KUPANG, NTT – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Pendidikan dan Kebudayaan) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ambrosius Kodo, S.Sos., M.M, menegaskan bahwa prestasi akademik dan non-akademik harus berjalan beriringan demi membentuk karakter siswa yang tangguh.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ambrosius saat menerima audiensi media di ruang kerjanya pada Kamis (17/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Turnamen Bola Voli SMSI CUP I 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 3–15 Oktober 2026 mendatang.
“Ya, jadi memang prestasi akademik itu penting namun mengembangkan potensi non akademik juga perlu,” ujar Ambrosius tegas.

➡️ Dorong Partisipasi SMA/SMK se-NTT
Sebagai bentuk komitmen nyata, orang nomor satu di Dinas P & K NTT ini mengeluarkan imbauan khusus kepada seluruh satuan pendidikan, khususnya tingkat SMA dan SMK di seluruh wilayah NTT, untuk ikut ambil bagian dan mengirimkan tim terbaik mereka.
Menurut Ambrosius, turnamen ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan panggung strategis bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat secara positif.
➡️ Jembatan Menuju PON 2028
Lebih lanjut, Ambrosius mengungkapkan bahwa Turnamen Bola Voli SMSI CUP I 2026 memiliki nilai yang sangat strategis bagi masa depan olahraga daerah. Ajang ini akan menjadi salah satu wadah seleksi dini atlet untuk mempersiapkan kontingen NTT menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Karena itu saya menghimbau bagi sekolah-sekolah termasuk SMA dan SMK se-NTT untuk ikut berpartisipasi dan ambil bagian dalam ajang sportivitas yang juga merupakan seleksi untuk PON 2028 mendatang,” tambahnya.
Melalui kompetisi ini, Dinas P & K NTT berharap akan lahir bibit-bibit atlet voli berbakat dari kalangan pelajar. Para atlet muda ini diharapkan tidak hanya mampu mengukir prestasi di lapangan, tetapi juga siap mengharumkan nama Provinsi NTT di kancah nasional pada masa depan.




