Beranda blog Halaman 360
0

AKP Agustina Parhusip : Meningkatkan Perlindungan Terhadap Perempuan  dan Amam

KABANJAHE KARO,Kompas.SBS| Dipercaya mengemban tugas menjadi Kasat PPA & PPO Polres Tanah Karo, menjadi motivasi dan tantangan bagi AKP Agustina Parhusip, S.H., M.H., apalagi ini adalah jabatan baru, yang sebelumnya masih dibawah Sat Reskrim, ini lebih mandiri dan tanggung jawab tersendiri.

Saya siap dan komitmen akan meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak juga perkara pidana lainnya.” Ujar AKP Agustina Parhusip yang sebelum menjabat Kasat PPA & PPO Polres Tanah Karo, beliau menjabat Kasat Binmas Polres Tanah Karo.

Menurut Agustina Parhusip, kalau mereka akan menerapkan dengan pendekatan profesional, humanis dan berkeadilan, Polres Tanah Karo terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” Pungkasnya.

Berkas perkara PPA dan PPO sudah diserahkan oleh Kasat Reskrim kepada saya, selaku Kasat PPA dan PPO, karena sebelumnya yang menangani kasus ini masih dibawah unit yaitu unit PPA.” Jelasnya.

Sementara itu salah satu penggiat Perlindungan Anak, Raniwati Br Situkkir, menyambut baik adanya Sat PPA dan PPO, jadi penanganan sudah lebih fokus dan Kasat yang terpilih juga sudah tidak mempunyai pemikiran yang bercabang.

Bayangkan selama ini, kasus anak, kita harus juga berkomunikasi dengan Kasat Reskrim, yang juga menanganu kriminal dan penyakit masyarakat seperti judi dan protistusi, ini kita sudah lebih enak langsung berdiskusi dengan Kasat PPA dan PPO.” Kata Raniwati Br Situkkir kepada Media Kompas.SBS.

Dalam waktu dekat ini kita akan menggelar audensi dengan Kasat PPA dan PPO, biar saling kenal dan silaturahmi.” Tutupnya.

Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN.

Panen Padi Gogo Berkelanjutan : Wakil Wali Kota Sabang Tegaskan Arah Kemandirian Pangan Daerah

0

Panen Padi Gogo Berkelanjutan : Wakil Wali Kota Sabang Tegaskan Arah Kemandirian Pangan Daerah

       MediaKompas.sbs.Wilayah Aceh

KOMPAS.SBS.-NEWS || SABANG-ACEH – Komitmen Pemerintah Kota Sabang dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan daerah kembali dibuktikan melalui pelaksanaan panen padi gogo secara berkelanjutan. Kegiatan ini menegaskan keseriusan Pemko Sabang dalam mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah, khususnya sebagai wilayah kepulauan.

Panen padi gogo tersebut dilaksanakan di Gampong Batee Shoek, Kecamatan Sukamakmue, Senin (26/1/2026), dan dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus, didampingi Dandim 0112/Sabang Letkol Kav. Edi Purwanto, unsur Forkopimda, dinas terkait, aparatur gampong, serta Kelompok Tani Ingin Jaya.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan panen padi gogo varietas Infrago 13 di lahan seluas kurang lebih satu hektare, dengan estimasi hasil mencapai 2 hingga 2,5 ton gabah. Capaian ini menjadi indikator positif atas potensi pengembangan pertanian padi gogo di Kota Sabang.

Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus, menegaskan bahwa kegiatan panen ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan hasil nyata dari kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kegiatan panen hari ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Sabang dalam memperkuat ketahanan pangan. Ke depan, tidak hanya padi, tetapi juga jagung dan berbagai tanaman hortikultura lainnya akan terus kita kembangkan,” ujar Suradji.

Ia menjelaskan, Pemko Sabang secara konsisten mendorong peningkatan produksi pertanian melalui penyediaan bibit unggul, pupuk, serta dukungan sarana dan prasarana pendukung. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

Saat ini, luas lahan pertanian yang telah dikelola di Kota Sabang mencapai sekitar 40 hektare dan dinilai masih sangat potensial untuk dikembangkan hingga 100 hektare bahkan lebih dalam beberapa tahun ke depan.

