Beranda blog Halaman 2

Ny. Nuri Zulkifli H. Adam Sambut Penuh Kehangatan Kedatangan Ketua TP PKK Aceh di Pelabuhan Balohan Sabang

0

BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS.

Ny. Nuri Zulkifli H. Adam Sambut Penuh Kehangatan Kedatangan Ketua TP PKK Aceh di Pelabuhan Balohan Sabang

MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH
KOMPAS.SBS.-NEWS || Sabang – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai penyambutan kedatangan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh,Marlina Usman yang akrab disapa Kak Ana di Terminal Kapal Cepat Pelabuhan Balohan, Kota Sabang, Minggu (10/5/2026).

Ketua TP PKK Kota Sabang, Ny. Nuri Zulkifli H. Adam, menyambut langsung kedatangan Ketua TP PKK Aceh,Marlina Usman (Kak Ana) Istri Gubernur Aceh (Muzakir Manaf) bersama rombongan pengurus TP PKK Provinsi Aceh yang tiba di Pulau Weh dalam rangka melaksanakan sejumlah agenda sosial, pembinaan, dan kegiatan kemasyarakatan di Kota Sabang.

Setibanya di Pelabuhan Balohan, Kak Ana disambut dengan penuh penghormatan dan nuansa kekeluargaan oleh Ny. Nuri Zulkifli H. Adam Di Dampingi Oleh Ny.Hj.Erwani Meuthia bersama jajaran pengurus TP PKK Kota Sabang serta unsur pendamping lainnya. Penyambutan tersebut berlangsung khidmat namun tetap hangat, mencerminkan eratnya hubungan silaturahmi antara TP PKK Provinsi Aceh dan TP PKK Kota Sabang.

Sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan selamat datang, Ny. Nuri Zulkifli H. Adam turut menyerahkan buket bunga kepada Ketua TP PKK Aceh. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi program pemberdayaan keluarga dan perempuan di Aceh.

Kunjungan Ketua TP PKK Aceh ke Kota Sabang dijadwalkan menghadiri berbagai agenda penting yang berkaitan dengan pembinaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan perempuan, serta penguatan peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Ny. Nuri Zulkifli H. Adam menyampaikan bahwa kehadiran Ketua TP PKK Aceh di Kota Sabang menjadi kehormatan sekaligus motivasi besar bagi TP PKK Kota Sabang untuk terus bergerak aktif dalam mendukung program-program sosial kemasyarakatan.

“Momentum ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara TP PKK Provinsi Aceh dan TP PKK Kota Sabang dalam menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Selain memperkuat hubungan kelembagaan, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan memperkenalkan pesona wisata, kekayaan budaya, serta keramahan masyarakat Kota Sabang kepada Ketua TP PKK Aceh beserta rombongan yang hadir di Pulau Weh.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergitas yang terus terjalin, kunjungan ini diharapkan mampu membawa energi positif dalam memperkuat peran PKK sebagai garda terdepan dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing di Aceh, khususnya di Kota Sabang.

-Reporter/Perss Media KOMPAS.SBS.-Wilayah Sabang : MJ Novi Karno 

-Sumber/Photo : Reporter Kompas.sbs. Sabang

-Rilis/RedaksiNasional : KOMPAS.SBS.

BBM Langka, Defiyan Cori Sebut BPH Migas Yang Harus Bertanggung Jawab, Bukan Pertamina

0

Jakarta, Kompas.sbs – Ekonom Konstitusi Defiyan Cori, menyoroti mulai terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah daerah dan mempertanyakan kinerja BPH Migas sebagai lembaga yang memiliki kewenangan pengaturan dan pengawasan distribusi BBM nasional.

Menurutnya, publik tidak seharusnya langsung menyalahkan Pertamina apabila terjadi antrean panjang dan kelangkaan BBM di lapangan.

