Beranda blog Halaman 359

Muskab PDBI Karo ! Dharma Efrison Situmorang Pimpin PDBI Karo 2026-2031

0

 

KABANJAHE KARO,Kompas.SBS| Musyawarah Kabupaten ( Muskab) Persatuan Drumb Band Indonesia ( PDBI) Karo berjalan denga baik dan sukses, musyawarah ini berlangsung, Selasa (27/01/2026) mulai di BOB’S Cafe & Kuliner Jalan Pahlawan Kabanjahe Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Muskab PDBI Karo ini resmi dibuka pada pukul 11.11 Wib oleh PDBI Provinsi Sumatera Utara dibawah kepimpinan Ketua Umum Baharuddin Siagian.

Dalam musyawarah ini, Dharma Efrison Situmorang terpilih secara aklamasi menjadi Ketua PDBI Periode 2026-2031, pihak PDBI Sumut memberi kesempatan untuk Dharma Situmorang dalam menunjuk 2 orang untuk menyusun kepengurusan PDBI Karo periode 2026-2031 dan meminta surat rekomendasi dari Koni Kabupaten Karo.

Sebelum acara Musyawarah Kabupate PDBI Karo ini digelar, sudah terlaksana pendaftaran calon BDP melalui penjaringan, Sabtu (22/01/2026) sampai (24/01/2026), pada saat pembukaan bakal calon ini, hanya ada satu orang yang mendaftar yaitu Dharma Efrison Situmorang.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Penjaringan, ” Lilik Suhendro dan Sekretaris Juliadi Kaban saat memberikan kata sambutan, Lilik mengatakan semua sudah melalui prosedur, usai kami menutup pendaftaran, kami melakukan Verifikasi Faktual, Sabtu (24/01/2026) mulai pukul 17.00 Wib sampai dengan selesai.” Pungkas Lilik Suhendro.

Hasil dari penjaringan ini, keluar satu nama yakni Dharma Elfrison Situmorang, kelahiran Kabanjahe , lahir 31 Juni 1979, berdomisili Lau Baleng Kecamatan Lau Baleng.

Sementara Ketua terpilih Dharma Efrison Situmorang SH dalam sambutanya mengatakan ijinkan saya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum, yang bagi saya adalah hal yang baru, namun saya yakin atas kerja sama seluruh stake holder yang terlibat didalamnya akan menghasilkan prestasi sesuai harapan.” Pungkasnya.

Dharma yang juga anggota DPRD Karo dari Partai Gelora ini mengatakan perminta maafan yang sedalam dalamnya atas tingkah laku dan ucapan saya yang kurang berkenan bagi bapak, Ibuk, Kakak dan adik yang hadir saat ini, karena bukan unsur kesengajaan, tapi semua semata- mata karena keterbatasan saya selaku insan manusia biasa.” Katanya.

“Saya juga menegaskan jabatan sebagai Ketua Umum PDBI Karo bukan sekedar jabatan dan kebanggaan melainkan suatu kewajiban mengemban tanggung jawab besar yang menuntut kerja nyata, displin, komitmen tanpa kompromi, kita harus bisa jujur kepada diri sendiri.” Katanya.

Kedepannya Drumb Band di Kabupaten Karo harus bangkit lagi dan lebih baik dari yang sudah baik.” Kata salah seorang Pengurus Laskar Merah Putih ( LMP) Kabupaten Karo ini.

Karo harus keras sekeras baja, Karo harus displin, Karo harus berprestasi, terimakasih, salam olah raga mejuah juah.”Tutupnya.

Sementara mewakili unsur Koni Kabupaten Karo, Monang Sitanggang mengatakan supaya PDBI bisa membawa prestasi di bidang olahraga, karena peringkat Koni ditingkat Sumut, masuk 4 besar, yang menjadi andalan catur dan gulat, kami berharap kehadiran PDBI kedepannya mampu meraih 5 mendali emas, agar kedepannya menjadi 2 besar kalau bisa peringkat 1.” Ujarnya.

