Beranda blog Halaman 11

Mesin Judi Ikan-ikan Dihancurkan Warga di Lau Baleng ! Kapolsek Dan Koramil Terjun Ke Lokasi

0

 

KARO SUMUT, Kompas.SBS| Diduga sudah meresahkan dan jenuh tidak ada tindakan, Masyarakat melakukan aksi nyata dan tegas dengan mendatangi lokasi judi berjenis tembak Ikan Ikan, dan melakukan penghancuran lalu mengantar ke Mapolsek Lau Baleng

Dalam hal memberantas penyakit masyarakat ini Masyarakat Lau Balenv mendapat apresiasi dari aparat kepolisian. Warga yang geram terhadap praktik perjudian jenis mesin ikan-ikan secara bersama sama merusak mesin judi tersebut dan membawanya ke Polsek Laubaleng sebagai bentuk penolakan terhadap aktivitas perjudian di wilayah mereka.

Menindak lanjuti kejadian itu, Kapolsek Laubaleng AKP A. Nainggolan, SH bersama personel Koramil 09/LB dan didampingi Kepala Desa Laubaleng Drs. Girang Pinem langsung turun ke lokasi pada Kamis(07/05/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Pengecekan dilakukan di Jalan Renun Desa Laubaleng, tepatnya di belakang kedai kopi milik Bayu yang diduga dijadikan lokasi perjudian mesin ikan-ikan.

Kapolsek Laubaleng AKP A. Nainggolan, SH mengatakan, pihaknya merespon cepat laporan dan keresahan masyarakat terkait adanya praktik perjudian tersebut.

“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang bersama sama menolak segala bentuk perjudian di wilayah Desa Laubaleng. Namun kami juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganannya kepada pihak kepolisian,” ujar AKP A. Nainggolan.

Dalam kegiatan itu, Kapolsek juga memberikan arahan kepada pemilik kedai kopi agar tidak lagi menyediakan tempat untuk aktivitas perjudian di belakang usahanya. Ia juga menyarankan agar lokasi tersebut dibongkar guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Selanjutnya, secara bersama sama pemilik kedai kopi, Kepala Desa Laubaleng, personel Koramil 09/LB dan personel Polsek Laubaleng melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang diduga dijadikan lokasi perjudian mesin ikan-ikan tersebut.

Kapolsek menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penanggulangan terhadap segala bentuk penyakit masyarakat, termasuk perjudian, demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Laubaleng.

“Kami berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, TNI dan Polri terus terjalin untuk bersama sama memberantas penyakit masyarakat yang dapat merusak ketertiban dan kenyamanan warga,” tutupnya.

Reporter : ERIANTO PERANGIN-ANGIN

Dikunjungi Mentri Abdul Mu’ti, Pihak Sekolah Berharap Segera Direvitalisasi Gedung SDN 6 Sumerta

0

KOMPAS.SBS # Denpasar – Bali || Kepala SDN 6 Sumerta, Kecamatan Denpasar Timur Luh Made Wardyaningsih, S.Pd.,M.Pd. menyabut baik kunjungan Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti ke sekolah kami,“Dimana kunjungan tersebut terkait peninjauan sekolah penerima revitalisasi tahun 2026 dalam program Presiden bertajuk : Wujudkan Sekolah Asri,” kata Luh Made Wardyaningsih, Kamis (7/4/2026).

Sembari berharap dalam kunjungan tersebut mendapatkan hasil, atau respon yang baik dari Menteri Abdul Mu’ti terkait mengenai revitalisasi sekolah di SDN 6 Sumerta.

“Yang akan di fasilitasi untuk revitalisasi adalah satu gedung dengan tiga ruang kelas yang diperkirakan biaya mencapai ratusan juta rupiah,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah menjadi langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

Ia juga mengingatkan para siswa untuk ikut menjaga kebersihan dan fasilitas sekolah agar proses belajar mengajar dapat berlangsung optimal.