“BPH Migas adalah Badan Pengatur Hilir Migas. Salah satu tugas dan kewajibannya memastikan pasokan BBM, khususnya yang bersubsidi diterima masyarakat penerima manfaat secara tepat. Sedangkan Pertamina sejak UU Migas 22/2001 hanya sebagai operator,” katanya, di Jakarta, Minggu (10/5).

Diegaskannya, bahwa kasus antrean panjang BBM di empat SPBU Kota Palangkaraya pada 8 Mei 2026, bukan persoalan baru. Ia menyebut fenomena serupa telah berulang kali terjadi sejak era pemerintahan Joko Widodo tanpa penyelesaian yang jelas.

Karena itu, ia meminta pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi diperketat, termasuk melalui razia migas yang sebelumnya pernah dilakukan aparat kepolisian.

Defiyan juga menyinggung adanya potensi penyimpangan distribusi BBM subsidi akibat ketimpangan harga antara solar subsidi dan non-subsidi, serta kebijakan pembatasan kuota BBM yang dinilai dapat memicu kelangkaan di lapangan.

“Bisa saja pembatasan BBM menjadi pemicu kelangkaan atau ketidaktepatan penerima manfaat akhirnya menyebabkan antrean panjang BBM. Motif ini perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang,” imbuhnya.

Ia memaparkan, bahwa alokasi solar subsidi tahun 2023 naik dari 15,1 juta kiloliter pada 2022 menjadi 17 juta kiloliter atau meningkat 12,58 persen. Sementara total pagu subsidi dan kompensasi energi pada 2025 masih mencapai Rp498,8 triliun.

Namun di sisi lain, pemerintah justru menurunkan kuota BBM subsidi pada 2026. Kuota Pertalite turun 6,28 persen menjadi 29,27 juta kiloliter dan solar subsidi turun 1,32 persen menjadi 18,64 juta kiloliter dibanding tahun sebelumnya.

Selain itu, mulai 1 April 2026 pemerintah juga menerapkan pembatasan harian maksimal 50 liter untuk kendaraan pribadi.

Alumnus UGM ini menilai, kenaikan subsidi energi dari Rp208,9 triliun pada 2022 menjadi Rp339,6 triliun pada 2023 atau meningkat Rp130,7 triliun harus diikuti dengan pengawasan distribusi yang lebih ketat dan transparan.

Ia pun mengingatkan, bahwa penegakan hukum tidak boleh berhenti hanya pada pekerja SPBU atau kasus individual semata.

“Tidak akan selesai hanya dengan memenjarakan oknum petugas SPBU yang hanya menjadi pekerja. BPH Migas harus mengelola hilir migas secara efektif dan efisien kepada para pengusaha pemilik SPBU,” tegasnya.

Korps Alumni Hijau Hitam ini juga mengungkapkan, bahwa pengendalian distribusi BBM tidak tepat jika sepenuhnya dibebankan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sebab, kata dia, Polri tidak memiliki kewenangan menentukan alokasi dan distribusi kuota BBM di tiap wilayah.

Meski demikian, Polri tetap dapat melakukan proses hukum terhadap dugaan pelanggaran distribusi BBM subsidi di lapangan.

Dalam keterangannya, Defiyan membeberkan, bahwa kewenangan BPH Migas telah diatur dalam berbagai regulasi, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2004 yang telah diubah melalui PP Nomor 30 Tahun 2009 serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2018.

Ia pun meminta, agar Presiden Prabowo Subianto memastikan pelayanan distribusi BBM kepada masyarakat berjalan baik sesuai semangat Asta Cita pemerintahannya.

“Kelangkaan BBM tentu akan membuat resah bahkan mengganggu stabilitas perekonomian. Hal ini tentu tidak disukai Presiden Prabowo Subianto yang serius menjalankan visi-misi Asta Citanya,” pungkas Defiyan.