Saat dikonfirmasi oleh Media Kompas.SBS, Kadis Budporapar Kabupaten Karo melalui Kabid Keolahragaan di Dinas Budporapar, Pilo Hermanto Ginting sangat mendukung Musyawarah Kabupaten ( Muskab) tersebut, dan diharapkan kepada Ketua PDBI yang terpilih agar langsung membuat program- program, yang meningkatkan prestasi di Kabupaten Karo.” Katanya.

Ini hal yang luar biasa, terimakasih atas undangan ini, semoga melalui PDBI, kabupaten karo bangga dan berprestasi di Tingkat daerah maupun nasional.” Ungkap Pilo Ginting.

Hal yang sama juga dikatakan oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, kalau kegiatan ini merupakan salah satu media bagi siswa, dan bisa kerja sama dan pengembangan karakter, tidak menonjolkan diri sendiri namun ini adalah kerja tim, konsep kompetisi yang bisa membangun, hal ini juga mendapat dukungan dari orang tua, siswa dan sekolah,bukan hanya di kota, tapi seluruh kecamatan di Kabupaten Karo menyambut Drumb Band ini.”Kata Laksana Ketaren.

Kata sambutan juga dalam acara penutupan oleh Ketua Panitia , Bistok Situmorang SE,mengucapkan terimakasih kepada seluruh para hadirin yang sudah mesukseskan acara musyawarah kabupaten ( Muskab) PDBI Kabupaten Karo.

Pantauan Media Kompas.SBS, Acara Musyawarah Kabupaten ( Muskab) PDBI Karo ini resmi ditutup pada pukul 11.35 Wib dilanjut foto bersama dan makan bersama.

Pada kesempatan ini hadir dari PDBI Sumatera Utara, tamu undangan, Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Dinas Budporapar Karo Kepala Kantor Dapertemen Agama Kabupaten Karo, Ketua Macab Laskar Merah Putih ( LMP) Kabupaten Karo Gembira Ginting, juga sebagai Pembina PDBI Karo, Peserta Musyawarah PDBI Kabupaten Karo.

Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN

Bulog Sosialisasikan Penyerapan GKP Rp6.500 per Kg Jelang Panen Raya di Indramayu

0

Indramayu, Kompas.sbs – Perum Bulog Kantor Cabang Indramayu memastikan kesiapan menyerap Gabah Kering Panen (GKP) petani dengan harga Rp6.500 per kilogram pada 2026, menjelang pelaksanaan panen raya di sejumlah wilayah sentra produksi padi.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan koordinasi bersama Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu yang digelar di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Selasa (27/01/2026).

Pimpinan Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, mengatakan koordinasi dilakukan sebagai langkah awal persiapan panen raya sekaligus sosialisasi kebijakan penyerapan gabah sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

“Saat ini kami berada di Kecamatan Sliyeg, Desa Tugu, dengan estimasi luas tanam mencapai 4.259 hektare. Sesuai hasil rapat koordinasi terbatas, gabah yang diserap Bulog harus sudah cukup usia panen,” katanya.

Sri Wahyuni menyampaikan, secara nasional Bulog menargetkan penyerapan GKP sekitar 4 juta ton. Sementara khusus Kabupaten Indramayu, target penyerapan dipatok mencapai sekitar 179 ribu ton.

Ia menegaskan Bulog tetap berkomitmen menyerap gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

“Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas harga gabah agar tidak jatuh serta memastikan petani memperoleh pendapatan yang layak,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KTNA Kabupaten Indramayu, Tatang, menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, perhatian pemerintah sangat penting bagi petani, khususnya di daerah lumbung padi nasional seperti Indramayu.

“Saya mewakili petani mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo, Kementerian Pertanian, dan Perum Bulog atas kepedulian terhadap harga gabah petani di Indramayu,” tuturnya.

Sementara itu, Kodim 0616 Indramayu melalui Danramil Sliyeg, Letda Cke Anton Susilo, menegaskan kesiapan TNI dalam mengawal panen raya di Kabupaten Indramayu yang diproyeksikan berlangsung pada pertengahan Februari 2026.

“Kami siap berkolaborasi dan mengawal pelaksanaan panen raya sesuai instruksi pimpinan,” kata Anton.

Di sisi lain, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sliyeg, Erdono, memastikan pihaknya terus melakukan pendampingan kepada petani agar gabah yang dijual ke Bulog merupakan padi yang cukup umur dan dipasarkan langsung oleh petani.