Menurut Suradji, hasil panen padi gogo yang dicapai saat ini tergolong cukup memuaskan dan masih memiliki peluang besar untuk ditingkatkan melalui penerapan teknologi pertanian, penggunaan bibit unggul, serta pengelolaan lahan yang berkelanjutan.

“Dengan pengelolaan yang tepat dan berkesinambungan, Sabang optimistis dapat memiliki cadangan pangan sendiri yang kuat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Kegiatan panen padi gogo ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kota Sabang dalam membangun sektor pertanian sebagai salah satu pilar strategis ketahanan pangan dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

~Reporter Pers Kompas.SBS.-Aceh (Novi Karno)

~Redaksi -Kompas.sbs.

Diduga Faktor Senioritas, Kapolda Sumut Enggan Pinta Dirkrimum Tindak Perjudian Milik AK

0

Kompas.sbs Medan – Ngeri…!!! Terhembus kabar dari Sumatera Utara tentang maraknya perjudian milik AK yang hingga saat ini tidak ditindak oleh Polisi terutama Polda Sumut, menurut kabar yang didapat ialah adanya faktor Senioritas antara Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu H.F yang diketahui Alumni Akpol 94 dan Direktur Kriminal Umum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh yang diketahui Alumni Akpol 92. Maka daripada itu Kapolda diduga enggan untuk meminta Dirkrimum menindak perjudian milik AK yang diketahui telah menggerogoti Sumatera Utara.

Diketahui sebelumnya, AK merupakan Bos Judi ikan – ikan dan juga roulette. Namun kini bisnisnya telah merambah keperjudian jenis Togel, padahal Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo M. Si sebelumnya telah mengatakan agar seluruh Pimpinan Polri baik tingkat Polda, Polres dan Polsek untuk memberantas segala bentuk perjudian. Namun hal itu tidak berlaku di Sumatera Utara yang Kapoldanya dipimpin oleh Akpol 94.

Hal itu diketahui bahwa hingga saat ini Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu H.F diduga enggan meminta Dirkrimum untuk menindak perjudian milik AK. Padahal judi togel milik AK sudah secara terang – terangan merambah secara menyeluruh ke pelosok yang ada di Sumatera Utara.

Seperti yang terlihat di Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang pada Senin (26/1/2026), penulis kupon togel milik AK Berinisial G menawarkan secara terang – terangan judi milik AK tersebut tanpa takut akan adanya razia oleh aparat.

Padahal aktivitas seperti ini jelas melanggar pasal 303 dan 303 bis KUHP tentang perjudian dan pelaku bisa terancam hukuman hingga 10 tahun penjara. Namun sepertinya hal itu tidak berlaku karena diduga dirinya sudah mendapat perlindungan dari sejumlah oknum agar perjudian tersebut bisa mulus.

Untuk itu masyarakat di wilayah Namorambe yang bernama Agung meminta kepada awak media ini agar menyampaikan keluhan warga tersebut kepada Kapolri, agar bisa menangkap AK karena apabila mengharapkan Kapolda dan Dirkrimum untuk menutup ataupun menangkap AK maka sama saja seperti peribahasa ” BAGAI PUNGGUK MERINDUKAN BULAN ” yang artinya Mengharapkan sesuatu yang mustahil oleh karena faktor Senioritas itu. Ujarnya. (RP)

Serunya Belajar Lalu Lintas, Dishub Indramayu Kenalkan SALUD ke Anak TK

0

Indramayu, Kompas.sbs – Pemahaman dasar tentang rambu lalu-lintas dan perilaku aman di jalan raya, menjadi bekal penting bagi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin dan sadar hukum. Bahkan tertib berlalu-lintas ini, bukan cuma kesadaran akan hukum, tetapi yang terpenting adalah keselamatan terhadap diri sendiri maupun orang lain.

‎Upaya tersebut terus dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indramayu melalui Bidang Pengembangan dan Keselamatan. Mereka terus berupaya agar masyarakat makin tertib berlalulintas dengan menyosialisasikan Program Sadar Lalu-Lintas Usia Dini (SALUD) bersama siswa-siswi TK Trisula Perwari di Taman Aspirasi Rakyat Indramayu Senin, (26/1/2026).