Sumber : Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Ribuan Warga Meriahkan Lomba Mancing HUT ke-62 Bank Kalbar di Tepian Sungai Jawi

0

PONTIANAK – Suasana tepian Sungai Jawi dipadati ribuan warga yang antusias mengikuti lomba mancing dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Bank Kalbar, Minggu pagi. Kegiatan yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi ajang berburu strike ikan lele hingga tiga ton, tetapi juga menghadirkan kebersamaan hangat antara masyarakat, komunitas, pedagang kecil, hingga pemerintah kota.

 

Sejak pagi hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan dengan membawa perlengkapan memancing masing-masing. Sorak gembira dan canda tawa peserta menambah semarak suasana di sepanjang tepian sungai.

 

Kehadiran berbagai pelaku UMKM dan pedagang kecil turut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat sekitar.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, juga hadir langsung di tengah masyarakat dan ikut memancing bersama warga.

 

Kehadiran orang nomor satu di Kota Pontianak tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memanfaatkan momentum itu untuk berinteraksi secara langsung.

 

Dalam kesempatan tersebut, Edi menyampaikan bahwa kegiatan seperti lomba mancing bukan sekadar hiburan semata, melainkan menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan, khususnya kebersihan sungai dan parit di Kota Pontianak.

 

“Insyaallah parit-parit di kota ini akan kita jaga bersama melalui kolaborasi dengan warga,” ujar Edi Rusdi Kamtono.

 

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

 

Ia berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus digelar sebagai bentuk kebersamaan sekaligus edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem sungai.

 

Dari tepian Sungai Jawi, terlihat bagaimana sebuah kegiatan sederhana mampu menghadirkan energi positif bagi kota.

 

Kebersamaan warga, semangat gotong royong, dan suasana penuh keakraban menjadi gambaran bahwa Kota Pontianak terasa hidup ketika masyarakat dapat berkumpul, tertawa, dan menikmati momen bersama.(Danil.A)

Meresahkan ! Judi Tembak Ikan-Ikan di Wilayah Hukum Polsek Tigabinanga di Grebek Polres Karo

0

 

TIGABINANGA KARO,Kompas.SBS| Sedang gencar -gencarnya gerakan dan seruan tolak narkoba dan judi, tapi  di wilayah hukum Polsek Tigabinanga tidak bergeming,  Permainan Judi Tembak Ikan Ikan terus beroperasi di Tigabinanga, sampai akhirnya Polres Karo harus turun untuk mengrebek lokasi Tembak Ikan Ikan tersebut.

Hal ini diketahui dan dirilis dari Berita Humas Polres Karo, Aktivitas perjudian mesin tembak ikan yang diduga meresahkan warga di Kecamatan Tigabinanga terungkap. Tim Opsnal Satreskrim Polres Karo menggerebek sebuah kedai kopi di depan Kantor Pos Tigabinanga, Kamis (7/5/2026) malam, dan mengamankan dua perempuan yang diduga terlibat dalam praktik perjudian tersebut.

Kedua terduga pelaku masing masing berinisial RBS (20), warga Desa Cerumbu, Kecamatan Mardingding, dan BR (32), warga Perumnas Simalingkar.

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho melalui Kasat Reskrim AKP Eriks R, S.T, menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat terkait adanya dugaan praktik perjudian jenis tembak ikan di Desa Tigabinanga.

“Sekira pukul 20.00 WIB kami menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya perjudian mesin tembak ikan di sebuah kedai kopi depan Kantor Pos Tigabinanga. Menindak lanjuti laporan tersebut, tim opsnal langsung bergerak menuju lokasi,” ujar AKP Eriks R., Jumat(8/5) pagi di Mapolres.

Sekira pukul 22.35 WIB, personel tiba di lokasi dan langsung melakukan penggerebekan. Dari lokasi, petugas menemukan dua unit mesin game zone jenis ikan ikan yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian.

Selain itu, polisi juga mengamankan dua chip pengisi koin serta uang tunai sebesar Rp430 ribu dari RBS dan Rp350 ribu dari BR yang diduga berkaitan dengan aktivitas perjudian tersebut.

