Banyuasin, Kompas SBS,-
Tirm Survey Kodam II Sriwijaya bersama Kepala Desa Srimulyo cek lokasi pembangunan Jembatan Penghubung Desa Srimulyo – Desa Upang, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (30/6/2026).
Tirm Survey Kodam II Sriwijaya yang diwakili “Letkol Siswanto” Mengatakan bahwa kunjungan tersebut untuk melihat langsung perhitungan teknis terkait jarak jembatan dan permukaan sungai, khususnya jalur sungai yang menjadi lintasan perahu ketek.

Hal tersebut harus diperhitungkan secara matang agar keberadaan jembatan tidak menghalangi lalu lintas sungai dalam jangka panjang.
“Antisipasi terhadap pasang surut air sungai sangat penting dilakukan, sebab area di bawah jembatan merupakan jalur pelintasan perahu ketek. Kita harus memastikan bahwa 10 hingga 20 tahun ke depan perahu ketek masih tetap bisa melintas dengan aman,” Ucapnya.

Dia menyebutkan, berdasarkan hasil diskusi bersama Tim, bahwa pembangunan jembatan penghubung desa Srimulyo – desa upang akan dimulai pada bulan July tahun 2026 setelah seluruh perencanaan dan penyusunan struktur teknis rampung, dan mudah-mudahan akhir agustus jembatan sudah selesai bisa di manfaatkan oleh masyarakat dan semoga manfaatnya luar biasa besar,” ujarnya.

“Sementara itu Kepala Desa Srimulyo “Made Mawan” mengungkapkan dengan keberadaan jembatan penghubung tersebut nantinya akan membuka akses perekonomian, khususnya dalam mendukung pertumbuhan sektor pertanian dan perdagangan antar desa.
“Srimulyo yang selama ini terkesan tertutup semoga kedepan nya akan menjadi lebih terbuka dengan di bangun nya jembatan penghubung ini. Agar dapat meningkatkan volume perdagangan dan membuka potensi daerah secara menyeluruh. Kehidupan masyarakat akan ikut terdongkrak,” Ungkapnya.

Diketahui, Jembatan Penghubung Desa Srimulyo – Desa Upang tersebut memiliki Panjang 35 M meter dan Lebar 6 M.
Pembangunan jembatan penghubung ini telah dirancang sejak lama, namun sempat tertunda karena kendala komunikasi dan koordinasi lintas instansi.
Dengan peninjauan kali ini, Pemerintah Desa Srimulyo bersama Kodam II Sriwijaya menunjukkan keseriusannya untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis di wilayah desa srimulyo ini.
(Dedek Candra)

