Sabtu, April 4, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Pengurus RW.014 Kelurahan.Warakas Melaksanakan Halalbihalal

KOMPAS.SBS JAKARTA TANGGAL 4 APRIL 2026,– Budaya saling memaafkan dalam perayaan Idul Fitri lebih populer disebut halal-bihalal. Halal bi halal sudah menjadi tradisi di negara-negara yang memiliki penduduk mayoritas umat muslim. Ini adalah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan, dan saling memberi kasih sayang.

Dalam pengertian yang lebih khusus, halal-bihalal adalah acara maaf-memaafkan pada hari Lebaran. Lebaran adalah pesta kemenangan umat Islam yang selama bulan Ramadhan telah berhasil melawan berbagai nafsu duniawi. Dalam konteks sempit, pesta kemenangan Lebaran ini diperuntukkan bagi umat Islam yang telah selesai melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Jumat 3 Maret 2026,warga RW 14 Kelurahan Warakas mengadakan Halal Bi Halal bersama Lurah Warakas yang di Wakil Staf Kelurahan Warakas H.Didam dan para ketua RT dan Anggota LMK kelurahan Warakas Bp Firmansyah.Msi, Ketua RW 14 Bapak Solikhin,Kader Dawis,Jumantik dan Ketua PKK RW 014 Kelurahan Warakas.Acara berlangsung di kediaman bp Firmansyah Msi anggota LMK Kelurahan Warakas dihadiri oleh Para Ketua RT sewilayah RW 14 dan Ketua RW 14 bpk Solikhin dan Lurah Warakas yang di wakili H Didam staf kelurahan Warakas,Kader Dawis,Jumantik dan Ketua PKK RW 014 Kelurahan Warakas berserta warga dan tamu undangan.

Halal bi Halal yang rutin diadakan setiap tahun setelah perayaan Idul Fitri ini, menjadi media bagi Warga untuk saling memaafkan dan hubungan baik. Selain itu, moment halal bi halal juga menjadi ajang bagi keluarga besar Warga RW 14 Kelurahan Warakas untuk saling memaafkan.

FIrmansyah.Msi dalam Sambutannya mengatakan, tradisi halal bi halal menjadi sarana untuk merajut kembali hubungan persaudaraan yang retak, menyambung kembali tali silaturrahim yang renggang bahkan terputus, membangun rasa saling kasih kepada sesama manusia, karena kita semua tak pernah luput dari apa yang namanya dosa.

Semoga kita yang telah usai melaksanakan ibadah di Bulan Suci Ramadhan dan telah mohon ampun kepada Allah SWT, serta proaktif merajut simfoni kemanusian ditengah-tengah keluarga dan masyarakat, benar-benar termasuk bagian dari golongan Aidin wal Faidzin, yaitu golongan yang kembali kepada fitrah kesucian dan meraih kemenangan, pentingnya menjaga kekompakan dan kebersamaan bersama kita bisa,urainya.Ketua RW. 014 Kelurahan Warakas Solikhin menyampaikan sambutan Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fitrah yang berarti suci semoga kesucian yang kita dapatkan, betul-betul kita mulai dari nol dan semua bersih. Mari kita mulai menyingsihkan lengan baju serta merajut kebersamaan untuk menunjang kinerja di masa yang akan datang.

Dalam sambutan Lurah Warakas yang di wakili H Didam mengucapkan terima kasih yang sudah menjaga lingkungan selama bulan Ramadhan khusus nya di RW 014 Warakas dalam keadaan aman dan Kondusip.

Acara ditutup dengan Santap bersama dan pembagian bingkisan.

Gerry Fandinata

Popular Articles