Selanjutnya kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Karo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam kasus ini, para terduga pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 426 KUHPidana tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Polres Karo menegaskan komitmennya untuk terus memberantas segala bentuk praktik perjudian yang meresahkan masyarakat dan mengimbau warga agar tidak segan melaporkan aktivitas ilegal di lingkungannya.

Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN

Semangat Kebersamaan Menggema di Sidomulyo, Jalan Tani Dibangun Secara Swadaya

0

Banyuwangi – Semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat Dusun Sidomulyo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, kembali terlihat dalam kegiatan kerja bakti pembangunan jalan usaha tani yang menjadi akses utama para petani.

Hampir 600 warga turun langsung mengikuti kegiatan swadaya tersebut. Dengan penuh semangat, masyarakat bahu-membahu melakukan pembangunan jalan yang sebelumnya masih berupa tanah dan bebatuan, dan kini tengah memasuki proses pavingisasi demi memperlancar akses pertanian warga.

Pembangunan jalan dilakukan secara mandiri melalui hasil iuran dan swadaya masyarakat setempat. Warga membawa berbagai peralatan kerja seperti cangkul, sekop, hingga alat pemadat sederhana untuk membantu pengerjaan jalan.

Sejak pagi hari, suasana kebersamaan terlihat begitu kuat. Warga dari berbagai kalangan tampak kompak bekerja bersama mulai dari membersihkan area jalan, meratakan tanah, menyusun dasar jalan, hingga mempersiapkan pemasangan paving.

Jalan usaha tani tersebut selama ini menjadi akses utama menuju lahan pertanian sekaligus jalur pengangkutan hasil panen masyarakat. Namun kondisi jalan yang sebelumnya masih berupa tanah dan bebatuan kerap menyulitkan warga, terutama saat musim hujan karena licin dan sulit dilalui kendaraan.

Melihat kondisi itu, masyarakat sepakat bergerak bersama melakukan pembangunan jalan secara bertahap agar akses pertanian menjadi lebih baik, aman, dan nyaman digunakan.

Salah satu warga mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan hasil kekompakan dan kepedulian masyarakat terhadap kebutuhan bersama.

Dulu jalan ini masih tanah dan bebatuan sehingga cukup sulit dilalui, apalagi saat hujan. Sekarang warga sepakat melakukan pavingisasi secara swadaya dari hasil iuran masyarakat demi kelancaran aktivitas petani,” ujarnya.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Sidomulyo menjadi bukti bahwa budaya kebersamaan masih sangat kuat di tengah kehidupan pedesaan. Di tengah keterbatasan, masyarakat tetap memiliki semangat tinggi untuk membangun lingkungan secara mandiri tanpa harus selalu bergantung pada bantuan.

Selain memperbaiki akses pertanian, kegiatan kerja bakti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Kekompakan yang terjalin selama proses pembangunan menunjukkan tingginya rasa solidaritas dan kepedulian masyarakat terhadap kepentingan bersama.

Warga berharap proses pavingisasi jalan usaha tani tersebut dapat segera selesai sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih lancar, pengangkutan hasil panen lebih mudah, dan roda perekonomian masyarakat ikut meningkat.

Kegiatan swadaya yang melibatkan hampir 600 warga tersebut menjadi contoh nyata bahwa dengan rasa peduli, kekompakan, dan semangat gotong royong, masyarakat mampu membangun fasilitas umum demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Pencak Silat Berprestasi, IPSI Kota Pontianak Siap Wujudkan Pontianak Gemilang

0

PONTIANAK – Musyawarah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Pontianak Tahun 2026 berlangsung sukses dan penuh semangat persatuan di Aula Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Pontianak, Bapak Satarudin, S.H., M.H. Dalam agenda tersebut, proses aklamasi dan penetapan Ketua IPSI Kota Pontianak masa bakti 2026–2030 berjalan lancar dan kondusif.

 

Melalui mekanisme musyawarah yang dihadiri para insan pencak silat Kota Pontianak, estafet kepemimpinan IPSI resmi dilanjutkan dari Bapak Dedet Gunawan, S.E kepada Bapak Dede Martin Kurniawan, S.A.P sebagai Ketua IPSI Kota Pontianak yang baru.

