*Gebernur Jawa Barat (KDM)Turun Tangan Benahi Tata Kelola Pemkab Subang yang Semeraut*
Subang – kordinator Forum arus bawah, Andi L hakim, ,angkat bicara .
Saya sangat apresisi kepada Gubernur Jawabarat Dedi Mulyadi yang turun tangan langsung membenahi tata kelola Subang dengn segala kesemerawutan kota subang ,
mulai dari penertiban bangunan liar yang berdiri diatas bahu jalan propinsi dan Perum Jasa Tirta di beberapa wilayah pemkab Subang Saptu (14/2/2026).
Begitupun dengan tambang tambang ilegal yang masih beroperasi, tak pelak di tutup oleh Dedi Mulyadi Gubernur Jawa barat.
bahkan sekretaris daerah Asep Nuroni dapat sentilan KDM yang tidak cepat respon mengidentifikasi ada dugaan tambang ilegal yang masih beroperasi di kecamatan Kasomalang. Beberapa pekan yang lalu, sehingga Gubernur Jawa barat Dedi Mulyadi langsung sidak ke TKP galian tambang yang masih beroperasi. Walhasil kegiatan tersebut di tutup karena di duga tidak memiliki izin.
Belum juga berhenti disitu , KDM kembali menegur bupati Subang Raynldi putra , dengan kesenerawut nya taman kota jalan raya A Yani Pasir karembi.
Dengan nada guyonannya dan sentilannya yang khas ke bupati Subang. ” Masa taman kota seperti ini ” candanya ke bupati Subang.
Dan terakhir Sabtu pukul 10,00 WIB .24/2/2026.KDM nampak dikerubuti warga dan memantau langsung ke jalan raya Cibogo yang selama ini, dikeluhkan oleh pengguna jalan provinsi yang sering macet tepatnya di PT Taekewang.
Dan meninjau jalan provinsi yang baru selasai direhabilitasi digunakan oleh kegiatan proyek perusahaan VinFast Automobile yang telah menggangu penguna jalan.
Dari Perhatian dan keperdulian Gebernur Jawa Barat kepeda pemerintah Subang.
Harus di apresiasi dan ditanggapi dengan positif oleh masyarakat Subang.
Terlebih oleh pemerintah Kabupaten Subang. Ujarnya.
Lanjut Andi KDM kan sedang mengukur, kinerja dan etos kerja, perangkat Daerah Subang .
Bagaimana mengelola lingkungan menjalankan administrasi regulasi dan transparansi anggaran publik, ini yang harus dimaknai oleh Pemkab Subang, dan evaluasi kinerja para OPD yang sudah mendapatkan mandat jabatan dari Bupati Subang.
Kita harus malu juga ke Gebernur Jawa Barat.
Sedikit -sedikit KDM turun dan minta solusi, seolah olah, kita tidak punya kemampuan dan keberanian untuk mengambil sikap sebagai pejabat publik pungkasnya.
Reporter D. Jekiw.