“Kami akan memastikan gabah yang dibeli Bulog adalah gabah cukup umur dan berasal langsung dari petani,” ujarnya.

Namun demikian, Erdono mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, di antaranya cuaca ekstrem yang memicu banjir serta perubahan golongan pengairan, sehingga jadwal tanam di beberapa wilayah mengalami kemunduran.

Saimin

Kajati Kalbar lakukan Kunjungan Kerja pada Kejari Singkawang, Berikan Pengarahan kepada Jajaran

0

SINGKAWANG – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan didampingi Asbin, Asdatun, Aspidsus, Aswas, KTU dan Koordinator melakukan kunjungan kerja pada Kejaksaan Negeri Singkawang dalam rangka melakukan monitoring, evaluasi, serta penguatan kinerja jajaran kejaksaan di daerah, pada Senin (26/01/2026).

Kunjungan Kajati Kalimantan Barat beserta rombongan tersebut disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Singkawang Singkawang Imang Job Marsudi, SH., MH beserta para Kepala Seksi, Kasubbag, dan seluruh pegawai Kejari Singkawang. Kegiatan diawali dengan melakukan peninjauan terhadap sarana dan prasarana kantor pada setiap bidang serta langsung berdialog singkat dengan para kasi dan pegawai guna mengetahui kondisi pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Setelah selesai melakukan peninjauan dilanjutkan dengan pertemuan dan pengarahan kepada seluruh jajaran.

Dalam arahannya, Kajati Kalimantan Barat menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, serta loyalitas dalam menjalankan tugas dan fungsi kejaksaan. Ia mengingatkan seluruh insan Adhyaksa untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.

“Kejaksaan harus hadir sebagai institusi penegak hukum yang berintegritas, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Setiap tugas harus dilaksanakan secara profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mencederai marwah institusi,” tegas Kajati dalam arahannya.

Selain itu, Kajati Kalimantan Barat juga menyoroti pentingnya sinergi dan soliditas internal antarbidang, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia mendorong Kejari Singkawang untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja, khususnya dalam penanganan perkara, pemulihan keuangan negara, serta pelayanan hukum kepada masyarakat.

Kajati juga mengingatkan seluruh jajaran agar tetap menjaga disiplin, etika, dan perilaku, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, sikap dan tindakan setiap insan kejaksaan akan mencerminkan citra institusi secara keseluruhan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Singkawang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta arahan yang diberikan oleh Kajati Kalimantan Barat. Ia menyatakan komitmen seluruh jajaran Kejari Singkawang untuk menindaklanjuti arahan tersebut dan terus meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi jajaran Kejari Singkawang untuk semakin solid, profesional, dan berintegritas dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan di wilayah Kota Singkawang.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat I Wayan Gedin Arianta, SH.MH, menyampaikan bahwa kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar ke Kejaksaan Negeri Singkawang merupakan bagian dari agenda pembinaan dan pengawasan pimpinan terhadap satuan kerja di daerah.

“Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh jajaran Kejari Singkawang telah menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur, serta memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada secara optimal,” tutup Kasi Penkum.(Danil.A)

Partai Berkarya Pecah, 33 DPW Mundur Serentak dan Siap Deklarasikan Partai Baru

0

Kompas.sbs Medan – Gelombang tsunami politik menghantam internal Partai Berkarya. Sebanyak 33 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari total 38 DPW se-Indonesia dikabarkan menarik dukungan dan menyatakan mundur secara massal dari kepengurusan maupun keanggotaan partai pimpinan Muchdi Purwoprandjono (Muchdi PR).

Gerakan ini dipicu oleh kekecewaan mendalam para kader di daerah terhadap kepemimpinan pusat. Ketua DPW Partai Berkarya Sumatera Utara (Sumut) secara terbuka menyatakan pengunduran dirinya hari ini, menuding adanya ketidaktaatan Ketua Umum terhadap konstitusi partai.

Dalam keterangan resminya, Ketua DPW Sumut menegaskan bahwa langkah drastis ini diambil bukan tanpa alasan. Ia menyoroti sikap Ketua Umum Muchdi PR yang dinilai tidak patuh terhadap hasil keputusan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Berkarya tahun 2025.