“Dengan fasilitas yang lengkap maka terjadilah proses belajar mengajar yang nyaman, dengan demikian maka ilmu yang kita dapat akan lebih gampang untuk dicermati,” kata Menteri Abdul Mu’ti.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pendidikan di Kota Denpasar, khususnya melalui program revitalisasi sekolah.

Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan terimakasih atas sinergi pemerintah pusat dengan Pemkot Denpasar guna peningkatan kualitas sarana dan prasarana pada sektor pendidikan.

“Dengan sinergi ini tentu kedepan dapat terwujudnya ‘Sekolah Yang Asri’ di Kota Denpasar,” ungkap Jaya Negara.

Program revitalisasi sekolah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan lingkungan belajar sekaligus mendukung kualitas pendidikan yang lebih baik bagi siswa di Kota Denpasar. (Bud)

Pengerukan Pelabuhan Tanjung Perak Sesuai Prosedur,FSO BUMN Bersatu Meminta Hakim Objektif

0

 

 

Surabaya // kompas.sbs Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu menyoroti fakta-fakta persidangan dalam kasus dugaan korupsi pengerukan kolam Pelabuhan Tanjung Perak yang bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya.

 

Menurut Ketua Tim Advokasi FSP BUMN Bersatu Rustam Efendi, saksi dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Ditjen Hubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan justru menyebut proyek pengerukan kolam pelabuhan tersebut tidak bermasalah.

 

“Sehubungan dengan sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya 6 Mei 2026, PT Pelindo Sub Regional Jawa bersama anak usaha PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu menyampaikan sikap berdasarkan fakta persidangan terbaru,” kata Rustam, melalui siaran pers, Kamis (7/5/2026).

 

FSP BUMN Bersatu mengutip pernyataan para saksi di bawah sumpah, pertama, Kepala KSOP Tanjung Perak Agustinus Maun yang mengakui Pelindo bertindak sesuai penugasan resmi.

 

“Sependek yang saya tahu, tugas pemeliharaan diberikan kepada Pelindo sesuai surat penugasan,” demikian pernyataan Agustinus di persidangan.

 

Kemudian, KSOP juga mengakui kewenangan melakukan pengerukan. Namun, instansi itu tidak memiliki anggarannya. “Karena itu, Pelindo boleh melakukan pengerukan kolam pelabuhan,” lanjut Agustinus Maun.

 

Pejabat KSOP Nanang Afandi menyatakan sampai dengan selesainya pekerjaan, proses pelaksanaan tidak ada masalah. Sebelumnya, 5 pejabat Ditjen Hubla pada sidang 29 April 2026 juga menyatakan PT APBS “masih layak dan memenuhi syarat” meski belum mandiri secara kepemilikan kapal.

 

Saksi lainnya, yakni Abdul Kadir dari PT Adhi Hutama Konsulindo selaku Konsultan Pengawas menyatakan: “Selama ini pengawasan benar,” dan dengan laporan rutin ke Pelindo.

 

FSP BUMN Bersatu menyatakan dari fakta-fakta persidangan itu dapat disimpulkan bahwa seluruh stakeholder teknis pemerintah, mulai KSOP, Ditjen Hubla, Distrik Navigasi, Konsultan Pengawas, menyatakan pekerjaan sah, sesuai prosedur, dan tanpa temuan.

 

Rustam menyebutkan bahwa pengerukan alur pelayaran di Tanjung Perak adalah kerja 1.200 lebih pekerja Pelindo Group & ABPS; operator keruk, TKBM, teknisi, pelaut. “Mereka kerja 24 jam agar logistik nasional tidak lumpuh. Jika setiap proyek strategis dikriminalisasi tanpa bukti kuat, siapa yang berani kerja,” ujar Rustam.

 

Menurut FSP BUMN Bersatu, masalah itu berdampak terhadap pendangkalan alur pelabuhan sehingga kapal tidak bisa bersandar yang berujung terganggunya ekspor-impor.

 

Selain itu, 10.000 TKBM Tanjung Perak terancam dirumahkan kalau bongkar muat pindah ke pelabuhan lain. BUMN dilemahkan, lalu swasta asing masuk menguasai pelabuhan.

