Beranda blog Halaman 412

Polwan Tapteng Lupakan Evakuasi Harta Demi Selamatkan Tetangga dari Longsor

0

Sumut, kompas.sbs – Brigadir Polisi Mei Indah Naibaho, Polwan Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), menunjukkan jiwa Bhayangkara sejati saat bencana tanah longsor melanda Komplek Perumahan Pandan Permai pada Selasa, 25 November 2025.

Meskipun rumahnya ikut hancur, Brigadir Mei mengesampingkan upaya menyelamatkan barang-barang berharganya demi mengevakuasi tetangganya yang terjebak: seorang ibu bersama dua anaknya yang masih balita (usia 2 tahun dan 3 bulan).

“Keselamatan mereka adalah prioritas utama,” ujar Brigadir Mei. la bergegas mengevakuasi keluarga tersebut, bahkan hanya sempat mengambil perlengkapan susu bayi dan beberapa pakaian di jemuran. “Selebihnya semua habis tertimbun tanah longsor.”

Atas tindakan heroik yang mengutamakan tugas kemanusiaan ini, Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, S.IK., M.Si., menyampaikan apresiasi dan penghargaan.

“Ini adalah jiwa Bhayangkara sejati,” tutur Kapolres saat menyerahkan bantuan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Brigadir Mei yang juga menjadi korban longsor.

Sumber: Humas Polres Tapanuli Tengah

Sebagai Tempat Pementasan, Open Stage Taman Darsana Prakerti Juga Untuk Mengembangkan Bakat Seni Budaya

0

 

KOMPAS.SBS #

Denpasar – Bali || Yayasan Dwijendra baru saja mendirikan dan meresmikan panggung teater (open stage) dengan taman darsana prakerti yang langsung ditanda tangani oleh Gubernur Bali Wayan Koster di saat acara piodalan sekaligus pelaksanan upacara menek kelih dan metatah masal untuk siswa di yayasan Dwijendra.

Tujuan adanya open stage adalah sebagai wadah atau wahana untuk nantinya bisa menampilkan bakat seni budaya terutamannya dikalangan para siswa yang ada di SMP Dwijendra.

“Sekalipun untuk kegiatan pergelaran seni budaya ataupun sekedar untuk latihan, para siswa SMP Dwijendra bisa menggunakan open stage taman darsana prakerti,” kata Kepala Sekolah SMP Dwijendra  I Made Ari Mertha Yasa, S.Pd., M.Pd, Senin (15/12/2025).

Disampaikan juga kalau keberadaan open stage merupakan salah pendukung dalam kegiatan seni budaya yang dilakukan para siswa SMP Dwijendra.

Sebelum adanya open stage, kita di Yayasan Dwijendra juga sudah punya aula megah yang juga mendukung kegiatan pembelajaran dan pergelaran seni budaya.

“Keberadaan open stage juga dirasakan mampu mengundang banyak orang yang dikarenakan keberadaannya berada didepan halaman lapangan Yayasan Dwijendra,” ucapnya.

Lanjutnya, adanya open stage ini tentu ada manfaatnya untuk siswa SMP Dwijendra yakni, selain untuk kegiatan seni budaya keberadaan open stage juga bisa dijadikan sebagai penunjuang kegiatan ekstrakulikuler.

“Direncanakan pada perayaan Hut Yayasan Dwijendra di bulan Januari 2026 nanti, akan mengunakan open stage ini sebagai tempat perayaannya,” imbuhnya.

Terkait Program Gubernur Bali Wayan Koster mengenai Bali Id tentang bagaimana menggitalisasi aksara Bali. Kita di SMP Dwijendra dari dulu sudah sepenuhnya mendukung hal tersebut.

Yayasan Dwijendra membuat program aksara Bali menggunakan komputer yang disebut dengan “Aksara Bali Simbar Dwijendra”.

SMP Dwijendra juga menyambut pembuatan program tersebut dengan melaksanakan pelatihan aksara Bali untuk siswa SD, dan kegiatan pelatihan tersebut sudah dilaksankan dengan baik.

“Tujuan untuk dapat terus memperkenalkan dan melestarikan sejak dini keberadaan aksara Bali untuk siswa SD agar memahami pentingnya apa itu aksara Bali secara digital,” terangnya.

