Beranda blog Halaman 291

Danrem 023/KS dan Bupati Tapanuli Tengah Tinjau Banjir Susulan, Evakuasi Warga Zona Merah

0

Kompas.sbs Tapanuli Tengah — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah sejak dini hari menyebabkan banjir susulan di beberapa wilayah Kecamatan Tukka, termasuk Lorong III Kel. Bonanlumban dan Kel. Hutanabolon, Jumat (2/1/2026).

Peninjauan dilakukan di beberapa titik kritis, antara lain Lorong III Kel. Bonanlumban, Link II Kel. Hutanabolon, dan Sungai Aek Harse Kampung Malaka. Puluhan rumah di Lorong III sempat terendam hingga satu meter, sementara di Kel. Hutanabolon rumah terendam sekitar 30 cm. TNI, Polri, BPBD, dan organisasi Karang Taruna membantu pembersihan rumah, tempat ibadah, serta penggalian aliran sungai untuk mempercepat surutnya air.

Danrem 023/KS dan Bupati Tapanuli Tengah memerintahkan penggunaan alat berat untuk memperbaiki tanggul Sungai Sigala-gala yang jebol. Sebanyak 46 warga dari Desa Saur Manggita, Desa Kalangan II, dan Link V Siantar Gunung dievakuasi menuju posko pengungsian di Hutanabolon. Tiga desa tersebut telah ditetapkan zona merah untuk mencegah warga terjebak banjir atau longsor saat curah hujan tinggi.

Saat ini, kondisi air di lokasi banjir sudah surut, dan warga bersama Karang Taruna setempat melanjutkan pembersihan lingkungan. Evakuasi dan perbaikan tanggul menunjukkan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana serta perlindungan masyarakat.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han) menyampaikan, “TNI bersama pemerintah daerah terus memantau situasi banjir, memastikan evakuasi warga berjalan aman, dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan curah hujan tinggi serta tidak memasuki zona merah. Sinergi ini penting untuk menjaga keselamatan warga.” Ujarnya. (RP)

Sumber: Pendam I/BB

Babinsa Gampong Paya Dorong Ketahanan Pangan, Panen Cabai Bangkitkan Semangat Petani | Kompas.SBS.-News

0

Babinsa Gampong Paya Dorong Ketahanan Pangan, Panen Cabai Bangkitkan Semangat Petani

Media Kompas.SBS | Wilayah Aceh
SABANG,ACEH- | 4 Januari 2026-Dalam upaya mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian, Babinsa 08 Gampong Paya Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Sertu Junaidi, melaksanakan pendampingan kepada petani dengan membantu panen cabai rawit milik Ibu Ani, anggota kelompok tani, yang berlokasi di Jurong Chik Alu Kala, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Jumat (4/1/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap warga binaan, khususnya para petani, guna mendorong peningkatan hasil pertanian dan perekonomian masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah kebun menjadi motivasi tersendiri bagi petani dalam mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan.

Sertu Junaidi menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan tidak hanya saat panen, namun telah dimulai sejak proses penanaman, perawatan, hingga masa panen. Hal ini bertujuan agar petani dapat memahami teknik budidaya yang baik dan benar sehingga hasil panen lebih optimal.

Selain membantu panen, Babinsa juga memberikan motivasi serta imbauan kepada petani agar rutin melakukan perawatan tanaman, seperti pemupukan yang tepat dan pembersihan rumput liar. Dengan perawatan yang maksimal, diharapkan tanaman cabai dapat tumbuh subur dan menghasilkan produksi yang memuaskan.

Melalui kegiatan pendampingan ini, Babinsa berharap para petani semakin bersemangat dalam mengembangkan usaha pertanian serta mampu meningkatkan hasil panen yang berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga dan masyarakat sekitar.

~Reporter Pers Kompas.SBS -Aceh (Novi Karno)

~Sumber -Humas Kodim 0112/Sabang

“Universitas Malahayati Gelar International Professors Summit”

0

“Universitas Malahayati Gelar International Professors Summit, Untuk Jawab Tantangan Rendahnya Capaian Akademik SMA Lampung”

LABURA – Hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) Provinsi Lampung menunjukkan capaian kompetensi akademik siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) masih tergolong rendah, khususnya pada aspek penalaran dan penguasaan akademik dasar. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, sebagai bahan evaluasi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan daerah.

