Kompas.SBS – DELI SERDANG
Polresta Deli Serdang menunjukkan taringnya dalam perang melawan narkotika. Melalui door stop di Aula Sat Res Narkoba, Rabu (20/5/2026), Kasat Res Narkoba Kompol Dr. Ferry Kusnadi, S.H., M.H., membeberkan capaian spektakuler sepanjang Mei 2026. Dalam waktu satu bulan, jajaran kepolisian berhasil mengungkap 28 kasus dan mengamankan 38 tersangka, serta menyita ratusan gram sabu dan puluhan batang ganja.
“Ini adalah bukti nyata komitmen kami. Tidak ada ruang bagi pengedar untuk bernapas lega di Deli Serdang,” tegas Kompol Ferry di hadapan awak media.
Rincian Barang Bukti Masif
Dari 28 kasus yang terungkap, polisi menyita barang bukti dalam jumlah signifikan yang berpotensi merusak ribuan jiwa jika beredar bebas. Rinciannya meliputi:
860,69 gram Narkotika jenis Methamphetamine (Sabu).
83,30 gram Ganja kering.
40 batang tanaman ganja hidup.
Temuan Ladang Ganja “Raksasa” di Tanjung Morawa
Salah satu sorotan utama dalam paparan ini adalah pengungkapan ladang ganja ilegal di Kecamatan Tanjung Morawa. Personel kepolisian menemukan 40 batang tanaman ganja yang tumbuh subur di lahan kosong dekat Gang Amal, Dusun I, Desa Dalu X A.
Yang mengejutkan, tinggi tanaman ganja tersebut mencapai 2 hingga 2,5 meter, menandakan perawatan intensif oleh pelaku. Penemuan ini dinilai strategis karena polisi tidak hanya menangkap pengedar, tetapi juga memutus mata rantai produksi dari hulu.
“Temuan ini cukup menonjol. Kami tidak hanya mengejar barang siap edar, tapi juga membongkar perkebunan ilegalnya. Ini upaya pemberantasan hingga ke akar-akarnya,” jelas Kompol Ferry.
Sinergi Polisi dan Warga Kunci Sukses
Kompol Ferry mengakui, keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat. Informasi dari warga menjadi “mata dan telinga” polisi dalam melacak pergerakan bandar narkoba. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan.
“Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. Sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kunci utama menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” imbuhnya.
Polresta Deli Serdang menegaskan akan terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan yang lebih besar di balik para tersangka yang telah diamankan. Langkah preventif melalui patroli dan penyuluhan juga akan terus digencarkan untuk mencegah generasi muda terjebak dalam jerat narkotika.
(Warianto )

