Beranda blog Halaman 282

Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon : Soroti Pembangunan Huntara Tak Pertimbangkan Aspek Ekologi | Kompas.SBS.

0

Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon, Soroti Pembangunan Huntara Tak Pertimbangkan Aspek Ekologi

Media Kompas.SBS. | Wilayah Aceh
KOMPAS.SBS-NEWS | ACEH TIMUR – Selasa (13/01)
Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir, menyoroti pembangunan Rumah Hunian Sementara(Huntara) untuk korban terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur yang dinilai dalan proses perencanaan tidak memperhatikan faktor ekologi.

Ketua Umum Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon pasca banjir Aceh menyebutkan, pembangunan Huntara di Gampong Pante Rambong Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur tanpa mempertimbangkan aspek ekologis, sehingga dikhawatirkan akan menjadi masalah baru terhadap korban terdampak.

“Sudah kita cek ke lapangan, pembangunan Huntara sebanyak 312 unit yang akan dan sedang dibangun, baik yang komunal maupun personal , sebagian yang mulai dibangun berada di daerah rendah dan rawan tergenang air bila hujan deras,” sebut Masri.

Seharusnya Kata Masri, pihak pemerintah khususnya BNPB dalam membuat perencanaan dapat mempertimbangkan aspek ekologi dan psikologi korban terdampak, bila terjadi cuaca ektrim sewaktu -sewaktu Huntara tidak tenggelam.

“Selain lokasi daerah rendah, cor lantai sangat rendah hanya berkisar 4 cm, lebih tinggi lumpur daripada lantai, bila turun hujan semua lumpur dan air akan masuk mengalir dalam Huntara, ” kata Masri.

Masri menadaskan, bila dibandingkan Huntara yang dibangun di Gampong Blang Nie Kecamatan Simpang Ulim, bangunan menggunakan tiang mencapai 25 cm sampai 50 cm lebih.

“Seharusnya.dibangun seperti di Gampong Blang, lantai lebih tinggi menggunakan tiang,” tandas Masri.

Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Pasca Banjir Aceh, minta pihak pemerintah untuk evaluasi kembali bangunan Huntara di Gampong Pante Rambong maupun Gampong lainnya bila perencanaan bangunan lantai rendah.

“Kalau dibangun jangan asal asalan, harus diperhatikan aspek ekologi maupun psikologi masyarkat,” tutup Masri.

~Pers Kompas.SBS.-Aceh Oleh -Novi Karno

Misteri “Hilangnya ” Bupati Subang Dugaan Suap Rp 500Juta Memasuki Babak Serius

0

*Bupati Subang Diminta Buka Indentitas *

SUBANG, Misteri “hilangnya” Bupati Subang dari Rumah Dinas demi menghindari upaya suap Rp500 juta kini memasuki babak baru yang lebih serius. Lembaga kajian kebijakan publik, Nujaba Institute, hari ini resmi melayangkan Surat Permohonan Klarifikasi Terbuka langsung ke meja pimpinan daerah 13 januari 2026

Direktur Eksekutif Nujaba Institute, Wahyu Gilang Karisman, mendatangi Kantor Bupati Subang dan menyerahkan surat bernomor 007/EXT/NUJABA/SBG/I/20261. Surat tersebut telah diterima secara resmi oleh staf Sekretariat Pribadi Pimpinan pada pukul 14.10 WIB.

Gilang menegaskan, surat ini adalah “kartu kuning” bagi Bupati Subang. Nujaba Institute memberikan tenggat waktu tegas: 3 x 24 Jam bagi Bupati untuk membuka identitas pelaku suap tersebut ke publik.

“Drama” yang Menyandera Birokrasi
Dalam keterangan persnya, Gilang menyoroti bahwa pernyataan viral Bupati tentang adanya oknum yang membawa uang Rp500 juta tidak boleh berhenti sebatas konten media sosial. Narasi yang menggantung ini dinilai telah melanggar Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) dan menimbulkan kegaduhan

“Bupati bilang ‘saya menghindar karena ada yang bawa 500 juta’. Pernyataan ini fatal jika tidak diikuti penegakan hukum. Akibatnya, ada 16 Pejabat Eselon peserta Open Bidding yang tidak dilantik, kini menjadi korban stigma negatif. Publik curiga, jangan-jangan mereka pelakunya? Bupati harus tanggung jawab memulihkan nama baik mereka dengan menunjuk siapa pelaku sebenarnya!” tegas Gilang.

