Purworejo – Dukungan terhadap pembangunan tidak hanya menjadi tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dalam semangat inilah, Pemerintah Kabupaten Purworejo menyalurkan bantuan hibah senilai total Rp150 juta kepada empat organisasi kemasyarakatan, sebagai wujud kepercayaan dan pengakuan atas peran aktif mereka di tengah masyarakat.

Penyerahan dilakukan melalui penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang dipimpin langsung oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti di Kantor Kesbangpol, Senin (22/6/2026). Dana ini bersumber dari APBD Tahun 2026 dan diterima oleh Jami’iyyah Perempuan Pengasuh Pondok Pesantren dan Muballighoh, Yayasan Cakrawala Saka Internasional, Pemuda Katolik Komisariat Cabang Purworejo, serta Persatuan Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI).

Bupati Yuli Hastuti menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar pemberian dana, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Kami melihat ormas sebagai mitra utama yang menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling bawah. Oleh karena itu, dukungan ini diberikan agar program yang mereka jalankan bisa lebih luas jangkauannya dan lebih terasa manfaatnya,” ujarnya.

Lebih dari itu, perjanjian yang ditandatangani menjadi landasan hukum sekaligus komitmen bersama agar dana tersebut dikelola secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Bupati mengingatkan agar setiap rupiah digunakan sesuai rencana kegiatan, dan laporan pertanggungjawaban disusun secara lengkap dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sependapat, Kepala Kesbangpol Puguh Trihatmoko menambahkan bahwa ormas memiliki peran ganda: selain menjadi pelaksana kegiatan sosial, mereka juga berfungsi sebagai penyalur aspirasi dan perekat persatuan warga. Dengan dukungan ini, diharapkan keberadaan ormas semakin memperkuat kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan dinamis.

Ke depannya, bantuan ini diharapkan mampu mendorong keempat organisasi tersebut meningkatkan kualitas programnya, mulai dari kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, hingga pengembangan minat dan bakat. Hasil akhirnya diharapkan dapat mendukung terwujudnya Purworejo yang berdaya saing, sejahtera, religius, dan inovatif bagi seluruh warganya.
(SBE)

