Beranda blog Halaman 393

Satgas KOREM 023/KS Bersihkan SD Negeri 152983 Tukka, Pulihkan Pendidikan Pasca Bencana

0

Kompas.sbs Tapanuli Tengah – Satgas Korem 023/Kawal Samudera (KS) terus melakukan upaya pemulihan sektor pendidikan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Tapanuli Tengah. Pada Minggu (4/1/2026), personel Satgas dikerahkan untuk membersihkan sisa lumpur dan material banjir di SD Negeri Nomor 152983 Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Sekolah tersebut menjadi salah satu fasilitas umum yang terdampak cukup parah akibat bencana yang terjadi beberapa pekan lalu. Luapan banjir dan longsor tidak hanya merusak akses jalan dan rumah warga, tetapi juga menggenangi ruang-ruang kelas, halaman sekolah, serta sarana penunjang kegiatan belajar mengajar, sehingga aktivitas pendidikan terhenti sementara.

Salah seorang guru SD Negeri 152983 Hutanabolon mengaku kehadiran TNI sangat membantu pihak sekolah. “Sejak ada tentara yang turun langsung membersihkan sekolah, pekerjaan jadi jauh lebih ringan. Kami berharap setelah proses pembersihan ini selesai, kegiatan belajar mengajar bisa segera kembali normal,” ujarnya.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan, keterlibatan TNI dalam pembersihan sekolah merupakan bagian dari komitmen membantu masyarakat bangkit pascabencana. “TNI hadir tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga pemulihan, termasuk memastikan anak-anak bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman. Pendidikan adalah kebutuhan dasar yang harus segera dipulihkan. (RP)

Sumber: Pendam I/BB

Pipa PT. Pertamina field Adera Berserahkan

0

Sum – Sel  ( Pali) Potongan pipa PT. Pertamina Field Adera zona 4 Berserah kan.

PALI – 4 Januari 2026 setelah media ini melintasi jalan Desa Prambatan Kampung 4 Talang Jawa menuju Desa Pengabuan Kecamatan abab kabupaten Pali. Tidak sengaja menemukan jalan rusak dan adanya potongan pipa berserakan sehingga akses jalan tersebut sangat terganggu dan menganggu bagi masyarakat lalu lalang akibat adanya kegiatan pergantian jalur pipi migas di wilayah jalan Desa Prambatan Talang Jawa Menuju jalur pipa ke Boster di Desa Pengabuan . PT. pertamina Field Adera Di Desa Pengabuan kecamatan abab kabupaten Pali.

 

Menurut Ketua Umum LSM – Macan Saudara Hendra Saputra dengan tegas mengatakan kepada awak media ini dengan nada yang lantang bahwa PT. Pertamina field Adera zona 4 Desa Pengabuan tidak mengorganisirkan masyarakat setempat  bagi penguna jalan wilayah Talang Jawa kampung 4 Desa Prambatan Menuju Desa Pengabuan Kecamatan abab kabupaten Pali .

 

Kemudian Hendra melanjutkan pembicaraan nya pergantian jalur pipa dari wilayah Desa Prambatan menuju Boster PT. Pertamina Field Adera zona 4 di Desa Pengabuan Kecamatan abab kabupaten Pali, harus menggunakan sefti dan mempersiapkan alat yang di butuhkan demi keselamatan keamanan bagi masyarakat lalu lalang supaya tidak menimbulkan mengakibatkan dampak bahaya bagi masyarakat setempat, kemudian yang berkaitan dengan adanya serahkan bekas minyak dan gas bumi tersebut dan setelah di ada kan kegiatan pemotongan pergantian jalur pipa Migas tersebut . Yang di kerjkan oleh PT. Pertamina field Adera zona 4 desa Pengabuan tersebut .

 

Kemudian dari pada itu perusahaan migas dapat menaati peraturan dan aturan Skk migas dan sangat pentingnya keselamatan dan keamanan warga / masyarakat setempat.

Hendra mengatakan kepada pihak Skk Migas dan Ditjen .ESDM RI. Agar dapat memberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di Migas, terkait Perusahaan Migas yang tidak menjalani peraturan tersebut. Pungkas nya

Setelah media ini mengkompermarmasi melalui pesan warshap pihak Humas Pertamina Field Adera Pengabuan Jawabannya adalah waalaikumsalam.