Tiga Tuntutan Nujaba Institute
Berdasarkan kajian data yang dilampirkan dalam surat tersebut, Nujaba Institute mendesak klarifikasi atas 3 poin krusial.

Buka Identitas Penyuap: Siapa oknum yang membawa uang Rp500 juta tersebut? Menyembunyikan pelaku korupsi adalah bentuk pembiaran (omission) pidana.

Selamatkan 16 Pejabat: Apakah pelaku tersebut ada di antara 16 peserta yang gagal dilantik? Klarifikasi ini wajib demi asas praduga tak bersalah.

Bongkar Konflik Kepentingan: Bupati mengakui ada 3 kerabatnya yang ikut seleksi. Publik berhak tahu siapa mereka, dan apakah drama “kabur dari Rumdin” ini berkaitan dengan tekanan keluarga sendiri?8.

Ancaman Lapor ke Polda Jabar
Gilang tidak main-main. Jika dalam waktu 3×24 jam (sampai hari Kamis) surat ini tidak dijawab secara transparan, Nujaba Institute siap menyeret kasus ini ke ranah hukum yang lebih tinggi.
“Jika Bupati bungkam, kami simpulkan beliau gagal menjalankan kewajiban hukum melaporkan tindak pidana. Kami akan bawa bukti video pengakuan beliau dan mendaftarkan Laporan Resmi ke Dirkrimsus Polda Jawa Barat atau Polres Subang. Ini bukan gertakan, ini penegakan marwah pemerintahan,” pungkas Gilang”

Tentang Nujaba Institute
Nujaba Institute adalah lembaga kajian independen di Kabupaten Subang yang berfokus pada analisis kebijakan publik, transparansi anggaran, dan penguatan demokrasi daerah
Narahubung Media:
Wahyu Gilang Karisman
(Direktur Nujaba Institute).

Bupati Mamasa Kunjungi Puskesmas Rantebulahan Timur, Tegaskan Komitmen Peningkatan Pelayanan Kesehatan

0

 

Mamasa, KOMPAS SBS 13 Januari 2026

Bupati Mamasa Welem sambolangi melaksanakan kunjungan kerja ke Puskesmas Rantebulahan Timur, Kecamatan Rantebulahan Timur, pada Selasa, 13 Januari 2026. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari agenda pemerintah daerah dalam memantau secara langsung penyelenggaraan pelayanan kesehatan dasar sekaligus memastikan kualitas layanan kepada masyarakat berjalan dengan baik, merata, dan berkelanjutan.

Setibanya di Puskesmas Rantebulahan Timur, Bupati Mamasa disambut oleh Kepala Puskesmas beserta jajaran tenaga kesehatan. Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau sejumlah fasilitas pelayanan, antara lain ruang pendaftaran, ruang pemeriksaan umum, ruang KIA, ruang imunisasi, apotek, serta sarana penunjang lainnya. Bupati juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan pasien dan masyarakat yang sedang menerima pelayanan kesehatan.

 

 

Dalam arahannya kepada tenaga kesehatan, Bupati Mamasa menekankan pentingnya meningkatkan mutu pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ia mengingatkan agar seluruh tenaga kesehatan senantiasa memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional, tanpa membedakan latar belakang masyarakat yang dilayani.

“Kehadiran puskesmas sangat vital sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, saya berharap pelayanan di Puskesmas Rantebulahan Timur terus ditingkatkan, baik dari sisi kualitas pelayanan, kedisiplinan, maupun kepedulian terhadap pasien,” ujar Bupati Mamasa.

Bupati Mamasa juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, terutama dalam memberikan pelayanan di wilayah kecamatan yang memiliki tantangan geografis tersendiri. Menurutnya, peran tenaga kesehatan sangat strategis dalam mendukung program pemerintah daerah di bidang kesehatan.