 

“Sebagai serikat pekerja, kami berkomitmen menjaga BUMN harus bersih. Namun sampai hari ini, fakta sidang menunjukkan: penugasan sah, pengawasan ada, konsultan bilang benar, regulator tidak menegur. Maka asas praduga tak bersalah harus dijunjung,” kata Rustam.

 

Oleh karena itu, FSP BUMN Bersatu meminta kepada majelis hakim untuk objektif, memutuskan berdasarkan fakta sidang, bukan tekanan opini. Kejaksaan juga diingatkan agar tetap profesional.

 

“Jangan cari tersangka demi target. Buktikan dulu mens rea dan kerugian negara riil,” ucapnya.

 

Rustam juga mendorong agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap anggaran KSOP. Jangan sampai BUMN terus menalangi tugas negara karena APBN kosong, tetapi pekerjanya dikriminalkan.

 

Dia juga menambahkan bahwa dalam proyek itu negara tidak mengalami kerugian hingga Rp 83,2 miliar.

 

“Justru dengan Proyek dikerjakan oleh PT APBS, memberikan keuntungan hingga Rp 83,2 miliar,” kata Rustam.

suhendi

Wakil Wali Kota Sabang Lepas Jamaah Calon Haji Kloter II Tahun 2026 di Aula Jeddah Embarkasi Haji Banda Aceh

0

BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS.

Wakil Wali Kota Sabang Lepas Jamaah Calon Haji Kloter II Tahun 2026 di Aula Jeddah Embarkasi Haji Banda Aceh

MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH

KOMPAS.SBS.-NEWS || Banda Aceh – 7 Mei 2026 || Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus, menghadiri sekaligus melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji Embarkasi Banda Aceh Kloter II Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Jeddah Embarkasi Haji Banda Aceh, Rabu (6/5/2026) sore.

Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 16.30 WIB tersebut, Wakil Wali Kota Sabang turut didampingi Kepala Dinas Syariat Islam Kota Sabang beserta unsur pendamping lainnya. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat, penuh haru, dan sarat doa, dengan dihadiri keluarga jamaah, petugas haji, panitia penyelenggara, serta sejumlah tamu undangan.
Momentum pelepasan jamaah calon haji itu menjadi bentuk perhatian dan dukungan nyata Pemerintah Kota Sabang terhadap masyarakat yang akan menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Sabang, Drs. Suradji Junus, menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah calon haji diberikan kesehatan, kemudahan, kekuatan, serta keselamatan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci Makkah dan Madinah.

Beliau juga mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan fisik, mempererat kekompakan antarsesama jamaah, serta senantiasa mengikuti arahan petugas haji demi kelancaran dan kenyamanan selama menjalankan ibadah.

“Ibadah haji merupakan perjalanan suci yang penuh makna dan membutuhkan kesiapan lahir maupun batin. Pemerintah Kota Sabang turut mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kelancaran dalam beribadah, menjadi haji yang mabrur, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Drs. Suradji Junus.

Suasana haru tampak menyelimuti Aula Jeddah Embarkasi Haji Banda Aceh ketika keluarga jamaah mengantar keberangkatan sanak saudara mereka menuju Tanah Suci. Doa, pelukan hangat, dan ucapan selamat terus mengiringi langkah para jamaah sebelum bertolak menjalankan ibadah haji.

Pemerintah Kota Sabang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara dan petugas haji yang terus memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah calon haji Embarkasi Banda Aceh Kloter II Tahun 2026, mulai dari proses pemberangkatan hingga pelayanan teknis lainnya.

Kegiatan pelepasan ini sekaligus menjadi simbol sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta seluruh unsur terkait dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, khususnya bagi jamaah asal Kota Sabang dan Aceh secara umum.

Dengan penuh harapan dan doa, keberangkatan jamaah calon haji Kloter II Embarkasi Banda Aceh diharapkan dapat berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi seluruh jamaah maupun keluarga yang ditinggalkan.