Jadi saat ini tidak ada keterangan yang dapat di terima dari pihak perusahaan PT. Pertamina Field Adera Di Desa Pengabuan kecamatan abab kabupaten Pali tersebut

Sat Lantas Polres Langkat Hadir di Pagi Hari, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

0

 

Kompas.sbs  Langkat
Sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Langkat melaksanakan kegiatan rutin Pengaturan Lalu Lintas Pagi atau strong point di Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Kegiatan ini difokuskan pada jam-jam sibuk pagi hari guna memastikan kelancaran arus kendaraan, keselamatan pelajar yang berangkat ke sekolah, serta masyarakat yang memulai aktivitas kerja. Senin (02/1/2026)

Pengaturan lalu lintas dilakukan di titik-titik rawan kepadatan dan persimpangan jalan. Kehadiran personel Sat Lantas di lapangan juga bertujuan mencegah potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, situasi arus lalu lintas di kawasan Kwala Bingai dan sekitarnya terpantau aman, tertib, dan terkendali. Aktivitas masyarakat berjalan lancar tanpa hambatan berarti, dengan kondisi lalu lintas yang relatif stabil.

Kasat Lantas Polres Langkat, AKP Mhd Tommy Franata, S.T.K., S.I.K., M.H., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan strong point pagi merupakan bagian dari komitmen Sat Lantas dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk mengurai kepadatan, tetapi juga sebagai langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu, menggunakan helm dan sabuk pengaman, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta mengutamakan keselamatan diri dan orang lain,” ujar AKP Tommy.

Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa kehadiran personel lalu lintas di pagi hari merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.

“Lalu lintas adalah urat nadi aktivitas masyarakat. Ketertiban dan keselamatan di jalan raya tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat, tetapi membutuhkan kesadaran bersama. Polres Langkat terus mendorong pendekatan preventif dan edukatif agar masyarakat semakin memahami bahwa tertib berlalu lintas adalah kebutuhan bersama,” tegas Kapolres.

Kapolres menambahkan, upaya pengaturan lalu lintas yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif, menekan angka pelanggaran, serta menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah hukum Polres Langkat.

“Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, kami optimistis situasi kamtibcarlantas di Kabupaten Langkat dapat terus terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Kegiatan strong point pagi ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari komitmen Polres Langkat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Polri Presisi—Polri yang hadir, melindungi, dan melayani masyarakat.
Reporter Warianto

*Aktivis HAM Farhan Syamsuddin Serukan Perlawanan Nasional Tolak KUHP Dan KUHAP Baru | Kompas.SBS.-News

0

*Aktivis HAM Farhan Syamsuddin Serukan Perlawanan Nasional Tolak KUHP dan KUHAP Baru!*

MediaKompas.SBS.| Wilayah Aceh
Kompas.SBD.-News| Banda Aceh, | 5 Januari 2026-Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Farhan Syamsuddin, melontarkan kritik pedas terhadap Pemerintah dan DPR RI yang dinilai telah mengkhianati mandat rakyat demi kepentingan elit penguasa.

Dalam pernyataan resminya, Minggu (4/1/2025), Farhan Syamsuddin menegaskan bahwa regulasi baru ini bukan sekadar pembaruan hukum, melainkan ancaman nyata bagi demokrasi dan hak sipil di Indonesia.

“Kenapa Pemerintah dan DPR RI begitu kacau? Mereka seolah buta dan tuli terhadap jeritan masyarakat. KUHP dan KUHAP baru ini jelas-jelas tidak berpihak kepada rakyat kecil. Ini adalah produk hukum yang represif, penuh pasal karet, dan berpotensi menjadi alat pembungkam kritik,” ujar Farhan dengan nada tegas.

Tiga Poin Utama Penolakan:

1. Kriminalisasi Kritik: Pasal-pasal penyerangan harkat martabat Presiden dan lembaga negara dianggap menghidupkan kembali era kolonial.
2. Ancaman Privasi: Perluasan kewenangan aparat dalam proses penyidikan tanpa kontrol yang ketat dalam KUHAP baru dinilai mencederai hak privasi warga negara.
3. Hukum yang Diskriminatif: Aturan ini dianggap lebih tajam ke bawah kepada masyarakat miskin, namun tumpul ke atas bagi para koruptor dan pemegang kekuasaan.