Selain itu, Bupati Mamasa menerima laporan terkait kondisi sarana dan prasarana, ketersediaan tenaga medis, serta kebutuhan obat-obatan dan alat kesehatan di Puskesmas Rantebulahan Timur. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan fasilitas kesehatan secara bertahap, sesuai dengan kemampuan dan prioritas anggaran daerah.

“Pemerintah Kabupaten Mamasa akan terus berupaya meningkatkan fasilitas kesehatan, termasuk pemenuhan tenaga medis dan kelengkapan alat kesehatan, agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak dan berkualitas,” tambahnya.

Kunjungan kerja ini juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan pihak puskesmas dalam mendukung program kesehatan, seperti pelayanan ibu dan anak, penurunan angka stunting, imunisasi, serta peningkatan pola hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Puskesmas Rantebulahan Timur untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan. Pemerintah Kabupaten Mamasa berharap pelayanan kesehatan yang optimal dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Rantebulahan Timur, demi terwujudnya masyarakat Mamasa yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

(Surniati)

Misteri Hilangnya Bupati Subang Dugaan Suap Rp 500Juta Memasuki Babak Serius

0

SUBANG, Misteri “hilangnya” Bupati Subang dari Rumah Dinas demi menghindari upaya suap Rp500 juta kini memasuki babak baru yang lebih serius. Lembaga kajian kebijakan publik, Nujaba Institute, hari ini resmi melayangkan Surat Permohonan Klarifikasi Terbuka langsung ke meja pimpinan daerah 13 januari 2026

Direktur Eksekutif Nujaba Institute, Wahyu Gilang Karisman, mendatangi Kantor Bupati Subang dan menyerahkan surat bernomor 007/EXT/NUJABA/SBG/I/20261. Surat tersebut telah diterima secara resmi oleh staf Sekretariat Pribadi Pimpinan pada pukul 14.10 WIB.

Gilang menegaskan, surat ini adalah “kartu kuning” bagi Bupati Subang. Nujaba Institute memberikan tenggat waktu tegas: 3 x 24 Jam bagi Bupati untuk membuka identitas pelaku suap tersebut ke publik.

“Drama” yang Menyandera Birokrasi
Dalam keterangan persnya, Gilang menyoroti bahwa pernyataan viral Bupati tentang adanya oknum yang membawa uang Rp500 juta tidak boleh berhenti sebatas konten media sosial. Narasi yang menggantung ini dinilai telah melanggar Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) dan menimbulkan kegaduhan

“Bupati bilang ‘saya menghindar karena ada yang bawa 500 juta’. Pernyataan ini fatal jika tidak diikuti penegakan hukum. Akibatnya, ada 16 Pejabat Eselon peserta Open Bidding yang tidak dilantik, kini menjadi korban stigma negatif. Publik curiga, jangan-jangan mereka pelakunya? Bupati harus tanggung jawab memulihkan nama baik mereka dengan menunjuk siapa pelaku sebenarnya!” tegas Gilang.

Tiga Tuntutan Nujaba Institute
Berdasarkan kajian data yang dilampirkan dalam surat tersebut, Nujaba Institute mendesak klarifikasi atas 3 poin krusial.

Buka Identitas Penyuap: Siapa oknum yang membawa uang Rp500 juta tersebut? Menyembunyikan pelaku korupsi adalah bentuk pembiaran (omission) pidana.

Selamatkan 16 Pejabat: Apakah pelaku tersebut ada di antara 16 peserta yang gagal dilantik? Klarifikasi ini wajib demi asas praduga tak bersalah.

Bongkar Konflik Kepentingan: Bupati mengakui ada 3 kerabatnya yang ikut seleksi. Publik berhak tahu siapa mereka, dan apakah drama “kabur dari Rumdin” ini berkaitan dengan tekanan keluarga sendiri?8.