I Made Ari Mertha Yasa menambahkan, selama ini bahasa Bali di SMP Dwijendra sudah masuk sebagai mata pelajaran muatan lokal, karena berdasarkan peraturan Gubernur yang telah dikeluarkan

Kemudian mengenai prestasi yang dihasilkan oleh siswa SMP Dwijendra di tahun 2025 ini sudah mulai ada bermunculan juara-juara baru yang diperoleh.

“Rencananya hasil prestasi yang dicapai siswa SMP Dwijendra di tahun 2025 akan kembali ditingkatkan di tahun 2026,” pungkasnya. (Bud)

Nyoman Suwirta Menegaskan, Pendidikan Demokrasi Dan Politik Harus Ditanamkan Sejak Usia Dini

0

KOMPAS.SBS #

Denpasar – Bali || Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Suwirta menyampaikan, masih dirasakan rendah tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dikarenakan pemahaman akan pendidikan politik masih kurang.

Saatnya pendidikan demokrasi dan politik dikembangkan mulai dari tingkat SMP, walau di tersebut masih dirasakan belum memasuki usia pemilih.

Karena belajar pendidikan demokrasi dan politik sejak usia dini sangat diprioritaskan sekali, mengingat selama pelaksanaan Pemilu partisipasi masyarakat masih dirasakan kurang sekali.

“Kalau turus seperti ini, bagaimana bisa menciptakan sebuah demokrasi yang bersih ketika Pemilu. Kalau tingkat pemilih saja masih kurang,” kata Nyoman Suwirta, Selasa (16/12/2025).

Menurutnya, sekolah harusnya juga bisa memiliki peran strategis untuk membangun kesadaran untuk bisa lebih memacu pendidikan demokrasi dan politik mulai dari tingkat SMP.

“Dari pendidikan demokrasi dan politik ditingkat SMP bisa dipacu melalui program kokulikuler seperti halnya dalam proses pemilihan OSIS,” terangnya.

Nyoman Suwirta menjelaskan, dalam proses pemilihan OSIS bisa lebih ditanamkan tentang tata cara memilih calon OSIS pelaksanaan bisa dilakukan secara sistematis, mulai dari persiapan dan sosialisasi, penetapan calon, hingga pelaksanaan pemungutan suara.

“Pemilihan OSIS ini juga bisa menjadi dasar utama dalam menerapkan pendidikan demokrasi dan politik sejak usia dini,” jelasnya.

Ditambahkan, kalau pendidikan demokrasi dan politik bisa diterapkan dengan baik di sekolah yang di mulai sejak usia dini. Dipastikan dalam pelaksanaan Pemilu partisipasi masyarkat akan lebih meningkat.

“Karena sudah ditanamkan pendidikan demokrasi dan politik dari sejak usia dini, dan semoga kedepanya peranan Kepala Sekolah dan guru dalam menanamkan pendidikan demokrasi dan politik di sekolah bisa lebih dimaksimalkan,” pungkasnya. (Bud)

Libatkan 250 Orang Peserta Dari Berbagai Club, Surabaya Community Bali Gelar Event Tennis Meja

0

KOMPAS.SBS #

Denpasar – Bali || Surabaya Community Bali menggelar event tennis meja bertajuk “Surabaya Community Table Tennis Meja Open Tournament 2025”.

Event tennis meja yang diselenggarakan ini adalah untuk memperinganti Hut Ke-12 Surabaya Community Bali dan juga memperingati hari Pahlawan 10 November 2025.

Acara event tennis meja yang diselenggarakan dari tanggal 12-14 Desember 2025 ini diadakan di Graha Yowana Suci Art and Community dengan melibatkan beberapa peserta dari club tennis meja dari beberapa kabupaten di Bali yang jumlahhya mencapai 250 orang peserta.

Untuk tennis meja U13 Putra di menangkan oleh Arya dari klub Bintamar Buleleng dan U13 Putri di menangkan oleh Athalia dari klub APC Denpasar.

Sementara untuk tennis meja U15 Putra di menangkan oleh Khafi dari klub Beta Badung dan U15 Putri dimenangkan oleh Athalia dari klub APC Denpasar.

Sedangkan untuk tennis meja ganda 90 di menangkan oleh Klecek & Agus Doktr dari klub Uka – Uka Badung.

Tujuan diadakannya event tennis meja ini, selain untuk memperkenalkan keberadaan Surabaya Community Bali kepada masyarakat, juga untuk mempererat tali Silaturahmi sesama anggota SC Bali.

” Event ini dilaksanakan untuk memperingati hari Pahlawan dan Ulang Tahun Surabaya Community, tegas Kadek Ervy selaku Pembina SC Bali.

