Kupang, banyak cara dilakukan dalam memaknai hari lahirnya Pancasila, 1 Juni 2026, Ketua DPD KWI NTT, Arifin mengajak semua elemen anak bangsa untuk tetap bersatu ditengah kebhinekaan,Senin(01/06/2026)
“Zaman sekarang serba cepat. Info datang tiap detik, tren ganti tiap minggu, dan perbedaan pendapat gampang banget viral. Di tengah pusaran itu, Pancasila bukan cuma hafalan waktu upacara. Dia jadi kompas” tegas Arifin
Kenapa penting dijaga?
1. Sila 1 & 2 – Ketuhanan & Kemanusiaan: Di medsos, gampang banget kita menghakimi orang beda keyakinan atau beda pendapat. Pancasila ngingetin: beda itu wajar, tapi saling menghargai itu wajib. Kemanusiaan harus tetap di atas algoritma.
2. Sila 3 – Persatuan: Zaman modern justru bikin kita “terhubung tapi terpisah”. Kita satu grup WA tapi beda kubu. Pancasila ajarin Bhineka Tunggal Ika itu bukan slogan, tapi skill. Skill buat tetap satu walau beda pilihan, beda suku, beda selera.
3. Sila 4 & 5 – Kerakyatan & Keadilan: Era digital kasih panggung ke semua orang. Tapi keadilan sosial jadi tantangan baru: kesenjangan digital, hoaks, kerja yang nggak pasti. Nilai Pancasila dorong kita buat mikir: teknologi ini buat siapa? Untungnya dinikmati bareng-bareng nggak?
Jadi, jaga Pancasila di zaman modern artinya sederhana: post dengan etika, debat tanpa benci, sukses tanpa injak orang lain, dan ingat Indonesia itu “kita”, bukan “aku atau kamu atau dia tapi sekali lagi tentang kita semua.