Ancaman Lapor ke Polda Jabar
Gilang tidak main-main. Jika dalam waktu 3×24 jam (sampai hari Kamis) surat ini tidak dijawab secara transparan, Nujaba Institute siap menyeret kasus ini ke ranah hukum yang lebih tinggi.
“Jika Bupati bungkam, kami simpulkan beliau gagal menjalankan kewajiban hukum melaporkan tindak pidana. Kami akan bawa bukti video pengakuan beliau dan mendaftarkan Laporan Resmi ke Dirkrimsus Polda Jawa Barat atau Polres Subang. Ini bukan gertakan, ini penegakan marwah pemerintahan,” pungkas Gilang”

Tentang Nujaba Institute
Nujaba Institute adalah lembaga kajian independen di Kabupaten Subang yang berfokus pada analisis kebijakan publik, transparansi anggaran, dan penguatan demokrasi daerah
Narahubung Media:
Wahyu Gilang Karisman
(Direktur Nujaba Institute)

Tandatangan NPHD Hibah Tanah Untuk Koramil Sukajaya Dan Sukamakmue : Walikota Sabang Terima Audiensi | NEWS

0

Wali Kota Sabang Terima Audiensi Dandim 0112/Sabang, Tandatangani NPHD Hibah Tanah untuk Koramil Sukajaya dan Sukamakmue

Media Kompas.SBS. | Wilayah Aceh 

KOMPAS.SBS.NEWS | SABANG-ACEH ,13 Januari 2026 — Pemerintah Kota Sabang terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat sinergi strategis dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) guna mendukung stabilitas keamanan dan pembangunan daerah. Hal tersebut ditandai dengan audiensi resmi antara Wali Kota Sabang bersama Wakil Wali Kota Sabang dengan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0112/Sabang, yang berlangsung pada Selasa, pukul 11.00–12.30 WIB, bertempat di Ruang Pulau Klah (Ruang Rapat Wali Kota Sabang).

Audiensi strategis ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan perangkat daerah, yakni Sekretaris Daerah, Asisten I, Asisten III, Inspektur, Kepala BPKD, Kepala Bagian Pemerintahan, serta Kepala Bidang Aset, sebagai wujud keseriusan Pemerintah Kota Sabang dalam membangun koordinasi lintas sektor yang solid dan terintegrasi.
Penandatanganan NPHD Hibah Tanah
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sabang dan Dandim 0112/Sabang secara resmi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) berupa hibah tanah dari Pemerintah Kota Sabang kepada TNI AD (Kodim 0112/Sabang).

Hibah tanah ini diperuntukkan bagi:
Koramil Sukajaya
Koramil Sukamakmue
Penandatanganan NPHD ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Sabang dalam mendukung penyediaan sarana dan prasarana pertahanan kewilayahan, sekaligus memperkuat kehadiran dan peran TNI di tengah masyarakat.

Dukungan Nyata bagi Stabilitas dan Pelayanan Teritorial
Hibah tanah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas Koramil, khususnya dalam pembinaan teritorial, pengamanan wilayah, pelayanan masyarakat, serta penanganan berbagai dinamika sosial dan kebencanaan di Kota Sabang.

Wali Kota Sabang, Zulkifli H.Adam dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa dukungan pemerintah daerah kepada TNI merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas daerah sebagai prasyarat utama pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan Koramil yang representatif dan didukung fasilitas memadai akan memperkuat ketahanan wilayah sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto,S.I.P., Menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sabang atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa TNI akan terus berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah daerah serta menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Kota Sabang.

Sinergi Pemerintah Daerah dan TNI, Pilar Ketahanan Sabang
Audiensi dan penandatanganan NPHD hibah tanah ini menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Kota Sabang dan TNI bukan sekadar simbolis, melainkan kolaborasi nyata yang berorientasi pada penguatan ketahanan daerah, stabilitas sosial, dan percepatan pembangunan.

Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, Pemerintah Kota Sabang dan Kodim 0112/Sabang berkomitmen untuk terus berjalan seiring, menjaga keamanan wilayah, serta membangun Sabang sebagai kota yang aman, maju, dan bermartabat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

~Kompas.SBS.-Aceh News -NOVI KARNO

Wakapolri Serahkan Santunan Anak Yatim dan Bansos

0

Jawa Barat, Bogor,Kompas –Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang berlokasi di Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026).