Farhan Syamsuddin secara terbuka mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari mahasiswa, buruh, hingga petani—untuk turun ke jalan dan melakukan pembangkangan sipil secara konstitusional.

“Jangan biarkan hukum kita kembali ke zaman kegelapan. Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia: mari kita bersatu! Tolak pengesahan ini! Kita harus paksa pemerintah mencabut aturan yang mencekik leher rakyat sendiri,” serunya.

Hingga berita ini diturunkan, gelombang demonstrasi dilaporkan mulai bermunculan di beberapa titik kota besar. Publik kini menunggu respon dari Istana dan DPR RI atas tudingan “kekacauan” tata kelola regulasi yang dilemparkan oleh para aktivis.

Pasal-pasal yang menuai kontroversi:

– Pasal 240 KUHP baru mengatur mengenai penghinaan pemerintah atau lembaga negara dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak kategori II.

~Reporter Pers Kompas.SBS.-News-Aceh (Novi Karno)
– Pasal 256 KUHP yang mengatur tentang Penyelenggaraan Pawai, Unjuk Rasa, dan Demonstrasi dianggap membatasi hak konstitusional berunjuk rasa, berpotensi menghalangi aksi protes damai.

Pangdam I/BB Tinjau Jembatan Aramco yang selesai Dibangun di Desa Sei Litur Kab. Langkat

0

Kompas.sbs Langkat – Panglima Kodam I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB), Mayjen TNI Hendy Antariksa, meninjau Jembatan Aramco yang telah selesai dibangun di Desa Sei Litur Tasik, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat, Senin (4/1/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan jembatan berfungsi dengan baik serta aman digunakan oleh masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam I/BB beserta rombongan disambut oleh Wakil Bupati Langkat, Ibu Tiorita Br Surbakti, S.H., unsur Forkopimca, serta tokoh masyarakat setempat. Pada kesempatan itu, Pangdam I/BB memberikan pengarahan kepada masyarakat dan menyampaikan harapannya agar keberadaan jembatan ini dapat menunjang kelancaran lalu lintas serta aktivitas warga sehari-hari.

Pangdam I/BB menegaskan bahwa TNI, khususnya Kodam I/Bukit Barisan, senantiasa hadir untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Sebagai wujud kepedulian, Pangdam I/BB juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga Desa Sei Litur Tasik. Usai penyerahan bantuan, Pangdam I/BB meninjau langsung kondisi fisik Jembatan Aramco dengan mengamati aktivitas masyarakat yang melintas, baik pejalan kaki maupun kendaraan. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan jembatan dapat dimanfaatkan secara optimal guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Pembangunan Jembatan Aramco tersebut melibatkan personel gabungan dari Yonzipur I/Dira Dharma, Zidam I/BB, serta Babinsa Koramil 10/PDT Kodim 0203/Langkat, dengan dukungan alat berat dan perlengkapan konstruksi. Jembatan dengan panjang sekitar 17 meter dan lebar 5 meter ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial masyarakat Desa Sei Litur Tasik dan sekitarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danrem 022/Pantai Timur, Asops Kasdam I/BB, Kazidam I/BB, serta Dandim 0203/Langkat. (RP)

Sumber: Pendam I/BB

Satgas Gulbencal Kodam I/BB dan Yon TP 905/TS Laksanakan Pembersihan Fasilitas Umum di Dua Sektor Sibolga

0

Kompas.sbs Sibolga — Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan bersama personel Yon TP 905/TS, Babinsa setempat, dan masyarakat melaksanakan pembersihan fasilitas umum di Jalan Aek Parira, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, serta Jalan Murai, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Minggu (4/1/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membantu percepatan pemulihan lingkungan pascabencana agar akses dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Personel Satgas Gulbencal dikerahkan ke masing-masing sektor sesuai kebutuhan di lapangan.

Di sektor Jalan Aek Parira, pembersihan difokuskan pada lumpur serta material kayu yang bertumpukan di badan jalan dan fasilitas umum. Untuk mempercepat proses, personel menggunakan alat Shinso guna memotong material kayu berukuran besar, sementara lumpur dibersihkan dengan alat manual seperti cangkul, skop, dan peralatan sederhana lainnya.