Event tennis meja ini juga bagian dari pencarian bibit atlet yang akan dipersipkan untuk bisa berlaga ditingkat nasional maupun internasional. (CVS)

LSM MAUNG Minta SPBU 64.785.04 Sei Ngkayas Diperiksa

0
Oplus_16908288

Kalbar, Sanggau : Aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan drum kembali mencuat. Kali ini di SPBU Sei Ngkayas 64.785.04, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau

Ketua LSM Maung Kabupaten Sanggau, Napitupulu, mengatakan praktek tersebut sangat melanggar aturan. ” Saya melihat mobil Toyota Hilux melakukan pengisian BBM menggunakan drum di area SPBU. 64.785.04, ” terangnya.

Ia meminta agar APH tidak diam, ambil tindakan dan proses pemilik. ” polres jangan diam dong, panggil tuh yang punya dan periksa segera. Jangan sampai praktek yang sangat merugikan masyarakat itu terus tumbuh subur, ” ungkap Napitupulu.

Lembaga yang berlambang kepala harimau ini juga bertanya fungsi Hiswana Migas dan Pertamina ketika banyak SPBU yang Berengsek. ” Fungsi kedua lembaga tersebut sepertinya belum jelas saat SPBU melakukan penyimpangan penyaluran, ” tanyanya.( Red/ Tim )

Robby–Vanda Tetapkan Korupsi sebagai Musuh Negara di Minahasa, Integritas Naik Pangkat, Korupsi Diperangi

0

KOMPAS.SBS

MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali memancang tonggak kepemimpinan berintegritas dengan meneguhkan agenda besar penguatan nilai kebangsaan dan ketahanan moral bangsa. Di bawah komando Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS, Minahasa tampil sebagai episentrum gerakan nasional Bela Negara Berbasis Anti-Korupsi melalui Workshop Bela Negara bertema “Memerangi Korupsi Sebagai Wujud Bela Negara” yang digelar di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Senin (15/12/2025).

Kegiatan strategis ini menjadi simbol kuat keselarasan visi pusat dan daerah, ditandai dengan kehadiran langsung perwakilan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Brigjen TNI Budi Haryono, selaku Direktur SDM Potensi Pertahanan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kemenhan RI.

Kehadiran unsur pemerintah pusat tersebut mempertegas posisi Minahasa sebagai daerah yang progresif dan responsif dalam mengarusutamakan nilai-nilai bela negara di tengah tantangan kebangsaan yang semakin kompleks.

Workshop ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, jajaran Forkopimda Minahasa, pengurus GTI Sulawesi Utara, para Hukum Tua, Kepala Sekolah, serta pejabat struktural Pemerintah Kabupaten Minahasa. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan konsolidasi kekuatan pemerintahan dan masyarakat dalam satu barisan moral melawan praktik-praktik yang merusak sendi negara.

Membuka kegiatan secara resmi, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa workshop tersebut bukan sekadar forum seremonial, melainkan instrumen strategis pembangunan karakter bangsa yang menempatkan pemberantasan korupsi sebagai jantung bela negara modern.

“Hari ini kita berkumpul dalam suasana penuh semangat kebangsaan. Tema memerangi korupsi sebagai wujud bela negara adalah isu paling relevan dan aktual, karena masa depan bangsa ditentukan oleh integritas hari ini,” tegas Bupati.

Dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada Brigjen TNI Budi Haryono beserta jajaran Kemenhan RI. Menurutnya, kehadiran Kementerian Pertahanan di Minahasa bukan hanya bentuk dukungan, tetapi juga penguatan moral dan ideologis bagi masyarakat dalam menanamkan kesadaran bela negara yang berkelanjutan.

“Kehadiran Kemenhan RI di Minahasa adalah kehormatan besar sekaligus energi baru. Ini menjadi penegasan bahwa Minahasa adalah bagian penting dari mozaik pertahanan moral bangsa,” ungkapnya.

Bupati menekankan bahwa dalam lanskap pemerintahan dan kehidupan bernegara saat ini, perang terhadap korupsi merupakan medan bela negara yang paling nyata, paling dekat, dan paling menentukan. Korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak kepercayaan publik, melemahkan institusi, dan menggerogoti masa depan generasi bangsa.