‎Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 anak-anak yang dengan antusias mengikuti rangkaian edukasi keselamatan berlalu-lintas. Selain pengenalan rambu-rambu lalu-lintas dan tata cara menyeberang jalan yang aman, anak-anak juga diajak mengikuti Senam SALUD serta Senam Memakai Helm sebagai metode pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami.

‎Kepala Dishub Indramayu, Ali Fikri melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, Andri Sigit Supriatna, menyampaikan, Program SALUD merupakan agenda rutin Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu yang menyasar pelajar tingkat TK dan PAUD di seluruh wilayah Indramayu.

‎Program ini bertujuan membentuk karakter anak agar sejak dini memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas dan mengenal rambu-rambu yang terdapat di sepanjang jalan.

‎“Melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan, kami berharap anak-anak dapat memahami dasar-dasar tertib berlalu lintas, sehingga ke depannya tumbuh menjadi generasi yang sadar dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” ujarnya.

‎Sementara itu, Kepala Sekolah TK Trisula Perwari, Tati Rohayati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Indramayu atas edukasi yang telah diberikan kepada peserta didik. Menurutnya, kegiatan SALUD memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi anak-anak dengan metode yang interaktif dan ceria.

‎“Anak-anak sangat antusias mengikuti pembelajaran tentang tata tertib di jalan, mengenal rambu lalu-lintas, cara memakai helm, serta praktik menyeberang jalan dengan benar. Seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan riang dan penuh semangat,” ungkapnya.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman dan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas dapat tertanam sejak dini, sekaligus mendukung terwujudnya budaya tertib lalu lintas di Kabupaten Indramayu.

Saimin

Tinjau Banjir Pamanukan Bupati Subang Pastikan Kebutuhan pengungsi Terpenuhi

0

*TINJAU BANJIR PAMANUKAN, KANG REY PASTIKAN KEBUTUHAN PENGUNGSI TERPENUHI*

*SUBANG* – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR, S.IP., meninjau secara langsung kondisi pengungsi bencana banjir di Kecamatan Pamanukan, pada Senin (26/01/2026) di Fly Over Pamanukan.

Jumlah pengungsi di Fly Over Pamanukan adalah 150 jiwa yang seluruhnya merupakan masyarakat Desa Mulyasari yang menjadi titik terparah banjir Pamanukan di antara 8 desa yang terdampak.

Setelah pada Sabtu (24/01) lalu Bupati Subang, Kang Rey meninjau secara langsung kondisi banjir di Kecamatan Ciasem, kali ini Ia ingin memastikan kebutuhan masyarakat pengungsi di Fly Over Pamanukan tercukupi.

Dalam peninjauan tersebut, Kang Rey berdialog langsung dengan masyarakat terkait kebutuhan yang belum tercukupi, dan berkali-kali Kang Rey mewanti-wanti agar masyarakat tidak kembali ke rumahnya sebelum banjir benar-benar surut dan curah hujan menurun.

Ia menjamin kebutuhan dasar di posko pengungsian akan tersedia untuk masyarakat.

“Ulah kaditu heula,” tutur Kang Rey sembari membagi bantuan berupa mie instan dan beras bersama Dandim 0605 Subang Letkol Czi Asep Saepudin, SE dan Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono SH., S.I.K., MH., Ph.D.

Terkait banjir Pamanukan yang terus berulang, Kang Rey menegaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terus berkoordinasi dan mendorong Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera menormalisasi sungai-sungai yang ada di sekitar Pamanukan, agar banjir tahunan tidak terus terjadi di Pamanukan.

“Insha Allah, kita koordinasi terus dengan BBWS dan menuntut sesegera mungkin menormaliasai sungai-sungai, bukan hanya satu, agar kejadian serupa tidak terulang. Kita sedang _push_. Bukannya tidak mau, tapi kalau Pemerintah Daerah yang turun akan menjadi temuan dan kita yang salah”jelasnga

Kang Rey menuturkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melalui dinas terkait tengah menyiapkan posko, dapur umum, serta akan memenuhi kebutuhan dasar pengungsi mulai dari makanan hingga kesehatan yang mencakup dokter siaga 24 jam.

