Kota Bitung, Kompas:Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan, Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan silaturahmi sekaligus peninjauan Pos Satkamling Masyarakat Pesisir dan Kepulauan.
Kegiatan tersebut digelar usai pelaksanaan Latihan SAR Darat dan Laut di Indonesia Asri. Dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, rombongan didampingi Kasubdit Polairud Polda Sulut Kompol Karel Tangay beserta jajaran perwira dan bintara.
Terlihat Jajaran Ditpolairud Polda Sulut menggunakan Kapal Polisi XV SBU 2002 buatan Amerika dengan kecepatan maksimal 47 knot, yang dinahkodai oleh Kapten Bripka Muhammad Arwan.

Pada pukul 10.40 WITA, kedatangan rombongan Ditpolairud disambut hangat oleh masyarakat dan Forkopimca Kelurahan Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung. Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung.
Pos Satkamling Masyarakat Pesisir dan Kepulauan mengusung tema “NITYACAS SAMAPTA (Siap Siaga dan Waspada) Prediktif – Responsibilitas – Transparansi Berkeadilan.”

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga keamanan wilayah pesisir. Ia juga menyampaikan himbauan agar masyarakat tetap waspada dan aktif melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada petugas. “Kami berharap kerjasama antara Polairud dan masyarakat pesisir semakin erat sehingga keamanan di wilayah kepulauan dapat terus terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Lembeh Selatan, Raples Masoara, S.E. mengucapkan apresiasi yang tinggi atas perhatian Ditpolairud Polda Sulut terhadap wilayah pesisir. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga masyarakat merasa lebih aman dan terlindungi,” katanya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Ditpolairud Polda Sulut dalam memperkuat pengawasan dan pelayanan di wilayah perairan Sulawesi Utara, khususnya di kawasan pesisir dan kepulauan yang rentan terhadap berbagai ancaman kamtibmas.