Melalui workshop ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa mendorong lahirnya kesadaran kolektif bahwa setiap warga negara adalah subjek bela negara, dengan peran aktif dimulai dari integritas pribadi, keteladanan di lingkungan kerja, hingga keberanian menolak segala bentuk penyimpangan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Minahasa menjadikan bela negara sebagai budaya hidup, karakter, dan identitas. Bukan sekadar slogan, tetapi nilai yang dihidupi dalam tindakan sehari-hari,” tandas Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Robby Dondokambey juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertahanan RI dan DPD GTI Indonesia Provinsi Sulawesi Utara atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Minahasa sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan strategis nasional tersebut.

Menambah bobot moral kegiatan, Bupati menyinggung penghargaan Desha Rakshaka Purwakarta yang diterimanya. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan simbol prestasi personal, melainkan pengakuan negara terhadap komitmen kolektif masyarakat Minahasa dalam menjaga nilai kebangsaan, persatuan, dan integritas.

“Penghargaan ini saya persembahkan sepenuhnya untuk masyarakat Minahasa. Ini adalah buah dari komitmen bersama dalam menjaga kehormatan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Melalui workshop ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Robby Dondokambey dan Vanda Sarundajang kembali menegaskan diri sebagai garda depan pembangunan karakter bangsa, menempatkan integritas, anti-korupsi, dan bela negara sebagai fondasi utama menuju Minahasa yang berdaulat, bermartabat, dan berkelanjutan.

#Lee_Us

Bupati Subang Menghadiri Grand Opening Pabrik Vinfast Di Cibogo

0

*BUPATI SUBANG HADIRI PERESMIAN PABRIK VINFAST, DORONG PENINGKATAN LAPANGAN KERJA DAN INDUSTRI HIJAU*

*SUBANG* – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR, S.IP., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., menghadiri Grand Opening Ceremony of VinFast Electric Vehicle Manufacturing Plant yang bertempat di Kawasan Pabrik VinFast, Kecamatan Cibogo, pada Senin (15/12/2025).

CEO VinGroup Asia, Mr. Pham Sang Chau, menyampaikan bahwa VinFast Subang diproyeksikan akan menciptakan ribuan lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal, sehingga dapat memberikan sumber penghidupan bagi masyarakat Subang dan Jawa Barat.

Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, S.E., mengungkapkan bahwa kehadiran VinFast akan menciptakan multiple effect, baik bagi tenaga kerja lokal maupun pertumbuhan UMKM di Kabupaten Subang dan Jawa Barat.

Selain itu, kawasan ini diharapkan dapat berkembang sebagai kawasan industri hijau yang ramah lingkungan.

Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Arrmanatha Nasir, menyampaikan bahwa peresmian Pabrik Manufaktur VinFast ini merupakan komitmen pemerintah dalam membangun kemitraan strategis demi kemajuan dunia usaha dan kesejahteraan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa Indonesia masih perlu belajar banyak dari Vietnam, khususnya dalam pengembangan industri otomotif.

Airlangga juga mengapresiasi berdirinya Pabrik VinFast di Indonesia, mengingat potensi pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia sangat terbuka lebar, terutama dengan dukungan harga yang terjangkau.

Sementara itu, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey, menyampaikan harapannya agar kehadiran VinFast dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Subang.

“Dengan adanya VinFast, saya berharap dapat memberikan banyak manfaat untuk masyarakat Kabupaten Subang, baik dari sisi perekonomian maupun penyerapan tenaga kerja,” ujar Kang Rey.

Kang Rey menegaskan bahwa investasi besar seperti VinFast harus berdampak langsung pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Dengan berdirinya Pabrik VinFast ini, harus memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat Subang, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan pabrik,” tegasnya.

Kang Rey juga menjelaskan komitmen pemerintah daerah terkait penyerapan tenaga kerja lokal.

Dirinya akan berkoordinasi dengan perguruan tinggi di Kabupaten Subang agar lulusannya dapat langsung bekerja di VinFast.

“Terkait dengan serapan tenaga kerja, kami telah berkoordinasi bahwa nantinya 70 persen tenaga kerja akan diisi oleh masyarakat Kabupaten Subang dan 30 persennya diisi oleh tenaga kerja dengan spesifikasi khusus. Kami juga akan berkoordinasi dengan perguruan tinggi di Kabupaten Subang agar lulusannya dapat bekerja di sini,” jelas Kang Rey.

Lebih lanjut, Kang Rey mengungkapkan bahwa nantinya juga akan ada Kawasan Industri yang dapat menampung banyak tenaga kerja lokal.