“Kita sedang siapkan posko, dapur umum, makanan kita drop, kesehatan kira siapkan dokter 24 jam, dan peralatan sehari-hari selimut dll kita drop,”ujarnga

Hingga hari ini, menurut Kang Rey setidaknya 3.500 rumah di 6 Kecamatan terendam dan memohon bantuan seluruh pihak agar ikut dalam proses pemulihan pasca bencana.

“Total se-Kabupaten Subang ada 3.500 rumah yang terendam tersebar di 6 Kecamatan. Mohon bantuan dari pihak yang ada agar segera pemulihan”terangnya

Terakhir, Kang Rey menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terus waspada, karena menurut prakiraan cuaca dari BMKG curah hujan tinggi masih akan terjadi di Kabupaten Subang, hingga beberapa hari mendatang.

Ia juga tengah menyiapkan titik-titik pengungsian agar ketika nanti dibutuhkan sudah dapat disiapkan.

“Beberapa hari ini, info dari BMKG curah hujan akan tinggi. Mudah-mudahan banjir tidak bertambah atau malah surut. Kita sedang siapkan tempat yang lebih strategis untuk ditempati oleh masyarakat kita.” Tutup Kang Rey.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Asisten Daerah, Kepala OPD, Forkopimcam Pamanukan, dan masyarakat Pamanukan. (***).

Sejumlah Wilayah Subang dilanda Banjir Bupati Subang Tegaskan Camat Harus StandBy 24Jam

0

*SEJUMLAH WILAYAH SUBANG DILANDA BANJIR, KANG REY TEGASKAN CAMAT HARUS STAND BY 24 JAM*

*SUBANG*- Bupati Subang Reynaldy Putra Andita didampingi Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi paparkan langkah tangani banjir di Apel Gabungan ASN Kabupaten Subang, pada Senin (26/01/2025) berlangsung di Aula Oman Syahroni Kantor Bupati Subang.

Setelah pada Sabtu (26/01) Bupati Subang, Kang Rey meninjau langsung banjir di Kecamatan Ciasem, dalam Apel Gabungan ASN kali ini Ia menginstruksikan secara langsung kepada seluruh Camat terutama Camat Blanakan, Ciasem, Pamanukan, serta seluruh Camat di Pantura dan Camat di Subang Selatan untuk selalu siaga, karena diperkirakan 2 hari ke depan intensitas hujan di Kabupaten Subang masih tinggi.

“Untuk para Camat di wilayah selatan tolong diantisipasi. Di pantura yang hari ini sedang berjuang mudah-mudahan cepat surut dan diantisipasi juga. Intensitas hujan 2 hari ke depan curah hujan masih cukup tinggi,” tegasnya

Ia ingin agar seluruh Camat _stand by_ setiap saat 24 jam dan segera melapor agar informasi dapat segera diketahui dan dapat diambil langkah yang cepat dan tepat.

“Seluruh Camat saya minta selalu stand by agar ketika ada masalah apapun bisa segera lapor melalui HT masing-masing agar saya segera tahu dan bisa mengambil langkah,”jelasnya

Ia pin menginstruksikan Kepala OPD yang berkaitan langsung untuk siaga dan ingin laporan curah hujan dapat diperbaharui setiap jam di seluruh wilayah, agar informasi diterima dengan cepat.

“Camat harus siaga betul pantau betul. Setiap jam dikontrol curah hujan di setiap Kecamatan di Subang atas agar dapat memberi info bagi yang di Pantura,”terangnya

Terakhir, Kang Rey mengistruksikan Disdukcapil agar segera memenuhi kebutuhan beberapa Kecamatan yang blanko nya habis agar layanan kependudukan di Kecamatan dapat berjalan dengan lancar.

