INDRAMAYU, Kompas.sbs – Kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina 34.425.13 di Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jumat (25/9/2026).
Kebakaran diduga terjadi saat petugas sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite ke sebuah kendaraan minibus Grand Livina bernomor polisi E 1571 SP. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.
Kapolsek Sukagumiwang AKP Suripto mengatakan kebakaran bermula ketika satu unit kendaraan minibus sedang melakukan pengisian Pertalite.
“Pada saat sedang mengisi tangki BBM Pertalite ke kendaraan minibus, tiba-tiba terjadi kebakaran. Dalam hal ini kita masih dalam proses penyelidikan,” kata Suripto.
Api kemudian merambat ke kendaraan tronton bernomor polisi N 8556 UQ yang berada di sebelahnya dan tengah mengisi BBM jenis Biosolar. Total terdapat dua kendaraan yang terbakar dalam kejadian tersebut.
Petugas pemadam kebakaran dari Damkar Jatibarang mengerahkan dua unit mobil pemadam. Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit setelah petugas tiba di lokasi.
Suripto menyebut kebakaran tidak meluas ke area lain di SPBU. Namun, bagian atap SPBU dan satu pompa pengisian BBM turut terbakar.
“Tidak ada korban jiwa dan tidak sampai melebar, hanya di lingkup pada saat pengisian. Namun, karena di sampingnya ada kendaraan tronton memuat besi mengisi BBM jenis biosolar, sehingga ikut terbakar,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Damkar Indramayu Regu 3 Unit Jatibarang Yogie Arief mengatakan terdapat satu penumpang yang mengalami luka bakar pada bagian tangan. Korban telah mendapat penanganan darurat menggunakan obat-obatan yang tersedia di lokasi. Korban tersebut adalah pengemudi minibus.
“Tindakan dari pihak pom bensin sudah memakai APAR, CO2. Alat pemadam api yang ada di sini sudah digunakan, tapi api masih besar,” kata Yogie.
Yogie mengatakan belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh petugas, tidak terjadi ledakan sebelum api muncul.
“Penyebabnya masih dugaan. Tadi saya tanya ada ledakan, tidak ada. Tidak ada ledakan. Cuma mungkin dari main HP di dalam atau apa, masih belum diketahui. Selanjutnya masih di pihak kepolisian,” ujarnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.
( Saimin )