Sementara itu, di sektor Jalan Murai, kegiatan difokuskan pada pembersihan parit-parit yang tertimbun lumpur guna melancarkan aliran air serta mencegah terjadinya genangan yang berpotensi menimbulkan dampak lanjutan.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han). menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan fasilitas umum ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Gulbencal Kodam I/BB dalam membantu masyarakat terdampak bencana. “Dengan keterlibatan Babinsa, satuan TNI, dan masyarakat, diharapkan pemulihan lingkungan dapat berjalan lebih cepat sehingga aktivitas warga kembali normal,” ujarnya. (RP)

Sumber: Pendam I/BB

Satgas Gulbencal Kodam I/BB Tuntaskan Pembangunan Jembatan Armco di Desa Sei Litur Tasik

0

Kompas.sbs Langkat — Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan melalui personel Zidam I/BB melaksanakan pembangunan jembatan di Desa Sei Litur Tasik, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat, Sabtu (3/1/2026). Pembangunan jembatan ini bertujuan memulihkan akses transportasi masyarakat yang terdampak bencana.

Pengerjaan jembatan dilaksanakan oleh enam personel TNI yang terdiri dari unsur Zidam I/BB dan Babinsa Koramil 10/PDT Kodim 0203/Langkat. Dalam pelaksanaannya, Satgas didukung berbagai alat berat dan perlengkapan kerja guna mempercepat proses pembangunan di lapangan.

Jembatan yang dibangun merupakan jembatan tipe Armco dengan panjang 17 meter dan lebar 5 meter. Struktur jembatan menggunakan tiga unit Armco dengan diameter 2 meter dan panjang masing-masing 8 meter, dilengkapi pondasi serta penguat konstruksi guna menjamin keamanan dan ketahanan jembatan.

Adapun kegiatan pengerjaan meliputi pengacian badan dan tiang jembatan, pengecatan besi serta tiang jembatan, pengecatan badan jembatan, hingga pemasangan plakat. Hingga hari ini, progres pembangunan jembatan telah mencapai 100 persen dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han) menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.
“Melalui Satgas Gulbencal, TNI hadir untuk memastikan akses masyarakat kembali normal. Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas warga serta mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya. (RP)

Sumber: Pendam I/BB

Satgas Gulbencal Kesdam I/BB Terus Layani Kesehatan Warga Terdampak Bencana di Pandan

0

Kompas.sbs Tapanuli Tengah – Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kesdam I/Bukit Barisan terus melayani kesehatan warga terdampak bencana melalui Pos Bantuan Kesehatan (Pos Bankes) di GOR Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu (4/1/2025).

Pelayanan kesehatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan, serta pemberian obat-obatan kepada warga yang datang ke Pos Bankes. Personel kesehatan TNI menangani berbagai keluhan medis yang dialami masyarakat akibat dampak bencana.

Selain pelayanan medis, Satgas Gulbencal Kesdam I/BB juga memberikan edukasi kesehatan kepada warga guna mencegah munculnya penyakit pascabencana, terutama gangguan pernapasan, penyakit kulit, dan infeksi saluran pencernaan.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyampaikan bahwa layanan kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen Kodam I/BB dalam mendukung penanganan dampak bencana. Menurutnya, pelayanan kesehatan akan terus diberikan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. (RP)

Sumber: Pendam I/BB

Penelusuran Sengketa Lahan Pemukiman Kampung Kepu Marunda Dilakukan Transparan, AJB Tegaskan Warga Tetap Aman

0

 

Jakarta, 4 Januari 2026 –kompas.sbs Upaya penelusuran dan peningkatan status hukum lahan tanah pemukiman yang ditempati warga Kampung Kepu, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, ditegaskan akan dilakukan secara bertahap, terbuka, dan transparan. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB), Andi Mulyati Pananrangi, SE, selaku pendamping warga dalam pertemuan bersama masyarakat yang terdampak sengketa lahan.

Dalam keterangannya, Andi Mulyati Pananrangi menyampaikan bahwa hingga saat ini masih banyak warga yang belum memperoleh kepastian hukum atas lahan tanah pemukiman yang telah mereka tempati puluhan tahun. Oleh karena itu, proses penelusuran status kepemilikan tanah akan dilakukan secara hati-hati dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Seluruh proses penelusuran kepemilikan dan status hukum tanah ini tidak akan ditutup-tutupi. Semua akan disampaikan secara terbuka kepada publik agar tidak ada informasi simpang siur yang justru merugikan masyarakat,” tegas Andi.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya telah menerima kuasa pendampingan dari 61 kepala keluarga (KK) dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah dari total sekitar 325 KK yang menempati lahan tanah pemukiman seluas kurang lebih 2,5 hektare di wilayah RT 08 dan RT 09 RW 07 Kampung Kepu. Warga diketahui telah mendiami kawasan tersebut sejak sekitar tahun 1970-an dan merupakan penduduk pertama atau warga asli (Madjaji) Kong Jangkung.