“Kadisukcapil para camat yang blanko sudah habis segera diisi kembali. Camat harus follow up. Alhamdulillah diskucpail hari ini responsif dan bisa mengurus KTP di Kecamatan.”pungkasnya

Turut hadir dalam Apel Gabungan tersebut Staf Ahli Bupati, Asisten Daerah, dan seluruh ASN Kabupaten Subang peserta Apel Gabungan._(***).

Upacara Persemayaman dan Pemakaman Almarhum AIPTU Andreas Peberta Sembiring

0

 

Kompas.sbs – LANGKAT

Polres Langkat melaksanakan upacara persemayaman dan pemakaman Almarhum AIPTU Andreas Peberta Sembiring, PS. Kanit Provos Polsek Bahorok, pada Senin sore, 26 Januari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian Almarhum selama mengemban tugas di Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Upacara persemayaman dilaksanakan di rumah duka Perumnas Bahorok Permai, Kecamatan Bahorok, kemudian dilanjutkan dengan upacara pemakaman di TPU Kristen Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pekan Bahorok. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh penghormatan.

Kapolsek Bahorok AKP Tunggul Situmeang, S.H., selaku Inspektur Upacara, menyampaikan bahwa Almarhum dikenal sebagai pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam fungsi Provos. Kapolsek juga menjelaskan bahwa Almarhum meninggal dunia karena sakit akibat serangan jantung, sehingga kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta keluarga besar Polsek Bahorok dan Polres Langkat.

Kapolres Langkat melalui Wakapolres Langkat KOMPOL Husnil Mubarok Daulay, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga Almarhum. Ia menegaskan bahwa Almarhum merupakan sosok anggota Polri yang berdedikasi dan telah memberikan pengabdian terbaik bagi institusi.

“Atas nama pribadi dan pimpinan Polres Langkat, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhum AIPTU Andreas Peberta Sembiring. Semoga seluruh amal ibadah dan pengabdian beliau diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ungkap Wakapolres.

Upacara tersebut turut dihadiri Wakapolres Langkat, pejabat utama Polres Langkat, para Kapolsek jajaran, personel Polri, serta pengurus Bhayangkari Cabang Langkat dan Ranting Bahorok sebagai wujud empati dan solidaritas kepada keluarga Almarhum.

Seluruh rangkaian kegiatan upacara persemayaman dan pemakaman Almarhum AIPTU Andreas Peberta Sembiring berjalan dengan aman dan lancar, mencerminkan soliditas serta penghargaan institusi Polri terhadap setiap anggotanya yang telah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Reporter Warianto

Perkuat Respon Kedaruratan Pemda Subang Resmikan Panggil Darurat 112

0

*PERKUAT RESPON KEDARURATAN, PEMDA SUBANG RESMIKAN LAYANAN PANGGILAN DARURAT 112*

*SUBANG* – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi bersama Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi memimpin Briefing Staff sekaligus menandatangani Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan PT. Jasnita Telekomindo Tbk, tentang penyelenggaraan Layanan Panggilan Darurat 112, bertempat di Ruang Rapat Bupati II, Senin (26/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Subang, para Asisten Daerah, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Kepala Bagian, serta para Camat se-Kabupaten Subang.

Dalam sambutannya, Bupati Subang menyampaikan bahwa kehadiran layanan panggilan darurat 112 merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi dan melayani masyarakat, khususnya pada situasi genting.

Menurutnya, kondisi darurat yang dihadapi masyarakat tidak hanya terbatas pada bencana alam, tetapi juga mencakup berbagai persoalan sosial seperti kekerasan dalam rumah tangga, gangguan keamanan, konflik sosial, hingga ancaman hewan buas yang membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.

“Dengan layanan 112, saya ingin masyarakat betul-betul merasakan bahwa pemerintah hadir ketika mereka berada dalam kondisi paling membutuhkan. Negara tidak boleh datang terlambat,” tegas Bupati Subang.

Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey juga menjelaskan bahwa sebelumnya Pemerintah Daerah Kabupaten Subang telah menghadirkan layanan aduan masyarakat “Lapor Kang Rey” melalui media sosial sebagai sarana komunikasi dan partisipasi publik.

Layanan tersebut tetap akan berjalan dan dikembangkan untuk menampung aduan, saran, serta aspirasi masyarakat yang bersifat non-darurat.

