Top 5 This Week

Related Posts

Viral Krisis Air Bersih di Sukau, Anggota DPRD Lampung Barat Desak Pembenahan Tata Kelola PDAM Limau Kunci

Viral Krisis Air Bersih di Sukau, Anggota DPRD Lampung Barat Desak Pembenahan Tata Kelola PDAM Limau Kunci

Jakarta -MEDIA KOMPAS,Lampung Barat, 29 Juni 2026 – Persoalan distribusi air bersih di Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, kembali menjadi sorotan publik setelah beredarnya video yang viral di media sosial. Video berdurasi sekitar 20 detik tersebut memperlihatkan keluhan warga terkait sulitnya memperoleh pasokan air bersih di Pekon Hanakau dan Pekon Tanjung Raya.

Dalam video tersebut, Ketua AWPI DPC Lampung Barat, Frasmoro, menyampaikan dugaan adanya ketimpangan distribusi air bersih oleh Unit Cabang PDAM Limau Kunci Sukau II. Menurutnya, pasokan air di kantor cabang PDAM tetap mengalir, sementara sebagian besar rumah warga justru mengalami kesulitan mendapatkan air selama berbulan-bulan.

Frasmoro menjelaskan bahwa sebelumnya sempat diberlakukan sistem giliran distribusi air. Namun, menurutnya, kondisi tersebut kini tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya.

“Dulu pernah dijadwalkan giliran air hidup, tetapi sekarang sudah berbulan-bulan air sering mati dan kalaupun mengalir hanya dalam hitungan jam. Di kantor cabang PDAM Sukau II air tetap hidup, tetapi di rumah masyarakat tidak mengalir sama sekali. Sementara penagihan rekening air tetap dilakukan setiap bulan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti adanya dugaan ketidakseimbangan distribusi, karena menurut pengakuannya terdapat salah satu rumah warga yang pasokan airnya tetap lancar ketika wilayah lain mengalami kekeringan.

“Ada rumah masyarakat yang tidak pernah mati airnya, sementara di tempat kami air tidak mengalir sama sekali. Kami merasa tidak diperlakukan secara adil oleh pihak PDAM Limau Kunci,” tambahnya.

Frasmoro berharap pemerintah daerah bersama manajemen PDAM segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi air, sehingga masyarakat di Pekon Hanakau dan Pekon Tanjung Raya dapat memperoleh pelayanan yang adil dan merata.

Menanggapi persoalan tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Barat dari Fraksi Partai NasDem, Bambang Kuswanto, menyatakan bahwa persoalan pelayanan air bersih harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Lampung Barat pada Senin (29/6/2026), Bambang meminta Bupati Lampung Barat mengambil langkah strategis guna memperbaiki tata kelola PDAM Limau Kunci.

“Kepada Bapak Bupati agar segera melakukan langkah strategis dan tindakan tegas untuk menangani masalah ini supaya tata kelola PDAM menjadi lebih baik,” ujar Bambang dalam forum rapat.

Selain itu, Bambang juga mendorong agar proses pengisian jabatan Direktur PDAM Limau Kunci segera dilakukan secara definitif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Untuk jabatan Direktur PDAM Limau Kunci agar segera dilakukan pengangkatan pejabat definitif sesuai aturan yang berlaku. Bukan berarti kami meragukan Plt yang telah ditunjuk oleh Bapak Bupati, tetapi demi kepastian tata kelola perusahaan ke depan,” tegasnya.

Persoalan pelayanan air bersih ini diharapkan menjadi perhatian bersama, mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara merata. Warga berharap adanya pembenahan sistem distribusi, peningkatan kualitas pelayanan, serta langkah konkret dari pemerintah daerah dan manajemen PDAM Limau Kunci agar permasalahan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan dapat segera diselesaikan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak PDAM Limau Kunci terkait keluhan masyarakat yang viral di media sosial tersebut.

HAMDAN ❤️

Popular Articles