Gorontalo, Kompas :Kesiapan personel Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo dalam mengamankan ajang Piala Dunia kembali divalidasi secara langsung.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Kombes Pol. Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin apel pengecekan personel yang akan terlibat dalam kegiatan pengamanan pada Sabtu (18/07/2026).
Apel ini bukan sekadar formalitas seremonial, melainkan bagian integral dari upaya memastikan seluruh anggota memahami tugas, tanggung jawab, serta pola bertindak yang tepat di lapangan demi kelancaran pelaksanaan event internasional tersebut.
Kehadiran Dirkrimum sebagai pimpinan apel menegaskan bahwa pengamanan Piala Dunia adalah prioritas strategis yang melibatkan sinergi lintas fungsi kepolisian.
Setiap personel yang terpilih telah melalui seleksi ketat dan pembekalan intensif untuk menghadapi dinamika keramaian, potensi gangguan kamtibmas, serta tuntutan pelayanan publik yang tinggi selama penyelenggaraan turnamen.
Dalam keterangannya Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H yang disampaikan melalui Dirkrimum Kombes Pol. Teddy Rachesna., menyampaikan himbauan tegas kepada seluruh personel yang bertugas.
Menurutnya, Pengamanan event berskala global menuntut standar profesionalisme yang melampaui rutinitas harian.
“Saya menghimbau kepada seluruh personel agar selalu menjaga sikap, penampilan, dan etika komunikasi saat berinteraksi dengan peserta, official, maupun penonton.
Utamakan pendekatan humanis namun tetap tegas terhadap pelanggaran. Jangan biarkan kelelahan atau euforia mengganggu konsentrasi dan kewaspadaan kalian di lapangan,” ujar Kombes Pol. Teddy Rachesna mewakili Kapolda.
Beliau juga menyampaikan harapan agar apel pengecekan ini benar-benar menjadi momentum penyelarasan persepsi dan penguatan mental.
“Semoga, jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa kita adalah wajah Indonesia di mata dunia. Pastikan setiap tindakan didasarkan pada prosedur yang benar, koordinasi yang solid, dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Saya percaya, dengan kesiapan seperti ini, Polda Gorontalo mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi semua pihak yang hadir,” pungkasnya.
Pelaksanaan apel pengecekan ini dirancang untuk memverifikasi kesiapan fisik, mental, dan administratif personel sebelum diterjunkan ke titik-titik vital pengamanan.
Melalui pemeriksaan kelengkapan peralatan, briefing teknis, dan simulasi respons cepat, Kapolda Gorontalo memastikan tidak ada celah kelemahan yang dapat dieksploitasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Bagi masyarakat Gorontalo dan pengunjung dari luar daerah, ketegasan Kapolda dan kesigapan Dirkrimum adalah jaminan bahwa keamanan Piala Dunia dikelola oleh aparat yang kompeten dan berintegritas. Sinergi antara pimpinan yang visioner dan personel yang disiplin menjadi fondasi utama bagi suksesnya event olahraga terbesar di dunia ini.
Pengamanan Piala Dunia oleh Polda Gorontalo kali ini adalah bukti bahwa kepolisian Indonesia mampu mengadaptasi standar keamanan internasional tanpa kehilangan identitas lokal yang ramah dan solutif. Ketika seorang Kapolda turun tangan memastikan detail terkecil dari kesiapan anggotanya, itu adalah pesan bahwa tidak ada kompromi dalam hal keselamatan dan ketertiban umum.

