Beranda blog Halaman 314

Resmikan Jalan kawunganten -Dan Sidangsari Bupati Subang Jalan Vital Bagi Perekonomian warga

0

*RESMIKAN JALAN KAWUNGANTEN, KANG REY: JALAN VITAL BAGI PEREKONOMIAN*

*SUBANG* – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita bersama Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi hadir dan meresmikan secara langsung ruas jalan Kawunganten-Sindangsari, pada Jum’at (12/12/2025) di Desa Kawunganten Kecamatan Cikaum.

Jalan sepanjang 150 meter yang diresmikan tersebut merupakan jalan yang sangat vital bagi mobilitas masyarakat sekitar, karena menghubungkan Desa Kawunganten dengan Desa Sindangsaei dan desa sekitarnya, bahkan menjadi akses antar Kecamatan dari Cikaum menuju Purwadadi.

Hj. Rohaeni S.Pd., selaku Kepala Desa Kawunganten menghaturkan terima kasih dan yakin pembangunan jalan ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Semoga ini jadi motivasi untuk masyarakat meningkatkan gotong royong dan meningkatkan perekonomian masyarakat.”jelasnya

Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey, pada kesempatan tersebut berharap jalan yang dibangun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia pun berpesan agar masyarakat secara gotong-royong merawat jalan yang telah dibangun.

“Alhamdulillah jalanna hiji-hiji mulai dibeneran, dijaga dirawat ku masyarakat,” ungkapnya

Ia menegaskan bahwa secara berangsur seluruh ruas jalan Kabupaten Subang akan diperbaiki demi tercapainya Subang Leucir 2027.

Kang Rey menuturkan Kecamatan Cikaum menjadi salah satu wilayah dengan pagu terbesar untuk perbaikan jalan yang mencapai 8 Milyar.

“Salah satu panggedena anggaran jalan hampir 8 Milyar di Kecamatan Cikaum. Insha Allah, di tahun payun aya anggaran deui pokokna 2027 kumaha wae carana jalanna kudu leucir.” Tegas Kang Rey.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala OPD, Camat, Forkopimcam Cikaum, serta seluruh masyarakat Cikaum yang hadir. (***).

Proyek Saluran Gang Purnama Dalam Jelek, Kadis melamun, Kabid Males malesan

0

Pontianak: Satu lagi proyek Dinas Perkim Kota Pintianak bermasalah. Kali ini terhadap paket saluran pembuangan pasang surut segede Rp.196 juta di Jalan Purnama I Gang Purnama Dalam Kecamatan Pontianak Selatan.

Masyarakat menilai pekerjaan saluran yang digaraf CV Duta Kontruksi Pribadi tampak tidak karuan dan penuh tambalan. ” pondasi turap banyak celah melebar dan diakal kan pakai papan mal, selanjutnya di cor agar tidak kelihatan, ” ujar warga setempat.

Ia menyebut Kadis dan Kabid tidak pro aktif dalam melakukan pengawasan yang melekat. Mereka kontrol hanya lewat telp tanpa terjun kelapangan. ” Kadis santai jak dikantor, sementara Kabid jarang-jarang kelokasi. Makanya kontraktor enak mengurangi volume, ” ucapnya.

Warga tadi meminta rasa tanggung jawab Kadis sebegai pengelola uang negara. Sekali-sekali terjun, lihat langsung kondisi pembangunan yang ditangani Perkim Kota Pontianak.(007/ Danil.A)

Patroli Gabungan TNI-FKPPI Jaga Kamtibmas di Kecamatan Aek Natas

0

Aek Natas, kompas.sbs – Kodim 0209/Labuhanbatu melalui Koramil 05/Bandar Durian bersama anggota FKPPI melaksanakan patroli gabungan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kamis malam (11/12/2025). Patroli dimulai dari Makoramil 05/BD menyusuri beberapa titik strategis termasuk Indomaret Desa Aek Pamingke, Kantor BRI Bandar Durian, dan Kantor Camat Aek Natas serta terpantau aman dan kondusif sepanjang kegiatan.

Danramil 05/BD Kapten Inf Sabar Infantri Simanjuntak menyampaikan sebagai lanjutan arahan Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Inf Yudy Ardiyan Saputro, bahwa patroli ini merupakan langkah nyata kolaborasi TNI, ormas, dan masyarakat untuk memperkuat kondisi keamanan wilayah. “Keamanan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Dandim juga memberikan apresiasi atas sinergi yang terwujud dalam kegiatan ini dan menegaskan Kodim akan terus mendukung berbagai upaya dalam menjaga stabilitas serta kenyamanan masyarakat di seluruh wilayah binaan.