-Reporter/Perss Media KOMPAS.SBS.-Wilayah Aceh : MJ Novi Karno 

-Sumber/Photo : Wakil Walikota Sabang 

-Rilis/RedaksiNasional : KOMPAS.SBS.

Kritik Bukan Kebencian, Tapi Kepedulian: Refleksi Kondisi Demokrasi Indonesia

0

Kompas.sbs | JAKARTA, 7 Mei 2026 – Dinamika demokrasi, evaluasi konstitusi, serta tantangan governance pemerintahan nasional menjadi sorotan utama dalam sebuah diskusi publik bertajuk “Demokrasi, Konstitusi, dan Tantangan Pemerintahan Nasional”. Acara berlangsung di Hotel Sofyan, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (7/5/2026) ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional, purnawirawan TNI, aktivis, dan pemerhati kebangsaan untuk merumuskan arah kebijakan bangsa ke depan.

Diskusi yang dimoderatori oleh Muslim Arbi dan dipandu oleh Juwita ini dibuka dengan doa oleh Ahmad Hamzah serta penghormatan melalui lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam pengantarnya, Muslim Arbi menegaskan bahwa forum ini hadir sebagai ruang intelektual untuk bertukar gagasan konstruktif mengenai kondisi terkini bangsa dan strategi memperkuat sendi-sendi demokrasi Indonesia.

Menjaga Rasa Kebangsaan di Tengah Polarisasi

Salah satu narasumber kunci, Anton Purnomo, menekankan urgensi membangun kembali rasa kebangsaan yang inklusif. Ia mengingatkan bahwa Indonesia adalah milik bersama seluruh rakyat dari Sabang sampai Merauke.

“Negeri ini milik kita bersama. Jangan sampai kepentingan kelompok atau golongan lebih dominan dibanding kepentingan bangsa,” ujar Anton. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh dinamika politik yang sering kali memecah belah. “Jika ada perbedaan pendapat, kelola dengan bijak agar tidak menimbulkan konflik horizontal. Persatuan bangsa harus tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Evaluasi Sistem Demokrasi Pasca-Amandemen

Dari perspektif ketatanegaraan, perwakilan dari Rumah Pancasila menyoroti perlunya evaluasi mendalam terhadap sistem demokrasi Indonesia pasca amandemen UUD 1945. Narasumber menyebut bahwa demokrasi langsung yang diterapkan saat ini cenderung menghasilkan biaya politik yang tinggi dan rentan terhadap praktik transaksional.

“Kedaulatan rakyat harus benar-benar diwujudkan dalam sistem yang mampu menghadirkan keterwakilan seluruh elemen masyarakat. Kita perlu menguatkan kembali konsep perwakilan yang berlandaskan musyawarah untuk mufakat, bukan sekadar kompetisi suara,” jelasnya.

Desakan Penertiban Oligarki dan Sumber Daya Alam

Sementara itu, aktivis nasional Said Didu membawa isu krusial terkait ekonomi politik, khususnya soal oligarki dan tata kelola sumber daya alam. Ia mendesak negara untuk menunjukkan keberanian dalam menertibkan penguasaan aset-aset strategis nasional yang selama ini dinilai tidak berpihak pada rakyat.

Mengutip amanat Pasal 33 UUD 1945, Said Didu menyatakan, “Negara harus hadir untuk memastikan kekayaan alam dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.” Ia secara spesifik mendukung langkah-langkah penertiban di sektor kehutanan, perkebunan, dan pertambangan yang dinilai perlu diperbaiki demi menyelamatkan kepentingan nasional jangka panjang.

Kritik Sebagai Bentuk Kepedulian

Dalam sesi penutup, para peserta menyepakati bahwa kritik yang disampaikan dalam forum ini bukanlah bentuk kebencian pribadi, melainkan manifestasi kepedulian terhadap masa depan bangsa. “Harapan kami sederhana: agar pemerintahan berjalan lebih baik, transparan, dan aspirasi masyarakat dapat didengar serta diakomodasi,” ungkap salah satu pembicara.

