Top 5 This Week

Related Posts

Trailer Menjebak, Plot Twist Lobang Buaya Bikin Penonton Epicentrum XXI Terdiam

JAKARTA, Kompas.Sbs — Trailer berdurasi sekitar dua menit ternyata belum cukup untuk membongkar misteri Lobang Buaya, Film terbaru Hanung Bramantyo justru menyimpan sejumlah kejutan yang membuat penonton Gala Premiere di Epicentrum XXI, Jakarta, harus menebak ulang siapa sebenarnya sosok di balik rangkaian kematian dalam cerita.

Diproduksi Adhya Pictures bersama Dapur Film, Lobang Buaya membawa penonton ke sebuah desa pada 1964, setahun sebelum tragedi 1965, Cerita mengikuti Letnan Soegeng, diperankan Baskara Mahendra, yang ditugaskan menyelidiki kematian sejumlah tokoh penting desa dengan pola pembunuhan misterius.

Yang membuat penyelidikan semakin mencekam adalah pola kematian yang berulang setiap tanggal 30,Ketika tanggal tersebut semakin dekat, rasa curiga antarwarga meningkat dan identitas pelaku menjadi teka-teki yang terus bergeser.

Selain Baskara Mahendra, film ini turut dibintangi Carissa Perusset, Anya Zen, dan Mathias Muchus.

Namun, Hanung menegaskan bahwa Lobang Buaya bukan film yang merekonstruksi tragedi 30 September 1965, Sejarah digunakan sebagai latar dan titik temu bagi cerita fiksi yang berbicara tentang trauma, dendam, kekuasaan, serta dampak sebuah kejahatan terhadap ingatan manusia.

Hanung juga menyadari penggunaan genre horor dalam cerita berlatar sejarah sensitif dapat memunculkan beragam pandangan, Karena itu ia menekankan pentingnya membedakan antara dunia fiksi yang dibangun film dengan fakta sejarah.

Film Lobang Buaya dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026, Kehadiran film ini sekaligus membuka ruang bagi penonton untuk melihat bagaimana fiksi, misteri, dan latar sejarah dipertemukan dalam satu cerita.

Popular Articles