Top 5 This Week

Related Posts

Warga Mranti dan Lugosobo Terima Bantuan Jamban Dan RTLH Dari BAZNAZ Purworejo

 

Purworejo, KOMPAS.SBS  – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo menyalurkan bantuan sosial yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan (mustahik) di Kelurahan Mranti dan Kelurahan Lugosobo. Bantuan tersebut berupa 72 jamban sehat dan tiga unit bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Bantuan ini merupakan bagian dari perhatian bersama terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan sarana sanitasi dan perbaikan kondisi rumah warga. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Fatkhurohman, bertempat di aula Kelurahan Mranti, pada Rabu (16/09/2026).

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Jainudin, Camat Purworejo Kusairi, Lurah Mranti Hariyono, dan Lurah Lugosobo Ferry Setiawan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Purworejo atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, kontribusi lembaga pengelola zakat dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Kepada para penerima, manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya sesuai peruntukannya. Semoga dapat membantu mewujudkan rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi keluarga,” pesannya.

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Purworejo akan terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama dengan lembaga, organisasi, maupun unsur masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial.

Ia juga berharap program serupa dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta menjadi bagian dari gerakan kepedulian di lingkungan masing-masing.

“Semoga bantuan ini membawa keberkahan, meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima, dan menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Mranti Hariyono, menjelaskan bahwa bantuan jamban sehat yang diberikan BAZNAS merupakan bantuan stimulan. Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk melanjutkan upaya perbaikan secara mandiri.

“Bantuan ini bukan bantuan yang bersifat memenuhi 100 persen kebutuhannya, namun bersifat stimulan. Harapan kami, setelah adanya ini, akan ada perubahan perilaku yang lebih baik lagi, khususnya di sektor kesehatan warga masyarakat Mranti pada khususnya,” kata Hariyono.

(SBE/PRKPM)

Popular Articles