Diskusi ini menutup dengan rekomendasi penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk menjaga komunikasi yang terbuka, memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan, serta menjaga stabilitas nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Seluruh elemen bangsa diajak untuk tetap mengedepankan persatuan, supremasi konstitusi, dan kepentingan rakyat dalam menyikapi setiap perkembangan nasional.

 

(red)

Satgas TMMD Imbangan Ke-128 Kodim 1202/Skw Kebut Pembangunan MCK.

0

Singkawang – Anggota Satgas TMMD Imbangan Ke-128 Kodim 1202/Singkawang terus mempercepat pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bagi warga di Kelurahan Setapuk Besar, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang. Kamis,(07/05/2026).

Pembangunan MCK tersebut merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD Imbangan Ke-128 yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat. Dalam program ini, Satgas TMMD membangun sebanyak empat unit MCK di rumah warga yang membutuhkan fasilitas sanitasi yang layak.

Sejak pagi hari, personel TNI bersama masyarakat tampak bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan mulai dari pemasangan dinding, pengecoran hingga penyempurnaan bagian fasilitas pendukung lainnya. Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga menjadi pemandangan yang memperlihatkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dansatgas TMMD Imbangan Ke-128 Kodim 1202/Skw, Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar, S.I.P., mengatakan bahwa percepatan pembangunan dilakukan agar manfaat fasilitas tersebut dapat segera dirasakan masyarakat.

“Pembangunan MCK ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam bidang sanitasi dan kesehatan lingkungan. Kami berharap keberadaan fasilitas ini nantinya dapat membantu warga hidup lebih sehat dan nyaman,” ujar Dansatgas.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh personel Satgas TMMD terus bekerja maksimal agar seluruh sasaran fisik maupun nonfisik TMMD dapat selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan.

Sementara itu, warga penerima bantuan mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Satgas TMMD Kodim 1202/Singkawang. Menurut mereka, pembangunan MCK tersebut sangat membantu meningkatkan kenyamanan dan kebersihan lingkungan rumah.

Program TMMD Imbangan Ke-128 sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah kehidupan warga.

(Pendim 1202/Skw).

PBB Tunjuk Rizal Aiyubi Nahkodai DPC Pidie, Targetkan Rekonsolidasi Basis Massa || Kompas.sbs.-News.

0

BREAKING NEWS : KOMPAS.BS.

PBB Tunjuk Rizal Aiyubi Nahkodai DPC Pidie, Targetkan Rekonsolidasi Basis Massa

MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH

KOMPAS.SBS.-NEWS || 7 MEI 2026 || BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang (DPP PBB) secara resmi memberikan mandat kepada Rizal Aiyubi untuk memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB Kabupaten Pidie. Penugasan ini merupakan bagian dari langkah strategis Ketua Umum Yuri Kemal Fadlullah dalam memperkuat struktur partai di wilayah Serambi Mekkah.

​Restorasi Kekuatan Politik

​Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) penugasan dilakukan oleh Ketua DPW PBB Aceh, Mismaruddin Sofyan, didampingi Wakil Ketua Bidang Internal, Rusli Ishak, di Markaz Wilayah PBB Aceh. Penyerahan ini turut disaksikan oleh Sekretaris DPC PBB Pidie, Maulidar.

​Dalam arahannya, Mismaruddin menekankan bahwa revitalisasi kepengurusan di Kabupaten Pidie merupakan prioritas utama. Mengingat rekam jejak historis PBB yang kuat di daerah berjuluk Pedir tersebut, ia menginstruksikan pengurus baru untuk:

​Amanah & Kapabilitas: Menjalankan roda organisasi dengan integritas dan profesionalisme.

​Rekonsolidasi Basis: Memetakan kembali dan merangkul basis massa tradisional yang menjadi lumbung suara partai.

​Target Elektoral: Mengamankan kemenangan signifikan pada kontestasi Pemilu mendatang.