“Karena ketidaktaatan dan ketidakpatuhan Ketum Partai Berkarya saudara Muchdi PR terhadap hasil keputusan Munas Partai Berkarya tahun 2025 yang lalu, maka saya Ketua DPW Sumut Partai Berkarya mengundurkan diri dari kepengurusan dan dari anggota Partai Berkarya,” kata dia dalam pernyataan tertulis, yang diterima Senin (26/1/2026)

Pengunduran diri ini bukan aksi tunggal. Ketua DPW Sumut mengklaim bahwa ini adalah gerakan nasional. Data yang dihimpun menyebutkan bahwa soliditas di akar rumput telah pecah.

“Terdapat 33 DPW dari 38 DPW se-Indonesia dan ratusan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) se-Indonesia yang juga mundur dari kepengurusan dan anggota Partai Berkarya,” ungkapnya.

Jika klaim angka ini valid, Partai Berkarya di bawah Muchdi PR terancam lumpuh total karena kehilangan hampir 90% struktur kepemimpinan di tingkat provinsi.

Siapkan “Perahu” Politik Baru

Langkah mundur ini ternyata adalah awalan untuk sebuah manuver politik baru. Para loyalis yang kecewa sepakat untuk tidak sekadar bubar jalan, melainkan mengonsolidasikan kekuatan untuk membentuk entitas politik anyar.
Surat pengunduran diri Ketua DPW Sumut disebut sebagai salah satu syarat kelengkapan administrasi untuk deklarasi partai baru tersebut.

“Selanjutnya (kami) akan membentuk Partai Politik Baru yang mandiri dan terbebas dari konflik internal Partai Berkarya,” ujar dia.

Menutup pernyataannya, mantan Ketua DPW Sumut ini memberikan kebebasan kepada seluruh gerbong Partai Berkarya di Sumatera Utara, baik di tingkat DPW maupun DPD Kabupaten/Kota, untuk menentukan nasib politik mereka.

“Para anggota Partai Berkarya, DPW dan DPD se-Sumut silakan menentukan sikap dan pilihannya. Lanjut di PB (Partai Berkarya) atau gabung bersama saya dalam partai baru,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari DPP Partai Berkarya terkait klaim eksodus massal pengurus daerah ini. (RP)

Kejaksaan Coffee Morning Bareng Wartawan : Ajak Awasi Proyek Pemerintah

0
oplus_2

Kalbar, Kota Pontianak : Guna memperkuat bentuk pengawasan terhadap proyek Pemerintah sebagai komitmen dalam memberantas korupsi daerah, Kejaksaan Tinggi Kalbar gelar Coffe Morning bersama wartawan.

Turut hadir Asisten Intelijen Kejati Kalimantan Barat, Yadi Rachmat Sunardi, S.H, M. H dan Seksi Penerangan Hukum, I Wayan Gedin Arianta, S. H, M. H

” Pengawasan proyek Pemerintah yang bersumber dari APBN maupun APBD menjadi perhatian serius Kejati Kalbar. Proyek pembangunan daerah kerap menjadi titik rawan munculnya penyimpangan. Seperti Mark-up anggaran, tidak sesuai sepesifikasi tehnis hingga dugaan korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara.

” Disinilah komitmen Kejati Kalbar untuk mengawal dan mengawasi tahapan proyek agar pelaksanaannya tidak melenceng dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Setiap indikasi penyimpangan, pasti akan ditindak lanjuti lewat mekanisme hukum yang berlaku, ” tegas Kejati Kalbar

Konteks ini, sambungnya, juga bagian dari agenda reformasi hukum dan reformasi birokrasi di lingkungan Kejaksaan. Melalui upaya peningkatan kualitas penanganan perkara, penguatan intelijen penegakan hukum, serta sinergi dengan aparat pengawasan internal pemerintah maupun lembaga penegak hukum lainnya.