Menanggapi kondisi tersebut, Universitas Malahayati (UNMAL) mengambil peran strategis dengan menyelenggarakan seminar internasional bertajuk International Professors Summit. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-32 UNMAL dan digelar pada Selasa (2/1/2026) di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, Bandar Lampung.

Sebagai forum ilmiah berskala internasional, International Professors Summit menghadirkan para profesor dan pakar nasional maupun internasional di bidang matematika, optimasi, analisis numerik, serta statistika terapan. Acara ini menjadi wadah pertukaran gagasan, penguatan keilmuan, dan diskusi strategis dalam pengembangan pembelajaran serta peningkatan kualitas akademik.

Rektor Universitas Malahayati, Dr. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penyelenggaraan forum ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjawab tantangan mutu pendidikan. “Kami mendorong kolaborasi keilmuan, penguatan kapasitas pendidik, serta pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan para pakar akademik menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, UNMAL berharap dapat berkontribusi nyata dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Lampung dan memajukan pendidikan Indonesia secara menyeluruh.

Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan penalaran dan kompetensi akademik dasar, sekaligus memperkuat kolaborasi keilmuan di tingkat nasional dan internasional.

(Tim Media Group PWDPI)

“OPINI: KECURANGAN DI DAPUR MBG – MENOLAK KORUPSI UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT”  

0

Oleh: Ketum PWDPI, M. Nurullah RS. 

LABURA – Ditemukannya dugaan banyak kecurangan di Dapur MBG (Makanan Bergizi Gratis) adalah hal yang sangat menyakitkan hati dan harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak.

Program yang seharusnya menjadi ujung tombak penanggulangan kelaparan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu, justru diketahui telah menjadi ladang bagi praktik tidak jujur yang merugikan negara dan rakyat.

Kecurangan yang terjadi di dalam program semacam ini memiliki dampak yang sangat luas. Pertama, masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan tidak mendapatkan layanan yang layak atau bahkan tidak mendapatkan apa-apa sama sekali.

Padahal, anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat yang dipungut melalui pajak yang seharusnya dialokasikan untuk kesejahteraan mereka. Kedua, kejadian ini merusak kepercayaan publik terhadap program bantuan sosial yang dikelola oleh pemerintah atau lembaga terkait.

Ketika masyarakat kehilangan kepercayaan, maka efektivitas program-program serupa di masa depan akan sangat sulit untuk dicapai. Ketiga, praktik kecurangan ini juga menunjukkan adanya kerentanan dalam sistem pengelolaan dan pengawasan program, yang jika tidak segera diperbaiki akan menjadi celah bagi praktik yang sama berulang kembali.

Bagi pihak yang terlibat dalam kecurangan ini, perlu disadari bahwa tindakan mereka tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga melanggar nilai-nilai kemanusiaan. Mereka telah mencuri hak orang lain untuk mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik.

Oleh karena itu, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan tidak dipihakkan, tanpa memandang siapa saja yang terlibat. Mulai dari pihak yang merencanakan, melaksanakan, hingga yang menutupi praktik kecurangan tersebut harus mendapatkan sanksi yang sesuai dengan hukum yang berlaku.

Selain itu, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan Dapur MBG dan program bantuan sosial lainnya. Penguatan sistem pengawasan internal dan eksternal harus menjadi prioritas, termasuk dengan melibatkan masyarakat dalam pemantauan pelaksanaan program.

Transparansi dalam penggunaan anggaran dan distribusi bantuan juga harus ditingkatkan, misalnya dengan membuat laporan yang dapat diakses publik dan melakukan audit berkala oleh pihak independen.