​Akselerasi Program Kerja

​Menanggapi mandat tersebut, Rizal Aiyubi menegaskan komitmennya untuk segera melakukan akselerasi mesin partai melalui tiga pilar utama:

​Soliditas Organisasi: Melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh, mulai dari tingkat DPC hingga ke struktur ranting paling bawah.

​Mentoritas Politik: Membangun komunikasi intensif dengan para tokoh senior partai guna menyerap nilai historis dan arahan strategis.

​Sinergi Kultural-Religius: Memperkuat jejaring dengan para ulama dan tokoh masyarakat di Pidie, memastikan arah kebijakan partai tetap selaras dengan norma keislaman dan adat istiadat lokal.

​”Kami mengemban amanah ini dengan penuh kesadaran akan tanggung jawab besar. Fokus kami adalah mengembalikan kejayaan PBB di Pidie melalui pendekatan yang inklusif, yakni bersinergi dengan ulama dan tokoh masyarakat sebagai pilar kekuatan utama kami,” ujar Rizal Aiyubi.

​Dengan formasi kepemimpinan baru ini, DPC PBB Pidie memproyeksikan transformasi organisasi yang lebih dinamis untuk merebut kembali kepercayaan publik dalam kancah perpolitikan daerah.

-Reporter/Perss Media KOMPAS.SBS.-Wilayah Aceh : MJ Novi Karno 

-Sumber/Photo : Irwansyah Aceh 

-Rilis/RedaksiNasional : KOMPAS.SBS.

Awali Pembangunan 2026, Pemdes Sungai Jernih Gelar Musdes Titik Nol Dihadiri Camat Seberang Musi*

0

Media Kompas.Sbs- Kabupaten Kepahiang* – Pemerintah Desa Sungai Jernih, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Pra Pelaksanaan/Titik Nol untuk Tahun Anggaran 2026, Kamis 7/5/2026.

Musdes di Balai Desa Sungai Jernih itu dipimpin langsung oleh Kepala Desa Suryo. Sesuai banner yang terpasang, kegiatan ini menjadi penanda dimulainya tahapan pembangunan fisik Dana Desa TA 2026.

*Hadir lengkap unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dan pendamping.* Tampak di lokasi *Camat Seberang Musi Darul Qutni, S.E., perwakilan Dinas PMD Kabupaten Kepahiang, Sekretaris Desa, Ketua BPD, Wakil Ketua BPD, Pendamping Desa, Tenaga Ahli Kabupaten, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat.*

“Titik Nol ini wajib terbuka. Kita sampaikan ke warga apa yang mau dibangun, di mana lokasinya, berapa volumenya, dan berapa anggarannya. Biar dari awal sudah diawasi bersama,”_ tegas Kades Suryo saat membuka musdes.

Di meja pimpinan terlihat Kades Suryo didampingi Ketua BPD dan Wakil Ketua BPD Sungai Jernih. Agenda musdes membahas rencana kerja APBDes 2026 sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Camat Seberang Musi, Darul Qutni, S.E., mengapresiasi langkah cepat Pemdes Sungai Jernih. _”Sungai Jernih termasuk desa yang tertib administrasi. Melibatkan semua unsur sejak Titik Nol ini contoh baik agar pembangunan tidak ada masalah di belakang,”_ ujar Camat Darul.

Perwakilan Dinas PMD mengingatkan agar pelaksanaan fisik TA 2026 mengutamakan sistem padat karya tunai demi membuka lapangan kerja bagi warga setempat. Babinsa dan Bhabinkamtibmas menyatakan kesiapannya mengawal keamanan dan kondusifitas selama proyek berjalan.

Tenaga Ahli Kabupaten bersama Pendamping Desa menegaskan dokumentasi Titik Nol ini penting sebagai dasar hukum pencairan dan pertanggungjawaban Dana Desa. BPD Sungai Jernih menyatakan akan mengawasi ketat setiap tahapan.

Musdes diakhiri dengan peninjauan lokasi dan penandatanganan berita acara Titik Nol sebagai syarat dimulainya pekerjaan fisik Dana Desa TA 2026.

