Top 5 This Week

Related Posts

Camat Peukan Baro Apresiasi Bupati Pidie Serahkan Kendaraan Dinas untuk Imum Mukim | Kompas.sbs

BREAKING NEWS : KOMPAS.SBS

Camat Peukan Baro Apresiasi Bupati Pidie Serahkan Kendaraan Dinas untuk Imum Mukim

PIDIE – KOMPAS.SBS | 21 Agustus 2026 | Pemerintah Kabupaten Pidie kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran lembaga adat di tengah masyarakat. Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, SH., MH., didampingi Wakil Bupati Alzaizi serta disaksikan unsur Forkopimda, secara simbolis menyerahkan 97 unit sepeda motor Honda Vario 160 CBS kepada para Imum Mukim se-Kabupaten Pidie. Penyerahan kendaraan dinas tersebut berlangsung di Halaman Tengah Setdakab Pidie, Rabu (19/08/2026).

Bantuan kendaraan yang bersumber dari APBK Pidie Tahun Anggaran 2026 itu disambut antusias oleh para Imum Mukim. Kendaraan dinas tersebut diharapkan mampu mendukung mobilitas dan efektivitas pelaksanaan tugas para pemangku adat dalam menjalankan fungsi kemasyarakatan di wilayah masing-masing.

Menanggapi bantuan tersebut, Camat Peukan Baro, Iswadi, S.HI, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Bupati dan Wakil Bupati Pidie atas perhatian yang diberikan kepada para Imum Mukim.

Menurut Iswadi, bantuan kendaraan dinas roda dua ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Pidie dalam memperkuat eksistensi serta peran Imum Mukim sebagai pemangku adat yang memiliki posisi penting dalam menjaga harmonisasi kehidupan masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Peukan Baro mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Pidie dan Bapak Wakil Bupati Pidie atas dukungan yang diberikan kepada para Imum Mukim. Bantuan kendaraan dinas ini sangat tepat sasaran dan akan sangat membantu mobilitas para Imum Mukim dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di tengah masyarakat,” ujar Iswadi.

Ia menjelaskan, keberadaan Imum Mukim selama ini memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya sebagai pemangku adat, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menjaga ketertiban sosial, menyelesaikan berbagai persoalan adat dan kemasyarakatan, serta memperkuat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Aceh.

Dengan adanya kendaraan dinas tersebut, lanjutnya, para Imum Mukim akan lebih mudah menjangkau wilayah kemukiman yang luas, menghadiri kegiatan masyarakat, melakukan pembinaan adat, serta menjalankan fungsi koordinasi dengan pemerintah gampong maupun pemerintah kecamatan.

“Kendaraan ini bukan hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada para Imum Mukim yang selama ini telah mengabdikan diri untuk masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga memberikan manfaat jangka panjang dalam mendukung tugas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Camat Peukan Baro juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Pidie beserta seluruh jajaran yang telah berupaya dan memfasilitasi program tersebut hingga dapat direalisasikan pada tahun 2026.

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pidie, DPMG, pemerintah kecamatan, serta para pemangku adat merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang kuat berbasis nilai-nilai adat dan budaya Aceh.

Penyerahan kendaraan dinas kepada para Imum Mukim ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Pidie dalam meningkatkan kapasitas pelayanan masyarakat serta memperkuat kelembagaan adat sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

“Semoga bantuan ini semakin memperkuat peran Imum Mukim dalam menjaga adat istiadat, membina masyarakat, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat di tingkat kemukiman. Kami optimistis langkah ini akan memberikan dampak positif bagi pembangunan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Pidie,” pungkas Camat Peukan Baro.

Penyerahan 97 unit kendaraan dinas tersebut menjadi momentum penting dalam mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie untuk terus mendukung keberadaan lembaga adat sebagai pilar pembangunan daerah yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal dan budaya Aceh.

(Reporter/Pers Media Kompas.sbs : MJ Novi Karno)

Popular Articles