(Red)

4000 Sembako Tiba Di Sumut & Aceh, Bantu Masyarakat Yang Masih Terjebak Banjir  

0

Medan, kompas.sbs – Di tengah kesulitan yang masih dirasakan masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Deli Serdang, Langkat (Sumatera Utara), dan Aceh Tamiang (Aceh), sebuah sinar harapan tiba melalui kolaborasi 234 Solidarity Community (DPP dan DPW Sumatera Utara), JHL Group, dan Yayasan Merah Putih. Sebanyak 4000 paket sembako berhasil disalurkan mengunakan 11 truk mulai dari hotel Danau Toba ke Kabupaten Langkat dan Aceh Tamiang pada hari Rabu 10/12/2025 , menjadi bukti solidaritas yang melewati batasan wilayah dan membuat hati banyak orang terharu.

Kegiatan ini dilakukan karena banjir yang melanda beberapa waktu lalu belum juga surut sepenuhnya – banyak rumah masih tergenang air, membuat masyarakat sulit memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. “Saya melihat langsung bagaimana mereka hidup di tengah genangan air, tidak bisa keluar rumah dengan mudah, bahkan kesulitan mendapatkan makanan. Hati saya terenyuh, dan itu yang membuat kita bertekad untuk bertindak secepat mungkin,” ujar Ketua DPW 234 SC Sumatera Utara Octo Simangunsong, S.H, dengan nada yang penuh perhatian.

Ia menambahkan, “Paket sembako ini mungkin tampak kecil, tapi bagi mereka, ini adalah harapan. Semoga ini bisa sedikit mengurangi beban mereka, dan membuat mereka merasa tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit ini. 234 SC selalu ada untuk saudara kita – karena slogan kita ‘kita tidak sedarah tapi lebih dari saudara’ bukan hanya kata-kata, tapi janji yang kita penuhi”.

Sekjen DPP 234 SC Royan Khalifah mewakili Ketua Umum DPP 234 SC KRMH Sahid Abishalom Soerjosoemarno menyampaikan tujuan dari bantuan ini. “Kita memprioritaskan kecepatan penyaluran agar masyarakat segera mendapatkan bantuan. Ini bukan hanya tentang sembako, tapi juga tentang memberitahukan mereka bahwa banyak orang peduli padanya”, katanya.

Pimpinan JHL Group menegaskan komitmen jangka panjang dalam mendukung pemulihan. “Bantuan ini kami persembahkan dengan sepenuh hati untuk saudara kita di Sumut dan Aceh. Semoga mereka lekas pulih, bangkit lagi dengan lebih kuat, dan mampu menghadapi ujian dari sang Pencipta”, ungkap pernyataan resmi dari JHL Group.

Yayasan Merah Putih, yang telah lama bergerak di bidang tanggap bencana, juga turut mendukung kegiatan ini. Setiap paket sembako yang disalurkan mencakup beras, minyak goreng, sarden kaleng , gula, mie instan dan kebutuhan yang lainnya – yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan makanan selama beberapa minggu ke depan.

Kegiatan ini membuktikan bahwa ketika kita bersatu, kita bisa menciptakan perubahan positif. Setiap paket sembako yang diterima tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tapi juga menyentuh hati dan memberikan semangat bagi mereka yang sedang berjuang.

Masyarakat merasa antusias mendapatkan bantuan logistik dari 234 SC , JHL group dan Yayasan merah putih  .Mereka mengucapkan ribuan terima kasih kepada 234 SC khususnya kepada Ketua  DPW Sumut Octo Simangunsong,S.H , karena ditengah kesulitan dan musibah yang menimpah mereka, masih ada yang perduli dan membantu terhadap penderitaan yang dialami mereka. “Semoga bantuan yang diberikan bisa kami manfaatkan untuk kebutuhan kami di tengah kesulitan dalam musibah bencana banjir ini”, ujar salah seorang masyarakat.

(Tim-Red)

kedaulatan Ekonomi Harus Kita Raih Ucap Dr. Ichsanuddin

0

Jakarta –kompas.bsb Pengamat Politik Ekonomi Indonesia, Dr. Ichsanuddin Noorsy, BSc, SH, MSi, kembali menyampaikan analisis tajamnya mengenai kondisi ekonomi politik nasional. Ia menjelaskan berbagai skema ekonomi global, termasuk pengaturan jalur perdagangan dan special port, telah membentuk struktur kekuasaan baru yang menempatkan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dalam posisi rentan. Menurutnya, negara harus lebih cermat membaca arah kebijakan global agar tidak terus menjadi objek dalam percaturan geopolitik dunia.