 

*Pewarta: Ray Zam*

Mantan Warga Italia Siap Nyaleg Lewat Partai Garuda Sulsel || Kompas.sbs.-News.

0

BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS.

Mantan Warga Italia Siap Nyaleg Lewat Partai Garuda Sulsel

MEDIAKOMPAS.SBS.-WILAYAH ACEH

KOMPAS.SBS.-NEWS ||  7 MEI 2026 || MAKASSAR – Kantor DPD Partai Garuda Sulawesi Selatan menerima kunjungan istimewa dari beberapa warga asing yang mengantarkan Alberta Alissia, wanita kelahiran 1982 yang sebelumnya merupakan warga negara Italia dan kini telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

​Kedatangan rombongan tersebut disambut langsung oleh Ketua DPD Partai Garuda Sulsel Muhammad Tamsir. Pertemuan yang berlangsung hangat ini membahas niat tulus Alberta Alissia untuk terjun ke dunia politik dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui jalur legislatif di wilayah Sulawesi Selatan.

​Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD Partai Garuda Sulsel menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas keinginan Alberta untuk maju sebagai calon legislatif.

​”Kami menyambut baik kehadiran saudari Alberta Alissia. Semangatnya untuk membangun daerah ini sangat luar biasa. Partai Garuda dengan senang hati membuka pintu bagi putra-putri terbaik, termasuk mereka yang memiliki latar belakang internasional namun memiliki hati sepenuhnya untuk Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan,” ujar Ketua DPD Partai Garuda Sulsel.

​Wanita yang lahir di L’A Aquila, Italia, yang kini telah menetap dan menjadi bagian dari masyarakat Sulawesi Selatan, menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan positif dan program-program yang inovatif melalui Partai Garuda. Sinergi ini diharapkan dapat memberi warna baru bagi dinamika politik di Sulsel, sekaligus membuktikan bahwa Partai Garuda adalah wadah yang inklusif bagi siapa saja yang ingin mengabdi pada bangsa.

#partaigaruda #garudasulsel

-Reporter/Perss Media KOMPAS.SBS.-Wilayah AcehSabang : MJ Novi Karno 

-Sumber/Photo : Humas Garuda Sulsel 

-Rilis/RedaksiNasional : KOMPAS.SBS.

Banyak Resto Dan Kafe Mulai Bergeser Dari Ketentuan Izin

0

Kota Pontianak : Proses perjalanan Resto dan Kafe, dinilai masyarakat, mulai bergeser dari ketentuan izin. Kendati bukan mayoritas, tetapi tidak sedikit yang telah berkembang bahkan berubah fungsi menjadi tempat hiburan dunia malam.

” Awalnya di live karaoke, suasana didalam begitu tenang, santai dan penuh kekeluargaan. Para pengunjung tampak saling menyapa ramah, menikmati bir kaleng maupun beberapa menu makanan sambil bernyanyi riang.

” Namun semenjak kehadiran DJ dan jenis minuman keras berkadar alkohol 40 %, situasi diruangan tersebut berbalik heboh, menggelora, bergairah, agresif, mudah tersinggung dan bikin mayoritas kepala konsumen aktif bergeleng layaknya dugem, ” kata warga sekitar yang pernah ke lokasi.

Ia menuding, tidak aktifnya pihak pemberi izin dalam melakukan verifikasi lapangan, memberikan peluang bagi Tauke gendut untuk meracik bisnisnya dengan ramuan baru, sebagai strategi marketing jitu.

Sehingga, meskipun konsep pemasaran itu diluar aturan pemerintah, akibat jarang dicroscek dan merasa aman dari pengontrolan, akhirnya bentuk penyimpangan dicelah-celah usaha restoran, muncul spontanitas dan terus berjalan sepanjang masa.

” Kami berharap APH dan Pemkot sesekali melakukan razia besar-besaran sebagai upaya antisipasi timbulnya gangguan ketertiban dimasyarakat, mengingat bahayanya miras termasuk barang lainnya yang mudah diperoleh disitu dan dibawa dari luar, ” pintanya tegas.(007/Red)