Beliau mengatakan, Kejati Kalbar membuka ruang partisipasi publik dan media untuk turut mengawal pembangunan daerah dengan menyampaikan informasi atau laporan yang dapat dipertanggung jawabkan. Peran media dinilai sangat strategis dalam mendorong transparansi serta mencegah terjadinya praktik korupsi di daerah

Lewat kegiatan coffee morning ini, Kejati Kalbar menegaskan keseriusannya dalam menegakkan hukum, khususnya terhadap pemberantasan korupsi daerah dan pengawasan proyek pembangunan, sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara serta upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.(007/Danil.A)

Strong Point Pagi, Polres Langkat Pastikan Keamanan dan Keselamatan Warga

0

Kompas.sbs – Langkat
Polres Langkat terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat melalui pelaksanaan Strong Point Pagi, kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari oleh Polres Langkat bersama seluruh Polsek jajaran. Selasa (27/1/26)

Kegiatan ini difokuskan pada pengamanan dan pengaturan lalu lintas di titik-titik keramaian, khususnya di sekitar sekolah-sekolah, persimpangan padat, pasar, serta jalur utama aktivitas masyarakat pada jam sibuk pagi hari.

Personel kepolisian disiagakan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas, mencegah kemacetan, serta memastikan keselamatan para pelajar saat berangkat ke sekolah. Kehadiran polisi di depan sekolah juga menjadi langkah preventif guna menciptakan rasa aman bagi siswa, orang tua, dan tenaga pendidik.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa Strong Point Pagi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Strong Point Pagi adalah bentuk pelayanan langsung Polri kepada masyarakat. Kami hadir sejak pagi untuk memastikan aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah, berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolres.

Menurutnya, sekolah menjadi fokus utama karena keselamatan pelajar merupakan prioritas bersama.

“Anak-anak adalah aset masa depan bangsa. Kehadiran polisi di lingkungan sekolah bukan hanya soal pengaturan lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman serta menanamkan disiplin sejak dini,” jelas AKBP David.

Selain menjaga kamseltibcarlantas, Strong Point Pagi juga menjadi bagian dari upaya preventif Polres Langkat dalam memelihara situasi kamtibmas agar tetap kondusif.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu hadir dalam setiap aktivitas kehidupan sehari-hari. Inilah pelayanan humanis yang terus kami bangun,” tambahnya.

Polres Langkat berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif di wilayah Kabupaten Langkat.

Reporter Warianto

Kapolres Indramayu Tinjau Lokasi Banjir, Salurkan Bansos Dari Kapolda Jabar

0

Indramayu, Kompas.sbs – Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., turun langsung meninjau lokasi banjir sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada sejumlah warga terdampak banjir di Gang Bakti, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Selasa (27/1/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah banjir akibat curah hujan yang tinggi.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Indramayu didampingi para Pejabat Utama (PJU) dan perwira Polres Indramayu, Kapolsek Indramayu AKP Indri Hapsari, S.H., serta sejumlah personel Polres Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, bantuan sosial yang disalurkan berupa beras sebanyak 40 kantong merupakan bantuan dari Kapolda Jawa Barat yang diperuntukkan bagi warga terdampak banjir.

“Penyaluran bantuan sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga sedang mengalami musibah,” ujar AKP Tarno.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak banjir sekaligus memberikan semangat dan dukungan moril agar masyarakat tetap kuat dan tabah menghadapi situasi yang ada.

Selain menyalurkan bantuan, Kapolres Indramayu juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan jiwa, tetap waspada terhadap potensi bahaya banjir, serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat apabila kondisi air kembali meningkat.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melapor kepada petugas apabila membutuhkan bantuan atau terjadi kondisi darurat,” pesannya.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.

“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110 ,” ujar AKP Tarno.

Saimin

Wakapolres Langkat  Sampaikan Atensi Kapolres Saat Apel Jam Pimpinan

0

 

Kompas.sbs – Langkat

Wakapolres Langkat mewakili Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, memimpin Apel Jam Pimpinan yang dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, pukul 08.30 WIB, bertempat di halaman Mapolres Langkat. Apel tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, serta ASN Polres Langkat.

Dalam amanatnya, Wakapolres Langkat menyampaikan sejumlah atensi dan penekanan Kapolres Langkat yang wajib dipedomani oleh seluruh personel dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pertama, Wakapolres Langkat mengajak seluruh personel untuk senantiasa mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat, kesehatan, dan kekuatan yang diberikan sehingga seluruh personel masih dapat melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala rahmat-Nya. Rasa syukur tersebut harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan kinerja kita sebagai insan Bhayangkara,” ujar Wakapolres Langkat.

