Kamis, Maret 26, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Ratusan Rumah di Desa Bangkaloa Ilir Masih Terendam Banjir, Warga Tetap Bertahan

Indramayu, Kompas.sbs – Sebanyak 110 rumah di Desa Bangkaloa Ilor, Kecamatan Widasari, masih terendam banjir sejak Minggu (18/1/026), kondisi ini membuat warga tidak bisa beraktivitas secara normal, kendati demikian warga masih memilih bertahan di rumahnya masing-masing.

Kuwu Bangkaloa Ilir H Mislam, mengatakan, hingga kini banjir yang merendam 110 unit rumah di Blok Pande di tiga RT yakni RT 16, 17, dan 18 belum surut. Namun, sebanyak 153 warga terdampak banjir tidak ada yang mengungsi, dan masih bertahan di rumah masing-masing.

“Warga masih memilih bertahan di rumah, karena airnya tidak terlalu tinggi, kira-kira 5 – 15 cm, sehingga untuk aktivitas di dalam rumah tidak terlalu terganggu,” katanya.

Ia mengatakan, dampak banjir paling parah berada di ruas jalan gang di tiga RT tersebut, dan ketinggian airnya kira-kira mencapai lebih dari 10 cm. banjir dipicu hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Indramayu termasuk Desa Bangkaloa
ilir sejak Minggu (18/1/2026) sore hingga Senin (19/1/2026) pagi.

Selain itu, sambung Mislam mampetnya saluran air di areal tiga RT tersebut tidak berfungsi akibat proyek Rentang Irigasi Modern (RIM) di Sungai Cipelang yang merupakan program Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk – Cisanggarung.

“Dampak dari proyek nomalisasi tersebut mengakibatkan saluran air mampet, sehingga debit air yang meningkat saat hujan deras membuat air meluap dan merendam rumah warga,” ujarnya.

Mislam menyampaikan saat ini Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir berkoordinasi secara intensif dengan BPBD Kabupaten Indramayu dan Dinas Sosial. untuk mendata dan mengasesmen dampak banjir hingga menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di tiga RT yang masih bertahan di rumahnya tersebut.

“Kami masih memantau perkembangan banjir di tiga RT itu, dan dipastikan tidak ada korban dalam kejadian bencana kali ini. Mudah-mudahan segera surut juga,” tuturnya.

Sementara itu, Petugas Tagana Kabupaten Indramayu yang berada di lokasi, Ikin mengatakan saat ini imbas dari hujan deras yang terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, masih terlihat di Desa Bangkaloa Ilir, Kecamatan Widasari, karena saluran pembuangan terhambat proyek RIM Sungai Cipelang.

“Untuk di Jatibarang Baru, sudah surut aman warga bisa kembali beraktivitas, tinggal di Bangkaloa Ilir,  Kecamatan Widasari yang masih terendam, kita terus lakukan pemantauan dan lakukan upaya agar air bisa segera surut,” ujarnya.

Saimin

Popular Articles