Kita tidak boleh mengizinkan program yang bertujuan mulia seperti Dapur MBG terus dirusak oleh praktik kecurangan. Setiap rupiah yang dicuri dari program ini adalah hilangnya kesempatan bagi seorang anak untuk mendapatkan makanan bergizi, bagi seorang ibu untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dan bagi masyarakat untuk merasakan manfaat dari pembangunan yang adil.

Mari kita bersatu untuk menolak korupsi, menuntut keadilan, dan memastikan bahwa setiap program bantuan sosial benar-benar memberikan manfaat bagi yang paling membutuhkan.

Oleh: Ketum PWDPI, M. Nurullah RS. 

 

“Irjen. Pol (Purn) Ike Edwin Meriahkan Pergantian Tahun 2026, Bersama PWDPI dan Tokoh Masyarakat di LGK”

0

LABURA – Ketua Dewan Pembina DPP Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), Irjen. Pol (Purn), DR. H. Ike Edwin, SH, MH, menghadiri dan meriahkan acara pergantian tahun 2025-2026, yang diselenggarakan di Lamban Gedung Kuning (LGK), 31 Desember 2025, Acara ini menjadi ajang silaturahmi yang menghadirkan berbagai elemen masyarakat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum DPP PWDPI, M. Nurullah RS; Ketua Umum DPP KAIM, H. Nuryadin, SH; Bendahara Umum DPP PWDPI, Rosita Ghosi; Ketua Laskar Lampung, serta sejumlah tokoh adat dan agama dari daerah Lampung, bersama puluhan tamu undangan lainnya.

Acara diisi dengan sesi refleksi tahun lalu dan pembahasan mengenai harapan untuk tahun baru, khususnya terkait peran organisasi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Irjen. Pol (Purn) Ike Edwin juga menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama antara PWDPI dengan berbagai elemen masyarakat dan organisasi terkait dalam mendukung perkembangan dunia pers dan kesejahteraan masyarakat.

Dang Ike Edwin panggilan akrab juga mengatakan perayaan tahun baru ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar tokoh adat, masyarakat, dan berbagai elemen di Lampung.

“Kita harus menjaga keutuhan budaya kita sebagai identitas bangsa, sekaligus menjadikan tahun baru 2026, sebagai momentum untuk bekerja sama guna membangun daerah yang lebih sejahtera dan harmonis,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Ketum DPP PWDPI, M. Nurullah RS, siap untuk terus mendukung program pembangunan daerah dan meningkatkan peran tokoh adat serta masyarakat dalam menjaga stabilitas dan kemajuan Lampung.

“Kita berharap tahun baru 2026, membawa berkah, kesehatan, dan keberhasilan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Lampung. Mari kita jadikan setiap langkah kita untuk kemajuan bersama,” Tegas Nurullah.

(Tim Media Group PWDPI)

Karang Taruna Tigabinanga Menuntut Keadilan ! Minta Tangkap dan Usut Tuntas Pembunuhan Rojer Sebayang

0

 

KABANJAHE KARO,Kompas.SBS| Kepergian untuk selama lamanya, Rojer Valenthino Sebayang ( 13) menggoreskan duka yang mendalam bagi Ibu, Keluarga dan juga rekan rekannya, terlebih Karang Taruna Tigabinanga, sehingga mereka jauh jauh datang dari Tigabinanga, meminta pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus pembunuhan ini, mereka membuat aksi melalui memajangkan Papan Bunga di depan Mapolres Tanah Karo.

Dalam tulisan tersebut tertulis ” Kami Menuntut Keadilan” , Satreskrim Polres Karo untuk menangkap dan mengusut tuntas kasus pembunuhan rekan kami Rojer Sebayang.

Papan Bunga ini terpampang di pagar luar Mapolres Tanah Karo Jalan Veteran Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Menurut kabar yang berkembang Rojer Valenthino Sebayang ini bersama 5 orang rekannya berangkat dari Desa Perlamben Kecamatan Tigabinanga untuk berangkat menuju Kota Wisata Berastagi, melihat Pesta Kembang Api, dalam acara Tutup Buka Tahun, Rabu (31/12/2025).

