Top 5 This Week

Related Posts

Di Usia Ke-61,Sabang Meneguhkan Langkah Menuju Masa Depan  | Kompas.SBS. -NEWS

BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS.

Di Usia Ke-61,Sabang Meneguhkan Langkah Menuju Masa Depan

MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH
SABANG – KOMPAS.SBS.-NEWS.|| Usia ke-61 tahun bukan sekadar penanda perjalanan waktu bagi Kota Sabang. Lebih dari itu, menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan sejarah, memperkuat persatuan, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membawa kota paling barat Indonesia ini menuju masa depan yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Semangat itulah yang mengemuka dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Kota Sabang yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRK Sabang, Rabu (24/6/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRK Sabang Ny. Magdalaina, didampingi Wakil Ketua I DPRK Sabang Albina, S.T., M.T., Wakil Ketua II DPRK Sabang Indra Nasution, serta Sekretaris DPRK Sabang Luthfi Muhammad Jamil, S.E.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam, Wakil Wali Kota Sabang Drs. H. Suradji Junus, Sekretaris Daerah Kota Sabang Andri Nourman, AP., M.Si., Ketua TP PKK Kota Sabang Ny. Nuri Farisal Zulkifli H. Adam, Staf Ahli TP PKK Kota Sabang Ny. Hj. Erwani Meuthia Suradji, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Sabang Ny. Zikri Hayati Andri Nourman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, para kepala perangkat daerah, camat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, kalangan pemuda, serta berbagai unsur masyarakat Kota Sabang.

Balutan budaya Aceh yang kental menghadirkan suasana yang berbeda dalam rapat paripurna tersebut. Seluruh peserta mengenakan Pakaian Sipil Resmi (PSR) Modifikasi Aceh yang dipadukan dengan kain songket motif Bungong U, mencerminkan kuatnya komitmen masyarakat Sabang dalam menjaga dan melestarikan identitas budaya di tengah arus modernisasi.

Dalam sambutannya, Ketua DPRK Sabang Ny. Magdalaina menyampaikan bahwa peringatan hari jadi daerah harus dimaknai sebagai ruang refleksi terhadap perjalanan panjang yang telah dilalui sekaligus menjadi pijakan untuk menyongsong masa depan dengan optimisme dan kerja nyata.
Menurutnya, kemajuan Sabang yang dirasakan hari ini merupakan hasil dari perjuangan panjang para pendahulu, dukungan masyarakat, serta sinergi yang terbangun antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam dalam pidatonya menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sabang terus bergerak aktif memperjuangkan berbagai program strategis daerah melalui komunikasi intensif dengan pemerintah pusat dan berbagai kementerian.

Menurutnya, di tengah dinamika pembangunan nasional, daerah tidak boleh hanya menunggu. Pemerintah harus hadir, membangun jejaring, membuka komunikasi, dan menjemput peluang agar berbagai kebutuhan pembangunan daerah memperoleh dukungan yang lebih luas.

Karena itu, dalam beberapa waktu terakhir Pemerintah Kota Sabang terus melakukan berbagai pertemuan dan koordinasi dengan kementerian, lembaga pemerintah, serta sejumlah pejabat penting di tingkat nasional guna memperjuangkan berbagai program prioritas yang berkaitan dengan penguatan sektor pariwisata, investasi, kemaritiman, konektivitas wilayah, pengembangan pelabuhan, hingga peningkatan infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat.

“Sabang memiliki posisi yang sangat strategis, bukan hanya bagi Aceh, tetapi juga bagi Indonesia. Karena itu kita harus terus hadir di berbagai forum nasional, membangun komunikasi, dan memperjuangkan agar potensi besar yang dimiliki Sabang mendapat dukungan nyata dari pemerintah pusat,” ujar Zulkifli.

Ia menegaskan, berbagai langkah yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Kota Sabang untuk memastikan daerah ini semakin mendapat perhatian dalam kebijakan pembangunan nasional, sejalan dengan posisi Sabang sebagai Titik Nol Kilometer Indonesia sekaligus kawasan strategis yang memiliki nilai penting dari sisi ekonomi, pariwisata, dan geopolitik.

Momentum HUT ke-61 Kota Sabang juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan, partisipasi, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Prosesi pemotongan kue ulang tahun yang berlangsung penuh keakraban menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Kota Sabang selama enam dekade lebih. Di balik prosesi sederhana tersebut tersimpan harapan besar agar Sabang terus tumbuh menjadi daerah yang mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya sekaligus menjadi kebanggaan Aceh dan Indonesia.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang mempertemukan unsur pimpinan daerah, Forkopimda, DPRK Sabang, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan. Sebuah potret kebersamaan yang merepresentasikan semangat kolaborasi dalam membangun Sabang ke depan.

Mengusung tema “Sabang Merajut Keberagaman dari Titik Nol Kilometer Indonesia”, peringatan HUT ke-61 Kota Sabang menjadi pesan kuat bahwa keberagaman adalah kekuatan, persatuan adalah modal utama, dan kebersamaan adalah jalan terbaik untuk membawa Sabang menuju masa depan yang lebih maju, lebih kuat, dan semakin diperhitungkan di tingkat nasional.

Dirgahayu Kota Sabang Ke-61.
24 Juni 1965 – 24 Juni 2026
Dari Titik Nol Kilometer Indonesia, Sabang Terus Menyatukan Keberagaman, Menguatkan Persatuan, dan Menjemput Masa Depan Dengan Optimisme.

-Reporter/Perss Media KOMPAS.SBS.-Wilayah Sabang : MJ Novi Karno 

-Sumber/Rilis/Photo : Wartawan Kompas.sbs.Sabang

-RedaksiNasional : KOMPAS.SBS.

Popular Articles