“Di sebelah Pabrik VinFast ini nantinya akan dibangun kawasan industri lain yang dapat menampung banyak tenaga kerja. Oleh karena itu, saya optimistis masyarakat Subang dapat terserap dengan cepat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Subang, serta seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Subang (D.JekiW)

Kabupaten Indramayu Sukses Gelar Pilwu Damai, Kapolres Sampaikan Apresiasi

0

INDRAMAYU – Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat atas terselenggaranya Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak 10 Desember 2025 yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Hal tersebut disampaikan Kapolres saat kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar di Aula Atmaniwedhana Polres Indramayu, Senin (15/12/2025).

Rapat tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Indramayu, TNI, Kejaksaan, DPRD, Satpol PP, para camat, unsur dinas terkait, hingga perwakilan pengurus gereja, pengelola objek wisata, dan rest area.

“Terima kasih atas pelaksanaan kemarin yang dapat berjalan dengan lancar. Alhamdulillah, kami dari Kepolisian mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak dan Ibu, khususnya masyarakat Indramayu, sehingga perhelatan pemilihan Kepala Desa dapat berjalan aman dan kondusif,” ujar AKBP Mochamad Fajar Gemilang.

Kapolres menegaskan, keberhasilan Pilwu tersebut merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi yang baik antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, Penyelenggara, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.

Kapolres berharap, kebersamaan dan semangat menjaga kondusivitas yang telah terbangun selama Pilwu dapat terus dipertahankan, khususnya dalam menghadapi pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kabupaten Indramayu.(Saimin)

Polres Indramayu Gelar Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Natal 2025 danTahun Baru 2026

0

INDRAMAYU – Polres Indramayu Polda Jabar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah hukum Polres Indramayu.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Atmaniwedhana Polres Indramayu, Senin (15/12/2025).

Rakor dipimpin langsung Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. serta dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Indramayu, TNI, Kejaksaan, DPRD, Satpol PP, para camat, unsur dinas terkait, hingga perwakilan pengurus gereja, pengelola objek wisata dan rest area.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang mengatakan, rapat koordinasi lintas sektoral ini bertujuan untuk mematangkan kesiapan operasional serta menyamakan persepsi seluruh unsur terkait dalam menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat selama rangkaian perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru.

“Rakor ini penting untuk memastikan negara hadir di tengah masyarakat. Ada tiga fokus utama yang harus kita antisipasi, yakni perayaan keagamaan Natal, aktivitas masyarakat pada malam pergantian tahun, serta dinamika sosial yang meningkat di momen akhir tahun,” ujar AKBP Fajar.

Kapolres menjelaskan, pola pengamanan Natal dan Tahun Baru pada prinsipnya sama dengan tahun-tahun sebelumnya, dengan fokus pada pengamanan tempat ibadah, arus lalu lintas di titik rawan kemacetan, objek wisata, pusat perbelanjaan, ruang publik, serta stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

Selain itu, Polres Indramayu bersama lintas sektoral juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, aksi kriminalitas, terorisme, konflik sosial pasca-pilkades, hingga bencana alam yang rawan terjadi pada musim penghujan.

“Operasi pengamanan ini bukan sekadar memastikan kelancaran lalu lintas, tetapi juga merawat situasi damai dalam pelaksanaan ibadah Natal serta menjaga harmonisasi sosial saat pergantian tahun. Polri tidak bisa bekerja sendiri, sinergitas dan kolaborasi semua pihak adalah kunci,” tegasnya.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pengelola tempat ibadah, pengelola objek wisata, serta komunitas daerah untuk aktif berperan dan berkoordinasi dalam mendukung pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 agar berjalan aman, damai, dan kondusif.(Saimin)

BREAKING NEWS: PPWI Nyatakan Bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional Luar Biasa

0

Sumut, kompas.sbs – Rangkaian bencana yang melanda Pulau Sumatera dalam beberapa pekan terakhir bukan sekadar musibah musiman atau fenomena alam biasa. Banjir bandang, longsor, serta gelombang material kayu glondongan yang terseret arus air bah menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat secara bersamaan. Skala kerusakan yang ditimbulkan begitu masif hingga peristiwa ini layak dicatat sebagai salah satu tragedi ekologis terbesar sepanjang sejarah Indonesia merdeka.

