Manado,Kompas :Semangat persaudaraan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan secara nyata oleh komunitas pecinta Vespa melalui kegiatan touring yang dirangkaikan dengan bakti sosial.
Bukan sekadar menikmati perjalanan bersama di jalanan indah Sulut, para peserta Police Scooter juga menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat setempat, membuktikan bahwa hobi bisa menjadi wadah kebaikan yang berdampak luas.
Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Desa Kema III, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, pada Sabtu siang (18/07/2026).
Kehadiran rombongan Vespa di desa ini bukan tanpa makna. Di balik deru mesin klasik dan senyum lebar para rider, tersimpan niat tulus untuk berbagi kebahagiaan dengan warga yang membutuhkan.
Momen ini menjadi bukti bahwa komunitas otomotif tidak hanya berkumpul untuk pamer gaya atau kecepatan, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
Sinergi antara Police Scooter dan aparat kepolisian dalam agenda ini semakin memperkuat citra positif bahwa Polri hadir sebagai mitra yang mendukung inisiatif positif dari elemen masyarakat sipil.
Dalam keterangannya, Wakil Kapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Awi Setiyono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat persaudaraan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh komunitas Police Scooter.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Police Scooter yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu warga Desa Kema III. Ini adalah bentuk nyata bahwa komunitas hobi bisa menjadi agen perubahan sosial yang luar biasa,” ujar Brigjen Pol Awi Setiyono dengan nada hangat.
Beliau menambahkan harapannya agar semangat ini dapat terus dipelihara dan dikembangkan. “Semoga, jadikan touring dan baksos ini sebagai tradisi baik yang berkelanjutan. Jangan berhenti di sini.
Teruslah berkolaborasi dengan pihak kepolisian dan pemerintah daerah untuk menjangkau wilayah-wilayah lain yang membutuhkan. Dengan cara ini, kita tidak hanya mempererat persaudaraan sesama rider, tetapi juga memperkokoh ikatan emosional antara komunitas dan masyarakat luas,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Rizky, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam kepada komunitas Police Scooter. Baginya, kehadiran para rider di desanya bukan sekadar pemberian materi, melainkan sentuhan kemanusiaan yang jarang dirasakan.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Police Scooter. Kami sangat senang dan terharu karena masih ada orang-orang baik yang mengingat kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucap Rizky dengan mata berkaca-kaca.
Ia berharap agar kunjungan semacam ini dapat membawa keberkahan bagi para pemberi dan penerima. “Harapan saya, semoga para rider selalu diberi kesehatan dan keselamatan dalam setiap perjalanan. Semoga kebaikan yang kalian berikan hari ini kembali kepada kalian berlipat ganda. Terima kasih sudah datang ke desa kami dan membuat kami merasa dihargai,” tambahnya.
Kegiatan touring berbakti sosial Police Scooter di Desa Kema III ini adalah pengingat indah bahwa kebahagiaan sejati sering kali ditemukan saat kita berhenti sejenak untuk memberi.
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, momen sederhana seperti membagikan bantuan sambil tersenyum di bawah terik matahari adalah obat bagi jiwa yang lelah.

