Top 5 This Week

Related Posts

“Sempat Disorot Lamban, Satreskrim Polres Minsel Kini Tuai Apresiasi Keluarga Korban”

Sempat Viral Disorot Lamban, Satreskrim Polres Minsel Kini Tuai Apresiasi Keluarga Korban

KOMPAS.SBS : MINSEL – Sempat menjadi sorotan publik setelah diberitakan di berbagai platform media terkait dugaan lambannya penanganan perkara, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Minahasa Selatan (Minsel) kini mendapat apresiasi dari pihak keluarga korban.

Apresiasi tersebut diberikan menyusul langkah responsif aparat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang sebelumnya menjadi perhatian serius keluarga dan masyarakat.

Merty Kowureng :ibu korban keluarga menyatakan bahwa perkembangan penanganan perkara oleh kepolisian telah memberikan kepastian terkait proses hukum atas dugaan kasus yang menimpa anak-anak mereka.

Menurut Merty, respons aparat penegak hukum menjadi hal penting karena perkara tersebut menyangkut anak di bawah umur yang membutuhkan perlindungan, pendampingan, serta penanganan hukum yang serius dan profesional.

“Kami mengapresiasi langkah kepolisian, khususnya Satreskrim Polres Minsel, Dibawah pimpinan pak Kasat Iptu Stefi Sumolang , S.H.,M.H yang telah merespons dan menangani perkara ini. Bagi keluarga, yang paling penting adalah adanya kepastian bahwa laporan kami diproses sesuai ketentuan hukum,” ujar Merty ibu korban.

Sebelumnya, kasus ini sempat ramai diperbincangkan di ruang publik. Sorotan muncul karena keluarga korban mempertanyakan perkembangan penanganan perkara dan mengharapkan adanya langkah konkret dari aparat penegak hukum.

Namun, seiring berjalannya proses penanganan, pihak keluarga kini mengaku telah melihat adanya respons dari jajaran kepolisian.

Dugaan perkara tersebut disebut melibatkan seorang oknum yang dikenal sebagai pelayan gereja. Kendati demikian, status hukum serta pembuktian terhadap pihak terlapor sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum melalui proses penyelidikan dan penyidikan.

Oleh karena itu, seluruh pihak diimbau untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta tidak menarik kesimpulan sebelum adanya proses hukum dan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Keluarga korban berharap penanganan perkara tidak berhenti pada tahap awal, melainkan terus dikawal hingga diperoleh kepastian hukum. Mereka juga meminta agar perlindungan terhadap anak-anak yang diduga menjadi korban tetap menjadi prioritas utama.

“Yang kami harapkan hanya satu: proses hukum berjalan dan anak-anak kami mendapatkan keadilan,” ungkap keluarga di tengah proses hukum yang masih berlangsung.

Respons terbaru Satreskrim Polres Minsel pun menjadi perhatian tersendiri. Dari yang sebelumnya menuai sorotan publik, kini aparat dinilai telah menunjukkan langkah penanganan yang lebih responsif dan mendapat apresiasi dari keluarga korban.

Perkara ini masih dalam proses hukum. Identitas anak korban tidak ditampilkan demi menjaga hak, keselamatan, dan masa depan mereka.

Popular Articles