Fenomena air bah yang membawa ribuan kayu gelondongan menjadi bukti telanjang bahwa kerusakan lingkungan di kawasan hulu telah mencapai titik kritis. Hutan-hutan yang selama ini menjadi penyangga kehidupan tampak tak lagi mampu menahan curah hujan ekstrem. Ketika akar-akar yang seharusnya mengikat tanah dan bebatuan telah hilang, longsor dan banjir bandang menjadi konsekuensi yang tak terhindarkan. Desa-desa tersapu, jembatan runtuh, sungai tersumbat, dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal dalam hitungan jam.

Dampak ekologis bencana ini tidak berhenti di tiga provinsi tersebut. Gelombang kerusakan menjalar hingga ke Nias dan Lampung, menunjukkan bahwa seluruh Pulau Sumatera kini berada dalam tekanan ekologis yang luar biasa. Ekosistem sungai rusak, kualitas air menurun, dan habitat flora-fauna hancur. Pulau yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati dunia kini menghadapi ancaman serius yang membutuhkan intervensi cepat dan terukur.

Namun dampaknya tidak hanya bersifat ekologis. Bencana Sumatera telah mengguncang kehidupan masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Distribusi logistik terganggu, harga kebutuhan pokok melonjak, dan aktivitas ekonomi tersendat. Standar hidup masyarakat menurun, sementara rasa aman dan ketenangan publik terganggu. Bencana ini menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan di satu wilayah dapat memicu efek domino yang dirasakan seluruh bangsa.

Melihat skala dan kompleksitas bencana, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) mengambil langkah tegas: *menyatakan bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional Luar Biasa*. PPWI menilai bahwa situasi ini tidak boleh menunggu pernyataan resmi pemerintah. Ketika kerusakan sudah melampaui batas administratif dan berdampak pada stabilitas nasional, maka penanganannya harus segera ditingkatkan ke level tertinggi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, bersama Sekretaris Jenderalnya, Fachrul Razi, didukung seluruh pengurus serta dewan penasehat dan depan pakar organisasi itu. “Deklarasi PPWI ini bukan sekadar pernyataan moral, tetapi langkah strategis untuk mendorong mobilisasi bantuan yang lebih luas. PPWI telah menyurati sejumlah Kedutaan Besar negara sahabat yang selama ini menjadi mitra kerja organisasi tersebut. Tujuannya jelas: menggalang dukungan internasional bagi para korban bencana, baik dalam bentuk bantuan kemanusiaan, tenaga ahli, maupun dukungan teknis,” ungkap tokoh pers nasional, yang merupakan petisioner Hak Asasi Manusia pada Konferensi ke-80 Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa, Oktober 2025 lalu, ini.

Wilson Lalengke menjelaskan, dengan penetapan bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional Luar Biasa, pihaknya mendorong secara internal agar semua anggota dan pengurus PPWI di seluruh nusantara dan di manca negara segera menggalang kekuatan melalui apapun yang bisa dilakukan dalam rangka membantu percepatan penanganan bencana tersebut. “Saya mendorong setiap anggota PPWI di seluruh Indonesia dan perwakilan PPWI di luar negeri agar bahu-membahu, melalui apapun yang bisa dilakukan, untuk membantu percepatan penanganan dan pemulihan dampak Bencana Nasional Luar Biasa ini,” jelas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Langkah berikutnya, PPWI akan mengirimkan surat resmi kepada berbagai badan internasional yang memiliki mandat dalam penanganan bencana, lingkungan hidup, dan kemanusiaan. PPWI menilai bahwa kondisi darurat di Sumatera membutuhkan perhatian global. Tanpa dukungan internasional, proses pemulihan dikhawatirkan akan berjalan lambat, sementara kerusakan lingkungan yang terjadi dapat meninggalkan dampak jangka panjang yang mengancam generasi mendatang.

Pemulihan lingkungan menjadi salah satu fokus utama yang disoroti PPWI. Rehabilitasi hutan, normalisasi sungai, dan penguatan sistem mitigasi bencana harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Bencana ini adalah peringatan keras bahwa eksploitasi alam tanpa kendali akan selalu berujung pada tragedi kemanusiaan.

Pada akhirnya, PPWI menyerukan agar seluruh pihak—baik Pemerintah Indonesia maupun komunitas internasional—segera bergotong-royong membantu masyarakat di wilayah bencana. Solidaritas kemanusiaan harus menjadi prioritas. Bencana Sumatera adalah pengingat bahwa ketika alam terluka, seluruh umat manusia merasakan dampaknya. Kini saatnya bergerak bersama, sebelum semuanya terlambat.

(Tim-Red)