Sedihnya, sampai di Kabanjahe mereka sama sekali tidak mengetahui, kalau diseputaran tugu bambu runcing ada kelompok yang tauran, dan saat mereka melintas, merekapun ikut jadi sasaran, segerombolan pemuda berkereta mengitari mereka sambil megeber geber keretanya, mereka pun berupaya menjelaskan, kalau mereka dari Tigabinanga, mau nonton kembang api ke Berastagi, saat mereka pergi, tiba tiba entah bagaimana gerombolan yang lain mengejar Rojer yang dibonceng MG, tiba tiba dilempar dan terjatuh, lansung dipukuli, Rojer adalah warga Desa Perlamben Kecamatan Tigabinanga, dia adalah anak Yatim, Dia sudah lama kehilangan sosok ayah, hidup bersama Ibunya.

Menurut salah satu warga Tigabinanga, NT, Minggu (04/01/2026) kalau Keluarga Rojer ini berkehidupan pas pasan, dan sudah tidak punya ayah, makanya tidak tau tentanv hukum, kemungkinan besar inu yang membuat hati Karang Taruna tergerak, dan juga Alm Rojer juga seorang anggota Karang Taruna.” Pungkasnya.

Semoga kasus ini terungkap dan para pelaku ditangkap, ini sudah sangat meresahkan, kita minta pihak kepolisian terus patroli, kami tidak menganggap pihak kepolisian lalai, tapi kami hanya minta agar patroli terus ditingkatkan, ini sudah sangat meresahkan, kita juga berharap kepedulian kita semua terlebih masyarakat, selain memberikan edukasi dan memantau anak kita, kita juga harus berperan aktif kalau ada kelompok yang mencurigakan, terutama dimalam hari, bubarkan atau laporkan ke Polisi.” Ujar RS seorang Penggiat Perlindungan Anak.

REPORTER: ERIANTO PERANGIN-ANGIN

Maling BBM Subsidi : Setelah Penyalinan, Sopir Tanki Dan Truk Langsung Melaju

0
Oplus_16908288

Pontianak: Praktek penyimpangan BBM subsidi kembali menjadi buah bibir masyarakat. Kali ini lokasinya di Jalan Padat Karya, Kecamatan Pontianak Timur.

Penyelewengan bahan bakar minyak subsidi jenis solar tersebut tampak dari aktivitas keluar masuknya kendaraan pengangkut solar dalam jumlah besar. ” Disitu mobil truk maupun tangki datang pada jam-jam tertentu. Setelah proses penyalinan selesai, dua kendaraan tadi langsung bergerak keluar, ” ungkap warga sekitar.

Ia mengatakan, kecurigaan kami berawal saat melihat dua kendaraan, tanki dan truk datang secara bersamaan. Menurut akal sehat, ini agak janggall, sangat tidak wajar dan tentu ada apa-apanya.

” mobil tangki dan truk itu tidak mungkin datang bersama-sama karna kebetulan, pasti kedua sopir tersebut sudah janjian ketemu dilokasi pada jam-jam tertentu. Disinilah peran APH dibutuhkan, mengingat praktek tersebut sangat merugikan masyarakat luas, ” ucapnya.(007/Danil.A)

Dibekingi APH, Perjudian di Jalan Aluminium Raya Gg. Impian Tidak Tersentuh Hukum

0

Kompas.sbs Medan Labuhan – Praktik perjudian tembak ikan di Jl. Alumunium Raya Gg. Impian sampai hari ini tidak tersentuh hukum, ada apa dengan aparat kepolisian Polres Pelabuhan Belawan, apakah diduga tidak berani menindak bandar judi di wilayah tersebut, Jum’at/02/01/2026.

Seperti kita ketahui, maraknya praktik perjudian yang ada di Jl. Alumunium Raya Gg. Impian sepertinya kebal dari hukum, praktik perjudian tembak ikan yang diduga dikelola oleh bandar judi “Hendra dan Tulus sampai hari ini aman – aman saja tanpa ada dari pihak satu kepolisian yang menindak praktik perjudian tersebut, ada apa, apakah diduga pihak dari kepolisian polres Pelabuhan Belawan ada menerima upeti dari para bandar judi yang ada di Jl. Alumunium Raya Gg. Impian tersebut.

