Kompas. SBS – MEDAN
Dewan Pengurus Wilayah Serikat Buruh Nasional Indonesia (DEPEWIL SBNI) Sumatera Utara melaksanakan audiensi strategis dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Sumatera Utara pada Selasa (28/7/2026). Rombongan SBNI diterima langsung oleh Kepala Disnaker Sumut, Dr. Illyan Chandra Simbolon, S.STP., M.SP., dalam suasana yang hangat dan kekeluargaan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris DEPEWIL SBNI Sumut, Habibul Hasan, S.H., serta Ketua DEPEWIL SBNI Sumut, Yosafati Waruwu, S.H.Dalam sambutannya, Habibul Hasan menyampaikan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah mempererat silaturahmi sekaligus membuka ruang diskusi konstruktif mengenai isu-isu ketenagakerjaan yang mendesak.

Ketua DEPEWIL SBNI Sumut, Yosafati Waruwu, menyampaikan lima poin penting sebagai agenda diskusi:
Silaturahmi dan Ucapan Selamat: Menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan baru Kepala Disnaker Sumut.
Pengawasan Hak Normatif: Menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap pemenuhan hak-hak normatif pekerja di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Kepengawasan Jamsos: Memastikan kepesertaan dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan serta Kesehatan berjalan optimal bagi buruh.
Penyelesaian Perselisihan (PPHI): Mengoptimalkan peran Disnaker Sumut dalam penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di tingkat tripartit.
Dukungan Penegakan Hukum: SBNI menyatakan dukungan penuh kepada Kadisnaker dalam menegakkan hukum dan norma ketenagakerjaan di provinsi ini.

Menanggapi poin-poin tersebut, Kepala Disnaker Sumut, Dr. Illyan Chandra Simbolon, menjelaskan pembagian kewenangan antara provinsi dan kabupaten/kota. Ia menegaskan bahwa fungsi pengawasan dan penyelidikan berada di tingkat Provinsi, sementara pembinaan lebih dominan di tingkat Kabupaten/Kota. Namun, Simbolon menekankan pentingnya sinergi, termasuk penguatan kantor pengawas di tingkat daerah agar responsivitas terhadap keluhan buruh lebih cepat.
Pengawasan itu ada di provinsi, tapi pembinaannya di kabupaten/kota. Kita perlu memperkuat koordinasi agar tidak ada tumpang tindih,” jelas Simbolon.

Sementara itu, Ifan Suwandi, S.H., Ketua DEPEDA SBNI Kabupaten Deli Serdang, menyatakan komitmen untuk menjaga hubungan baik ini secara berkelanjutan. “Ini bukan sekadar silaturahmi sesaat, melainkan awal dari kolaborasi jangka panjang,” ujarnya.

Di sisi lain, Warianto, S.E., Ketua SBNI DEPEDA Kabupaten Langkat yang baru menjabat selama enam bulan, mengungkapkan tantangan di lapangan. Ia menyebutkan bahwa banyak buruh perkebunan sawit masih ragu bergabung dengan SBNI karena cenderung memilih serikat pekerja yang sudah ada di internal perusahaan masing-masing. Hal ini menjadi catatan penting bagi SBNI untuk meningkatkan pendekatan dan edukasi kepada pekerja sektor perkebunan.
Audiensi berakhir dengan kesepakatan untuk terus berkoordinasi demi terciptanya iklim ketenagakerjaan yang adil, aman, dan sejahtera di Sumatera Utara.
Pewarta Warianto