Kunjungan kerja tersebut dirangkaikan dengan kegiatan penyerahan santunan kepada anak yatim serta bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat di sekitar lingkungan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat kepedulian sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri secara simbolis menyerahkan paket perlengkapan ibadah dan paket sekolah kepada anak-anak yatim. Bantuan yang disalurkan meliputi Al-Qur’an sebanyak 100 buah, sarung 100 buah, mukena 100 buah, serta sajadah sebanyak 100 buah.

Selain paket perlengkapan ibadah dan sekolah, Polri juga menyalurkan bantuan sosial berupa 40 paket bantuan sosial (baksos) kepada masyarakat sekitar serta 20 paket santunan khusus bagi anak yatim. Seluruh bantuan diserahkan secara langsung dan tertib kepada para penerima manfaat.

 

Kegiatan santunan tersebut dilaksanakan di Masjid An-Nahdah Suhanda yang berada di lingkungan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Masjid ini diresmikan pada Kamis, 13 November 2025, dan menjadi salah satu sarana ibadah yang representatif di kawasan tersebut.

Masjid An-Nahdah Suhanda berdiri di atas lahan seluas 4.854 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 1.761 meter persegi serta memiliki kapasitas hingga 976 jamaah.

Keberadaan masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan spiritual bagi peserta didik maupun masyarakat sekitar.

 

Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan bahwa kegiatan santunan dan bantuan sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berbagi dan membawa manfaat bagi masyarakat.

 

“Melalui kegiatan ini, Polri ingin terus hadir dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan warga sekitar, agar terjalin hubungan yang harmonis dan penuh kepedulian,” ujar Wakapolri.

 

Kepala Desa Cibinong, Heri Mulyadi, S.Pd.I., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Wakapolri beserta jajaran. Ia menilai kegiatan santunan dan bantuan sosial ini memberikan dampak positif serta membawa kebahagiaan bagi masyarakat Desa Cibinong.

 

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat yang sekaligus memberikan tausiah, KH. Ahmad Fatoni, S.Ag. Ia mengapresiasi kepedulian Polri yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan dari personel Polres Bogor. Kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Pembangkeran BBM Solar Di Pelabuhan Pelindo 4 Gorontalo Dugaan Tidak Sentuh APH.

0

Gorontalo,Kompas –Kegiatan banker bbm jenis solar yang mana di perjual/belikan Untuk KM Daraki Nusa yang di lakukan oleh PT Safaat Kirana Kaltim ( Transportir ) 8000 KL.

Bangker di lakukan diPelabuhan Pelindo 4 Gorontalo yang dugaan kuat adanya kongkalikong, Selasa (13-01-2026Pukul 10.09 Wita.

Dalam hal ini PT Pertamina ( Persero) Gorontalo terhubung kemudian ke PT Pelni Cabang Gorontalo kemudian ke PT Safaat Kirana Kaltim dan KSOP Gorontalo maupun Dinas Perhubungan Gorontalo di duga ada kongkalikong dalam pembangkeran BBM jenis solar di KM Daraki Nusa.

Menurut  salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keanehannya dalam proses pengisian bangker kapal KM Daraki Nusa yang sekarang sedang sandar menunggu loading.

Kondisi ini membuat warga sekitar semakin resah, sebab selain merusak tatanan hukum, praktik mafia solar juga berdampak pada kelangkaan dan mahalnya harga BBM bersubsidi yang seharusnya dinikmati rakyat kecil,” Ujarnya

Warga lanjut Menjelaskan bahwa, dugaan ada pembangkeran ada permainan kotor dengan antara oknum PT Pelni Cabang Gorontalo, KSOP Gorontalo, Perhubungan Gorontalo dan Pelindo 4 Gorontalo dengan Mafia Solar PT Safaat Kirana Kaltim, sehingga bisnis haram ini terus berlangsung tanpa hambatan. “Kalau Polres Gorontalo serius, seharusnya bisa turun di lapangan khusus nya di Tempat keramaian berupa pelabuhan penumpang Pelindo 4 Gorontalo

“Tapi kalau hanya diam, jangan-jangan memang ada kerja sama dan apalagi hukum yang sekarang sudah tidak tajam ke atas malahan sudah tumpul ke bawah ,” Ujarnya.

Dalam Pembongkaran tersebut Harus dilengkapi dengan dokumen-dokumen penting seperti Bill of Lading (B/L), Cargo Manifest, dan Material Safety Data Sheet (MSDS).

