Top 5 This Week

Related Posts

Jalan Sp. Balai–Rasau 1 Tersendat, Material Batu Diduga Berasal dari Sumber Ilegal

Sanggau. Kalimantan Barat __ Pembangunan jalan Sp. Balai Karangan -Rasau 1 mendapat sorotan tajam dari masyarakat luas. Pasalnya, sejak teken kontrak tanggal 29 Januari hingga sekarang September 2026, realisasi progres pekerjaan mengalami deviasi sebesar -17,78 persen.

” Paket basah kuyup milik BPJN Kalbar, selaku pengelola, yang digarap oleh Perusahaan papan atas, PT Sinar Teliyai, kini memasuki Show Cause Meeting (SCM) ke-3, ” ungkap warga sekitar.

Ia mengatakan, selentingan diluar terdengar pemilik Perusahaan inisial SDN, diduga melakukan setoran bernilai fantastis ke siluman berdasi dalam memperoleh paket tersebut.

Kemudian material batu yang disuplay Igas, ternyata berasal dari sumber ilegal yang tidak memiliki izin usaha pertambangan (IUP). Terlepas benar atau tidak, yang pasti dasar diatas menjadi pembuka awal bagi APH untuk menelusuri lebih dalam lagi.

Warga tadi menerangkan disini kita bukan cuma bicara soal terlambat maupun bentuk penyimpangan, tetapi ketersediaan material batu dan alat berat buat pekerjaan Lapis Fondasi Agregat Kelas A dan Cement Treated Base (CTB), juga tidak kalah penting.

” Gimana sang Kontraktor dapat mengejar target pekerjaan, jika material utama dan peralatan produksi justru terkendala ketika proyek telah berjalan hingga minggu ke-32. Apalagi proyek pemerintah dilarang berat bergantung pada material yang legalitasnya tanda tanya, ” terangnya.

BPJN Kalbar dan PPK, lanjutnya, wajib menjelaskan langkah konkret yang telah dilakukan. Masalah kelemahan internal pelaksana dan indikasi lainnya, biar Kejaksaan dan Polda Kalbar saja yang tangani. Ini duit negara bukan tabungan Ameng.(007/Danil.A)

Popular Articles