Kedua, Wakapolres Langkat menekankan pentingnya peningkatan disiplin personel, baik disiplin waktu, sikap tampang, maupun kepatuhan terhadap aturan yang berlaku sebagai dasar utama profesionalisme anggota Polri.

“Disiplin merupakan pondasi utama profesionalisme. Seluruh personel agar senantiasa menjaga dan meningkatkan kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Ketiga, seluruh personel diminta memberikan pelayanan kepada masyarakat secara humanis, cepat, dan profesional sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat menurunkan kepercayaan publik.

Keempat, dalam pelaksanaan penegakan hukum, Wakapolres Langkat mengingatkan agar setiap personel bertindak tegas, adil, dan tidak diskriminatif serta menjunjung tinggi aturan hukum yang berlaku.

Kelima, Wakapolres Langkat menginstruksikan peningkatan kegiatan patroli rutin dan patroli dialogis guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Langkat.

Keenam, Wakapolres Langkat menekankan peran aktif Bhabinkamtibmas untuk hadir di tengah masyarakat serta menghidupkan kembali kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai upaya menjaga keamanan lingkungan secara partisipatif.

Ketujuh, usai pelaksanaan Apel Jam Pimpinan, seluruh personel Polres Langkat melaksanakan kegiatan Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktibplin) sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan internal guna memastikan kesiapan serta kedisiplinan anggota.

Sementara itu, Kapolres Langkat melalui Kasi Humas AKP Jekson menegaskan bahwa Apel Jam Pimpinan merupakan sarana penting untuk menyampaikan arahan, evaluasi, dan penekanan pimpinan kepada seluruh personel agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan aturan serta harapan masyarakat.

“Bapak Kapolres Langkat menekankan agar seluruh personel Polres Langkat senantiasa menjaga integritas, meningkatkan disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara humanis dan profesional. Seluruh anggota juga diingatkan untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran dan terus menjaga nama baik institusi Polri,” ujar Kasi Humas.

Kapolres Langkat juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar terus meningkatkan kegiatan preventif, seperti patroli rutin dan patroli dialogis, serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam membangun kemitraan dengan masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Langkat.

Melalui pelaksanaan Apel Jam Pimpinan ini, diharapkan seluruh personel Polres Langkat semakin meningkatkan disiplin, soliditas, serta profesionalisme dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Reporter Warianto

Polsek Pangkalan Susu Gelar Patroli Blue Light

0

 

Kompas.sbs – Langkat

Dalam rangka menjaga situasi keamanan dpan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Polsek Pangkalan Susu Polres Langkat melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light sebagai upaya preventif pencegahan tindak kriminalitas di wilayah hukumnya.

Kegiatan patroli dilaksanakan pada Senin malam, 26 Januari 2026, mulai pukul 22.30 WIB hingga selesai, dengan sasaran pencegahan geng motor, begal, premanisme, bajing loncat, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya seperti kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor) dan balap liar.

Patroli dilaksanakan oleh personel Polsek Pangkalan Susu yang terdiri dari Aiptu H.D. Sipayung, Aipda Meyprianto, dan Aipda Guntur S.P. Manurung, S.H., menggunakan 1 (satu) unit kendaraan dinas R-4. Adapun sasaran lokasi patroli difokuskan di Jalan Pangkalan Brandan Dusun III, Desa Sei Siur, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

Selain patroli mobile, personel juga melakukan pengecekan pos keamanan lingkungan (Satkamling) di Dusun III Desa Sei Siur sebagai bentuk dukungan terhadap peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kapolsek Pangkalan Susu, AKP Dedi Y.P. Ginting, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Patroli Blue Light merupakan langkah nyata Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari.

Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, menegaskan bahwa kegiatan Patroli Blue Light tidak hanya dilaksanakan oleh Polsek Pangkalan Susu, namun juga secara aktif dilaksanakan oleh piket Polres Langkat serta seluruh jajaran Polsek lainnya.