Ia menjelaskan bahwa pengaturan perdagangan internasional yang semakin dikendalikan oleh negara-negara besar telah menciptakan ketimpangan akses logistik, teknologi, dan distribusi. Dalam konteks itu, Indonesia disebut belum memiliki daya tawar cukup kuat. Dr. Noorsy menilai bahwa dominasi korporasi multinasional terhadap rantai suplai global semakin mempersempit ruang negara dalam menetapkan kebijakan ekonomi mandiri.

“Jika negara tidak berdaulat dalam perdagangan, maka kedaulatan di sektor lain akan ikut tergerus,” ujarnya.

Selain persoalan perdagangan, ia menyoroti pelemahan struktural ekonomi nasional yang semakin terlihat dalam tiga dekade terakhir. Deindustrialisasi dini, keterbatasan kemampuan teknologi, serta ketergantungan terhadap investasi asing menjadi kombinasi yang menurutnya berbahaya. Ia menegaskan bahwa pembangunan yang berorientasi pada sektor primer tanpa pondasi industri kuat berpotensi menjebak Indonesia dalam siklus ekonomi rendah. Kondisi ini, lanjutnya, diperparah oleh kebijakan yang tidak berpijak pada kepentingan rakyat sebagai pemilik kedaulatan.

Dr. Noorsy juga menyinggung risiko infiltrasi asing ke berbagai sektor strategis, baik melalui investasi, digitalisasi layanan publik, maupun penetrasi intelijen yang berjalan seiring dengan proyek-proyek ekonomi global. Ia memperingatkan bahwa berkembangnya special port yang dimiliki negara tertentu bisa menjadi pintu masuk kontrol baru terhadap arus barang, data, hingga pengaruh geopolitik. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan nasional, termasuk memperkuat integritas aparat dalam mengawal kedaulatan ekonomi.

Dr. Noorsy menekankan pentingnya aparat negara memahami peta ancaman modern, mulai dari perang ekonomi, perang mata uang, hingga perang data. Ia menyatakan bahwa perubahan dunia bergerak jauh lebih cepat daripada kesiapan kebijakan dalam negeri. Karena itu, ia mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk mengembalikan orientasi negara pada konstitusi dan menjadikan kepentingan rakyat sebagai arah utama pembangunan.

“Kedaulatan hanya dapat berdiri jika negara memahami musuhnya, membaca peluangnya, dan menguatkan pondasi ekonominya,” pungkasnya.

 

Proyek Jalan Capkala : Menyimpang Dari Acuan Tehnis. PPK Mane Duli, Pelaksana Lahap.

0

Kalbar, Bengkayang: Masyarakat menilai, ada 2 persoalan prinsip yang muncul pada proyek peningkatan jalan Capkala-Aris Kabupaten Bengkayang Tahun anggaran 2025. Pertama soal waktu, disitu papan plang menyebutkan pelaksanaan dimulai 7 Oktober 2025 dengan masa selama 85 hari kalender.

” Sekarang tanggal 11 Desember 2025, berarti realisasinya sudah berjalan 65 hari, tinggal 20 hari lagi harus kelar. Sementara dilihat dari progres lapangan, pekerjaannya baru mencapai 62 persen. Nah apakah sisa waktu yang sangat terbatas itu, kontraktor bisa mengejar target 100 persen. Ini yang menjadi pertanyaan publik, ” ujar warga sekitar.

Kedua, katanya, masalah mutu. Kondisi badan jalan sedikit curam tidak presisi. Kemudian bahu jalan tampak tergerus tanpa diperkuat material agregat sesuai standar geometris jalan. Aspal terlihat kering, kasar tidak matang, ditepi tebal ditengah tipis, bahkan retak, terkelupas dan rusak.

Warga tadi meminta agar paket milik BPJN Kalbar yang nilainya gede banget Rp. 18,5 M Oleh PT Citra Bangkit Indonesia selaku pelaksana, jadi atensi semua pihak, kendati didampingi lembaga APH yang belum tentu menjamin itu pasti bagus, kecuali dipaksakan. Jadi sesuai aturan hukum kontrak, siapapun yang ada didalamnya harus diperiksa.