Disini awak media mencoba meminta keterangan dari salah satu warga setempat “yang tidak ingin disebutkan namanya, beliau menerangkan bahwa praktik perjudian tembak ikan yang mereka kelola baik itu “Hendra maupun tulus, keduanya sudah sangat meresahkan, tapi apalah daya, lapor polisi pun percuma, tidak ada gunanya bang, bahkan disini diduga Keplingnya pun ga berani bertindak karna diduga tiap bulannya menerima upeti dari bandar judi tersebut, kalau pun ada warga yang berani bertindak, kedepannya bakal terancam bang, karna diduga mereka menggunakan jasa preman untuk mengancam warga yang tempat perjudian itu ditutup bang, ujar Warga “yang tidak ingin di sebutkan namanya kepada awak media.

Menanggapi hal ini, mewakili masyarakat, awak media meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menindak praktik perjudian milik “Hendra dan Tulus, yang mana sampai hari ini, belum ada satupun dari pihak kepolisian yang berani menindak praktik perjudian mereka. (RP)

“KETUA PWDPI DPC LABURA Tinjau Langsung Papan Proyek Di SD NEGERI 112274 Tanjung Leidong”

0

LABURA – Ketua PWDPI (Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia) Labuhanbatu Utara, Muhammad Idris telah meninjau plank proyek ruang kelas baru di SD Negeri 112274 Kelurahan Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sabtu 3 Januari 2026.

Muhammad Idris mengatakan, papan plank proyek seharusnya terletak diluar kelas supaya dapat dilihat publik, bukan didalam ruangan kelas apalagi di tempelkan di papan tulis. Sehingga tidak transparan kepada publik, diduga pihak pelaksana ada niat tidak baik.

Menurut pekerja yang tidak mau disebutkan namanya dilokasi proyek ini mengatakan kepada KETUA PWDPI DPC LABURA, bahwa keterlambatan proyek ini karena materialnya tersendat-sendat datangnya.

Kepala sekolah SD Negeri 112274 Ibu Aisyah SPd., juga mengatakan langsung kepada KETUA PWDPI DPC LABURA, bahwa menempelkan papan plank proyek ini di dalam kelas tidak ada pemberitahuan kepadanya.

(SUMBER: KETUA PWDPI DPC LABURA)

Satgas Gulbencal Kodim 0211/TT Evakuasi Warga Terdampak Banjir Susulan di Kecamatan Tukka

0

Kompas.sbs Tapanuli Tengah — Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodim 0211/Tapanuli Tengah melaksanakan evakuasi warga yang terjebak banjir susulan akibat tingginya intensitas curah hujan di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jum’at (2/1/2026). Banjir terjadi di sekitar aliran Sungai Aek Harse saat warga dari beberapa desa hendak menyeberang menuju lokasi pengungsian.

Evakuasi dilakukan oleh Babinsa Koramil 03/Pandan bersama personel gabungan dan perangkat desa terhadap warga yang berasal dari Desa Saur Manggita, Desa Kalangan II, Lingkungan V Siantar Gunung, serta Kelurahan Hutanabolon, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 46 orang.

Proses evakuasi dilaksanakan secara terpadu dengan memperhatikan kondisi arus sungai yang meningkat akibat hujan berkelanjutan. Seluruh warga berhasil dipindahkan ke lokasi yang lebih aman menuju posko pengungsian di wilayah Hutanabolon, tanpa adanya korban jiwa maupun kerugian materiil.

Selain melaksanakan evakuasi, Babinsa juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di wilayah rawan banjir yang telah ditetapkan sebagai zona merah. Warga diarahkan untuk mengikuti kebijakan pemerintah daerah dan menempati hunian sementara demi keselamatan bersama.

Sementara itu, Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han)., menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam penanganan bencana merupakan bentuk komitmen dalam melindungi dan membantu masyarakat. “Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait menjadi kunci dalam memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan dampak bencana,” jelas Kapendam. (RP)

Sumber: Pendam I/BB