 

Momentum ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan soliditas perguruan pencak silat di Kota Pontianak dalam mendukung kemajuan olahraga bela diri tradisional Indonesia tersebut. Dukungan, doa, serta harapan besar turut disampaikan seluruh insan pencak silat agar kepengurusan baru mampu membawa IPSI Kota Pontianak semakin berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.

 

Dalam suasana penuh kekeluargaan, seluruh pihak berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan program pembinaan atlet, memperkuat persatuan antarperguruan, serta mencetak generasi atlet pencak silat yang mampu mengharumkan nama Kota Pontianak di berbagai ajang kompetisi.

 

Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang baru pula, IPSI Kota Pontianak diharapkan terus berkembang menjadi organisasi yang profesional, solid, dan berorientasi pada prestasi.(Danil.A)

Diduga Hindari Lubang Jalan, Sopir Truk Tangki Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Lintas Kalbar

0

SANGGAU – Duka kembali menyelimuti jalur Lintas Kalimantan Barat. Sebuah kecelakaan tunggal yang melibatkan truk tangki terjadi di kawasan Modang, Kecamatan Toba, pada Sabtu malam (9/5/2026).

Insiden tragis tersebut mengakibatkan seorang sopir truk meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban diketahui merupakan warga Siantan, Kota Pontianak. Truk tangki yang dikemudikannya mengalami kecelakaan hingga terbalik dan terguling di badan jalan.

Warga yang berada di sekitar lokasi bersama aparat kepolisian bergerak cepat melakukan evakuasi. Korban kemudian dibawa menuju unit gawat darurat (UGD) terdekat. Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat luka berat yang dialaminya.

Dari kronologi sementara, kecelakaan diduga terjadi saat sopir berusaha menghindari lubang di ruas jalan. Saat melakukan manuver, kendaraan diduga mengalami slip hingga kehilangan kendali dan akhirnya terguling. Korban disebut sempat terpental keluar dari kabin sebelum diduga tertimpa badan truk.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait kondisi sejumlah ruas jalan di jalur Lintas Kalbar yang dinilai rawan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya kendaraan berat yang melintas pada malam hari.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan faktor pendukung lainnya.(Danil.A)

Majelis Hakim diuji ketegasannya: sengketa waris putra Budiman masuki fase penentuan

0

Kompas,sbs||Surabaya – Sidang sengketa ahli waris Putra Budiman memasuki babak krusial dengan agenda pembuktian atas eksepsi kompetensi absolut yang diajukan para tergugat dan Turut Tergugat IV di Pengadilan Agama Surabaya. Tahap ini menjadi gerbang penentu: apakah perkara akan tetap diperiksa di pengadilan agama atau bergeser ke Pengadilan Negeri.

Majelis hakim sebelumnya telah memerintahkan para pihak untuk membuktikan dalil masing-masing sebelum masuk ke pokok perkara.(9/5/2026)

Artinya, setiap argumen tentang kewenangan harus diuji dengan bukti yang nyata—bukan sekadar klaim di atas kertas.

Namun dinamika persidangan memunculkan sorotan keras.

Ketidakhadiran pihak tergugat yang disebut sebagai Ninik kembali menjadi perhatian di tahap sepenting ini.

Dalam pembuktian kompetensi absolut, kehadiran para pihak seharusnya menjadi kunci untuk menguji langsung dalil yang diajukan.

Di sisi lain, dokumen penting berupa surat keterangan ahli waris yang diterbitkan oleh notaris tetap menjadi titik krusial yang belum sepenuhnya terbuka.

Hingga kini, notaris sebagai pihak yang menerbitkan dokumen tersebut belum dihadirkan untuk menjelaskan dasar hukum serta proses penerbitannya di hadapan majelis hakim.

Kondisi ini memicu tekanan yang semakin kuat terhadap jalannya persidangan:
Apakah pembuktian atas eksepsi benar-benar dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya formalitas?