” Jika sekiranya nanti pekerjaannya mandek, kami berharap kontraktor dan PPK diperiksa, terkait keterlambatan serta kualitas maupun kwantitas bangunan, guna menghindari tudingan pasang badan, pelindung dan bek kiri kanan.(007/ Danil A )

Jalan Lingkungan Gang Karet Mandiri : Walikota Jangan Cuma Terima Laporan ABS

0
Oplus_16908288

Pontianak: Kembali lagi masyarakat mempersoalkan proyek pembangunan jalan milik Dinas Perkim Kota Pontianak. Mereka menuding proses pekerjaannya tidak sesuai dengan acuan tehnis.

” yang jelas pembangunan jalan lingkungan Gg Karet Mandiri Kelurahan Sei Beliung Kecamatan Pontianak Barat, jauh dari cerminan kualitas dan kwantitas. Kondisi fisiknya banyak yang retak bahkan patah memanjang, ” ucap warga sekitar.

Ia mengatakan, paket segede Rp.198 Juta garapan CV. Alkarimul Anwar, dinilai banyak mengurangi volume sehingga memunculkan keretakan dan patah memanjang ditengah badan jalan. Kondisi tersebut tidak memberikan rasa kepuasan kami sebagai masyarakat setempat.

Warga tadi menginginkan adanya tegoran dari Walikota terhadap bentuk pengawasan yang lemah maupun pelaksanaan asal jadi. ” Ini menyangkut duit negara, jadi sekecil apapun persoalan itu, wajib diperiksa, terutama menyangkut material yang terlalu banyak dikurangi, ” pintanya tegas.

Kabid Perkim Kota Pontianak menjelaskan bahwa Tim sudah mengecek ke lokasi dan Pelaksana diinstruksikan untuk memperbaiki kondisi jalan dengan menggunakan aspalt sealant selama masa pemeliharaan. Kondisi retak biasa terjadi akibat air semen dari campuran beton yg menguap karena panas terik matahari yg mengakibatkan kondisi tsb.( 007/ Danil.A )

Diduga Curang,Pendukung Calon Kuwu Nomor Urut 2 Desa Mulyasari Minta Pemilihan sintem Digital Diulang

0

KOMPAS.sbs

Indramayu – Masyarakat pendukung Calon Kuwu Nomor urut 2 Kasnita alias Itol, Desa Mulyasari, Kec. Bangodua, Kab. Indramayu melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor kecamatan Bangodua. Jumat, 12/12/2025.

Mereka menuntut agar pemilihan Kuwu diulang, dengan alasan panitia pemilihan kuwu (Panpilwu) di Desa Tersebut tidak transparan, Daryana selaku perwakilan dari calon kuwu nomor urut 2 menuding bahwa pemilihan khususnya sistim digital melakukan kecurangan.

“Kami menduga bahwa dengan sistem ini melakukan kecurangan, karena panitia sendiri merupakan kerabat dekat dengan salah satu calon lain,” Katanya.

Dalam hal ini ia menuntut agar pemilihan Kuwu di Desanya diulang kembali, karena menurutnya pelaksanaan pilwu di Desanya tidak adil.
“Tuntutan kami sederhana yaitu diulang lagi khususnya sistem digital di TPS 01,” Tegasnya.

Untuk itu ia berencana akan membawa masalah ini ke pihak berwenang dengan harapan mendapat keadilan. “Kami akan melaporkan kasus dugaan kecurangan ini ke Bupati,” Ujarnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Camat Bangodua Iim Nurahim menyampaikan bahwa pihaknya hanya menampung aspirasi para aksi. Menurutnya berdasarkan peraturan Bupati Indramayu nomor 23 tahun 2025 memberikan ruang terbuka kepada masyarakat yang merasa keberatan kepada Bupati.

“Bupati akan memproses laporan tersebut, dengan ketentuan yang berlaku,” Tuturnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun proses pemilihan sistem digital berada di TPS 01 dengan daftar pemilih tetap sebanyak 300. Sebagaimana diketahui bahwa Pria yang akrab disapa Kuwu Itol ini merupakan Kuwu aktif di Desa Mulyasari, ia mencoba untuk mencalonkan kembali dengan tujuan untuk membangun Desanya.(Saimin)

Hasilkan Banyak Medali, SMAN 4 Denpasar Raih Predikat Sekolah Terbaik Se-Bali

0

KOMPAS.SBS #
Denpasar – Bali || Pada tahun 2025 ini SMAN 4 Denpasar berhasil meraih predikat sekolah terbaik Se-Bali dengan mengantongi banyak medali baik dibidang akademik maupun non akademik.