Menurut Andi, selama proses hukum masih berjalan, warga yang telah lama menempati lahan tersebut berada dalam posisi yang relatif aman. Pemerintah maupun pihak lain tidak dapat melakukan penggusuran secara sepihak tanpa melalui mekanisme hukum yang sah.

“Bahkan eksekusi berdasarkan putusan pengadilan pun tidak mudah dilakukan. Juru sita dan aparat penegak hukum sangat berhati-hati dalam menjalankan eksekusi. Artinya, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan,” jelasnya.

Terkait munculnya sejumlah pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Andi menilai hal tersebut justru dapat memperkuat posisi hukum warga. Pasalnya, setiap klaim kepemilikan wajib dibuktikan secara sah melalui dokumen hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Semakin banyak klaim tanpa dasar hukum yang kuat justru menunjukkan lemahnya kepastian kepemilikan atas lahan tanah pemukiman tersebut,” tambahnya.

Ia juga menyoroti buruknya tata kelola administrasi pertanahan yang ditemukan di lapangan, salah satunya adanya sertifikat yang diterbitkan tanpa Akta Jual Beli (AJB) serta tanpa didahului sertifikat hak atas tanah. Kondisi tersebut dinilai sebagai bentuk ketidaktertiban administrasi yang selama ini kerap merugikan masyarakat.

Ke depan, AJB bersama tim pendamping hukum akan mendorong peningkatan status hukum lahan tanah pemukiman yang ditempati warga, minimal menjadi hak pakai, sebelum ditingkatkan ke status hak yang lebih kuat sesuai ketentuan perundang-undangan, yakni sertifikat kepemilikan.

“Yang terpenting, masyarakat tetap tenang, tidak terpancing provokasi, serta mempercayakan proses ini kepada pendampingan hukum. Kami akan berupaya maksimal agar hak-hak warga tetap terlindungi,” pungkas Ketua Umum Aliansi Jurnalis Bersatu, Andi Mulyati Pananrangi, SE.

suhendi

50.000 Penonton Histeris, Saat Lawang Pitu Tampil Memukau di Big Bang Festival 2025

0

 

Jakarta –kompas.sbs Big Bang Festival 2025 yang diadakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, sukses memukau penonton dengan penampilan spektakuler dari berbagai artis populer, termasuk Lawang Pitu yang featuring John Paul Ivan dan Irang Arkad dari Boomerang Reload.

Festival musik ini berlangsung dari 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, menawarkan pengalaman liburan akhir tahun yang meriah dan tak terlupakan.

Pada tanggal 3 Januari 2026, Lawang Pitu beranggotakan Trison Manurung (vokal), Asisi Basuki Acc (bass), Sadtrio (guitar), Arif (drum), Jibones (guitar) membawakan 7 lagu di panggung utama Big Bang, didampingi oleh John Paul Ivan dan Irang Arkad.

Penonton yang hadir, sekitar 50.000 orang, sangat antusias dan ikut menyanyikan lagu-lagu yang dibawakan.

Suasana sangat meriah, terutama ketika Lawang Pitu berbagi panggung dengan band lain seperti NIDJI dan DEWA 19.

“Penonton sangat luar biasa, kami sangat puas dengan penampilan kami,” kata Asisi Basuki, bassist Lawang Pitu.

Masih kata, Asisi Basuki, Festival ini tidak hanya menampilkan konser musik, tetapi juga pameran cuci gudang, kuliner, dan hiburan lainnya.

Tiket masuk bervariasi, mulai dari murah hingga premium.

“Kami ingin menghibur para pengunjung sedang liburan akhir tahun yang tak terlupakan bagi masyarakat,” kata Owner Lawang Pitu Asisi Basuki.

Asisi Basuki menambahkan Big Bang Festival akhir 2025 ini memang menjadi salah satu acara tahunan yang paling dinantikan, dan tahun ini tidak mengecewakan. Sampai jumpa tahun 2026,” pungkasnya. suhendi