Sementara itu, kondisi yang membutuhkan penanganan segera diarahkan menggunakan layanan panggilan darurat 112 agar respons yang diberikan lebih cepat, terukur, dan terintegrasi.

“Nanti dipetakan, ‘Lapor Kang Rey’ fokus pada pengaduan dan aspirasi, sementara kondisi darurat langsung ditangani melalui 112. Contohnya, warga yang hendak melahirkan namun mengalami kesulitan, itu harus langsung tertangani dengan cepat,” paparnya

Melalui kerja sama ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang berkomitmen memperkuat sistem pelayanan publik berbasis teknologi informasi yang responsif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kang Rey berharap layanan 112 dapat terintegrasi dengan berbagai instansi vertikal seperti kepolisian, layanan kesehatan, rumah sakit, dan unsur terkait lainnya guna memastikan penanganan kedaruratan berjalan optimal dari hulu ke hilir.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Jasnita Telekomindo Tbk, Sri Akhadah, menjelaskan bahwa layanan panggilan darurat 112 akan didukung oleh sistem aplikasi berbasis teknologi dengan pendekatan layer 1, 2, dan 3.

Sistem tersebut memungkinkan laporan masyarakat ditangani secara berjenjang sesuai tingkat kedaruratannya, terintegrasi antarinstansi, serta didukung fitur pemantauan dan pengelolaan laporan secara real time.

“Kami menyiapkan aplikasi dengan sistem berlapis agar setiap laporan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Fitur-fitur yang tersedia dirancang untuk mendukung kerja pemerintah daerah dalam merespons situasi darurat secara profesional dan berkelanjutan,” jelas Sri Akhadah.

Kang Rey pun menekankan peran camat dan perangkat daerah dalam menyosialisasikan layanan ini hingga tingkat desa.

Ia meminta agar tidak ada lagi masyarakat di wilayah terpencil yang kesulitan mendapatkan layanan ketika menghadapi kondisi darurat. Beberapa OPD yang memiliki peran krusial seperti Dinas Kesehatan, RSUD, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, serta Dinas Sosial diminta aktif mendukung dan menyebarluaskan informasi layanan 112 kepada masyarakat.

“Kepada Diskominfo, saya tekankan agar layanan ini dijaga ritme dan kecepatannya. Jangan sampai sistem yang sudah kita bangun dengan baik justru mubazir karena tidak dikelola secara maksimal,” pungkasnya.

Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan PT. Jasnita Telekomindo Tbk, ini meliputi penyediaan dan pengelolaan sistem layanan panggilan darurat, penanganan dan penyaluran panggilan, penyediaan personel terlatih, sarana dan prasarana pendukung, pertukaran data dan informasi, serta monitoring dan evaluasi berkala.

Menutup sambutannya, Kang Rey menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kerja sama tersebut. Ia berharap layanan panggilan darurat 112 dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Subang. _(***).

Bupati Lucky Hakim Tinjau Wilayah yang Tergenang Banjir

0

‎Indramayu, Kompas.sbs – Luapan sungai, air laut pasang, curah hujan tinggi, serta sistem drainase yang belum optimal menyebabkan sejumlah wilayah Indramayu tergenang air. Hal ini tentunya menuntut penanganan cepat serta kerja sama semua pihak. 

‎Hal tersebut disampaikan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir di Kabupaten Indramayu pada Senin (26/1/2026).

‎Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap kondisi warga yang terdampak genangan air. Beberapa titik yang dikunjungi antara lain Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan, Desa Rambatan Kulon, Pintu Air Bendungan Karet di Kecamatan Lohbener, serta Desa Bugel Kecamatan Patrol.

‎Di Desa Pabean Ilir, Bupati Lucky Hakim mendengarkan langsung keluhan warga. Keni, warga RT 15 Desa Pabean Ilir, mengungkapkan, air mulai masuk ke rumah warga sejak Sabtu malam dan menggenangi permukiman di RT 15 dan RT 16.