“Patroli Blue Light ini merupakan komitmen Polres Langkat bersama piket fungsi dan seluruh Polsek jajaran dalam menekan potensi kejahatan serta mencegah gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan 3C, balap liar, aksi geng motor dan premanisme. Seluruh jajaran kami instruksikan untuk terus hadir di tengah masyarakat sesuai karakteristik wilayah masing-masing,” tegas Kapolres.

Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Pangkalan Susu terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

Polres Langkat mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center 110, yang siap melayani masyarakat selama 24 jam.

Reporter Warianto

Bahas Pembentukan Majelis Pendidikan Hindu, Ketua BMPS Provinsi Bali Audensi Ke Dirjen Bimas Hindu Di Jakarta

0

KOMPAS.SBS # Denpasar – Bali || Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Bali, Gede Ngurah Ambara Putra, yang juga sudah dikukuhkan sebagai Ketua BMPS Nasional baru-baru ini di Jakarta melakukan pertemuan strategis.Pertemuan saat itu di Jakarta dengan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Dirjen Bimas Hindu) Kementerian Agama RI, Prof Dr. Drs. I Nengah Duija M. Si.

“Pertemuan dengan Dirjen Bimas Hindu kala itu juga mendapat pendampingan dari Direktur Pendidikan Bimas Hindu, Dr I Ketut Sudarsana S. AG. M. Pd. H dengan agenda membahas langkah besar transformasi pendidikan Hindu di Indonesia,” kata Ngurah Ambara, Senin (26/1/2026).

Lanjutnya, dalam pertemuan tersebut selain dari Dirjen Bimas Hindu dan Direktur Pendidikan Bimas Hindu juga dihadir oleh Marsda TNI (Purn) Dr. I Nyoman Trisantosa, S.IP., M.Tr (Han).

Dimana dalam pertemuan tersebut untuk menyampaikan terkait agenda utama audiensi tentang penyampaian rencana pembentukan Majelis Pendidikan Hindu yang digagas oleh para penyelenggara sekolah swasta atau yayasan berbasis Hindu.

“Karena kami dari BMPS Provinsi Bali berharap dari pembentukan majelis bisa menyatukan visi dan standarisasi kualitas sekolah-sekolah di bawah naungan Yayasan Hindu,” harapnya.

Lanjutnya, BMPS Provinsi Bali juga ingin menciptakan wadah sinergi bagi penyelenggara pendidikan Hindu agar memiliki posisi tawar dan kualitas yang merata.

Kebetulan pada saat pertemuan, respons dari Dirjen sangat baik, dan beliau memandang Majelis Pendidikan Hindu akan membawa dampak positif bagi penguatan karakter peserta didik dan bisa menjadi profesionalisme tenaga pendidik.

Selain itu, dalam pertemuan juga membahas mengenai implementasi Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pendirian Sekolah Hindu.

Kami dari BMPS Provinsi Bali menekankan bahwa PMA ini merupakan payung hukum yang krusial bagi pendidikan di Bali dan Nasional.

PMA No. 2 Tahun 2024 memberikan kepastian hukum dan kemudahan bagi yayasan dalam mendirikan serta mengembangkan satuan pendidikan.

“Ini adalah peluang besar bagi Bali untuk melegitimasi lembaga pendidikan keagamaan sehingga mendapatkan perhatian dan fasilitas yang setara dari negara,” imbuhnya.

Ditambahkan, BMPS Provinsi Bali dan kolega berharap pengakuan terhadap lembaga pendidikan Hindu seperti Widya Alaya dapat diperkuat dalam revisi Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Targetnya adalah posisi Widya Alaya sejajar dengan Madrasah atau sekolah keagamaan lainnya dalam sistem birokrasi dan anggaran nasional.

“Bahkan harapan kami, Widya Alaya masuk secara eksplisit dalam Sisdiknas yang baru. Dengan begitu, dukungan terhadap pendidik berbasis Hindu akan semakin kuat, baik dari sisi kesejahteraan maupun pengembangan kompetensi, demi mencetak generasi emas yang unggul secara intelektual dan spiritual,” pungkasnya.

Sementara itu, Dirjen Bimas Hindu Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija M. Si., menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan siap mendukung langkah-langkah strategis yang bertujuan memajukan mutu pendidikan Hindu di Indonesia.(Bud)