Kompas.SBS – LANGKAT
Suasana malam akhir pekan di Kabupaten Langkat berubah menjadi serius bagi para pengendara yang nekat menggunakan knalpot bising (brong). Polres Langkat melalui Satuan Lalu Lintas menggelar operasi gabungan intensif untuk menertibkan kendaraan bermotor yang mengganggu ketertiban umum, Sabtu malam (30/5/2026).

Operasi yang dipusatkan di titik keramaian seperti Jalan Proklamasi Alun-Alun Stabat dan Simpang Bundaran Bupati ini berhasil mengamankan 19 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar pabrik. Kendaraan tersebut kini diamankan sebagai barang bukti pelanggaran lalu lintas.

Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Langkat, AKP MHD. Tommy Franata, S.T.K., S.I.K., M.H., M.T. Ia turun tangan bersama personel gabungan dari Sat Samapta, Sat Reskrim, Sat Narkoba, hingga Sat Intelkam. Langkah ini menunjukkan keseriusan Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.
Tegas Tanpa Kompromi
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penggunaan knalpot brong bukan sekadar masalah suara, tetapi gangguan terhadap kenyamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui Kasi Humas, AKP Jackson Situmorang, Kapolres menyampaikan pesan tegas:
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan rasa aman dan nyaman. Tidak ada toleransi bagi pelanggaran yang meresahkan, termasuk balap liar dan knalpot bising. Penindakan akan terus kami lakukan secara rutin,” tegasnya.
Selain penindakan represif, personel juga melakukan upaya preemtif dan preventif dengan memberikan imbauan kepada pengendara agar mematuhi spesifikasi teknis kendaraan.
Imbauan untuk Masyarakat
Polres Langkat mengimbau seluruh masyarakat untuk turut menjaga ketertiban. Bagi warga yang menemukan aksi balap liar atau gangguan keamanan lainnya, diminta segera melapor melalui Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa.
Dengan langkah tegas ini, Polres Langkat berharap dapat menekan angka pelanggaran lalu lintas dan mengembalikan kenyamanan warga Stabat khususnya, serta Kabupaten Langkat pada umumnya.
Pewarta Warianto

