Kompas.SBS – LANGKAT
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura kembali membuktikan komitmennya menciptakan lingkungan bersih dari narkotika. Pada Sabtu (18/4/2026), instansi ini menggelar tes urine mendadak terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hasilnya menggembirakan, seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan negatif dari kandungan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA).

Kegiatan preventif ini dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk memastikan objektivitas hasil. Sebanyak 12 WBP dipilih secara acak dari berbagai blok hunian untuk mengikuti pemeriksaan. Metode pengambilan sampel acak ini diterapkan agar pengawasan berjalan adil, transparan, dan menyeluruh, tanpa memandang latar belakang kasus atau status hukum WBP.

Kepala Rutan Tanjung Pura menyatakan bahwa hasil negatif ini merupakan cerminan keberhasilan program pembinaan dan pengawasan yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh jajaran petugas. “Capaian ini membuktikan bahwa WBP memiliki komitmen kuat untuk menjalani masa pidana dengan tertib dan menjauhi narkoba. Ini patut diapresiasi,” ujarnya.
Rutan Tanjung Pura menegaskan bahwa tes urine mendadak akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari sistem pengawasan internal yang komprehensif. Institusi juga akan memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Langkat, baik dalam pelaksanaan tes, sosialisasi bahaya narkoba, maupun program rehabilitasi bagi yang membutuhkan.
Langkah tegas ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh WBP untuk senantiasa menjaga integritas diri, menjauhi pelanggaran, dan memanfaatkan masa pembinaan untuk perubahan karakter yang positif. Dengan lingkungan yang bebas narkoba, diharapkan WBP dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan bermartabat.
Repoter Warianto