Mengapa pihak-pihak kunci belum dihadirkan untuk diuji keterangannya secara langsung?

Apakah keabsahan dokumen telah benar-benar diperiksa secara terbuka di ruang sidang?

Apakah majelis hakim akan mengambil keputusan berdasarkan fakta yang teruji, bukan sekadar argumentasi?

Dalam sengketa waris, penentuan kompetensi absolut bukan sekadar langkah administratif.

Ia menentukan jalur hukum, ruang pembuktian, hingga arah akhir perkara.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah majelis hakim di Pengadilan Agama Surabaya.

Keputusan atas eksepsi ini akan menjadi titik balik: apakah perkara akan masuk ke pembuktian substansi yang terbuka, atau justru terus dibayangi pertanyaan tentang kelengkapan dan ketegasan proses yang dijalankan.(red)

Bupati Sambas Tinjau Jembatan Ambruk di Kecamatan Subah, Pastikan Penanganan Segera Dilakukan

0

SAMBAS – Bupati Sambas H. Satono, S. Sos. I. MH turun langsung meninjau kondisi jembatan penghubung yang ambruk di Dusun Elok Asam, Desa Tebuah Elok, Kecamatan Subah, Jumat (8/5/2026). Peninjauan tersebut dilakukan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sambas, sejumlah kepala perangkat daerah, serta Camat Subah.

Kehadiran rombongan pemerintah daerah menjadi bentuk respons cepat atas kerusakan infrastruktur yang menghambat aktivitas masyarakat setempat. Jembatan tersebut diketahui ambruk beberapa waktu lalu akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Subah dan menyebabkan debit air sungai meningkat drastis.

Di lokasi, Bupati Satono melihat langsung kondisi jembatan yang mengalami kerusakan cukup parah. Ia juga berdialog dengan warga dan tokoh adat guna mendengar langsung dampak yang dirasakan masyarakat sejak akses penghubung tersebut terputus.

“Pemerintah Kabupaten Sambas akan segera mengambil langkah penanganan agar akses masyarakat dapat kembali normal. Infrastruktur ini sangat penting untuk aktivitas warga, terutama akses ekonomi dan transportasi,” ujar Bupati Satono saat berada di lokasi peninjauan.
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Sambas itu disambut hangat oleh warga setempat. Masyarakat berharap pemerintah dapat segera merealisasikan perbaikan jembatan agar mobilitas warga kembali lancar dan aman dilalui.

Pemerintah Kabupaten Sambas melalui dinas terkait juga akan melakukan kajian teknis untuk percepatan perbaikan sekaligus mengantisipasi terjadinya kerusakan serupa di kemudian hari, terutama di wilayah yang rawan terdampak banjir dan tingginya debit sungai saat musim hujan.

Jumat Curhat Polres Sanggau Jadi Wadah Aspirasi Warga, Bahas Knalpot Brong hingga Narkoba

0
Oplus_16908288

SANGGAU – Polres Sanggau kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat yang digelar bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Kabupaten Sanggau di Warkop Xenonk, Jumat.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara Kepolisian dan masyarakat dalam menyerap aspirasi, masukan, serta keluhan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam suasana santai namun penuh keakraban, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar.

Sejumlah isu yang menjadi perhatian utama di antaranya maraknya penggunaan knalpot brong yang meresahkan warga, penggunaan lampu kendaraan berintensitas tinggi yang dinilai membahayakan pengguna jalan lain, hingga persoalan penyalahgunaan narkoba yang masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda dan stabilitas sosial masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Sanggau menegaskan bahwa Jumat Curhat bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata keterbukaan Polri dalam menerima kritik, saran, serta informasi langsung dari masyarakat.

Dengan komunikasi dua arah yang terjalin baik, diharapkan berbagai persoalan kamtibmas dapat ditangani secara cepat, tepat, dan humanis.

Polres Sanggau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Sanggau.(Danil.A)