serta nelayan adalah prioritas utama. Sinergi antara aparat dan masyarakat sangat diperlukan agar dampak buruk cuaca ekstrem dapat diminimalisir.

 

“Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat, terutama mereka yang hidup dari laut dan di pesisir, untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca dari instansi berwenang. Jangan memaksakan diri berlayar jika kondisi laut dan angin tidak aman. Kewaspadaan sejak dini adalah cara terbaik menjaga keselamatan keluarga dan harta benda,” tegas Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas.

 

Imbauan ini disebarluaskan melalui media sosial, kelompok masyarakat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait, agar pesan kewaspadaan ini sampai merata ke seluruh pelosok wilayah Sulawesi Utara.

Popular Articles