Standar Keselamatan (K3): Penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah wajib, termasuk penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kerja dan pengawasan ketat dari pihak kapal dan otoritas pelabuhan.

Kegiatan bongkar muat barang berbahaya memerlukan persetujuan dari Syahbandar atau Otoritas Pelabuhan setempat Dan Penggunaan peralatan bongkar muat yang sesuai standar untuk menangani cairan mudah terbakar sangat penting untuk mencegah tumpahan atau insiden lainnya.

Pembongkaran BBM jenis solar adalah operasi standar dalam logistik energi, tetapi hanya bisa dilakukan oleh pihak berwenang seperti Pertamina di fasilitas yang memenuhi regulasi keamanan yang ketat

Dan Untuk Aparat Penegak Hukum Polres Gorontalo Dan Polda Gorontalo Harus tindak tegas dengan adanya kegiatan pembangkeran di dalam pelabuhan Pelindo 4 Gorontalo dan apabila pihak Aparat Penegak Hukum tidak bisa mengambil penegak hukum secara Transparan dan keadilan untuk masyarakat

Namun apabila Aparat Penegak Hukum tidak bisa mengambil langkah-langkah maka kami akan melakukan penyuratan kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri BUMN Dony Oskaria, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Dirjen Migas RI Laode Sulaeman Dan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa

Polres Karo Membuka CCTV, TKP K Pembunuhan Robby Ginting

0

 

KABANJAHE KARO,Kompas.SBS|Pada hari Senin, 12 Januari 2026. Ratusan warga dari Desa Rumah Kabanjahe dan Desa Ajinembah bersama keluarga korban pembunuhan Roby Perangin-angin mendatangi Markas Kepolisian Resort Tanah Karo.

Aksi ini merupakan bentuk desakan kepada pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus kematian Roby Perangin-angin yang diduga kuat merupakan pembunuhan berencana, dengan tempat kejadian perkara di sebuah Cafe Barvo SGR di Jalan Sudirman, Kabanjahe.

Awalnya massa bergerak dari rumah duka di Desa Rumah Kabanjahe, diawali dengan pengibaran bendera setengah tiang di halaman rumah korban sebagai simbol duka dan keprihatinan. Sepanjang jalan desa, tiang-tiang bendera setengah tiang juga didirikan, menandai solidaritas dan tuntutan keadilan dari masyarakat setempat. Setibanya di depan gerbang Polres Tanah Karo, massa membentangkan spanduk dan secara bergantian menyuarakan aspirasi agar kasus kematian Roby Perangin-angin diusut secara transparan dan ditetapkan sebagai pembunuhan berencana.

Anes Ketaren salah seorang tokoh pemuda yang ikut dalam aksi mengatakan, meminta Polres Karo agar memperlihatkan rekaman CCTV saat terjadinya pembunuhan kepada keluarga korban atau pendamping hukum korban.

Hal ini dinilai penting untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam proses penyelidikan.

“Kami Masyarakat Karo menuntut Polres Tanah Karo mengusut tuntas kasus kematian Almarhum Roby Perangin-angin dan tetapkan sebagai kasus Pembunuhan berencana,”

Tambah Anes Ketaren, “kejadian Pembunuhan yang dialami Roby Perangin-angin ini tak terlepas dari maraknya Lokasi Prostitusi, Narkoba, Judi dan pekat lainnya, dimana lokasi kematian Roby Perangin-angin berawal & terjadi di Cafe Mal Bravo Kabanjahe dalam orasinya depan Polres Tanah Karo.

Akhirnya tepat pukul 15. 00 Wib, pihak Polres Tanah Karo memanggil beberapa orang perwakilan keluarga korban dan penasehat hukumya untuk masuk keruangan Kasat Reskrim untuk melihat langsung rekaman CCTV peristiwa pembunuhan yang terjadi di Cafe Barvo, yang turut didampingi dua orang Jaksa dari Kejaksaan Negeri Kabanjahe.