‎Menanggapi hal tersebut, Bupati Lucky Hakim yang didampingi Camat Pasekan, Taryadi, meminta masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena memperparah genangan. Bupati Lucky juga memastikan pompa penyedot air akan segera didatangkan untuk mempercepat surutnya banjir, mengingat tidak adanya jalur pembuangan air alami di wilayah tersebut.

‎“Kita usahakan secepat mungkin pompa air didatangkan, kalau bisa besok sudah mulai penyedotan. Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Indramayu akan melakukan perbaikan drainase, pembuatan saluran air, serta penambahan pompa air berkapasitas lebih besar agar genangan tidak berlarut-larut,” perintahnya.

‎Peninjauan dilanjutkan ke Bendungan Karet Kecamatan Lohbener. Bupati Lucky Hakim didampingi BPBD Indramayu, Camat Lohbener, Warno, perwakilan BBWS Cimanuk Cisanggarung, serta Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai NasDem, Sri Wahyuni Utami Herman. Bupati Lucky meninjau sejumlah pintu air yang kondisinya sudah rawan jebol. 

‎Menurutnya, secara geografis Indramayu berada di wilayah hilir dan dekat dengan laut, sehingga sangat rentan terhadap banjir. Selain dipengaruhi banjir rob akibat pasang air laut, debit air dari wilayah hulu seperti daerah pegunungan juga turut memperbesar risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus.

‎“Saat ini pemerintah daerah bersama kecamatan dan desa bergotong royong menambal tanggul yang jebol. Perbaikan permanen sudah dikontrakkan dan akan dikerjakan pada Februari hingga Maret dengan pemasangan pancang sepanjang kurang lebih 13 kilometer,” jelasnya.

‎Di Desa Rambatan Kulon, Dewi, warga RT 27 Blok Pulo, menyampaikan, banjir terjadi sejak Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB akibat sungai yang meluap, tanggul jebol, dan rembesan air masuk ke permukiman warga.

‎Sementara itu, saat meninjau Desa Bugel Kecamatan Patrol, Bupati Lucky Hakim didampingi Camat Patrol, Bagus Asep Trisnadi, menyampaikan empati kepada warga yang terdampak banjir. 

‎“Pemerintah akan terus berupaya memperbaiki tanggul dan saluran air. Namun kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menutup saluran atau gorong-gorong. Ini harus menjadi upaya bersama agar banjir tidak terus terulang,” tegasnya.

‎Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim juga menyapa warga serta menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada sejumlah warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah daerah.

Saimin

Hujan Disertai Angin Kencang Rumah Warga 3 Rusak Di kampung Jambelaer kecamatan Dawuan

0

*Hujan Disertai Angin Kencang Rumah Warga3 Rusak di kampung Jambelaer Kecamatan Dawuan*

Subang – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan kerusakan serius seperti roboh, atau atap terbang pada 3 warga rumah terjadi di wilayah kampung Jambelaer RW, 02/05, Desa Jambelaer kecamatan Dawuan, Kabupaten subang.
Bencana ini menyebabkan kerusakan berat hingga ringan dengan atap ambrol dan dinding retak , Jumat (23/1/2026).

Tatang warga setempat mengatakan hujan dan angin kencang terjadi sekitar Pukul 15,30 WIB dengan durasi cukup lama, Kondisi cuaca ekstrem terjadi menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa bangunan milik warga.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka -luka dalam kejadian ini.
Namun beberapa bangunan warga mengalami kerusakan ujar Tatang.

Sementara Kepala Desa Jambelaer H. Karno SE bersama pemerintah Desa setempat relawan penanggulangan melakukan evaluasi, pembersihan matrial pendataan, serta kaji cepat dilokasi kejadian.
Aparat juga memberikan arahan keselamatan dan melakukan pengamanan sekitar area terdampak.

Lokasi kejadian saat ini sudah dalam kondusif dan terkendali.
Warga bersama aparat telah melakukan penanganan kata H.Karno.

Kami sudah mengirim surat kepada pihak pemerintah Alhamdulillah sudah merespon, dan nanti kami bersama pihak terkait dan pihak Desa juga, akan mengadakan rapat bersama di kecamatan Dawuan. Pungkasnya.

 

Reporter D. Jekiw.