Prastasi yang kembali diraih siswa SMAN 4 Denpasar yakni, juara 3 LDI Indonesia 2025 tingkat nasional, juara 2 team LDI cabang bahasa Inggris (NSDC) di Atma Jaya Yogyakarta masing-masing siswa atas nama, Galuh Rakayla, Edgar Wirasasmita, dan Nadine Tirza Amadea Riwu Kore.

Bahkan siswa kami juga berhasil juara dalam. Lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) atas nama Ni Putu Medha Namyasari (XII.1) dan Ni Komang Govi Radharani (XII.1), serta lomba Nala Technology and Science Competition (Nalatico) atas nama I Gusti Bagus Veda Dharma Gana dan Gede Mario Andika Pratama.

Semua keberhasilan prestasi yang diraih para siswa SMAN 4 Denpasar ini berkat bimbingan guru, dan ketekunan siswa itu sendiri dalam belajar,” kata Kepala Sekolah SMAN 4 Denpasar  I Made Sudana, S.Denpasar, Kamis (11/12/2025).

Lanjutnya, keberhasilan dan kesuksesan SMAN 4 Denpsar hingga berhasi mendapatkan predikat sekolah terbaik Se-Bali yakni, sekolah kami lebih mengutamakan daripada program sekolah itu sendiri.

Program yang dimaksud sepenuhnya berpatokan dari penerapan kurikulum merdeka dengan pendekatan pembelajaran mendalam seperti, peningkatan sarana prasarana, peningkatan mutu guru, dan peningkatan penataan sekolah.

Contohnya dalam penyiapan sarana prasarana sekolah, yang mana sarana prasarana sekolah juga sepenuhnya sudah sepenuhnya menunjang pelaksanaan kegiatan yang ada di sekolah.

Selanjutnya peningkatan mutu guru di sekolah juga terus ditingkatkan melalui workshop dan pelatihan.

“Karena dari peningkatan mutu guru ini uga diraskan kedepanya bisa mengelola manajemen kesiswaan dan manajemen sekolah,” terangnya.

Made Sudana menambahkan, dari kegiatan ekstrakulikuler juga diprioritaskan untuk bisa memilih ekstrakulikuler yang diinginkan.

“Karena dari ekstrakulikuler sepenuhnya bisa memorivasi minat dan bakat siswa untuk bisa berprestasi baik di Pekan Olahraga Seni dan Pelajar (Porsenijar), atau lainya,” tambahnya.

Selanjutnya program yang utama dalam kurikulum merdeka dengan pendekatan pembelajaran mendalam juga menanamkan yang namanya kedisiplinan, sopan santun, dan karakter.

“Kurikulum merdeka dengan pendekatan pembelajaran mendalam juga memprioritaskan kemampuan siswa, baik dibidang akademik maupun non akademik untuk bisa terus berprestasi di tingkat daerah, provinsi, nasional, hingga internaiaonal,” pungkasnya. (Bud)

Paket Basah 4,1 M Tidak Karuan. Bupati Dan Kadis Jangan Duduk Saja Diruang AC

0

Kalbar, Sintang : Satu lagi, proyek jalan segede Rp. 4,1 Miliar, kondisi fisiknya tidak karuan. Disamping aspalnya tidak merata, mudah terkelupas dan muncul keretakan, badan jalan juga tampak bergelombang. Kata Masyarakat hasilnya jauh dari cerminan kualitas maupun kwantitas.

Di video amatir terlihat permukaan jalan sudah mengalami kerusakan, meskipun paket enak gila tersebut baru saja rampung dikerjakan. ” Ini jelas menyimpang dari bestek Om. Biaselah nak cari untung jumbo dan setor kiri kanan, ” ujar warga Sintang.

Seharusnya, lanjut warga tadi, dengan biaya miliaran rupiah, kondisi fisik bangunannya kuat dan kokoh. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya, lembek dan lempeng. Percuma anggaran besar dikucurkan, 4 bulan kemudian hancur lagi.

” Saya jadi curiga dengan PUPR Sintang dan Kontraktor. Mereka seperti kakak adik dalam membangun jalan dan melakukan pengawasan. Disisi pemerintah, control lemah, sementara pelaksana, lengah PPK material berkurang. Ini harus jadi atensi Bupati, ” ucapnya.

Ia berharap Bupati dan Kadis PUPR Sintang jangan cuma bongkrong diruang AC, terjun kelapangan lihat langsung hasil bangunan tersebut.( 007/ Danil.A )