Setelah selesai melihat rekaman CCTV tersebut, Imanuel Elihu Tarigan, SH selaku penasehat hukum keluarga korban mengatakan kepada awak media, akan mengajukan lagi saksi-saksi yang terlihat dalam CCTV, agar kasus pembunuhan tersebut dapat lebih terang dan berkeadilan.

Terkait penerapan Pasal Pembunuhan Berencana yang akan dikenakan kepada para pelaku, hal itu menunggu hasil dari rekonstruksi yang akan dilaksanakan Polres Tanah Karo dalam waktu dekat ini.

Selanjutnya masyarakat Desa Rumah Kabanjahe dan Ajinembah kembali pulang dengan tertib dari Polres Tanah Karo.

Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN.

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Dampingi Pembagian Makanan Bergizi Untuk Ibu Hamil, Menyusui Dan Balita |

0

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Dampingi Pembagian Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita

Media Kompas.Sbs.-Wilayah Aceh
KOMPAS.SBS.-NEWS | SABANG,ACEH– Babinsa 06 Gampong Kuta Timu Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serma Sutrisno, melaksanakan pendampingan kegiatan pembagian Makanan Bergizi (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Selasa (13/01/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI AD melalui satuan kewilayahan terhadap program peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Pendampingan yang dilakukan Babinsa bertujuan memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.

Serma Sutrisno menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan pembagian MBG juga bertujuan membantu kelancaran pendistribusian agar tepat sasaran sesuai data penerima yang telah ditetapkan. Dengan pendampingan tersebut, diharapkan seluruh penerima manfaat dapat memperoleh makanan bergizi secara merata.

Program MBG ini memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan ibu dan anak serta mencegah terjadinya stunting sejak dini. Asupan gizi yang cukup dan seimbang sangat dibutuhkan guna menunjang tumbuh kembang balita serta menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan dan menyusui.

Selain mendampingi pembagian MBG, Babinsa juga memberikan imbauan kepada para ibu agar senantiasa memperhatikan pola makan sehat, menjaga kebersihan, dan rutin memeriksakan kesehatan ibu dan anak ke fasilitas kesehatan terdekat.

Melalui kegiatan ini, Babinsa berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan dapat terus terjalin dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Program MBG diharapkan mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan warga di wilayah Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

~Pers Kompas.SBS.-Sabang News -Wilayah AcehNOVI KARNO

~Sumber -Humas Kodim 0112/Sabang

Perkuat Kolaborasi P4GN, Kepala BNNP Sumut Terima Audiensi Maxim Transportasi Online

0

Medan – Kompas.SBS

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Kepala Bagian Umum BNNP Sumut, menerima kunjungan audiensi jajaran manajemen PT Teknologi Perdana Indonesia (Maxim Transportasi Online) di Kantor BNNP Sumut, Jalan Balai POM, Medan, Senin (12/1/2026).

Audiensi tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di sektor transportasi daring yang bersentuhan langsung dengan masyarakat luas.

Dalam pertemuan itu, perwakilan Maxim Indonesia, Chandra Deni dan Pipit Nurdianto dari Departemen non Pengembangan Bisnis PT Teknologi Perdana Indonesia, menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung program Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui rencana sosialisasi bahaya narkoba kepada mitra pengemudi dan pengguna layanan, guna menjamin keamanan, kenyamanan, serta keselamatan publik.

Selain itu, Maxim juga menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan deteksi dini melalui tes urine bagi mitra pengemudi transportasi online sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BNNP Sumatera Utara menyambut baik inisiatif yang ditawarkan dan menegaskan pentingnya peran sektor swasta, khususnya perusahaan transportasi berbasis teknologi, sebagai garda terdepan dalam upaya deteksi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lapangan.Kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan.

Perusahaan transportasi online memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari,” ujar Brigjen Pol. Tatar Nugroho.

Ke depan, hasil pertemuan ini diharapkan segera ditindaklanjuti melalui program pelatihan khusus bagi mitra pengemudi serta penyebarluasan konten edukasi anti-narkoba melalui platform aplikasi Maxim.

Langkah ini sejalan dengan strategi BNNP Sumut yang terus memperluas jaringan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat dan dunia usaha, guna menekan angka prevalensi narkoba di wilayah Sumatera Utara.

Reporter: Warianto